wayang
666 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lukisan Kaca dari Kota Cirebon
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Konon sejak abad ke 17 Masehi, Lukisan Kaca telah dikenal di Cirebon, bersamaan dengan berkembanganya Agama Islam di Pula Jawa. Pada masa pemerintahan Panembahan Ratu di Cirebon, Lukisan Kaca sangat terkenal sebagai media dakwah Islam yang berupa Lukisan Kaca Kaligrafi dan Lukisan Kaca Wayang. Sejalan dengan perkembangan waktu, maka perkembangan Lukisan Kaca masih terasa eksistensinya sebagai Cinderamata Spesifik Khas Cirebon. Mengapa Lukisan Kaca disebut sebagai produk spesifik? Karena Lukisan Kaca Cirebon dilukis dengan teknik melukis terbalik, kaya akan gradasi warna dan harmonisasi nuansa dekoratif serta menampilkan ornamen atau ragam hias Motif Mega Mendung dan Wadasan yang kita kenal sebagai Motif Batik Cirebon.   Sumber : http://labanursongo.blogspot.com/2011/03/makanan-dan-minuman-khas-cirebon.html  

avatar
Roro
Gambar Entri
RANCAK THENGUL / MOTIF WAYANG THENGUL
Motif Kain Motif Kain
Jawa Timur

Wayang thengul merupakan salah satu kesenian tradisional khas yang hidup dan berkembang di Kabupaten Bojonegoro. Berbentuk tiga dimensi, terbuat dari kayu dengan  asesoris  kain sebagai busananya. Dasar cerita, menak dan panji. Gunungan/kalpataru-nya juga berbahan kayu dan bulu burung merak. Rancak Thengul (bhs.jawa) mengandung arti seperangkat Rancak Thengul sebagai warisan kesenian tradisional di Kabupaten Bojonegoro akan selalu terjaga eksistensinya, menjadi ikon Bojonegoro, lebih dikenal dan digemari masyarakat luas dan sekaligus sebagai bentuk pelestarian dan pengembangan salah satu warisan Pusaka Budaya(cultural heritage). Sumber :  http://www.jonegoroan.com/9-motif-batik-jonegoroan/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pawukon
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Kalender tradisional Pawukon merupakan kalender tradisional yang digunakan oleh masyarakat Jawa dan Bali. Kalender tradisional ini memiliki banyak kegunaan, di antaranya sebagai pedoman untuk menentukan hari-hari suci umat Hindu, hari pasaran, hari perayaan pribadi, menentukan hari baik dan hari buruk, menjabarkan watak-watak manusia berdasarkan hari lahirnya, dan  sebagainya. Jadi, kalender Pawukon tidak hanya berfungsi sebagai penanggalan biasa, tapi memiliki banyak kegunaan lain. Sebagai ilmu peramalan, kalender tradisional ini memang tidak sepopuler astrologi Barat (zodiak) ataupun astrologi Tionghoa (shio), tapi perhitungan dan informasi yang diberikannya tidak kalah dari kedua sistem astrologi tersebut. Malah, kalender asli Indonesia ini memiliki kelebihan. Pawukon tidak hanya memberi gambaran secara umum kondisi fisik, karakter, atau watak seseorang, tetapi juga menentukan waktu dan jenis naas (pengapesan) atau pantangan yang harus dihindari seseorang, serta proyeksi...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Angklung yang Mendunia #DaftarSB19
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung sendiri merupakan alat musik khas Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Bambu yang digunakan sebagai bahan angklung adalah adalah bambu hitam (awi wulung) dan bambu putih (awi temen). Tiap nada yang dihasilkan berasal dari bunyi tabung bambunya yang berbentuk bilah setiap ruas bambu dari ukuran kecil hingga besar. Kata "angklung" berasal dari bahasa sunda, dan terdiri dari dua suku kata, yaitu "angkleung-angkleung" yang berarti diapung-apung dan "klung" yang merupakan suara yang dihasilkan oleh alat musik tersebut. Dengan kata lain angklung berarti suara "klung"yang dihasilkan dengan cara mengangkat atau mengapung-apungkan alat musik itu. Suara angklung dipercaya akan mengundang perhatian Dewi Sri (Nyi Sri Pohaci). Sang Dewi dipercaya membawa kesuburan terhadap tanaman padi para petani dan akan memberikan kebahagian serta kesejahteraan bagi umat manusia. Angklung dikenal sebagai alat musik multitonal (bernada ganda). Setiap satu alat musik angklung hanya menghasilka...

avatar
Anton
Gambar Entri
Festival Damar Kurung #DaftarSB19
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

FESTIVAL DAMAR KURUNG   Masyarakat Gresik punya cara tersendiri dalam memperkenalkan budayanya. Salah satunya adalah sebuah penyambutan akan datangnya lailatul Qodar, dengan melakukan pagelaran festival ‘Damar Kurung’. Dimana festival ini  diadakan setiap tahunnya pada pertengahan bulan suci Ramadan. Deretan lentera pun dipajang bergelantungan menghiasi sepanjang anak tangga menuju bukit Giri Kedaton. Bila dilihat lebih dekat, lentera berbentuk kubus tersebut terdapat berbagai lukisan dan ornamen yang menceritakan tentang sejarah dan kehidupan sehari-hari Kota Gresik. Adanya festival ini dilakukan setiap tahunnya bukan tanpa sebab. Berdasarkan penelitian dari Jacob Sumardjo, Primadi Tabrani dan Ika Ismurdyahwati, ketiganya adalah  dosen seni rupa Institut Teknologi Bandung (ITB), damar kurung ternyata masih berkaitan erat dengan tradisi peninggalan kerajaan Hindu-Budha. Masih menurut penelitian mereka, damar kurung merupakan salah satu me...

