MASJID DIAN AL-MAHRI Tepat luar selatan Jakarta, terdapat sebuah kota kecil yang dulunya merupakan sebuah kecamatan bagian dari Kota Bogor. Pada tahun 1999, kecamatan ini ditetapkan sebagai kota yang terpisah dari Bogor, sehingga sekarang kita mengenal kecamatan tersebut sebagai Kota Depok. Kota Depok dikenal sebagai kota tempat berdirinya sebuah universitas yang dulu dikenal dengan sebutan STOVIA , yaitu Universitas Indonesia. Selain memiliki salah satu universitas yang bergengsi di Indonesia, kota ini memiliki berbagai macam tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang menjadi sorotan masyarakat adalah Masjid Dian Al-Mahri. Masjid yang didirikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid resmi dan resmi dibuka untuk umum ini ingin difungsikan sebagai Islamic Center yang mencakup pendidikan seperti pesantren, TK, SD, SMP, hingga SMA. Terletak di pinggir jalan Meruyung, masjid ini menarik perhatian banyak orang karena kubah dan menara masjid dilapi...
Sebelumnya, papeda memang bukan berasal dari banten, tetapi dari papua. Namun ada makanan yang sangat sering saya lihat di sini yaitu ciker papeda. Apakah itu? Ciker papeda merupakan campuran aci,telur,sambal, dll yang di masak sangat cepat sehingga bisa langsung di makan saat panas-panas. rasanya nikmat dan harganya juga murah, banyak sekali yang berjualan ciker papeda di depan sekolah dasar, sekolah menengah pertama (Kalau SMA saya lihat sih sudah tidak ada) Saat SMP saya sering sekali membeli jajanan ini. Bagaimana dengan bentuknya? ciker papeda berbentuk gulungan dan ditusuk oleh stik sehingga bisa dibawa kemana-mana, praktis dan mudah dibuang. Bagaimana kira-kira cara membuatnya? berikut caranya. Panaskan wajan khusus dengan lengkungan yang tidak terlalu curam Beri minyak ke wajan secukupnya Ceplok telor sesuai selera setelah itu tuangkan aci nya (campuran aci dengan hal lain, rahasia penjual) Tunggu sebentar sampai kering beri garam dan la...
Berjalan-jalan santai di kota Kudus, menyusuri jalan yang sepi ditemani oleh aroma khas kota Kudus yang mengundang para pelancong untuk bernostalgia akan kisah lama yang dibalut akan keramahtamahan kota kretek ini. Jika anda berjalan-jalan mengunjungi kota ini, sempatkanlah untuk sekedar mencicipi berbagai makanan khas kota Kudus yang lezat. Di kota kretek ini, tersedia berbagai macam pilihan makanan yang dapat membuat anda akan teringat makanan khas rumahan. Beberapa di antaranya adalah soto kudus, lentog tanjung, dan nasi pindang. Makanan lezat tersebut dibumbui oleh cita rasa yang khas, bukan lain adalah kecap khas kudus THG. Kecap yang didirikan oleh Tan Hwie Gong pada tahun 1950an ini sudah berakar ke dapur-dapur di Pulau Jawa, terutama di kota Kudus. Kecap yang diproduksi di pabrik yang berlokasi di alan Lingkar Selatan, Desa Tanjung karang, Kecamatan Jati, Kudus ini dapat dibeli di warung-warung tempat membeli oleh-oleh khas kudus. Jika anda berminat untuk membelikan...
Kol adalah hewan yang mirip kerang namun hidupnya di sawah dan berukuran lebih besar. Sat kol merupakan salah satu makanan khas Surabaya dimana beberapa kol ditusuk dengan tusuk sate dan dipanggang lalu dilumuri bumbu kecap atau bumbu merah. Makanan yang mengandung banyak protein ini biasanya dijual per tusuk dengan harga mulai dua ribu rupiah saja. Cara membuatnya pun tidak sulit, cukup kol yang sudah dibersihkan dimasukkan ke dalam tumisan bawang putih dan bahan-bahan lainnya. Setelah ditusuk juga bisa langsung dimakan atau juga bisa dibakar terlebih dahulu seperti sate pada umumnya. #OSKMITB2018
Indonesia yang wilayahnya tersebar luas dari sabang sampai merauke tentunya memiliki berbagai jenis kebudayaan yang ada di dalamnya. Kali ini, saya akan membahas mengenai salah satu tradisi dari Indonesia yaitu Upacara Perang Topat. Upacara Perang Topat merupakan tradisi turun temurun yang mulai dilakukan sepeninggal penjajahan Bali di Lombok di masa lampau. Tradisi ini di lakukan dengan cara saling lempar dengan menggunakan ketupat antara Ummat Islam dan Ummat Hindu Lombok. Dengan menggunakan pakaian adat khas Sasak dan Bali ribuan warga Sasak dan umat Hindu bersama-sama dengan damai merayakan upacara keagamaan yang dirayakan tiap tahun di Pura Lingsar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Tradisi Perang Topat yang diadakan di Pura terbesar di Lombok (peninggalan kerajaan Karangasem) ini merupakan pencerminan dari kerukunan umat beragama di Lombok. Prosesi Perang Topat dimulai dengan mengelilingkan sesaji berupa makanan, buah, dan sejumlah ha...
