Ayam sare terbuat dari ayam kampung yang dimasak dengan kuah kaldu yang segar dan kaya rasa. Kuahnya yang gurih dihasilkan dari perpaduan kaldu, garam, bawang putih, daun serai, jeruk, dan sedikit jahe. Untuk memasak ayam sare, batang serai yang digunakan lebih banyak. Hal ini agar rasa serainya menguasai kuah. Sedangkan untuk pemilihan daging ayamnya, menggunakan ayam dengan kriteria khusus. Ayam kampungnya harus asli dan yang baru dipotong supaya kaldunya masih bagus. Umurnya sekitar tiga bulan dan tidak terlalu tua. Ayam kampung yang digunakan harus dimasak dalam waktu yang agak lama agar kaldu keluar dengan maksimal. Berbeda dengan ayam sare yang dibuat di luar Toraja, ayam sare di daerah asalnya hanya menggunakan sedikit bumbu, yaitu daun serai, bawang, dan garam. Di kalangan masyarakat Toraja, ayam sare merupakan salah satu menu makanan yang paling populer. Menu ini bisa ditemukan dalam masakan sehari-hari di keluarga masyarakat Toraja dan juga acara adat....
Pa’piong tak lepas dari setiap acara adat yang digelar orang Toraja, baik acara pesta pernikahan hingga acara adat lainnya termasuk acara Rambu solo’. Pa’piong merupakan makanan yang dimasak menggunakan bambu memiliki khas sendiri karena memiliki berbagai bumbu masakan dengan rempah-rempah yang lengkap. Untuk itu KabarToraja.com merangkum berbagai resep masak Pa’piong yang dikutip dari berbagai sumber, kali ini resep Pa’piong mengambil bahan daging dari kerbau. Meski pad umumnya bahan daging yang menjadi masakan orang Toraja yakni daging Babi. Namun tidak hanya itu bahan daging kerbau tak kalah nikmatnya jika menjadi bahan masak untuk Pa’piong. Selain Daging, kerap masyarakat Toraja menjadikan Ikan Mas atau “Bale karappe” orang Toraja menyebutnya sebagai bahan pokok dari masakan Pa’piong tersebut, dan isi lainnya yakni sayuran dan bumbu menyatu didalam bambu pilhan untuk masakan Pa’piong. Berikut cara masak Pa&r...
Jika Anda penggemar jagung rebus, terutama jagung rebus asal Takalar yang sangat nikmat, kini bisa nikmati jagung rebus Daeng Siama yang lokasinya di jalan Tamalate 1 samping puskesmas depan Indomaret. Daeng Siama yang berdiam di Sungguminasa ini jualan jagung rebus sejak tahun 2011, jagungnya dipetik langsung dari kebun di Takalar. “Meski saya tinggal di Sungguminasa, di sini tempat saya cari rejeki dan sudah 5 tahun di lokasi yang sama,” tutur Daeng Siama sambil menayani pembeli. Harga jagung Daeng Siama – Jagung pulut Rp 10.000 /6 biji KECIL – Jagung Manis Rp 10.000 /3 biji SEDANG – Jagung Manis Rp 5.000/biji BESAR “Sering ada acara olahraga di lapangan, saya biasa dipesan 100 biji, saya datang langsung dengan dandang dan langsung masak di tempat,” ujar Daeng Siama. Jam Operasional dari Jam 5 sore sampai jam 12 malam, Daeng Siamang bisa menjual sampai 2...
