Jagung Marning merupakan jajanan yang terbuat dari jagung yang digoreng dalam minyak panas. Tekstur nya yang sangat renyah, menjadikan jagung marning ini cemilan favorit masyarakat Jogjakarta. Selain di Jogja jagung marning juga tersedia di Madura, Jawa Timur tetapi bukan Marning sebutannya melainkan Jambudin. Marning memilki rasa yang manis, asin gurih, serta ada rasa sedikit pedas. Untuk yang ingin mencoba membuatnya, berikut bahan-bahan yang kalian perlukan : Bahan : 1 kg jagung berkualitas bagus 2 sdm garam 15 gr kapur sirih Air secukupnya Minyak goreng secukupnya Bumbu Halus : 5 butir bawang merah 5 siung bawang putih 2 cm jahe ½ sdt merica 2 sdm ebi, seduh Garam secukupnya Cara Pembuatan : Cuci bersih jagung, tiriskan sebentar. Rebus jagung bersama 3 liter air. Tambahkan kapur sirih dan garam. Aduk rata. Rebus hingga mendidih. Kecilkan api. Rebus selama 3-4 jam...
Gatot adalah makanan khas Gunung Kidul, Yogyakarta, yang berupa olahan dari singkong. Orang Jawa biasa menyebutnya "Gathot" atau juga "Gambleh". Asal muasal makanan Gatot dan Tiwul yaitu "Gaplek". Gaplek yang sudah dikeringkan lalu direndam dengan air kapur sirih selama 12 jam. Air rendaman Gatot mentah lalu dibuang, Gatotnya dibilas bersih dan dipotong-potong sesuai ukuran yang dikehendaki kemudian dikukus 2 jam. Setelah matang, disimpan di wadah yang lebar agar cepat dingin. Dulu bersama Tiwul, Gatot merupakan makanan pokok penduduk Gunung Kidul pengganti nasi. Tanah di Gunung Kidul cenderung kurang subur, kering, berdaya dukung rendah sehingga hanya tanaman tertentu seperti jagung, kacang-kacangan, dan singkong yang berhasil dibudidayakan. Semenjak tahun 1966, terjadi perubahan pola konsumsi nasi sebagai makanan pokok akibat perkembangan zaman dan urbanisasi. Kedua makanan tradisional ini pun tergeser menjadi makanan camilan. Cara mengolah Gatot mudah. Gatot ker...
Cara membuat nasi katul adalah dengan mencampurkan nasi sisa semalam dengan beras jagung yang sudah dihaluskan (katul) lalu dikukus. Kalau tidak ada nasi sisa, boleh juga menggunakan nasi putih yg baru matang, kukus pula katulnya lalu diaduk rata dengan yg baru matang. Nasi katul: 2 piring nasi sisa semalam 100 gram katul 2 sdm air kapur sirih Gulai ikan: 250 gram ikan laut (sy ikan barakuda) 2 potong tahu mentah 1 batang Daun bawang yg diiris Bumbu halus: 2 siung bawang putih 3 siung bawang merah 4 bua...
Lempeng singkong merupakan makanan atau cemilan yang sudah pasti terbuat dari singkong. Makanan ini memiliki rasa manis gurih, dan ada beberapa orang yang menambahkan pisang didalamnya. Untuk yang penasaran bagaimana cara membuatnya, berikut hal-hal yang harus kalian siapkan : Bahan-bahan : 2 buah singkong ukuran sedang, kupas dan dibersihkan 1 buah kelapa, lalu parut. 5 sdm gula pasir 1 sdt garam 3 sdm margarin untuk bahan oles dan campuran Langkah Pembuatannya : Parut singkong yang sebelumnya sudah dikupas dan dibersihkan. Campurkan semua bahan-bahan yang tertera, sisihkan sedikit margarin nya untuk dioleh ke wajan. Oleskan margarin di atas wajan. Dadar adonan Lempeng ke wajan anti lengket. Tunggu beberapa menit, balik adonan apabila sudah mulai matang dan berwarna kecoklatan. Balik lagi adonan,...
Entog adalah nama lain dari Angsa atau bebek. Entog Slenget salah satu masakan khas daerah Jogja. Masakan ini dapat ditemui di warung-warung makan di dekat pasar tradisional. Entog Slenget tidak hanya disajikan sebagai hidangan utama tapi juga ditemani dengan bagian entok lain seperti hati ampela, dan balungan entoknya. Entog Slenget paling enak disajikan dengan nasi putih hangat. Bahan: - 1 1/2 kg daging entog/bebek/itik, potong kecil-kecil - 1 - 2 liter air untuk merebus entog/bebek - 40 ml santan kental instan (optional) Bumbu dihaluskan: - 8 siung bawang merah - 4 siung bawang putih - 4 buah kemiri sangrai - 1 1/2 cm jahe - 1/2 sendok teh merica butiran Bumbu lainnya: - 4 siung bawang merah cincang halus - 15 buah cabai rawit merah, cincang halus atau giling kasar (kurangi jika terlalu pedas) - 1 buah serai, memarkan - 2 cm lengkuas, memarkan - 2 lembar daun salam...