Buwuh atau buwoh sebagaimana masyarakat Bojonegoro menyebutnya memiliki arti sumbangan dari tamu kepada pihak yang memiliki hajatan. Biasanya tradisi ini dilakukan ketika ada yang memiliki hajatan baik itu nikahan, khitanan, syukuran, dan lain sebagainya. Pada umumnya masyarakat Bojonegoro menggunakan bahan makanan pokok seperti beras, mie, dan bahan makanan mentah seperti gula, telur, dan lain-lain tergantung si penyumbang. Inilah yang membedakan buwoh di Bojonegoro dengan daerah lainnya yang biasanya hanya memberikan sejumlah uang atau bingkisan hadiah kecil. Dalam tradisi buwoh barang yang disumbangkan bisa mencapai 5 kg lebih, dan apabila penyumbang memiliki hajatan di masa depan maka si pemilik hajatan yang disumbang harus memberi balik sebagai balas budi. Namun ada aspek yang agak kurang menyenangkan dalam tradisi buwoh, dimana orang yang tidak membalas buwohan atau balasannya kurang akan menjadi bahan pembicaraan warga sedesa (bahkan lintas desa). Meskipun begitu, tradisi ini...
Profesi masyarakat di kota Cirebon umumnya adalah nelayan. Hal itu berpengaruh pada budaya daerah Cirebon khususnya dalam bidang kuliner. Salah satu contohnya adalah tahu petis khas Cirebon. Dari namanya saja kita bisa tahu kalau bahan dasar makanan ini adalah tahu dan bumbu petis. Bumbu petis khas Cirebon ini sedikit berbeda dengan bumbu petis di daerah lain karena diberi tambahan ebi atau rebon. Penambahan ebi atau rebon ini membuat bumbu petis khas Cirebon lebih disukai dibandingnkan dengan bumbu petis di daerah lain. Tahu yang digunakan berbeda dengan tahu khas daerah lainnya. Tahu ini dibuat di daerah Sindang Laut yang tentunya menambah keunikan cita rasa tahu petis itu sendiri. Konon, Putri Ong Tien yang merupakan istri dari Sunan Gunung Jati sangat menyukai tahu petis ini. karenanya masyarakat Cirebon memberi julukan Putri Ong Tien si ratu petis. Untuk kalian yang belum sempat mencoba tahu petis di Cirebon, bisa mencoba membuat sendiri dirumah. Berikut adalah resep sederh...
Toboali merupakan kecamatan yang terletak di paling selatan dari Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Toboali adalah nama kota sekaligus ibukota kabupaten Bangka Selatan yang terkenal akan keindahan pantainya dan juga makanannya. Salah satu makanan yang paling terkenal dari pesisir ini adalah Mie Kuah Ikan. Mie Kuah Ikan ini sendiri terdiri dari mie kuning dan kuah ikan yang dibuat dari ikan tenggiri yang dikukus, ditumbuk, ditumis dengan bawang merah, kemudian diberikan air, lada, dan garam. Makanan ini pun kerap dikonsumsi dengan cabe potong, tauge, kerupuk udang, telor rebus, otak-otak ikan, bawang goreng, ataupun pempek khas Bangka (Masyarakat Bangka mempunyai ciri khas pempek tersendiri yang berbeda dengan masyarakat Palembang. Hal ini disebabkan oleh masyarakat Bangka yang tidak menggunakan gula aren di dalam pembuatan cuka pempek mereka). Menurut orang-orang Bangka, Mie Kuah Ikan ini akan menjadi sangat nikmat jika dinikmati seusai bermain di pantai be...
Tedhak Siten atau yang bisa disebut juga pitonan merupakan upacara adat jawa yang dilakukan ketika anak baru memasuki usia tujuh bulan. Itulah mengapa penulis membuat judul di tahap awal kehidupan karena upacara ini dilakukan saat anak berumur kurang dari satu tahun meskipun ada beberapa upacara yang dilakukan juga sebelum itu. Upacara ini dilakukan dengan tujuan agar anak tumbuh menjadi seorang yang mandiri. Tedhak Siten sendiri diambil dari Bahasa jawa, ‘tedhak’ berarti turun dan ‘siten’ yang berarti tanah. Upacara ini dilakukan di bulan ketujuh dari kelahirannya. Dalam kalender jawa satu bulan terdiri dari 36 hari maka 7 bulan kalender jawa kira-kira setara dengan 8 bulan pada tahun masehi. Untuk para leluhur, upacara ini dilaksanakan untuk menghormati bumi tempat anak pertama kali berpijak atau berjalan. Selain itu upacara ini juga diiringi doa oleh orang tuanya agar anak tersebut kelak menjadi anak yang sukses. Prosesi Tedhak Siten bermula pada p...