Kue Legomoro Bahan Ketan: •250 gram beras ketan, rendam 1 jam •150 ml santan dari 1/2 butir kelapa •½ sendok teh garam, 1 sendok teh gula pasir •2 lembar daun pandan Bahan Isi: •Fillet dada ayam 300 gram •2 lembar daun salam •1 batang serai, ambil putihnya, memarkan •½ sendok teh garam, ½ sendok teh kaldu bubuk rasa ayam ( sesuai selera ) •1/4 sendok teh merica bubuk •1 sendok makan gula pasir •150 ml santan dari 1/4 butir kelapa •1 sendok makan minyak untuk menumis Bumbu Halus: •5 butir bawang merah •2 siung bawang putih •2 butir kemiri, sangrai •1/4 sendok teh ketumbar, sangrai •1 cm kunyit, bakar Cara membuat : Isi : •Rebus daging ayam sampai matang. Angkat. Suwir suwir halus. •Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam dan serai, ayam suwir, garam, kaldu bubuk, merica, gula dan santan. •Masak hingga bumbu meresap dan kering. Ketan : •Kukus ketan selama 10 - 15 menit sampai setengah matang. •Rebus santan,...
Roti Kolombeng Namanya Kolmbeng, konon asal nama roti khas asal Sidorejo, Lendah, Kulonprogo, ini “kolo emben” yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesa artinya “zaman dulu kala”. Bahan: 4 btr telur 200 gr gula pasir(bisa dikurangi jk gk suka manis)) 200 gr tepung terigu secukupnya Vanili Cara membuat: Olesi cetakan dengan mentega tipis atau minyak goreng Kocok gula dan telur hingga mengembang Masukkan terigu dan vanili aduk dengan spatula atau mix dengan kecepatan rendah sampai adonan tercampur rata matikan mix Tuang adonan ke dalam cetakan dan siap dipanggang Dipanggang dengan mandeng gerabah (open) RM/ Toko yang menyediakan: Roti Kolmbeng / Roti Jadoel Beluran Toko Roti Jalan Sidomoyo Beluran Sidomoyo, Sleman, Beluran, Sidomoyo, Kec. Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55264 Sumber: https://cookpad.com/id/resep/1538741-bolu-jadoelkolombeng-bakar https://radarjogja.jawapos.com/2016/10/19/kolmbeng-roti-jadul-y...
Upacara ini biasanya dilaksanakan pada Jumat atau Selasa Kliwon bulan Sura di kompleks Makam Raja-raja Mataram di Imogiri. Diawali dengan doa bersama oleh para juru kunci dilanjutkan dengan menguras / membersihkan enceh ( tempayan ) yang airnya biasanya dinikmati atau dibawa pulang oleh para pengunjung. Tempayan yang dibersihkan berjumlah 4 yaitu Nyai Danumurti, Kyai Danumaya, Kyai Mendung, dan Nyai Siyem.
Slenget sendiri merupakan sebutan lain untuk cabai yang membuat masakan ini terasa sangat pedas. Isinya berupa daging enthok (sejenis bebek dengan daging sedikit alot) yang dimasak dengan bumbu rica-rica. Cita rasanya pedas manis yang bikin ketagihan. Seporsinya tidak hanya berisi daging, tapi juga bisa ditambah jeroan. kamu bisa mencoba Enthok Slenget buatan Kang Tanir. Biasanya, menu ini dijual di Jalan Pakem Turi Donokerto, Turi, Sleman. Bahan: Bahan - bahan: 1 kg entok, potong kecil-kecil. 800 ml air putih. 200 ml santan kental yang dibuat dari 0,5 butir kelapa. 3 sdm sayur untuk menumis. Bumbu: 2 lembar daun salam. 2 sendok teh gula merah yang sudah disisir. Garam dan lada putih bubuk secukupnya. 1 batang serai, gunakan bagian putihnya saja, kemudian dimemarkan. Bumbu yang dihaluskan untuk membuat entok slenget khas Jogja: 3 siung bawang putih. 7 siung bawang merah. 3 butir kemiri yang sudah disangrai. 2 buah tomat merah, potong dengan bentuk...
Srimpi Muncar merupakan tari klasik Keraton Yogyakarta Yasan Dalem (karya) Sri Sultan Hamengku Buwono VI (1855-1877), diciptakan pada 1857, dan disempurnakan pada era Sri Sultan Hamengku Buwono VIII (1921-1939). ‘Muncar’ berarti gemilang atau bersina. Tarian ini dibawakan oleh empat penari putri, beksan ini mengambil cuplikan cerita dari Kagungan Dalem Serat Menak. Dikisahkan Dewi Adaninggar, putri Cina dari negeri Tartaripura berperang melawan Dewi Kelaswara dari negeri Kelan untuk memperjuangkan cinta Wong Agung Jayengrana. Kedua putri yang sepadan itu saling adu ketangkasan dan kekuatan hingga akhirnya Dewi Kelaswara memenangkan pertarungan. Karena adanya tokoh putri Cina ini, Srimpi Muncar juga dikenal sebagai Srimpi Cina. Dalam pementasan, kedua tokoh tersebut dibedakan terkait ragam gerak, tata busana, dan tata riasnya. Keduanya membawa senjata; keris untuk Dewi Kelaswara dan cundrik untuk Dewi Adaninggar. Dua senjata ini digunakan dalam adegan peperangan. Naskah Tari: Ca...
