Festival Lima Gunung atau yang lebih dikenal dengan singkatannya FLG adalah festival yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2002. Festival ini diselenggarakan di Magelang, Jawa Tengah. Festival ini diberi nama Festival Lima Gunung karena perlu diketahui bahwa kota Magelang dikelilingi oleh 5 gunung yaitu Merbabu, Merapi, pegunungan Andong, Sumbing, dan Gunung Tidar. Bagi banyak orang dan para penggemar maupun pelaku budaya, festival ini sangat populer karena menyuguhkan berbagai macam budaya seperti pertunjukan musik, teater, dan juga tarian rakyat yang sangat menonjolkan kekayaan budaya lokal disana. Salah satu hal yang menjadi keunikan dan daya tarik lain dari Festival Lima Gunung ini adalah pengambilan tema yang tidak biasa dari festival-festival yang lain. Biasanya tema yang diambil untuk festival ini merupakan sindiran dan kritik dari isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat. Walaupun tema yang diambil merupakan sindiran dan kritik terhadap masyarakatnya sen...
Pada zaman modern seperti sekarang ini, kebudayaan Jawa dianggap sudah ketinggalan zaman oleh sebagian generasi muda. Mereka menganggap kebudayaan Jawa sudah tidak relevan jika dibandingkan dengan era yang serba canggih saat ini. Saya telah mewawancarai beberapa rekan saya sesama mahasiswa baru di ITB.Hal pertama yang terlintas di benak mahasiswa ini tentang kebudayaan Jawa yaitu suka pakai blangkon dan medhok (berbicara dengan bahasa dan logat Jawa yang kental). Ada mahasiswa yang berpikiran lain, menurut mahasiswa ini kebudayaan Jawa dianggap jadul (jaman dahulu) atau ketinggalan jauh dari zaman sekarang. Namun, ada kesamaan hal yang terdapat dari mahasiswa yang saya wawancarai. Yaitu mereka menganggap kebudayaan Jawa sudah tidak relevan dengan zaman sekarang. Tapi, kali ini saya akan menyajikan suatu fakta menarik sekaligus membuat kita sebagai orang Indonesia bangga. Perusahaan LOCK&LOCK asal Korea Selatan berkolaborasi dengan Rumah Batik Danar Hadi meluncurkan hot&cool...
Sejarah Perjuangan Dan Peranan Ki Gede Sebayu Di Tegal 1586-1601 Ki Gede Sebayu atau bernama asli Maulana Muttaqinsebenarnya bukan orang asli Tegal melainkan keturunan asli dari Prabu Brawijaya ke-5 raja terakhir Mataram. Beliau adalah putera Pangeran Onje seorang Adipati Purbalingga yang merupakan bupati pertama dan sebagai pendiri Kota Purbalingga. Semenjak kecil Ki Gede Sebayu diasuh oleh eyangnya yaitu Ki Ageng Wungut. Setelah Ki Gede Sebayu dewasa tahun 1549 Masehi oleh ayahnya disuwitakan dalam Kesultanan Pajang sebagai prajurit tamtama dalam Kesultanan Hadiwijaya. Di sanalah Ki Gede Sebayu memperoleh pendidikan keprajuritan dan ilmu kanuragan. Ketika sedang terjadi perebutan tahta, Ki Gede Sebayu meninggalkan Pajang. Beliau lebih memilih meninggalkan keraton dan berniat mencari guru baru untuk mendalami ajaran agama islam. Walaupun beliau sudah banyak mendalami pelajaran agama islam, tetapi beliau tidak sombong dan ingin terus mendalami ajaran agama islam. Pada tahun 1586 Ki Ge...
Camilan ini merupakan salah satu oleh oleh wajib untuk dibeli, terutama ketika berkunjung ke wilayah wilayah di Jawa Tengah, rasanya yang gurih ditambah harganya yang murah menjadikan banyak orang ketagihan. Oleh karena itu, saya selaku penulis akan mencoba menjelaskan asal usul lanting, bahan bahan pembuatan, cara membuatnya, hingga inovasi yang telah dikembangkan oleh masyarakat sekitar. Peta di atas merupakan peta wilayah yang banyak memproduksi camilan lanting ini. Secara lebih lengkap, camilan lanting berasal dari Kecamatan Kuwarasan. Saat ini, industri kecil lanting terus berkembang dan tersebar di sejumlah kecamatan. Setidaknya ada 12 kecamatan di Kebumen yang memiliki indrutri pembuatan lanting. Sebagai makanan khas yang sudah ada sejak nenek moyang tersebut menjadikan lanting selain sebagai makanan khas juga dapat dijadikan sebagai sumber perekonomian yang bagus bagi da...
