1 miljoen fc coins kopen Besuche die Website Buyfc26coins.com. Einfach fantastisch..iBra
1.439 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gotong dan Bulang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Utara

Raja Siantar Tuan Sawadim Damanik Bariba dan Raja Dolog Silou Tuan Ragaim  Raja Tanoh Jawa Tuan Kaliamsyah Sinaga Dadihoyong. 5. Raja Tanoh Jawa Tuan Kaliamsyah Sinaga Dad Indonesia memiliki beragam budaya, salah satunya budaya Batak yang ada di Sumatera Utara. Budaya batak yang akan dibahas kali ini adalah Simalungun. Simalungun memiliki pakaian adat, namun yang akan kita bahas kali ini adalah penutup kepala, yaitu : " Gotong " untuk pria dan " Bulang " untuk wanita. Dan pada zaman dahulu raja-raja inilah yang memakai gotong tersebut :  1. Raja Siantar Tuan Sawadim Damanik Bariba. 2. Raja Dolog Silou Tuan Ragaim Purba Tambak. 3. Raja Sidamanik Tuan Ramahadim Damanik Bariba. 4. Raja Raya Tuan Gomok Saragih Garingging. 5. Raja Tanoh Jawa Tuan Kaliamsyah Sinaga Dadihoyong. Dan bulang untuk parinangon (wanita).   Dan sekarang biasanya digunakan saat acara adat, yang paling sering yaitu digunakan saat acara pe...

avatar
OSKM18_16018197_Monica Christania Damanik
Gambar Entri
MANGALUA
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Kawin Lari ( Mangalua ) Pada umumnya Perkawinan orang batak ada yang diakui  1.    Kawin dengan Adat 2.    Kawin Lari ( Mangalua )   Saat ini banyak orang-orang muda yang terlalu malas untuk melalukan perkawinan adat Batak. Karena adatnya yang sangat ribet. Para pemuda pemudi saat ini lebih memilih resepsi daripada kawin adat. Dalam adat batak juga ada yang namanya Kawin Lari ( Mangalua ) biasanya terjadi karena pihak keluarga laki-laki yang disebut Panitua dengan pihak keluarga perempuan (Panitua), tidak ada kesepakatan antara jumlah Mahar (Tuhor) yang diserahkan keluarga laki-laki kepada keluarga perempuan maka di suruh lah kawin lari (Mangalua), karena kedua pemuda-pemudi sudah saling mencintai. Dalam perkawinan dengan adat harus ada Mahar (Tuhor) yang disepakati terlebih dahulu. Dalam budaya batak mahar yang diberikan dari laki-laki ke perempuan menentukan status sosial. Semakin besar mahar yang diberika...

avatar
Healthy Febriana
Gambar Entri
'Ihan' Ikan Batak yang Terancam Punah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Ikan adat Batak yang biasa disebut Ihan ( Neolissochilus thienemanni ), adalah ikan endemik Sumatera Utara. Biasa ditemukan di Danau Toba atau sekitar sungai-sungai Sumatera Utara. Habitatnya di air dingin, jernih, dan cukup mengalir deras. Ihan konon menurut leluhur saya (Bapak dan Opung-Opung) adalah makanan para raja dan sesembahan (upa-upa) kepada Tuhan yang diberikan oleh Hula-hula (pihak pemberi istri) kepada Boru (pihak penerima istri). Dalam prosesi adat perkawinan, pemberian ini sebagai balasan pemberian makanan oleh Boru. Tujuannya agar si penerima mendapat berkat dari Tuhan berupa kesehatan dan panjang umur, mendapat banyak keturunan, dan mudah rezekinya. Pada perkembangannya saat ini, keberadaan Ihan sebagai ikan yang biasa dipakai pada upacara-upacara adat Batak sudah digantikan oleh ikan dari genus Tor (deke jurung-jurung) bahkan saat ini ikan mas lah yang dijadikan upa-upa atau syukuran pada acara adat Batak. Sewaktu Bapak saya masih kecil, menurut belia...

