Gambang kromong (atau ditulis gambang keromong ) adalah sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong , tehyan , dan kongahyan [1] . Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi , yaitu gambang dan kromong . Awal mula terbentuknya orkes gambang kromong tidak lepas dari seorang pemimpin komunitas Tionghoa yang diangkat Belanda ( kapitan Cina ) bernama Nie Hoe Kong (masa jabatan 1736-1740) [2] . Bilahan gambang yang berjumlah 18 buah, biasa terbuat dari kayu suangking , huru batu , manggarawan atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya bila dipukul. Kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi , berjumlah 10 buah (sepuluh pencon ). Tangga nada yang digunakan dalam gambang kromong adalah tangga nada...
Untuk yang berasal dari Betawi, belum lengkap nih kalau tidak tahu Donat Khas Betawi, Kue Cincin! Betawi memiliki banyak kuliner tradisional salah satu kue tradisional khas Betawi yang cukup terkenal yaitu kue cincin. Kue ini juga ditemukan sebagai makanan oleh-oleh, selain ditemukan di acara adat pernikahan atau pada hari-hari raya. Bagi masyarakat Betawi, kue cincin bukan sekadar penganan. Kue ini merupakan kuliner wajib dalam acara-acara ada pernikahan. Kue cincin melambangkan ikatan atau keabadian sebagai harapan terhadap kehidupan masa depan pengantin. Kue Jalabiya atau biasa disebut kue cincin karena bentuknya seperti cincin merupakan kue tradisional seperti donat dan merupakan khas tanah sunda yang sangat terkenal. Kue ini biasa dihidangkan pada acara-acara besar seperti hajatan dll. Kue ini memiliki cita rasa manis karena berbahan dasar gula merah. Bahan Kue Cincin Minyak untuk menggoreng 600 gram tepung ketan 150 gram tepung beras 1 sen...
Sekitar abad 18 di daerah yang sekarang namanye Condet, Jakarte Timur, ade pangeran kaye raye namanye pangeran Geger. Die ntu penguasa di daerah Condet. Name Condet itu sendiri asalnye dari julukan yang dikasih masyarakat setempat yang biasa bilang Codet. Lama kelamaan kata Codet udah kagak kedengeran lagi, malah berubah jadi condet. Pangeran Condet punye bini namanye Polong. Die juga punya anak lima, salah satunye Maemunah. Maemunah emang udah cantik, kepribadiannye juge santun. Ya udah gak heran banyak laki dari mane aje seneng sama die. Sampe suwaktu-waktu ade seorang laki-laki cakep dan gagah niat banget ngelamar Maemunah. Laki-laki itu namanye Aswatana. Astawana terkenal banget karena kesaktian dan ketampananye. Die putra Makassar (Sulawesi Selatan), tapi udah lama tinggal di Betawi, tepatnye sebelah timur dari daerah Condet. Wa...
Modernitas Jakarta perlahan menggerus nilai-nilai lokal kebudayaan Betawi, sehingga segala hal yang dianggap tradisional mulai kehilangan ruang. Padahal kebudayaan Betawi menyimpan begitu banyak kekayaan yang bernilai adiluhung, mulai dari adat-istiadat, kuliner, hingga kesenian. Tari Ronggeng Blantek salah satunya, tari kreasi yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini merupakan salah satu tarian yang turut memperkaya khazanah seni tari nusantara. Dahulu tari Ronggeng Blantek dipentaskan sebagai pembuka pertunjukkan Topeng Blantek. Topeng Blantek sendiri adalah pertunjukan teater rakyat yang biasa dipentaskan untuk menghibur para tuan tanah saat itu. Topeng Blantek biasanya menceritakan tentang kehidupan masyarakat Betawi sendiri, yang dikemas dengan lawakan. Topeng merupakan sebutan untuk seni peran atau lawakan, sedangkan nama blantek diambil dari suara musik pengiring yang selalu berbunyi blan blan crek. Pertunjukkan Topeng Blantek selalu d...
Kue ini bernama Kembang Goyang, entah mengapa disebut begitu, mungkin karena cetakannya yang berbentuk kembang dan cara pembuatannya yang mengharuskan cetakan kue ini digoyang-goyang agar adonan menjadi sempurna. Kue ini merupakan kue khas dari Betawi. Kembang Goyang merupakan penganan wajib warga Betawi yang harus dihidangkan saat lebaran. Berikut ini adalah resep Kembang Goyang: Bahan-bahan - Tepung terigu 1kg - Tepung sagu 1kg - Tepung beras 1kg - Gula pasir 1/2kg - Telur ayam 4 butir - Santan kelapa (dari setengah butir kelapa) - Garam 1/2 sendok teh - Air 3 gelas Cara pembuatan Campur semua bahan di atas, lalu aduk hingga rata. Kemudian panaskan minyak goreng. Sambil menunggu minyak gorengnya panas, ambil cetakan Kembang Goyang, lalu celupkan ke dalam minyak goreng agar adonan tidak menempel pada cetakan. Setelah itu celupkan ke adonan dan celupkan kembali ke minyak goreng panas sampai adonan lepas dari cetakan. Lakukan sampai adonan...
