Masjid Raya Bogor adalah masjid terbesar di Kota Bogor yang terletak di pusat Kota Bogor yang membuat masjid ini sering disinggahi warga Bogor dan warga dari luar Bogor. Masjid ini sering dilambangkan sebagai perwujudan semboyan Bhinneka Tunggal Ika karena perancang masjid ini ialah FX Silaban yang beragama Kristen Protestan. FX Silaban pun telah merancang Masjid Istiqlal, Gelora Bung Karno, dan Monumen Nasional. Desain dalam masjid ini cukup unik dan menarik dengan lampu kristal gantung yang tepat ditengahnya. Masjid Raya Bogor kini memiliki satu kubah besar yang diapit dua kubah kecil, menggantikan atap masjid yang sebelumnya bergaya limasan dua tumpang. Ruang utama masjid ini cukup luas ditambah dengan balkon di kiri kanan atas ruang utama dengan penopang berwarna keemasan yang menambah daya tampung jamaah. Langit-langit dibawah balkon dihiasi ornamen berbentuk bintang segi delapan, dengan lampu-lampu tanam. Tembok dinding pada kiri kanan dan atas berhiaskan kaligrafi huruf A...
Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang dibutuhkan manusia. Kebutuhan manusia yang terus meningkat menyebabkan ilmu pengetahuan dan teknologi juga semakin meningkat. Kebutuhan pokok manusia tersebut meliputi sandang, papan dan tentunya pangan yang tidak bilang lepas dari kehidupan manusia, karena bila tanpa pangan kita pasti tidak akan bisa bertahan hidup. Pangan dibutuhkan manusia secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Secara kuantitatif, manusia membutuhkan pasokan makanan yang cukup untuk selama hidupnya. Tentu manusia tidak mengonsumsi bahan makanan yang masih mentah dari alam. Untuk makanan tersebut memiliki rasa yang disukai dan agar layak dikonsumsi, manusia perlu mengolahnya dengan cara memasak. Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan memanaskan bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Tentu memasak memerlukan alat untuk memanaskan makanan tersebut, salah satunya adalah kompor yang pasti sering kita jumpai setiap hari. Kom...
Saat ini dikenal sebagai Masjid Raya Bandung, Masjid Agung Bandung merupakan bagian dari Catur Gatra pusat Kota Bandung. Catur Gatra memiliki arti "Empat Wujud", yang merupakan komponen utama bagi lingkungan pusat kota menurut konsep tata ruang alun-alun kota tradisional. Adapun keempat komponennya adalah: 1. alun-alun (lapang terbuka), 2. pendopo Kabupaten (bangunan istana raja), 3. tempat ibadah utama dengan bentuk dan ukuran bangunan yang monumental, dan 4. pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi serta bertemunya kultur antarpenduduk kota. Masing-masing komponen memiliki makna dan fungsi khusus. Tempat ibadah dalam hal ini dimaksudkan sebagai pusat spiritual dan pendopo Kabupaten menjadi pusat kebudayaan dan sosial kemasyarakatan. Pasar Ciguriang yang juga seharusnya menjadi salah satu komponen, tak nampak pada tahun itu disebabkan kebakaran yang disengaja oleh Munada pada 30 Desember 1842. Hingga 1896, Bandung belum mempunyai pasar permanen. Terd...
Masjid Raya At-Taqwa Cirebon adalah salah satu masjid terbesar di kota cirebon dan dibangun mulai tahun 1918 hingga 1951, masjid ini terletak di pusat kota cirebon tapatnya pada jalan R.A Kartini kecamatan kejaksaan dan terletak dengan bangunan bersejarah lainnya di kota cirebon yaitu stasiun cirebon (st.kejaksan) dan gedung balaikota cirebon, pada mulanya masjid ini bernama tajug agung dan ukurannya belum sebesar sekarang, tajug agung merupakan bangunan kecil dan tua sebelum akhirnya dilakukan renovasi atas inisiatif RM. Arthatha dan akhirnya dipugar pada tahun 1951 yang masih bertahan atau tidak banyak berubah hingga sekarang. Masjid raya ini terdiri dari lima menara yaitu 4 menara di setiap sudut masjid dan satu berada terpisah di bagian tenggara area masjid, masjid raya At-Taqwa ini terdiri dari dua lantai, tidak seperti masjid masjid lainnya, keunikan masjid ini adalah sisi sisi masjid yang tidak dibatasi oleh kaca kaca besar, namun pada sisi sis...
