Seperti diketahui banyak orang, jaranan merupakan salah satu tarian tradisional khas Kediri. Selain sebagai hiburan, seni jaranan juga dikenal sebagai alat pemersatu masyarakat di Kediri. Meski berupa tarian, jaranan memiliki ciri tersendiri, baik dari tarian, pakaian yang dikenakan, serta irama yang mengiringinya. Kesenian jaranan asli Kediri, biasa diiringi dengan berbagai alat musik, seperti gamelan, gong, kendang, kenong. Sedangkan, dilihat dari tariannya, ada 2 macam tarian yang digunakan, yaitu tarian pegon atau jawa, dan tarian senterewe yakni gabungan antara tarian jawa dengan tarian kreasi baru. Jaranan, sebenarnya menggambarkan cerita masa lalu, ketika Raja Bantar Angin, seorang raja dari Ponorogo bermaksud melamar Dewi Songgolangit, putri cantik dari kerajaan Kediri, atau yang biasa disebut juga dengan Dewi Sekartaji atau Galuh Candra Kirana. Konon, karena wajahnya jelek, Raja Bantar Angin akhirnya menyuruh Patihnya, yang bernama Pujangga Anom, seorang pat...
Jika Kita Mendengar Kabupaten Jombang, Apa yang mungkin kita ingat dari daerah terebut ? Apakah kota santri ? Atau bahkan ada yang tidak tahu dimana atau apakah ada daerah bernama Jombang tersebut ? Ya Jombang adalah salah satu Kabupaten yang berada di daerah Jawa Timur yang berada 76 Km dari Kota Surabaya. Kota ini sering disebut kota santri dikarenakan banyaknya pesantren yang di dirikan di daerah tersebut. Namun tanpa banyak orang sadari sebenarnya kota ini memiliki jajanan yang sangat enak dan patut untuk dicicipi oleh semua orang. Jajanan itu adalah Jenang Kelapa Muda Jombang. Jika Garut dan daerah Jawa Barat lainnya memiliki dodol, nah di Jawa Timur ini ada yang namanya jenang. Namun berbeda dengan jenang Kudus, jenang asal Jombang ini sangat kaya akan rasa kelapa mudanya. Bahan dasar dari jenang ini sendiri adalah kelapa muda dan buah labu atau disebut waluh dalam bahasa Jawa. Proses pembuatnya tidak dapat dibilang mudah. Setelah kelapa di bersihkan lalu diparut. Maka...
Islam merupakan agama Samawi (ajaran agama yang didasarkan pada wahyu yang diberikan Tuhan kepada utusan-Nya) yang lahir di semenanjung Arab, khususnya di dataran tinggi Hijaz di kota yang bernama Mekah. Agama Islam berkembang sekitar abad ke-6 M dengan diutusnya Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul untuk menyebarkan agama Islam di seluruh penjuru dunia.
Islam merupakan agama Samawi (ajaran agama yang didasarkan pada wahyu yang diberikan Tuhan kepada utusan-Nya) yang lahir di semenanjung Arab, khususnya di dataran tinggi Hijaz di kota yang bernama Mekah. Agama Islam berkembang sekitar abad ke-6 M dengan diutusnya Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul untuk menyebarkan agama Islam di seluruh penjuru dunia. Islam dibawa masuk oleh para pedagang Arab, Gujarat, dan Persia ke Indonesia sekitar abad ke-7 M sampai abad ke-15 M melalui jalur perdagangan. Selain itu, agama Islam juga berkembang melalui saluran pernikahan. Para pedagang yang menetap kemudian menikah dengan wanita-wanita setempat sehingga melalui proses pernikahan, agama Islam juga berkembang pesat di Indonesia. Salah satu media yang dianggap paling berhasil dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa adalah melalui kesenian wayang kulit. Istilah wayang diambil dari kata wwayang yang berarti bayangan atau...
Raja Jayabaya adalah salah seorang raja besar dari Kerajaan Kediri yang berdiri pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur. Jayabaya dikenal sebagai raja yang bijaksana dan gemar belajar, sehingga pemerintahan Beliau pun mendatangkan masa kejayaan Kediri pada tahun 1135-1157. Meskipun demikian, Raja Jayabaya ini lebih dikenal karena ramalannya mengenai masa depan Indonesia; ramalan yang dikenal dengan sebutan "Jangka Jayabaya". Jayabaya diyakini oleh banyak orang Jawa sebagai seorang keturunan langsung dari Pandawa Lima, sosok tersohor dalam agama Hindu. Ayahnya, Gendrayana, diyakini sebagai seorang putra Yudayana, putra dari Parikesit, putra dari Abimanyu, putra dari Arjuna yang adalah saudara ketiga Pandawa Lima, sedangkan Arjuna sendiri merupakan anak dari Dewa Indra. Karena hal inilah, Jayabaya diyakini memiliki kekuatan untuk membaca kejadian masa lalu dan juga masa depan. Adapun beberapa sumber juga meyakini bahwa Jayabaya adalah seorang keturunan dari Dewa Kebijaksanaan, Brahma,...