Indonesia adalah negara yang luas dan banyak populasinya. Jumlah populasi tersebut mempengaruhi kebutuhan pangan. Secara geografis, bentuknya yang kepulauan membuat suatu daerah terisolasi. Dari itu, lahirlah budaya-budaya yang unik setiap daerahnya. Salah satu kebudayaan unik berupa makanan yang akan dibahas berasal dari Klaten, Jawa Tengah. Nama makanan tersebut adalah Getik Burung Merpati. Berikut adalah resep Getik Burung Merpati: Bahan: Merpati muda 1 ekor Bumbu: Asam Gula merah Kelapa muda 1 butir diparut (untuk urap) Garam Cabai rawit merah Kencur Bawang Merah Cara memasak: Bersihkan burung merpati dan buang isi perutnya. Kemudian, belah dadanya. Setelah itu, larutkan asam dan gula merah ke dalam 150ml air hangat. Campurkan parutan kelapa dengan garam, kencur cabai dan bawang. Lumuri merpati dengan larutan asam gula merah. Sembari melumuri, pukul-pu...
Makanan yang biasanya dikonsumsi oleh orang Indonesia tidak akan pernah absen dengan kehadiran nasi. Kita tahu betul bahwa nasi ini adalah makanan pokok yang akan kita pasangkan dengan sayuran,lauk-pauk, dan ataupun sambal/saos tambahan, atau dikenal dengan istilah condiment . Namun berbeda dengan orang pada umumnya, anak kos ataupun keluarga menengah ke bawah biasanya hanya makan nasi dengan lauk dan sedikit lalapan ataupun tanpa sayuran. Masakan daerah brebes satu ini, merangkap sambal dan sayur sekaligus, menjadikan sambal kecambah sangat cocok menjadi menu hemat anak kos. Gizinya tercukupi, rasanya pun enak karena berfungsi sebagai condiment dalam makanan yang dapat menambah cita rasa. Ditilik lagi dari sejarah, sambal kecambah mirip dengan ketoprak karena berisi sayuran yang dibumbui. Namun, sambal kecambah hadir dengan resep sederhana. Hanya bermodalkan cabai rawit/cabai burung, sedikit cabai merah,terasi udang, bawang putih, kencur, garam, dan taoge, kita dapat langsun...
Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang untu...
Konon katanya, Ayam Crispy merupakan makanan asal Amerika. Dan ya! Fakta mengatakan bahwa makanan gurih- renyah ini memang berasal dari Negri Paman Sam. Berpuluh- puluh tahun lamanya, jutaan pedagang nusantara menggantungkan nasibnya di dunia kuliner ayam asal asing ini. Bukannya menentang keras makanan non- nusantara, tapi bukankah sepatutnya kita berbangga dengan cita rasa yang Indonesia miliki? Pada tahun 2003, seorang pedagang asal Jogjakarta menyadari bahwa Indonesia dapat menusantarakan Ayam Crispy , tanpa mengklaimnya secara ilegal. Ia adalah Ruminah, pemilik Rumah Makan Bu Rum. Dengan menggeprek (mengulek ) ayam crispy bersama cabai, bawang, dan rempah- rempah lainnya, Bu Rumina sukses menusantarakan Ayam Asal Amerika ini! Tak disangka- sangka, rupanya makanan yang akhirnya dinamai Ayam Geprek ini banyak disukai oleh lidah masyarakat. Tak aneh, mengingat lidah masyarakat memang sudah sepatutnya cinta cita rasa Indonesia juga, kan? Ayam geprek Bu R...
Getuk adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari bahan dasar yang cukup mudah didapatkan, yaitu singkong.Makanan ini biasa dijadikan kudapan khususnya pada acara-acara santai seperti arisan, kumpul keluarga, atau bisa juga pada acara penting seperti syukuran.Banyak yang menyukai makanan ini karena cita rasanya yang sederhana, rasanya yang manis namun tidak terlalu menusuk lidah. Hal ini menjadikannya makanan yang tepat untuk dikonsumsi kapan pun kita mau. Maka dari itu, pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat kudapan sederhana ini. Simak penjelasan di bawah ini : A. Bahan 1. Singkong (1kg) 2. Gula Merah (250g) 3. Garam (secukupnya) 4. Kelapa parut (1/2 butir) B. Alat 1. Penumbuk  ...