MASJID DIAN AL-MAHRI Tepat luar selatan Jakarta, terdapat sebuah kota kecil yang dulunya merupakan sebuah kecamatan bagian dari Kota Bogor. Pada tahun 1999, kecamatan ini ditetapkan sebagai kota yang terpisah dari Bogor, sehingga sekarang kita mengenal kecamatan tersebut sebagai Kota Depok. Kota Depok dikenal sebagai kota tempat berdirinya sebuah universitas yang dulu dikenal dengan sebutan STOVIA , yaitu Universitas Indonesia. Selain memiliki salah satu universitas yang bergengsi di Indonesia, kota ini memiliki berbagai macam tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang menjadi sorotan masyarakat adalah Masjid Dian Al-Mahri. Masjid yang didirikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid resmi dan resmi dibuka untuk umum ini ingin difungsikan sebagai Islamic Center yang mencakup pendidikan seperti pesantren, TK, SD, SMP, hingga SMA. Terletak di pinggir jalan Meruyung, masjid ini menarik perhatian banyak orang karena kubah dan menara masjid dilapi...
Apakah anda pernah mendengar kata Tandur? Tandur secara sederhana adalah kependekan dari Tanam Mundur, yaitu cara menanam padi yang sudah menjadi kebiasaan para petani,mungkin di seluruh daerah di Indonesia. Benih padi ditanam satu persatu dengan jarak tertentu oleh petani yang sambil berjalan mundur. Kenapa harus ditanam secara mundur? Nah, ternyata terdapat juga makna tersirat atau pesan yang bisa kita ambil dari teknik turun temurun ini. Yuk kita bahas. Sebelum itu, saya ingin bercerita tentang pengalaman saya saat pindah rumah ke daerah Ciawi, Kabupaten Bogor. Di sanalah saya pertama kali mendengar kata Tandur. Rumah saya sangat dekat dengan sawah; berjarak hanya beberapa meter di sebelah kanan dan hanya berbatasan tembok di belakang rumah. Sepulang sekolah atau hari libur, ayah saya mengajak untuk berbaur dengan lingkungan sekitar, termasuk petani yang sedang menanam padi di sawahnya. Saya pun diajari tentang kenapa sawah harus d...
Assalamualaikum wr. wb Saya Arata Muhammad Rizal, biasa dipanggil Arata. Kali ini saya akan sharing sedikit tentang bangunan tua Old House Depok. Artikel ini dibuat dalam rangka kegiatan OSKM ITB 2018 "Para leluhur sudah tidak lagi ada, maka saat ini masyarakat lah yang bertugas memeliharanya agar tetap berdiri kokoh. Manfaatkan warisan sejarah dengan baik, jangan sampai merusaknya," kata Ketua Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein Kota Depok. Cornelis Chastelein merupakan seorang saudagar asal Belanda yang pada akhir abad ke-17 keluar dari VOC. Kemudian ia membeli enam bidang tanah di Jatinegara, Kampung Melayu, Karanganyar, Penjambon, Mampang dan Depok. Adapun peninggalan sejarah yang ada di Kota Depok adalah bangunan The Old House di Jalan Margonda. Sementara itu Kepala Seksi Pengolahan Data Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Depok, Agus Hery Wibowo mengatakan sebagai bentuk kebanggaan terhadap berbagai peninggalan sejarah di Kota Depok, masyarakat diimbau untuk...
Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Perkampungan ini masih menjaga berbagai sifat arsitektur dan penataan bangunan yang terbentuk oleh generasi nenek moyangnya. p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000} p.p2 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000; min-height: 12.0px} span.s1 {font-kerning: none} Diantara hal yang paling mencolok dari perkampungan ini adalah sawah yang mengelilingi perkampungan ini di sebelah selatan. Persawahan-yang masih dimiliki oleh penduduk asli-ini masih menjadi ladang mata pencaharian bagi masyarakat Kampung Naga. Selain itu, disebelah barat hutan tropis membatasi perkampungan ini, serta Sungai Ciwulan yang di sebelah timur dan hutan yang terletak di seberang sungai. Hutan yang terletak ini dipercayai sebagai tempat tinggal beberapa m...
Jembatan Panus merupakan jembatan penghubung wilayah Bogor dan Batavia pada masa kolonial. Jembatan yang memiliki lebar lima meter dan panjang 100 meter ini, pernah mempunyai peran sebagai jalur perlintasan, hingga peran jembatan tersebut tergantikan. Jembatan Panus ini merupakan jembatan yang melintasi sungai Ciliwung. Jembatan Panus dibangun pada tahun 1917 oleh seorang insinyur bernama Andre Laurens, julukan "Jembatan Panus" diberikan berdasarkan nama "Stevanus Leander" yang adalah seorang warga yang tinggal di samping jembatan tersebut. Namun untuk memudahkan lafal, nama itu disingkat menjadi "Panus". Pada masa pemerintahan Belanda, jembatan ini merupakan satu-satunya jembatan penghubung antara Depok dengan Bogor dan ke Batavia. Dengan menggunakan getek, masyarakat memanfaatkan jalur perlintasan ini untuk mencapai tempat yang mereka tuju. Sebagian warga dibantaran sungai Ciliwung masih ada yang memanfaatkan untuk keperluan mandi dan mencuci karena dibawah terdapat mata a...