Simtudduror, atau kerap disebut duroran merupakan salah satu kesenian musik akulturasi yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, terutama di daerah pesisir pantai. Kesenian musik ini awalnya merupakan gabungan dari kebudayaan Timur Tengah, Banjar, dan Pekalongan. Konon katanya, masyarakat Timur Tengah yang menyebarkan agama Islam di Pekalongan senang memainkan alat musik rebana. Sehingga masyarakat setempat pun membentuk sebuah kesenian musik yang bernama Simtudduror. Pada dasarnya, kesenian musik ini menggunakan dua alat musik yaitu rebana dan jidor. Rebana yang digunakan merupakan rebana genjring khas Pekalongan sebanyak empat buah. Rebana yang digunakan memiliki diameter 30-32 cm. Ada beberapa pola ketukan rebana yang digunakan dalam kesenian ini, diantaranya pola genjring, masruk, golong I, dan golong II. Simtudduror diambil dari kitab Maulid Simtudduror karya Habib Ali Al Habsy dari Yaman. Lantunan yang dikumandangkan pada kesenian ini yaitu sholawat sebagai ungkapan s...
Lirik Lagu : Yaprakanca dolanan ing jaba Padhang bulan padhange kaya rina Rembulane sing awe awe ngelingake aja padha turu sore Arti dalam bahasa indonesia : Teman-teman ayo bermain di luar Sinar rembulan terangnya seperti siang hari Bulannya sangat indah Mengingatkan jangan tidur sore PENJELASAN Lagu padhang bulan tersebut termasuk tembang dolanan yang diperuntukkan khususnya untuk anak kecil, selain dinyanyikan untuk bermain-main saja, ternyata lagu Padhang Bulan memiliki arti dalam penciptaannya, yaitu mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak tidur pada sore hari yang disini konteksnya pada saat waktu maghrib menjelang, hal tersebut dikarenakan dalam kepercayaan orang jawa, tidur pada saat maghrib dapat mengundang malapetaka yang berbau dengan hal-hal ghaib, karena dalam kepercayaan tersebut menyebutkan bahwa jin atau makhluk-makhluk ghaib mulai berkeliaran pada saat pergantian waktu sore ke malam atau pada...
WAYANG ORANG SRIWEDARI Wayang Orang Sriwedari Solo adalah seni pertunjukkan yang berasal dari Kota Solo, Jawa Tengah. Bernama Wayang Orang Sriwedari karena pertunjukan wayang ini dipentaskan di Gedung Wayang Wong Sriwedari Kota Solo dan wayang orang sriwedari adalah pelopor dari pertunjukan seni wayang orang. Awalnya pertunjukan wayang orang ini berasal dari dalam istana Mangkunegaaan. Wayang Orang berbeda dari pertunjukkan wayang lain karena seni pertunjukkan ini tidak menggunakan boneka wayang pada umumnya, tetapi menggunakan orang sebagai penokohan ceritanya. Wayang orang memang terkesan mirip dengan drama pada umumnya, tetapi seni pertunjukkan ini berbeda dengan drama karena pertunjukkan yang ditampilkan berisi tentang cerita rakyat solo seperti kisah persaingan antar negara Astina dan Pandawa yang biasa disebut Ramayana, Raden Kaniyasa, Srikhandi Ngaden, dan masih banyak lagi. Kostum atau baju yang digunakan oleh tokoh wayang orang adalah baju adat yang dise...
Ayam geprek adalah makanan yang memiliki asal dari Yogyakarta. Makanan tersebut terbuat oleh ayam goreng tepung yang di penyetkan atau di 'geprek' di cobek yang berisi sambal. Walau mirip dengan hidangan yang bernama Ayam Penyet, kedua makanan tersebut berbeda. Ayam geprek menggunakan ayam gorang tepung untuk ayamnya sementara ayam penyet menggunakan ayam yang dibumbui dengan rempah-rempah. Dimana ayam penyet menggunakan sambal untuk sekedar menjadi penambah rasa bagi hidangan tersebut, ayam geprek menggunakan sambalnya untuk menjadi bumbu utama. Dengan menggunakan ayam goreng tepung biasa, rasa pedas sambalnya akan lebih terasa dan juga akan membantu rasa ayamnya karena ayam tersebut tidak terlalu banyak dibumbui. Hidangan ini mulai menjadi populer di Indonesia setelah artis Ruben Onsu mendirikan waralaba "Geprek Bensu" di Jakarta, dimana restoran tersebut menyajikan ayam geprek sebagai spesialisasi usaha tersebut. Waralaba tersebut, dan bisa juga di lanju...
Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis. Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini. Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh ma...
