Gua Kiskenda adalah sebuah gua besar yang di dalamnya menyerupai istana. Gua ini terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonporogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hingga kini, gua ini masih dianggap sebagai tempat keramat oleh masyarakat setempat terkait dengan kisah mitos yang melegenda melatarbelakanginya. Menurut cerita, pada zaman dahulu pernah terjadi sebuah peristiwa yang mengerikan di dalam gua tersebut. Di Pegunungan Menoreh, Kulonporogo, terdapat sebuah gua bernama GUA KISKENDA . Gua tersebut merupakan istana kerajaan dua makhluk kakak beradik yang bernama MAHESA SURA dan LEMBU SURA . Mereka adalah pemimpin berbagai macam binatang buas di daerah itu. Keduanya memiliki tubuh yang tinggi dan besar, berbadan manusia, tapi berkepala binatang. Kakak beradik itu juga memiliki kesaktian yang luar biasa. Konon, jika salah seorang di antara mereka yang meninggal, ia dapat hidup kembali setelah tubuhnya dilangkahi oleh saud...
Serangga nyamuk adalah sejenis serangga pembawa penyakit-penyakit berbahaya bagi manusia, sebut saja MALARIA, DEMAM BERDARAH, CIKUNGUNYA (KAKI GAJAH) , serangga nyamuk mempunyai dua sayap bersisip, tubuh yang langsing, dan enam kaki yang panjang. Dari berbagai jenis nyamuk yang ada, jarang sekali mungkin juga tidak ada nyamuk yang memiliki ukuran tubuh melebihi seperti yang sekarang sering kita temui. Menurut cerita masyarakat Yogyakarta, dahulu ukuran nyamuk besarnya sebesar kambing dan dapat berbicara layaknya manusia. Namun oleh suatu peristiwa, tubuh nyamuk yang semula besarnya sebesar kambing tersebut berubah menjadi kecil dan suaranya pun berubah menjadi berdengung. ∞∞∞ Pada suatu tempat di kaki bukit di daerah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, terdapat sebuah dusun terpencil yang jauh dari keramaian. Penduduk dusun tersebut senantiasa hidup rukun, damai, dan sejahtera. Untuk mencukupi kebutuhan sehar...
Sungai atau kali Gajah Wong adalah salah satu sungai yang membelah kota Yogyakarta. Bagian hulu berada di lereng merapi Kabupaten Sleman, sedangkan bagian hilir berada di Kabupaten Bantul. Sungai Gajah Wong merupakan ekosisten aquatik yang keberadaannya sangat dipengaruhi oleh aktivitas atau kegiatan di sekitarnya atau di daerah aliran sungai (DAS). Pemberian nama KALI GAJAH WONG karena ada suatu peristiwa yang terjadi yang merenggut nyawa dua jiwa di sungai atau kali ini. Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Kerajaan Mataram pernah berpusat di Kotagede, kurang lebih 7 kilo meter arah tenggara kota Yogyakarta. Pada waktu itu Kerajaan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung yang mempunyai beribu-ribu prajurit, termasuk pasukan berkuda dan pasukan gajah. Kanjeng sultan juga mempunyai abdi dalem-abdi dalem yang setia. Di antara abdi dalem itu terdapat seorang srati (Srati : orang yang pekerjaannya mengurusi gajah), bernama KI SAPA WIRA . Setiap...
KI AGENG MANGIR WANABAYA masih keturunan dari raja-raja Majapahit. KI AGENG MANGIR WANABAYA adalah cucu dari Prabu Brawijaya V. KI AGENG MANGIR WANABAYA adalah penguasa daerah Mangir (kini di Kabupaten Bantul, Yogyakarta). Menurut cerita, pangeran yang bernama asli RADEN WANABAYA ini tewas di tangan mertuanya sendiri. Jenazahnya kemudian dikebumikan di Keraton Kotagede, Yogyakarta. Yang aneh, setengah jasadnya dimakamkan di dalam keraton dan setengah yang lainnya di luar keraton. Setelah era Kerajaan Majapahit kemudian Kesultanan Demak dan Kesultanan Pajang berakhir, muncullah Kerajaan Islam Mataram di tanah Jawa yang menjadi penerus garis keturunan dari Kerajaan Majapahit. Kerajaan ini dipimpin oleh Panembahan Senopati alias DANANG SUTAWIJAYA , putra Ki Ageng Pemanahan. Panembahan Senopati memiliki seorang putri yang cantik bernama SEKAR PEMBAYUN . Pemerintahan Panembahan Senopati dibantu oleh patihnya, K...