Kesenian Tayub yang berasal dari Nganjuk,Jawa Timur merupakan kesenian tari yang populer di Nganjuk. Kesenian ini sudah menjadi kesenian yang menjamur di kalangan warga Nganjuk. Tayub itu kesenian yang dasarnya tari diiringi dengan irama gending yang dari gamelan jawa. Penarinya terdiri biasanya lebih dari satu orang bisa juga lebih 1 orang penarinya disebut waranggono atau teledek atau tandak. Penari Tayub tidak sembarangan, hal ini dibuktikan dengan proses pengangkatan menjadi penari tayub resmi yang khusus diselenggarakan di air terjun Sedudo di Nganjuk.Proses wisuda tersebut diadakan saat bulan Sura setahun sekali tepat pada tanggal 15 bulan Muharram saat bulan purnama naik di air terjun sedudo siramannya dari air terjun sedudo. Proses Wisuda ini baru dilaksanakan di masa kini karena sudah menjadi suatu warisan. Tariannya disebut dalam bahasa halus(krama inggil) langen bekso wiromo artinya kesenian tari yang diiringi irama gamelan. Acara tersebut dibuka dengan wa...
Bersilaturahmi adalah salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia terutama yang beragama islam. Biasanya pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri atau beberapa hari setelahnya. Biasanya masyarakat Indonesia yang beragama islam melakukan kegiatan ini untuk menyempurnakan ibadah mereka setelah satu bulan berpuasa. Setelah melakukan Solat Id, biasanya masyarakat yang melakukan kebiasaan ini berkeliling kampung mengunjungi rumah-rumah tetangga mereka. Tak hanya untuk bersalam-salaman dan bermaaf-maafan, tetapi tuan rumah juga menyediakan kue-kue dan minuman untuk warga yang berkunjung. Kadang tak sedikit juga tuan rumah yang menyiapkan makanan khas Idul Fitri yaitu ketupat dan opor ayam. Lalu, ada juga yang menyiapkan uang di dalam amplop untuk diberikan kepada warga yang berkunjung atau biasa disebut dengan THR (Tunjangan Hari Raya). Di kampung halaman saya sendiri di Desa Landungsari, Kabupaten Malang, Jawa Timur tidak hanya masyarakat yang beragama islam yang melakukan...
Simpang Lima Gumul atau yang lebih sering disebut SLG ini merupakan salah satu ikon bangunan yang ada di Kediri, Jawa Timur yang bentuknya menyerupai Arc de Trimphe yang berada di Paris. Simpang Lima Gumul ini mempunayi bangunan seluas 804 meter persegi, tinggi mencapai 25 meter, serta ditumpu 3 tangga. Angka luas san tinggi monument tersebut mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kediri. yaitu pada tanggal 25 Maret 804 Masehi. Di sisi bangunan SLG terdapat relief relief tentang sejarah Kediri. Terdapat juga patung ganesha di sudut sudut monument tersebut. Simpang Lima Gumul tepatnya terletak di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Monumen ini menyatukan jalan dari arah Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren, dan Plosoklaten. Karena terletak pada tempat yang strategis, Simpang Lima Gumul juga merupakan salah satu roda penggerak ekonomi di Kediri. Disekitar Simpang Lima Gumul juga banyak bangunan seperti convention hall, taman bermain air, bank daerah, kegiatan car free day,...
DEFINISI TARI LAHBAKO Tari Lahbako adalah tarian tradisional yang menggambarkan kehidupan para petani tembakau di Jember, Jawa Timur. TariLahbako berasal dari dua kata Lah yang artinya mengolah dan Bako yang artinya tembakau. Tarian ini dipentaskan oleh beberapa penari perempuan dengan gerakan yang menggambarkan aktivitas para petani saat melakukan proses penanaman dan pemanenan tembakau di ladang atau kebun tembakau. Tari Lahbako ini merupakan salah satu kesenian tradisional yang terkenal di Jawa Timur dan menjadi salah satu ikon kota Jember mengingat Kabupaten Jember adalah salah satu penghasil tembakau terbaik dan terbesar di Indonesia. SEJARAH TARI LAHBAKO Tari Lahbako diciptakan pada awal tahun 1980-an yang diprakarsai oleh Bupati Jember saat itu. Tujuan awal tarian ini diciptakan adalah sebagai apresiasi terhadap kaum perempuan yang mempunyai jasa besar terhadap perkembangan industri tembakau di Jember karena aktivitas pe...