Silat Beksi Haji Basyir adalah Ketua Umum Perguruan Pencak Silat (PPS) Beksi H Hasbullah, sementara temannya Endang, adalah Koordinator Pelatih di PPS Beksi H Hasbullah. Pencak silat, juga merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari budaya Betawi. Basyir menjelaskan silat Betawi tidak hanya Beksi. Banyak juga perguruan yang bubar atau hilang, ketika sang guru meninggal. Para pengurus Beksi kini berencana membuat yayasan agar bisa mempertahankan paguyuban para pendekar Beksi."Kita sudah masuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), tapi Beksi belum bisa ikut pertandingan. Kita dianggap keras tekniknya. Gerakan dan jurus Beksi murni kekuatan fisik, kecepatan berpikir untuk melumpuhkan musuh. Jadi, kita tidak menggunakan ilmu tenaga dalam. Dalam Beksi ada ada 9 formasi, 12 jurus dan 6 jurus kembangan yang harus dikuasai setiap murid. Beksi mengandung filosofi dari setiap hurufnya, 'Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan'. Filosofi ini menjadi landasan k...
Pakaian Pernikahan Adat Betawi Menurut Ipung Alino, pakaian pengantin perempuan Betawi merupakan pakaian pengantin perempuan paling mewah di Pulau Jawa. Hiasan kepalanya terdiri atas tiga bagian pokok, yaitu siangko, hiasan tusuk kepala, dan sumping telinga. Siangko yang terpasang ada tiga: Siangko berukuran besar, dipasang di depan sebagai tempat bergantung cadar yang terbuat dari tali-tali emas yang ujungnya terpasang benang-benang wol warna merah. Siangko berukuran sedang, dipasang di tengah kepala, di belakangnya terpasang bermacam perhiasan tusuk terbuat dari perak lapis emas. Siangko berukuran kecil, dipasang menempel di belakang konde. Berfungsi mengikat dan mengencangkan siangko besar di depan dan konde di belakang. Ketiga ukuran siangko ini semuanya bertabur intan. Untuk perhiasan tusuknya terdiri atas lima tangkai kembang goyang bersusun, enam belas tangkai kembang goyang tebar, dua tangkai kembang kelapa, dua tangkai kembang rumput, dan empat...
Wayang adalah salah satu khazanah budaya tanah air yang banyak ditemui di berbagai daerah, terutama di Jawa. Wayang yang amat dekat dengan masyarakatnya, kerap dimanfaatkan sebagai media penyebar berbagai informasi. Wayang, tumbuh dan berkembang seiring dengan masyarakatnya, ia mampu merubah bentuk dan tetap mendapat tempat, sekecil apapun itu Jakarta, sebagai pusat negara, juga memiliki seni tradisional wayang. Orang banyak menyebutnya dengan wayang kulit Betawi. Jenis kesenian di Betawi ini, konon lahir ketika Sultan Agung dari Kerajaan Mataram menginjakkan kakinya di tataran Sunda Kelapa. Selain membawa pasukan, turut pula rombongan kesenian wayang kulit. Ternyata tampilan wayang dari Mataram ini begitu memukau penduduk setempat, khususnya yang berdiam di kawasan Tambun, Bekasi. Kemudian muncullah satu bentuk baru dari wayang kulit Jawa, yaitu wayang yang berbahasa Melayu Betawi, Wayang Kulit Betawi. Seperti halnya seni wayang lain, wayang kulit Betawi memili...
Wayang adalah salah satu khazanah budaya tanah air yang banyak ditemui di berbagai daerah, terutama di Jawa. Wayang yang amat dekat dengan masyarakatnya, kerap dimanfaatkan sebagai media penyebar berbagai informasi. Wayang, tumbuh dan berkembang seiring dengan masyarakatnya, ia mampu merubah bentuk dan tetap mendapat tempat, sekecil apapun itu Jakarta, sebagai pusat negara, juga memiliki seni tradisional wayang. Orang banyak menyebutnya dengan wayang kulit Betawi. Jenis kesenian di Betawi ini, konon lahir ketika Sultan Agung dari Kerajaan Mataram menginjakkan kakinya di tataran Sunda Kelapa. Selain membawa pasukan, turut pula rombongan kesenian wayang kulit. Ternyata tampilan wayang dari Mataram ini begitu memukau penduduk setempat, khususnya yang berdiam di kawasan Tambun, Bekasi. Kemudian muncullah satu bentuk baru dari wayang kulit Jawa, yaitu wayang yang berbahasa Melayu Betawi, Wayang Kulit Betawi. Seperti halnya seni wayang lain, wayang kulit Betawi memili...