monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
102 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
DAYAK EMBALOH : Strata Sosial & Sistem Pertahanannya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Dayak Embaloh adalah termasuk rumpun Dayak Tamanic dan berada didaerah Kapuas Hulu. Dayak Embaloh terkenal sebagai suku pengerajin manik-manik & perak, senjata, kain dan juga dikenal sebagai suku pedagang. Oleh sebab itu Dayak Embaloh banyak menjalin hubungan yang erat dengan suku-suku Dayak sekitarannya seperti Dayak Iban. Dalam masyarakat Dayak Embaloh, strata manusia dibagi dalam lima tingkatan: 1. Kaum Bangsawan atau disebut SAMAGAT – Keturunan kerajaan 2. Kaum Perantau / pedagang atau orang kaya disebut PABIRING 3. Rakyat biasa disebut BANUAKA – Masyarakat yang tinggal didalam rumah betang. Namun saat ini istilah BANUAKA dipakai oleh Suku Dayak Taman untuk menunjukkan mereka suku asli di Banua 4. Rakyat dengan derajat rendah atau disebut ULUN 5. Kaum budak atau disebut PANGKAM – apabila sang pemilik budak ini meninggal maka para budaknya juga harus ikut mati bersama tuannya. Dayak Embaloh terkenal akan sistem pertah...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH AKI JAPVAL – PAHLAWAN DAYAK RUNGUS
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Aki Japval adalah seorang kesatria Dayak Rungus yang berada di bagian utara Sabah, Aki Japval adalah anak Aki Japain. Kedua-dua tokoh ini merupakan pemimpin suku Rungus di utara Sabah dan merupakan pahlawan yang disegani di kawasan utara. Mereka membagi wilayah kekuasan wilayan pantai utara Sabah menjadi dua dan masing-masing menjadi menjaga kawasan tersebut. Kekuasaan mereka bersifat “pemerintahan kesukuan”, di mana kawasan mereka bebas dari penjajahan kuasa Kesultanan Brunei atau Sulu. Sebagai pemimpin, kedua-duanya mengetuai tugas yang sangat berat, yaitu untuk melindungi suku-suku Dayak Rungus di kawasan utara dari serangan Perompak / Bajak Laut yang datang dari Sulu, Balmbangan, Mindanao, Kota Belud, Jambongan dan sebagainya. Pekerjaan rutin mereka adalah, berperang melawan perompak yang seringkali menyerang kawasan pantai utara. Kedua-dua tokoh ini memiliki kemampuan mistik seperti ilmu kekebalan, di samping itu ilmu bertempur menggunakan senjata. Mereka me...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pulau Belumbak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Jika kita menyusuri Sungai Kapuas dari kota Pontianak menuju kota Sanggau, di antara kota Tayan dan kota Sanggau kita akan melewati dua buah pulau yang berjejer di tengah Sungai Kapuas. Bentuk kedua pulau itu menyerupai dua buah kapal yang sedang berlomba. Oleh karena itu, penduduk menamai kedua pulau ini Pulau Belumbak. Belumbak dalam bahasa daerah pedalaman Kalimantan Barat berarti “berlomba”. Menurut cerita para leluhur, kedua pulau itu asalnya dari dua buah kapal milik dua bersaudara. Pada zaman dahulu, di tempat kedua pulau itu berada, terdapat sebuah kota. Walaupun kota itu tidak begitu besar, penduduknya cukup banyak dan ramai. Di pinggiran kota itu hiduplah seorang janda miskin dengan dua orang anak laki-lakinya. Ayah mereka telah meninggal dunia. Tiap hari mereka hanya mencari kayu bakar yang mereka jual kepada orang kampung demi sesuap nasi. Dari tahun ke tahun, mereka menjalani kehidupan semacam itu hingga kedua anak itu tumbuh menjadi dewasa. Ketika k...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
DUHUNG #SBM
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Barat

Senjata lainnya yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Barat adalah duhung. Senjata jarak dekat ini merupakan senjata tikam yang dibuat sangat sederhana dengan bagian bilahnya yang simetris. Senjata tradisional ini sering dibawa saat berburu untuk melindungi diri dari serangan hewan buas pada jarak dekat. Duhung diyakini sebagai salah satu senjata tradisional Kalimantan Barat yang tertua. Bahkan masyarakat sekitar meyakini jika senjata duhung sudah ada sebelum manusia ada di dunia. Duhung merupakan senjata adat yang diciptakan leluhur-leluhur dari Suku Dayak. Menurut cerita yang beredar, manusia yang pertama memiliki senjata duhung diyakini sebagai kepercayaan para leluhur. Awalnya hanya ada 3 orang yang memiliki senjata duhung, yaitu Raja Sangen, Sangiang, dan Bunu. Senjata yang berukuran 50-75 cm ini dulunya memang digunakan sebagai alat untuk berburu maupun bercocok tanam. Namun seiring dengan perkembangan jaman, senjata ini tak lagi digunakan sebagai senjata namun hanya s...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Asal Usul Kota Sambas Menghadapi Tentara Inggris
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Berabad-abad yang lalu bagian barat Pulau Kalimantan telah menjadi daerah pertanian yang subur. Beragam hasil pertanian dan perkebunan dihasilkan wilayah barat Kalimantan. Oleh karena itu, banyak masyarakat dari luar daerah Kalimantan yang berbondong-bondong datang ke sana untuk mengadu nasib. Kelompok masyarakat yang banyak datang ke Kalimantan Barat adalah orang-orang suku Melayu dan orang-orang Cina. Mereka menetap di sana dan menganggap Kalimantan Barat menjadi kampung halamannya. Wilayah Kalimantan Barat yang ramai dikunjungi pendatang antara lain Kota Sambas. Para pendatang itu hidup rukun dengan penduduk asli Kalimantan, yaitu suku Dayak. Walaupun adat kebiasaan dan agama suku-suku tersebut berbeda-beda namun mereka dapat hidup bersama dengan baik. Pergaulan di antara masyarakat pendatang di Kalimantan Barat sangat rukun. Semua orang bebas menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing tanpa merasa khawatir terganggu. Mereka segera merasa sebagai...