Bahan-bahan: Tepung beras ketan 1/2 kg Minyak goreng 1/2 botol Gula merah 1/4 kg Cara membuatnya: 1. Gula direbus agak kental sampai masak. 2. Didinginkan, dicampur dengan tepung ketan, sampai dapat dibentuk. 3. Adonan dibentuk seperti angka 8. Mula-mula dibuat bulatan-bulatan sebesar kelereng, dibuat panjang 15 cm, dibentuk angka 8. 4. Digoreng dengan minyak yang tidak begitu panas. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1130
Kue Simpul (Poto-poto) merupakan Jenis Makanan Ringan yang satu ini Rasanya renyah dan gurih, Komposisi Kue Simpul (Poto-poto) Melati ini Yaitu : 1. Tepung Terigu 2. Mentega 3. Telur 4. Maizena 5. Bawang Merah 6. Bawang Putih 7. Minyak Goreng 8. Gula 9. Garam, 7. Bumbu Penyedap Sumber: http://oleh-olehsinjai.blogspot.co.id/2013/06/kue-simpul-poto-poto-melati.html
Asal Usul Berasal dari kata Bale (Ikan), Bolu (Ikan Bandeng) & Nasu (Masak) dalam bahasa bugis Sinjai, begitulah Suku Bugis di pedalamanku menyebutnya. Di Makassar, dengan makanan serupa orang menyebutnya Pallu (Masakan) Mara (Ini aku kurang tahu artinya). Berawal dari kebiasaan turun temurun keluargaku yang mengajarkan anak cucunya memasak dari semenjak kecil, Aku belajar dari Ibu memasak berbagai masakan Bugis, salah satunya meracik bumbu khas bugis. Seorang perempuan di zamanku dan dikeluargaku tidak diperbolehkan keluar dari rumah tanpa bekal dari Dapur, setidaknya bisa menanak nasi, sayur dan memasak ikan. Kenapa harus Ikan? Karena orang bugis identik dengan lauk ikan, berbeda dengan suku Jawa yang cukup dengan, tempe tahu dan Ayam. Orang Bugis kadang belum merasa sah jika lauknya cuma ayam atau tempe tahu, sebaliknya tidak perlu Ayam jika sudah ada ikan. Resep Bahan : Ikan Bandeng Segar...
Gantala Jarang adalah makanan tradisional masyarakat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Makanan khas ini terbuat dari daging kuda. Daging kuda direbus dalam wadah (panci) khusus, biasanya dari potongan drum, dalam waktu yang lama. Daging kuda tersebut hanya direbus dengan hanya menggunakan garam kasar, kemudian diberi bumbu dari akar-akar kayu. Meski tidak dimasak dengan bumbu yang komplet, makanan ini memiliki rasa dan aroma khas. Di kalangan masyarakat Jeneponto, Gantala Jarang merupakan salah satu makanan yang harus ada dalam berbagai acara, misalnya pesta perkawinan. Makananan yang dimasak tanpa campuran rempah itu memiliki rasa dan bau yang khas. Resep Gantala Jarang: “Irisan daging direbus tanpa bumbu kemudian tuangkan ke dalam rebusan air baru yang telah ditaburi garam, vetsin dan kunyit,” Ia menambahkan, daging yang telah matang, dituangkan ke dalam rebusan air yang sudah ditaburi bumbu. &nbs...
Lagu "Anging Mammiri" tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita, berkat buku-buku kumpulan lagu daerah yang menjadi pegangan para pelajar sekolah dasar di Indonesia. Namun, tidak banyak yang tahu bahasa apa yang digunakan lagu ini. Banyak yang mengira lagu ini dalam bahasa Bugis, padahal yang benar adalah bahasa Makassar. Lho, memang apa bedanya? Meski sama-sama berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, bahasa Bugis dan bahasa Makassar adalah dua bahasa yang berbeda. Penutur kedua bahasa ini tidak bisa memahami satu sama lain, oleh karena itu komunikasi antar-suku di Sulawesi Selatan biasanya dilakukan dalam dialek Makassar. Lho, beda bahasa Makassar dan dialek Makassar apa? Bahasa Makassar adalah bahasa tersendiri yang tidak bisa dimengerti oleh penutur bahasa Indonesia/Melayu, sedangkan bahasa Indonesia (atau Melayu) dialek Makassar kurang lebih sama dengan bahasa Indonesia yang digunakan di daerah lain, tapi banyak menyerap fitur berbagai bahasa dan dialek di Sulawesi...
Pallu Mara populer mengggunakan kepala ikan kakap merah ukuran besar. Kuahnya encer dan sedikit lengket karena lemak dan tulang muda dibagian kepala ikan. Kesegarannya berasal dari rasa asam dari tomat dan asam jawa. Karena tidak dimaska dengan santan, kuahnya terasa ringan, segar dan nyaman untuk mendinginkan suhu tubuh. Resep Bahan 1 kg kepala ikan kakap merah (sekitar 2-4 kepala ikan, dibelah dua) Bumbu 3 siung besar bawang merah 2 sing besar bawang putih 2 buah tomat 2 batang serai 1 kelingking kunyit 3 kemiri 30 gram asam jawa 3 batang daun bawang 1 lembar daun kunyit 5 cabai rawit garam dan gula secukupnya  Cara membuat Kunyit dihaluskan. Serai, daun bawang, dan daun kunyit dipotong-potong Semua bumbu lain dirajang dan ditumis dengan minyak atau margarin. Masukkan juga kunyit halus, serai, daun bawang dan daun kunyit Larutkan asam jawa dalam 50 ml air, campurkan ke dalam tumisan Tambah...