Kemerdekaan Indonesia
1.127 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh masyarak...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Mengkudu
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Morinda citrifolia atau lebih dikenal sebagai mengkudu adalah tanaman kaya khasiat yang bisa dijumpai hampir di seluruh Indonesia. Tanaman yang dibawa oleh bangsa Polinesia ini memiliki beragam nama: di Jawa Tengah buah ini dikenal dengan nama pace atau kemudu, sementara di Jawa Barat lebih dikenal dengan nama cengkudu. Beragam studi di zaman modern menunjukkan bahwa buah mengkudu mengandung gizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, vitamin, dan mineral tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selain itu, buah mengkudu juga mengandung beragam senyawa yang berfungsi sebagai zat antioksidan. Tak ayal jika sejak zaman dahulu, mengkudu sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai keperluan pengobatan. Mengobati penyakit gondok Gondok adalah penyakit yang disebabkan oleh pembengkakkan kelenjar tiroid. Cara mengatasinya bisa dengan mengalungkan buah mengkudu yang masih mengkal, ditambah dengan mengonsumsi buah...

avatar
OSKM18_16718107_Kefira
Gambar Entri
Nginang
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Di beberapa daerah Indonesia, terutama di daerah pedesaan, banyak warga yang masih melakukan kegiatan “nginang”. Nginang merupakan kegiatan mengunyah injet. Nginang memang lebih banyak dilakukan oleh orang-orang yang relatif tua atau generasi lama. Namun, kegiatan ini terus diturunkan dan masih sering dilakukan hingga saat ini sehingga nginang menjadi salah satu kebudayaan dan tradisi yang ada di Indonesia. Di daerah Kopeng, Jawa Tengah, banyak warga yang masih melakukan kegiatan nginang. Mereka menggulung serpihan kapur dan gambir dengan menggunakan daun sirih atau disebut juga sebagai injet. Warga biasanya memetik sendiri daun sirih yang akan digunakan. Mereka mendapatkan kapur dan gambir dengan cara membeli pada penjual yang ada. Injet tersebut dikunyah sampai menjadi lembut, menghasilkan warna merah kekuningan pada gigi. Setelah injet dikunyah sampai lembut, warga biasanya menambahkan tembakau kering, seperti bahan untuk mengisi rokok. Tembakau tersebut lal...

avatar
OSKM_16718379_Audrey Xaveria
Gambar Entri
'Sate Kudus'
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sate merupakan makanan khas Indonesia yang sering kita temui di berbagai daerah Indonesia. Sate ini adalah potongan – potongan daging yang ditusuk dengan menggunakan tusukan kayu kemudian dibakar di atas arang dengan diolesi bumbu – bumbu khas daerah masing – masing. Sate ini biasanya disajikan bersama bumbu kacang dengan bawang merah dan cabai yang dipotong – potong dan tidak lupa dimakan bersama nasi agar menambah karbohidrat. Sate di masing – masing daerah memiliki ciri khas dan keunikannya masing – masing. Seperti halnya sate yang akan saya kenalkan ini. Sate ini dipanggil oleh masyarakat di Kudus, Jawa Tengah sebagai sate kerbau atau sate kebo. Disebut begitu karena sate ini menggunakan daging kerbau. Ini sudah merupakan tradisi dari salah satu wali songo yang berada di Kudus yaitu Sunan Kudus yang meminta masyarakat untuk tidak menyembelih sapi untuk menghormati pemeluk agama Hindu yang mensucikan hewan sapi sehingga terjadi ha...

avatar
Oskm18_16018116_mayladara ITB_2018
Gambar Entri
Padhang bulan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Lirik Lagu : Yaprakanca dolanan ing jaba Padhang bulan padhange kaya rina Rembulane sing awe awe ngelingake aja padha turu sore   Arti dalam bahasa indonesia : Teman-teman ayo bermain di luar Sinar rembulan terangnya seperti siang hari Bulannya sangat indah Mengingatkan jangan tidur sore   PENJELASAN Lagu padhang bulan tersebut termasuk tembang dolanan yang diperuntukkan khususnya untuk anak kecil, selain dinyanyikan untuk bermain-main saja, ternyata lagu Padhang Bulan memiliki arti dalam penciptaannya, yaitu mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak tidur pada sore hari yang disini konteksnya pada saat waktu maghrib menjelang, hal tersebut dikarenakan dalam kepercayaan orang jawa, tidur pada saat maghrib dapat mengundang malapetaka yang berbau dengan hal-hal ghaib, karena dalam kepercayaan tersebut menyebutkan bahwa jin atau makhluk-makhluk ghaib mulai berkeliaran pada saat pergantian waktu sore ke malam atau pada...