Ritual Selametan Upacara Bekakak atau sering juga disebut Saparan merupakan upacara adat masyarakat yang hingga kini masih diperingati oleh masyarakat di Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bekakak berarti korban penyembelihan hewan atau manusia. Hanya saja, manusia yang dimaksud di dalam upacara ini yaitu tiruan manusia yang berwujud sepasang boneka pengantin dalam posisi duduk bersila, terbuat dari tepung ketan yang berisi cairan gula merah. Disebut Saparan karena upacara ini dilaksanakan pada bulan Sapar (Syafar), bulan kedua dalam kalender Hijriah (Islam). Menurut cerita, selametan upacara Bekakak bermula dari sebuah musibah yang menimpa dua orang abdi dalem (pegawai keraton) Sultan Hamengkubuwono I. ∞∞∞ Pada 1755, Pangeran Mangkubumi dinobatkan sebagai raja pertama Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwono I. Sebagai raja baru, ia berm...
Desa wisata Kasongan yang terletak di kabupaten Bantu, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal dengan kerajinan tangan dari tanah liatnya. Desa yang merupakan sentra kerajinan tanah liat di Yogyakarta ini sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat daerah Jogja dan sekitarnya. Sudah ratusan bahkan ribuan keramik yang dibuat di desa ini per tahunnya, mulai dari hiasan rumah tangga, alat makan, dan berbagai poduk lainnya yang beragam bentuk, ukuran, dan jenisnya. Didukung oleh ratusan bahkan ribuan pekerja yang tersebar hampir di seluruh desa serta keunikan dan kualitas produk yang dihasilkan membuat gerabah Kasongan ini mampu menembus pasar Internasional. Produk unggulan dari desa ini adalah guci, pot, patung, hingga vas bunga. Tidak hanya itu, Showroom yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan, dipadukan dengan workshop para pengrajin, dimana kita dapat ikut langsung membuat keramik, dan festival seni Kasongan yang rutin diadakan setiap tahunnya, mem...
Gunungkidul merupakan kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ternyata daerah Gunungkidul adalah sebuah kawasan yang pernah dijadikan rumah oleh beberapa komunitas manusia purba. Terbukti dari ditemukannya situs sejarah di daerah Gunungkidul berupa beberapa situs sejarah berupa artefak kuno yang dipercaya berasal dari zaman megalitikum atau zaman batu tua. Situs sejarah di kawasan Gunungkidul berada di kawasan Sokoliman. Kawasan Sokoliman sendiri merupakan sebuah dusun di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Konon nama Sokoliman berasal dari temuan beberapa batuan besar yang berada di salah satu lahan pertanian di kawasan dusun ini. Kata ‘liman’ berasal dari angka lima berdasar temuan 5 buah soko berbentuk batu besar yang menjadi salah satu temuan terbesar di komplek situs ini di masa pemerintahan Belanda oleh seorang pakar arkeologi bernama JL Moens pada tahun 1934. Situs ini memuat budaya-budaya megalitikum seperti menhir, sarkofagus, dan punden berundak....
Desa wisata Kasongan yang terletak di kabupaten Bantu, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal dengan kerajinan tangan dari tanah liatnya. Desa yang merupakan sentra kerajinan tanah liat di Yogyakarta ini sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat daerah Jogja dan sekitarnya. Sudah ratusan bahkan ribuan keramik yang dibuat di desa ini per tahunnya, mulai dari hiasan rumah tangga, alat makan, dan berbagai poduk lainnya yang beragam bentuk, ukuran, dan jenisnya. Didukung oleh ratusan bahkan ribuan pekerja yang tersebar hampir di seluruh desa serta keunikan dan kualitas produk yang dihasilkan membuat gerabah Kasongan ini mampu menembus pasar Internasional. Produk unggulan dari desa ini adalah guci, pot, patung, hingga vas bunga. Tidak hanya itu, Showroom yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan, dipadukan dengan workshop para pengrajin, dimana kita dapat ikut langsung membuat keramik, dan festival seni Kasongan yang rutin diadakan setiap tahunnya, mem...
Makam Imogiri yang terletak di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu obyek wisata yang dikenal sebagai pemakaman para raja Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta yang dahulu merupakan Kerajaan Mataram. Kita dapat menuju ke obyek wisata tersebut menggunakan mobil maupun motor, namun disarankan kepada lansia untuk tidak mengunjungi makam ini karena Makam Imogiri terdiri dari banyak anak tangga dan jalan akses menuju ke sana dapat dibilang kurang mulus serta berkerikil. Pelancong yang memasuki area pemakaman diwajibkan untuk memakai kain dan kemben bagi wanita serta kain, baju dan blangkon bagi pria. Perhiasaan pun tidak diperbolehkan dan harus dilepas jika ingin masuk ke area pemakaman. Di dalamnya, makam-makam tersebut dibagi sesuai dengan pangkat dan jabatan para leluhur yang dimakamkan disana. Salah satu hal menarik yang terdapat di Makam Imogiri adalah lantai yang sangat harum, yang konon berasal dari Mekah dan dibawa oleh seorang raja yaitu Sult...