Seperti namanya soto bening solo makanan ini berasal dari solo jawa tengah. Di daerah solo sendiri memiliki 2 macam soto yaitu, soto kuali dengan daging sapi dan soto bening yang menggunakan daging ayam kampung. Soto bening solo ini memiliki kuah yang berwarna bening, karna biasanya soto pada umumnya memiliki kuah yang berwarna kuning. Bahan-bahan : · 500 gram daging ayam · 300 gram kol, iris-iris tipis · 2 L air · 75 gram soun, rendam dengan air panas · 3 batang serai · 4 butir telur rebus · 3 cm lengkuas · &nb...
Asem-Asem Demak Asem-Asem Daging atau Asem-Asem ini juga merupakan masakan khas dari Kabupaten Demak. Meskipun berasal dari Demak namun Asem Asem Daging juga terdapat di daerah lain di Jateng, DIY dan Jatim. Cara membuat : Bahan-bahan : ½ kg daging sengkel, potong-potong sesuai selera 1 ons buncis, potong-potong sesuai selera 2.000 ml air Bumbu-Bumbu 8 siung bawang merah, diiris tipis 5 siung bawang putih 4 buah tomat hijau 3 buah cabai hijau besar, potong kecil-kecil 3 buah cabai merah besar, potong kecil-kecil 3 cm lengkuas, dimemarkan 3 sendok makan kecap manis 2 lembar daun salam 2 sendok makan gula merah, sisir halus 1 sendok makan air asam Jawa 1 sendok teh garam Minyak goreng secukupnya Cara Membuat : Pertama, segera persiapkan bahan-bahan yang di...
Masakan ini berasal dari daerah Pati, Jawa Tengah. Bahan dasar mangut biasanya menggunakan jenis ikan laut seperti ikan pari dan manyung yang di asapkan (diasepin) ikan ini banyak di temukan di kawasan pinggiran pantai. Jika menggunakan ikan pari rasa yang didapat jauh lebih enak apalagi kalo ikan parinya di asap terlebih dahulu, karena tekstur daging dari ikan ini sangat guruh sehingga sangat cocok dengan kuah dan bumbu dengan cara masak di mangut. Bahan-bahan: 10 daging ikan asap pari/manyung 5 buah tahu putih 7 buah cabe hijau 4 buah cabe merah 5 buah cabai rawit yang tua di tandai dengan warna hijau tua Santan 400-500 ml (tergantung tingkat kekentalan) 3 lembar daun salam 2 batang serai 2 buah tomat besar 1 raus jahe di memarakan 1 ruas lengkuas di memarkan Gula merah secukupnya Garam secukupnya Minyak goreng secukupnya untuk mentumis bumbu-bumbu Bumbu yang di haluskan:...
Masakan ini berasal dari daerah Pati, Jawa Tengah. Bahan dasar mangut biasanya menggunakan jenis ikan laut seperti ikan pari dan manyung yang di asapkan (diasepin) ikan ini banyak di temukan di kawasan pinggiran pantai. Jika menggunakan ikan pari rasa yang didapat jauh lebih enak apalagi kalo ikan parinya di asap terlebih dahulu, karena tekstur daging dari ikan ini sangat guruh sehingga sangat cocok dengan kuah dan bumbu dengan cara masak di mangut. Bahan-bahan: 10 daging ikan asap pari/manyung 5 buah tahu putih 7 buah cabe hijau 4 buah cabe merah 5 buah cabai rawit yang tua di tandai dengan warna hijau tua Santan 400-500 ml (tergantung tingkat kekentalan) 3 lembar daun salam 2 batang serai 2 buah tomat besar 1 raus jahe di memarakan 1 ruas lengkuas di memarkan Gula merah secukupnya Garam secukupnya Minyak goreng secukupnya untuk mentumis bumbu-bumbu Bumbu yang di haluskan:...
Kecamatan Batangan, tepatnya Desa Batursari, adalah salah satu desa yang terletak di wilayah paling timur di Kabupaten Pati dengan potensi dari sektor pertanian, tambak ikan, dan garam. Setiap musim kemarau hasil tambak berupa garam sangat melimpah, dan mendorong KTT. Bina Farm yang terdiri Pemuda Tani Ternak di Desa Batursari untuk memanfaatkan garam sebagai bahan pengawet untuk memperpanjang waktu simpan telor. Untuk memberi nilai tambah pada telor setelah dilakukan penggaraman KTT Bina Farm melakukan pengolahan telor dengan cara di asap. Dan hasilnya adalah Telur Lurik yang khas dengan citarasa lezat, tahan lama, dan bergizi tinggi. Bahan-bahan : 30-35 butir telur bebek 1,5 liter Bubuk batu bata atau abu gosok 0,5 Kg Garam dapur Air bersih Cara membuat : Pilihlah telur bebek yang tidak retak dan bagus. Bersihkan telur dengan air hangat. Setelah kering, amplas telur bebek tersebut hingga...