Barongsai merupakan suatu kesenian tradisional dari Tionghoa dengan menggunakan kostum seperti singa. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Barongsai ini memiliki simbol keberanian, stabilitas, keunggulan, serta dapat mengusir roh-roh jahat. Tarian ini dipercaya dapat membawa keberuntungan sehingga diadakan pada berbagai acara penting seperti pembukaan restoran, pendirian klenteng, dan perayaan Tahun Baru Imlek. Asal muasal adanya barongsai itu dimulai dari zaman dahulu di Tiongkok, adanya makhluk bernama Nian. Setiap setahun sekali Nian selalu datang ke perkampungan dan dia memangsa semua yang ada di perkampungan itu mulai dari manusia maupun hasil dari pertanian yang ada di sana. Kemudian para ahli berkumpul menjadi satu dan mereka memikirkan bagaimana cara untuk mengusir si makhluk ini yang bernama Nian. Akhirnya para ahli membuat keputusan untuk membentuk Barongsai. Biasanya Barongsai dibuat dengan tabuh-tabuhan serta musik yang sangat berisik dengan tujuan untuk mengusir Nian...
PAYUNG LUKIS TAKUT AIR KHAS JUWIRING YANG MENDUNIA Jika ada yang menyebut daerah Juwiring pasti sebagian besar akan bertanya-tanya di manakah daerah itu. Sebenarnya daerah tersebut tidak terlalu jauh dari Klaten dan Solo. Jika anda akan pergi ke Solo dari arah Klaten, saat sesampai di daerah Gatak Kecamatan Delanggu, anda tinggal membelok ke arah kanan dan sekitar 26 km anda akan sampai di sentral payung yang unik ini. Payung Lukis Ngudi Rahayu merupakan sentral payung unik khas Juwiring yang terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Tidak hanya di Desa Tanjung, bahkan di dua desa lainnya yaitu Desa Kwarasan dan Desa Kenaiban hampir semua warga terlibat dalam produksi payung unik tersebut. Payung ini unik dan khas, mulai dari bahan, bentuk, corak hingga warna. Sudah sejak tahun 1970 warga di tiga desa tersebut menggantungkan nasibnya dengan membuat payung, namun dahulu payung terbuat dari kertas semen dan difungsikan untuk payung hujan. Namun karena pay...
Dahulu kala ketika agama Islam mulai berkembang di Pulau Jawa khususnya di Purbalingga terdapat dua mubaligh bernama Akhmad dan Mohamad beserta 2 pengikut setianya yaitu bernama Bangas dan Bangis. Dalam usaha mengembangkan agama Islam kedua mubaligh tersebut memperoleh tantangan dan tekanan dari pemerintah Kerajan Majapahit dimana pada saat itu Majapahit berada pada posisi puncaknya. Seorang senopati bernama Ki Sutaraga ditugaskan untuk membendung penyebaran agama Islam di wilayah lereng Gunung Slamet. Selama tugasnya Ki Sutaraga telah berhasil mematahkan usaha agama Islam, sehngga dalam menghadapi kekuatan Ki Sutaraga, Akhmad dan Mohamad terpaksa melarikan diri dan bersembunyi di sebuah Gua yang saat ini lebih di kenal sebagai Gua Lawa. Di Gua lawa kakak beradik bernama Akhmad dan Mohamad ini memperoleh ilham dari Tuhan Yang Maha Esa agar Akhmad dan Mohamad merubah namanya demi keselamatan dan meneruskan perjuangannya, kemudian tanpa pikir panjang Akhmad mengganti nama menjadi Tar...
Siapa yang tak kenal batik? Batik merupakan salah satu seni menggambar di atas kain dengan canting dan malam yang sudah berkembang di Indonesia sejak dahulu, batik tidak hanya sebatas seni saja, tetapi setiap motif batik merupakan lambang dari keadaan masyarakat, bahkan simbol status. Batik ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia non benda pada 2 Oktober 2009, atau dikenal juga sebagai Hari Batik Nasional. terdapat berbagai macam batik di Indonesia, salah satunya batik tiga negeri. PEWARNAAN batik tiga negeri memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kain-kain batik lainnya, yaitu terletak pada pewarnaannya. Batik tiga negeri terdiri atas tiga warna yang berasal dari tanaman yang dipercaya hanya dapat ditemukan di daerah tertentu, yaitu cokelat sogan khas Solo yang berasal dari tanaman Soga, merah dari Lasem yang berasal dari Buah Mengkudu, dan biru dari daerah Pekalongan yang berasal dari tanaman Indigo. Batik tiga negeri yang berasal dari tiga kabupaten ini m...