avatar
OSKM18_16818024_Ancilla
Gambar Entri
Asal Usul Nama Tebing Tinggi (Kerajaan Negeri Padang)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

 Apa yang para pembaca pikirkan ketika mendengar kata ‘Tebing’? pasti sebuah jurang yang tinggi jika dilihat dari atas dan sangat dalam jika dilihat dari bawah. Lalu, bagaimana dengan kata ‘Tinggi’ ? Pasti suatu kata sifat yang menggambarkan bahwa sesuatu itu menjulang ke atas. Lalu bagaimana jika kedua kata itu kita gabungkan menjadi ‘ Tebing Tinggi’ ? pasti anda membayangkan sebuah dinding curam yang menjulan ke atas yang hampir menyentuh langit. Tetapi sangat disayangkan bahwa ‘Tebing Tinggi’ yang akan saya ceritakan disini bukan definisi yang sudah kita ketahui bersama, melainkan adalah ‘Tebing Tinggi’ yang mana merupakan sebuah Kota di Provinsi Sumatera Utara. Disini saya akan mengulas tentang sejarah dan cerita rakyat mengenai asal usul terbentuknya Kota kelahiran saya ini. Disini saya juga akan mewawancarai teman saya sewaktu Sekolah Menengah Atas dulu, yang mana beliau merupakan Ketua Tim Peneliti Asal Usul Kot...

avatar
OSKM_19818162_Bima Fitra Aulia
Gambar Entri
Proses Pembuatan Ulos
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Utara

Kain Ulos merupakan Kain khas yang berasal dari Indonesia khususnya Sumatera Utara yang ditenun dengan dominasi warna merah, hitam, dan putih yang dihiasi oleh tenunan benang emas, perak, ataiu main-manik berwarna. Dibalik warnanya yang bervariasi, pembuatan ulos membutuhkan proses yang panjang. Berikut tahap-tahap dalam pembuatan ulos: 1. Pembuatan benang Pada tahap awal, Kapas yang telah diperoleh kemudian digulung (dalam masyarakat batak dulu disebut "bebe") agar kapas mengembang dan mempermudah pemintalan. Lalu Pemintalan kapas (dalam masyarakat batak dulu disebut "mampis") dengan nama bernama "sorha". Pemintalan minimal harus dilakukan dua orang dimana satu orang memintak benang dan satu orang lainnya memutar sorha.   2. Pewarnaan benang Selanjutnya benang diwarnai untuk memperoleh  warna merah (manubar) dan hitam (mansop). Bahan pewarna yang digunakan terbuat dari daun-daunan berbagai jenis yang sebelumnya telah difermentasi untuk menghasilkan war...

avatar
Darwin
Gambar Entri
Ritual Kematian Orang Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Kematian. Satu kata yang identik dengan kesedihan dan air mata, serta biasanya dihindari manusia untuk diperbincangkan.  Namun, sebenarnya itulah yang ditunggu-tunggu manusia yang sadar bahwa tanpa kematian tidak ada proses pada kehidupan yang kekal dan abadi. Kehidupan terdiri dari dua kutub pertentangan, antara “hidup” dan “mati”, yang menjadi paham dasar manusia sejak masa purba sebagai bentuk dualisme keberadaan hidup hingga masa kini (Sumardjo,2002:107). Kematian merupakan akhir dari perjalanan hidup manusia. Maka kematian pada dasarnya adalah hal yang biasa, yang semestinya tidak perlu ditakuti, karena cepat atau lambat akan menjemput kehidupan dari masing-masing manusia. Namun, wajar bila kematian bukan menjadi keinginan utama manusia. Berbagai usaha akan selalu ditempuh manusia untuk menghindari kematian, paling tidak memperlambat kematian itu datang. Idealnya kematian itu datang pada usia yang sudah sangat tua. Pada masyarakat Batak, k...