Beksan Kuda Gadhingan merupakan Yasan Dalem (karya) Sri Sultan Hamengku Buwono V (1823-1855). Diciptakan pada 29 September 1847, beksan ini terinspirasi dari karya Sri Sultan Hamengku Buwono I, seperti Beksan Lawung, Guntur Segoro, dan Tugu Waseso . Beksan Kuda Gadhingan merupakan salah satu karya unggulan Sri Sultan Hamengku Buwono V selain Srimpi Renggawati. Berikut ini sepenggal bait dari kandha (narasi) yang dibawakan sebagai pembuka beksan dan menggambarkan awal mula penciptaan Beksan Kuda Gadhingan. Punika pemut amemukti kala awit sinerat Kagengan Dalem Serat Kandha, Klangenan Dalem Beksan Kuda Gadhingan, Yasan Dalem Ingkang Sinuwun Kangjeng Sultan Hamengkubuwana, Senapati Ing Ngalaga, Ngabdurahman Sayidin Panatagama Kalipatullah ingkang kaping V, saha kumendur sangking bintang leyo Nendrelan, ingkang angrenggani kadhaton nagari ing Ngayugyakarta Hadiningrat, marengi ing dinten Rebo Kliwon wanci jam 11. Tanggal kaping 18 wulan sawal taun Dal 1775, mongsa kasa lambang l...
Untuk bisa membuat usaha fried chicken yang berkualitas tak terdandingi perlu banyak hal yang harus anda lakukan. Pertama adalah cari resep yang beerkualitas dan bagus. Selanjutnya adalah mencari supplier alat usaha yang benar-benar berkualitas dan bisa di andalkan untuk jangka panjang. Karena dengan alat usaha yang bagus dan standar usaha fried chicken, tentu bisa membantu anda meningkatkan kualitas resep yang sudah anda miliki. Dibawah ini aku udah ada resep yang bisa anda jadikan referensi memulai usaha fried chicken. https://revon.co.id/wp-content/uploads/2018/10/mesin-penggoreng-ayam-kentucky-di-jogja.jpg Bahan : 1 ekor ayam & potong hingga 8 bagian yang sama. Bubuk Cabe Lada hitam 200 gram tepugn terigu Ketumbar secukupnya 5 siung bawahg putih Penyedap rasa Merica 2 Kuning telur Keju Susu Bubuk Bawang putih halus Baking powder Tepung maizena Langkah Membuat Fried Chicken Untuk Jualan Pertama siapkan wadah untuk tempat bumbu mari...
Serat Adidarma merupakan kumpulan teks yang terkait dengan berbagai moral, pelajaran tentang strategi perang, kerajaan/negara bagian, garis keturunan, dan sebagainya, yang didasarkan pada kisah binatang, misalnya kisah rusa. Di sini dikutip dari sepasang Asmaradana berdering nomor 2 pada 8 (sedikit) bersambung ke 9 sampai 16, halaman 4; dan sepasang tongkat nomor 3 (Sinom), pada 1 dan 2, halaman 5-6. awon saé milihal yen sembadaa kang luhung! mekaten remenan kital! Sangking brangtanirèng tulis| nenggih kang darbeni seratling selagi nalikanél yen saweg kalamangsanya| sela perlu ginarap| lelangséné gunem wuwus satelasé mong omongan|| Awong ngangguré priyogil gegujengan lelawaran| saé luhung kinen maos| wonten kang denmirengana| dangu-dangu amindhak| hura omonge tan dunung) terkadhang ngraosi tiyang|| Ananging tiyang ngraosi| kalih werdining raosan| angraosi awon saé| telanjukan tunadungkap| cengilan kasisliringan| aluhung kandha jelantur| ginendhing srat tinembangnal| Kadita...
Bolu Emprit adalah makanan tradisional Yogyakarta yang kini sudah mulai langka. Makanan tradisional tersebut kian menghilang karena tergerus oleh zaman. Mungkin makanan tersebut sudah asing di telinga generasi muda yang kini lebih menyukai camilan hits kekinian. Saat ini, sudah jarang ditemui penjual asongan atau warung yang menjual bolu emprit. Seperti di Semin, Gunung Kidul, Yogyakarta sedikit ditemui warung yang menjual makanan tersebut, kalaupun ada jarang masyarakat yang membelinya. Namun, bolu emprit dapat ditemui di toko oleh-oleh atau pasar tradisional. Bolu Emprit merupakan salah satu makanan tradisional Yogyakarta berbentuk setengah lingkaran, bertekstur keras, dan memiliki rasa manis. Bolu emprit memiliki berbagai macam warna seperti merah muda, putih, hijau, dan coklat, tetapi yang biasanya ditemui yaitu bolu emprit bewarna merah muda dan putih. Bolu emprit terbuat dari kelapa parut dan tepung tapioka, sehingga menghasilkan teksur keras dan berukuran kecil. Hal tersebut...