Selain Telaga Warna di Dieng, terdapat Telaga Menjer yang merupakan Merupakan telaga alami terluas di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Berada pada ketinggian 1.300 mdpl dengan luas 70 hektar dan kedalaman air mencapai 45 meter. Telaga Menjer terletak di desa Maron kec. Garung 12 Km sebelah utara kota Wonosobo. Sisi utara telaga ini berupa pegunungan yang ditumbuhi tanaman hijau termasuk kebun teh yang sangat indah. Sumber : http://legendadieng.blogspot.co.id/2014/03/legenda-telaga-menjer-wonosobo.html
Dahulu kala Kerajaan Pajang dengan rajanya bernama Sultan Hadiwijaya. Sedang Kadipaten Jipang dipimpin olah Arya Penangsang. Kedua tokoh tersebut saling berselisih. Arya Penangsang dikenal sebagai orang yang sombong, karena keampuhannya. Perselisihan kedua tokoh tersebut mengakibatkan perang sehingga banyak korban berjatuhan dari kedua daerah. Saat pertempuran itu terjadi, Hadiwijaya memberi kepercayaan kepada Danang Sutawijaya sebagai panglima perang. Danang Sutawijaya adalah anak angkat Sultan Hadiwijaya. Danang sebagai senopati perang didampingi oleh Ki Gede Pemanahan. Dengan semangat yang tinggi dan bekal senjata tombak Kyai Pleret, mereka berdua pergi melaksanakan perintah Sultan Hadiwijaya ke medan perang. Mereka beserta rombongan agar selamat dalam medan perang, dianjurkan tidak melalui sungai atau menyeberangi sungai. Karena kelemahan mereka terdapat pada air atau sungai, yang dapat mengakibatkan kekalahan. Ketika peperangan terjadi, Arya Penangsang tewas oleh...
Asal mula Temanggung selalu dikaitkan dengan Mataram Kuno yang dikuasai oleh Raja Rakai Pikatan. Pikatan adalah sebuah nama yang dipakai untuk menyebutkan sumber mata air di wilayah Mudal, Temanggung. Tempat ini terdapat peninggalan atau petilasan Raja Pikatan berbentuk bebatuan kuno. Sejarah Kabupaten Temanggung ditemukan oleh salah satu warga Gandulan, Kaloran, Temanggung pada bulan November tahun 1983. Tercatat bahwa Prasasti Wanua Tengah III Tahun 908 M telah menjadi membuktikan keberadaan kerajaan Mataram Kuno ini berada. Namun, benda peninggalan lainnya sudah raib dicuri oleh orang tak bertanggung jawab, hanya menyisakan batu yoni dan gentong. Dalam prasasti ini menggambarkan Pikatan adalah sebuah daerah yang didirikan Bihara Hindhu oleh adik raja Mataram Kuno Rahyangta I Hara dan raja yang berkuasa saat itu adalah Rahyangta Rindang/ Raja Sanjaya 717 M. Menurut Prasasti Mantyasih, pewaris tahta Rake Panangkaran (berkuasa 38 tahun) yang...
Sejarah Kota Semarang dimulai sejak abad ke-8 Masehi, daerah pesisir utara yang bernama Pragota (sekarang bernama Bergota) merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Sebenarnya daerah tersebut merupakan pelabuhan yang di depannya terdapat banyak pulau-pulai kecil. Dikarenakan pengendapan yang kian banyak hingga sekarang, akhirnya membentuk sebuah daratan. Pelabuhan masa lampau itu diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu yang memanjang ke Simongan. Di daerah itu terdapat sebuah tempat keberadaan armada milik Laksamana Cheng Ho (1405 M). Pendaratan kapal milik Laksamana Cheng Ho di bangun sebuah kelenteng dan masjid yang sekarang dinamakan Kelenteng Sam Po Kong. Suatu hari (Abad 15 M), ada seorang Pangeran dari Demak yang menyebarkan Islam ke daerah Pragota, bernama Pangeran Made Pandan. Dari waktu ke waktu, daerah tersebut semakin subur dengan banyaknya pepohonan dan rerumputan yang tumbuh lebat, dari sela-sela kesuburan tanaman itu muncullah pohon asam...