avatar
OSKM18_FITB_Fajar siboro
Gambar Entri
Partuturon dalam Suku Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Partuturon dalam Suku Batak Partuturon berasal dari kata "tutur" yang artinya handai tolan, sanak keluarga, dan kerabat. Partuturon artinya adalah pertalian famili. Partuturon adalah satu panggilan orang Batak kepada orang lain. Setiap pribadi orang Batak ada pertalian famili kepada setiap orang Batak lainnya. Berikut adalah partuturon umum atau panggilan umum dalam partuturon Suku Batak. 1. Eda, sapaan kekerabatan antara perempuan yang beripar (lain marga/beda marga) 2. Lae, panggilan atau sapaan kekerabatan antara sesama laki-laki yang beripar (lain marga/beda marga) 3. Dahahang, panggilan kolektif kepada abang, haha doli yaitu abang dari anak laki-laki 4. Ampara, panggilan saudara dalam arti luas, kawan satu marga. Panggilan terhadap teman yang belum jelas partuturonnya dapat juga disebut Ampara. 5. Pariban, panggilan bersaudara dari marga ibu. Bila kedua orang yang bertemu tidak satu marga tetapi ibu mereka satu marga, mereka dapat disebut bersaudara dengan panggilan abang-adik...

avatar
Oskm18_19718124_ltamanda
Gambar Entri
Upa Upa Paulak Ni Tondi
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Tradisi Upa-upa Paulak Ni Tondi Suku Mandailing   Upacara adat mangupa-upa merupakan salah satu tradisi adat Mandailing yang masih berkembang hingga kini pada zaman modern ini. Upacara ini bertujuan mengembalikan semangat kepada seseorang, satu keluarga, atau satu kelompok yang baru saja mengalami suatu musibah atau kematian seseorang.   Beberapa kelompok masyarakat menamainya dengan Paulak Tondi Tu Bagas . Paulak memiliki arti "membawa kembali/memulangkan" , Tondi  memiliki arti "Jiwa/roh", dan Bagas  memiliki arti "Rumah".  Paulak Tondi Tu Bagas berarti membawa kembali jiwa/roh ke rumah, dimana orang Mandailing mempunyai anggapan bahwa pada saat terjadinya suatu peristiwa, jiwa/rohnya ( tondi ) tengah terpisah dari tubuh/raganya sehingga perlu ditarik kembali. Pada dasarnya, makna dari upacara ini adalah memberikan dorongan moral serta dukungan kepada seseorang, suatu keluarga, atau suatu kelompok m...

avatar
Anisah Nur Fatimah
Gambar Entri
Dimasak dengan darah? Kenali, Ayam Gota alias Podar khas Sumatera Utara
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Ayam Gota   Ayam gota? Mungkin nama ayam gota ini sudah tidak asing lagi ditelinga khususnya masyarakat Batak. Jenis masakan yang berasal dari Batak Toba ini, memang menggiurkan walau baru mendengar namanya saja. Khususnya bagi perantau jauh, masakan khas Batak Toba ini mungkin akan sulit untuk ditemukan, namun tidak akan terlupakan. Disamping rasa ayam yang gurih dibalur dengan  berbagai bumbu dapur yang nikmat, ayam gota ini memang lebih menggiurkan lagi karena dibumbui dengan salah satu rempah khas daerah Sumatera Utara, yaitu andaliman. Andaliman menambahkan rasa getir yang benar-benar membuat rasa masakan ayam ini sungguh menggigit. Gota (bahasa Batak Toba) artinya darah. Gota umumnya dipakai dengan pengolahan yang berbeda pada masakan khas Batak Toba. Agar darah ayam tidak membuka dan tetap segar harus diberi garam dan perasan jeruk nipis. Ayam gota tidak bisa terlepas dengan bumbu andaliman yang menciptakan cita rasa yang khas dari Batak Toba...

avatar
Ellenlaurraine