Endog gludug atau ndog gludug merupakan camilan khas dari Jogjakarta. Dalam bahasa Jawa, Endog berarti telur sehingga bentuk dari camilan ini berbentuk bulat seperti telur. Camilan ini memiliki rasa yang manis. Di Banyumas, camilan sejenis Endog ini bernama nopia. Bagi yang ingin membuat Endog gludug, berikut bahan-bahan yang harus kalian siapkan : Bahan Isian : 1kg gula merah, sisir. 800gram tepung terigu protein rendah 150gram air 100gram coklat bubuk 65gram susu kental manis 33gram margarin Minyak goreng secukupnya (Untuk olesan) Bahan Kulit Endog : 375gram gula pasir 1,5kg tepung terigu protein rendah Vanili secukupnya Air secukupnya Minyak goreng secukupnya Langkah Pembuatannya : Membuat isi dari endog gludug dengan menghaluskan gula merah sampai benar-benar halus dan campur dengan tepung terigu dan bahan-bahan isi lainnya (kecuali minyak) Aduk adonan sampai rata...
Keluarga Keraton Kasultanan Yogyakarta punya makanan spesial yang hanya disajikan pada acara peringatan tingalan Dalem, atau ulang tahun Sultan. Makanan itu bernama nasi blawong. Menurut istri almarhum Gusti Bendara Pangeran Haryo Jokokusumo (adik bungsu Sultan Hamengku Buwono X), Raden Ayu Nuraida, nasi blawong disajikan pada acara ulang tahun Sultan sejak zaman Hamengku Buwono I sampai sekarang. Nama nasi blawong berasal dari tempat penyajiannya, yakni piring besar berwarna biru. Warna biru dalam Bahasa Belanda adalah blaw. Lidah Jawa pun keseleo dengan menyebutnya blawong. Rupa nasi blawong berwarna merah, meskipun beras yang digunakan adalah beras putih. Warna kemerahan berasal dari aneka rempah yang dipakai saat menanak. Sebagai lauk-pauknya, nasi ini didampingi ayam goreng bacem, telur pindang, serta masakan daging sapi yang dipotong seukuran dadu dan diolah dengan bumbu kecap. Olahan daging ini bernama daging lombok kethok. Bagi kalangan Keraton, nas...
Jogjakarta, kota kecil yang berhati nyaman ini tidak hanya terkenal akan kota pelajar, namun juga kota yang kaya dengan budaya Jawanya. Kraton Jogja, yang merupakan istana kesultanan, merupakan daerah eksotis yang bernuansa Jawa tradisional di tengah-tengah pesatnya modernisasi kota ini. Kraton Jogja yang merupakan daerah objek wisata yang telah menawan hati banyak turis lokal maupun mancanegara ini memang menyuguhkan atmosfir yang unik, menarik, indah, nyaman, dan menyenangkan. Banyak aspek kehidupan di dalam Kraton Jogja ini yang masih tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaan Jawa dari jaman dahulu yang luhur, jadi pantaslah jika daerah ini merupakan "the never ending Asia". Disamping keunikan dari keanekaragaman sosial dan budaya. Tetapi di sini kita tidak membahas keunikan dari sosian Budaya yang ada Di kota Yogyakarta Tetapi kita akan membahas Kuliner di kota Yang dikenal dengan Gudegnya.Melainkan kita akan mencari Tahu masakan Kuliner Asli dari Keraton Kasultanan...
Pernahkah Anda menyantap hidanga Gudeg Jogja? Jika sudah pernah, mungkin ada ingat satu pelengkap yang wajib ada di dalamnya, yaitu sambal goreng krecek. Sambal goreng krecek wajib disuguhkan bersama dengan gudeg. Hal ini tidak terlepas dari rasa gudeg yang sangat manis sehingga perlu dipadukan dengan sambal goreng krecek yang gurih pedas. Perpaduan keduanya ternyata mampu menghasilkan satu kombinasi yang nikmat di lidah. Menurut masyarakat Yogyakarta, makan nasi gudeg tidak terasa lengkap tanpa adanya sambal goreng krecek ini. Masakan ini dibuat dari krecek atau lebih dikenal dengan kulit sapi. Nasi gudeg dan sambal goreng krecek ini banyak dijual di rumah makan maupun di pinggir jalan. Anda dapat membelinya kapan pun Anda mau. Namun, kebanyakan, menu ini laris di jam-jam sarapan dan jam lepas malam (di atas jam 21.00). Jika Anda tidak tinggal di daerah Yogyakarta, mungkin agak terasa sulit untuk menemukan rumah makan atau warung yang menyediakan menu ini dengan resep asl...