avatar
OSKM18_16618033_tauffan Tauffan Rizky
Gambar Entri
Wayang Orang Sriwedari
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

WAYANG ORANG SRIWEDARI   Wayang Orang Sriwedari Solo adalah seni pertunjukkan yang berasal dari Kota Solo, Jawa Tengah. Bernama Wayang Orang Sriwedari karena pertunjukan wayang ini dipentaskan di Gedung Wayang Wong Sriwedari Kota Solo dan wayang orang sriwedari adalah pelopor dari pertunjukan seni wayang orang. Awalnya pertunjukan wayang orang ini berasal dari dalam istana Mangkunegaaan. Wayang Orang berbeda dari pertunjukkan wayang lain karena seni pertunjukkan ini tidak menggunakan boneka wayang pada umumnya, tetapi menggunakan orang sebagai penokohan ceritanya. Wayang orang memang terkesan mirip dengan drama pada umumnya, tetapi seni pertunjukkan ini berbeda dengan drama karena pertunjukkan yang ditampilkan berisi tentang cerita rakyat solo seperti kisah persaingan antar negara Astina dan Pandawa yang biasa disebut Ramayana, Raden Kaniyasa, Srikhandi Ngaden, dan masih banyak lagi. Kostum atau baju yang digunakan oleh tokoh wayang orang adalah baju adat yang dise...

avatar
OSKM18_16918043_Chiesa Tesalonika
Gambar Entri
Ayam Geprek
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

  Ayam geprek adalah makanan yang memiliki asal dari Yogyakarta. Makanan tersebut terbuat oleh ayam goreng tepung yang di penyetkan atau di 'geprek' di cobek yang berisi sambal. Walau mirip dengan hidangan yang bernama Ayam Penyet, kedua makanan tersebut berbeda. Ayam geprek menggunakan ayam gorang tepung untuk ayamnya sementara ayam penyet menggunakan ayam yang dibumbui dengan rempah-rempah. Dimana ayam penyet menggunakan sambal untuk sekedar menjadi penambah rasa bagi hidangan tersebut, ayam geprek menggunakan sambalnya untuk menjadi bumbu utama. Dengan menggunakan ayam goreng tepung biasa, rasa pedas sambalnya akan lebih terasa dan juga akan membantu rasa ayamnya karena ayam tersebut tidak terlalu banyak dibumbui.   Hidangan ini mulai menjadi populer di Indonesia setelah artis Ruben Onsu mendirikan waralaba "Geprek Bensu" di Jakarta, dimana restoran tersebut menyajikan ayam geprek sebagai spesialisasi usaha tersebut. Waralaba tersebut, dan bisa juga di lanju...

avatar
OSKM18_19718393_Fico
Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh ma...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Barongsai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Barongsai merupakan suatu kesenian tradisional dari Tionghoa dengan menggunakan kostum seperti singa. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Barongsai ini memiliki simbol keberanian, stabilitas, keunggulan, serta dapat mengusir roh-roh jahat. Tarian ini dipercaya dapat membawa keberuntungan sehingga diadakan pada berbagai acara penting seperti pembukaan restoran, pendirian klenteng, dan perayaan Tahun Baru Imlek. Asal muasal adanya barongsai itu dimulai dari zaman dahulu di Tiongkok, adanya makhluk bernama Nian. Setiap setahun sekali Nian selalu datang ke perkampungan dan dia memangsa semua yang ada di perkampungan itu mulai dari manusia maupun hasil dari pertanian yang ada di sana. Kemudian para ahli berkumpul menjadi satu dan mereka memikirkan bagaimana cara untuk mengusir si makhluk ini yang bernama Nian. Akhirnya para ahli membuat keputusan untuk membentuk Barongsai. Biasanya Barongsai dibuat dengan tabuh-tabuhan serta musik yang sangat berisik dengan tujuan untuk mengusir Nian...

avatar
Oskm18_19718006_sherlica