avatar
Nurzaa_sy
Gambar Entri
Tumpek Wayang #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

     Tumpek Wayang merupakan hari raya suci umat Hindu, dimana dirayakan setiap 6 bulan sekali. Tumpek Wayang diadakan pada hari Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wayang, dimana tumpek ini merupakan wujud syukur kepada Sang Hyang Iswara yang telah memberikan pencerahan kehidupan di dunia serta mampu membangkitkan daya seni dan keindahan.  Sang Hyang Iswara     Tumpek Wayang bisa juga dimaknakan sebagai "Hari Kesenian", dimana hari tersebut merupakan kelahiran dari berbagai jenis seni sebagai contoh yaitu wayang, gamelan, barong, topeng, dll.  Biasanya disimbolkan dengan upacara kesenian wayang kulit, karena ia mengandung berbagai unsur seni dan teater total. Bagi para pelaku seni, dilaksanakan upacara persembahan yang bertujuan untuk mendapatkan anugerah yang sungguh - sungguh dalam menciptakan majunya kesenian dan kesusastraan.      Banten yang dipersembahkan pada Tumpek Wayang adalah Suci, Peras, Ajengan, Sedah Woh,...

avatar
Made Yoga Pradnyana
Gambar Entri
Seren Taun: Tradisi Puncak Panen Masyarakat Sunda #DaftarSB19
Ritual Ritual
Jawa Barat

Indonesia merupakan negara agraris, yang mayoritas penduduknya seorang petani. Tiap daerah di Indonesia memiliki tradisi tersendiri dalam bertani, baik saat akan mulai menanam ataupun saat panen tiba. Masyarakat secara rutin melaksanakan tradisi tersebut agar mendapatkan restu dari pencipta dan leluhur saat menanam padi dan juga sebagai tanda ucap rasa syukur karena telah diberikan hasil panen yang berlimpah. Jika di tataran Pasundan, tradisi saat puncak panen disebut Seren Taun. Secara etimologi, Seren Taun berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yaitu "Seren" yang berarti seserahan atau menyerahkan dan "Taun" yang berarti tahun. Seren Taun adalah sebuah tradisi puncak panen yang dilaksanakan oleh masyarakat pendukungnya yang bertujuan untuk mengucapkan rasa syukur pada pencipta dan leluhur karena telah diberikan keberkahan dan keberlimpahan hasil panen selama satu tahun lamanya. Tradisi ini dapat dilihat di beberapa desa di tataran tanah Pasundan, diantaranya Desa Cigugu...

avatar
Yulia Wita Rizky
Gambar Entri
Wayang Beber
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

WAYANG BEBER Wayang Beber adalah seni wayang yang muncul dan berkembang di Jawa pada masa pra Islam dan masih berkembang di daerah Pacitan, Jawa Timur . Dinamakan wayang beber karena berupa lembaran lembaran (beberan) yang dibentuk menjadi tokoh tokoh dalam cerita wayang baik Mahabharata maupun Ramayana . Wayang beber ini memang pada awalnya digunakan para Wali untuk melakukan dakwah Islamnya, dan konon oleh para Wali di antaranya adalah Sunan Kalijaga wayang beber ini dimodifikasi bentuk menjadi wayang kulit dengan bentuk bentuk yang bersifat ornamentik yang dikenal sekarang, karena ajaran Islam mengharamkan bentuk gambar makhluk hidup seperti manusia, hewan maupun patung serta diberi tokoh tokoh tambahan yang tidak ada pada wayang babon (wayang dengan tokoh asli India) diantaranya adalah Semar dan anak-anaknya serta Pusaka Hyang Kalimasada. Perlu diketahui juga bahwa Wayang Beber pertama dan masih asli sampai sekarang masih bisa dilihat. Wayang Beber ya...

avatar
Gandungsenatama123
Gambar Entri
Tari Ebeg atau Kuda Lumping #DaftarSB19
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Penjelasan Tari Ebeg Tari Kuda Lumping ialah salah satu tari tradisional yang ada di Jawa, yang mempertunjukkan sekumpulan prajurit yang menunggangi kuda. Masyarakat di Jawa Tengah dan Yogya biasa menyebutnya tarian ini dengan sebutan Jathilan atau Jarang Kepang. Kuda yang ditunggangi terbuat dari bahan baku bambu atau bahan lainnya yang dipotong dan diayam membentuk seperti kuda. Dengan dipercantik menggunakan rambut buatan di kuda tersebut dengan tali rapia yang dikepang. Lalu kuda tersebut diberi warna untuk menambahkan kesan yang indah dengan cat serta kain yang beraneka warna. Tarian ini umumnya sekedar mementaskan adegan tentara berkuda, namun dari beberapa penampilannya mempersembahkan atraksi kesurupan, kesaktian, serta kemampuan ghaib. Seperti pertunjukan memakan beling dan kekuatan badan terhadap siksaan pecut. Apabila diamati tempo Tari Kuda Lumping ini sepertinya gambaran semangat kepahlawanan dan segi kemiliteran pada masa dahulu yakni pasukan kavaleri (kh...

avatar
Krisna Aryan