avatar
Aze
Gambar Entri
Legenda Bulit Kelam
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Bukit Kelam merupakan salah satu obyek wisata alam yang eksotis di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia. Bukit yang telah menjadi Kawasan Hutan Wisata ini memiliki panorama alam yang memesona, yaitu berupa pemandangan air terjun, gua alam yang dihuni oleh ribuan kelelawar, dan sebuah tebing terjal setinggi kurang lebih 600 meter yang ditumbuhi pepohonan di kaki dan puncaknya. Dibalik pesona dan eksotisme Bukit Kelam, tersimpan sebuah cerita yang cukup menarik. Konon, Bukit Kelam dulunya merupakan sebuah rantau.[1] Namun, karena terjadi suatu peristiwa, maka kemudian rantau itu menjelma menjadi Bukit Kelam. Bagaimana kisahnya sehingga rantau itu menjelma menjadi bukit yang indah dan memesona? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita Legenda Bukit Kelam berikut ini. * * * Alkisah, di Negeri Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia, hiduplah dua orang pemimpin dari keturunan dewa yang memiliki kesaktian tinggi, namun keduanya memiliki sifat yang berbeda. Yang pertama bern...

avatar
Roro
Gambar Entri
Penganten Dayak Kanayatn
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Secara umum, adat perkawinan orang Dayak Kanayant dimulai dengan pinangan dan diakhiri dengan membongkar tengkalang (barang bawaan). Adat perkawinan suku Dayak Kanayant melarang perkawinan dua orang yang masih terikat keluarga. Pelaksanaan upacara dipusatkan di rumah pengantin perempuan. Meskipun demikian, di rumah pengantin laki-laki biasanya juga digelar upacara sederhana bersama kerabat. Peralatan dan bahan upacara perkawinan adat Dayak Kanayant tergantung pada model perkawinan yang akan digelar. Berikut adalah tahapan pelaksanaan upacara perkawinan tersebut. Tunang. Pada tahap ini, orang tua mempelai laki-laki meminta kepada orang tua perempuan untuk meminang anaknya. Pada umumnya, lamaran ini akan diterima. Saat ini, sistem tunangan ini masih dilakukan meskipun sebenarnya antara kedua calon sudah saling mengenal dan bersepakat untuk menikah. Dalam konteks ini, tunang dilakukan untuk menghormati adat. Bisik Gumii. Tahap ini adalah tahap saat orang tua laki-laki mem...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Faradje'
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Faradje’ berdasarkan bahasa budaya Istana Surya Negara merupakan suatu acara perpaduan antara agama, adat istiadat, seni budaya dan tatanan pemerintahan Islam. Adat ini merupakan ritual sakral turun-temurun yang tetap terjaga dan dilaksanakan sepanjang tahun di lingkungan Kerajaan Surya Negara, maupun di setiap kampung seluruh wilayah Kabupaten Sanggau. Faradje’ merupakan budaya dari nenek moyang Melayu Muara Kantu’ yang harus dilestarikan sebagai wujud menjalankan amanah dari nenek moyang, yang khawatir akan tergeser oleh perkembangan zaman. Faradje’ dilakukan bukan dalam rangka bersenang-senang semata, namun untuk membersihkan negeri di Kabupaten Sanggau dari mara bahaya dan malapetaka terhadap berbagai macam musibah dan penyakit atau bencana alam. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan pawai Faradje’ mengelilingi Kota Sanggau dengan lantunan asma Allah SWT. Festival tersebut turut mengundang petinggipetinggi yang ada di Sanggau. Selain...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Keraton Kadriah Pontianak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Barat

Keraton Kadriah Pontianak merupakan pusat pemerintahan Pontianak tempo dulu, struktur bangunannya terbuat dari kayu yang sangat kokoh, didirikan oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie pada tahun 1771. keraton ini memberikan daya tarik khusus bagi para pengunjung dengan banyaknya artefak atau benda-benda bersejarah seperti beragam perhiasan yang digunakan secara turun-temurun sejak jaman dahulu. Di samping itu, koleksi tahta, meriam, benda-benda kuno, barang pecah belah dan foto keluarga yang telah mulai pudar, menggambarkan kehidupan dan kejayaan kerajaan ini dimasa lampau.   http://ikhsananugrahromadhan.blogspot.com/2012/02/peninggalan-bersejarah-kalimantan-barat.html    

avatar
Roro