Ikan Asar - Maluku Kepulauan Maluku yang dianugerahi kekayaan lautnya oleh Tuhan bagaikan buah manis yang selalu bisa dinikmati oleh penduduknya. Di Ambon, ada satu makanan khas Maluku berbahan dasar ikan yang terkenal tak hanya di kawasan Maluku, bahkan merebak ke wilayah luar Maluku hingga ke negara Eropa seperti Belanda. Nama makanan tersebut adalah ikan asar atau ikan asap. Ikan yang biasa dipilih adalah ikan tuna dan cakalang. Ikan tuna dan cakalang kerap dipilih karena dagingnya yang tahan saat dan setelah diasap. Biasanya ikan asar dibeli oleh wisatawan untuk oleh-oleh. Tingkat ketahanannya lama hingga maksimal 7 hari. Ikan asar biasa dijual dengan harga Rp20.000 – Rp50.000an. Dalam penyajiannya, ikan asar lebih nikmat jika ditemani dengan nasi dan sambal colo yang juga berasal dari Maluku. Ikan asar adalah makanan khas ambon yang terbuat dari ikan segar. Makanan ini dibuat dari ikan cakalang yang dimasak dengan cara ditusuk dengan bambu lalu diasap selama...
Parang Salawaku Apakah kamu pernah melihat Tari Cakalele dari Maluku? Kalau kita perhatikan setiap penari pasti membawa pisau dan perisai. Nah, sepasang senjata itu di Maluku disebut Parang dan Salawaku. Parang yang dipegang di tangan menjadi perlambang keberanian, sedangkan salawaku yang dipegang di tangan kiri melambangkan perjuangan untuk mendapatkan keadilan. Dengan kata lain, Parang Salawaku adalah simbol kemerdekaan rakyat. Dahulu, Parang Salawaku digunakan untuk berperang melawan musuh. Kapitan Pattimura, seorang Pahlawan Nasional kebanggaan masyarakat Maluku menggunakan senjata ini untuk melawan Belanda. Kini, Parang Salawaku ialah salah satu senjata tradisional Indonesia yang dijadikan kerajinan khas dan daya tarik bagi para wisatawan yang datang ke Maluku untuk dijadikan cinderamata.
Jika pecel, urap atau gado-gado sudah menjadi menu sayuran Anda, sekarang Anda dapat mencoba menyajikan ulang-ulang campur ini. Sajian sayuran asal Maluku ini juga layak untuk Anda coba sebagai menu sehari-hari. Makanan khas maluku ini namanya sedikit asing ya? Mungkin hanya sebagian orang saja yang belum tahu dengan makanan yang bernama ulang-ulang ini. Bagi orang yang sudah tahu rasanya sudah tidak asing lagi didengar karena makanan ulang-ulang khas maluku ini sudah sangat terkenal sekali khususnya didaerahnya. Makanan ulang-ulang pas untuk dijadikan sebagai lauk temannya nasi karena rasanya yang sangat enak dan juga gurih. Makanan yang dibuat dengan berbagai macam bahan sayuran yang diantaranya ada mentimun, taoge, kacang panjang dan juga kol ini memang sangatlah enak dan tentunya sehat sekali untuk dimakannya. Sekilas memang makanan ulang-ulang ini hampir saja mirip dengan makanan urap sayur, yang membedakannya adalah makanan ulang-ulang ini tidak memakai bahan parutan k...
Kohu-kohu menyerupai urap tapi isiannya jauh berbeda karena terbuat dari campuran sayuran mentah yang diaduk secara bersama dengan kelapa parut. Sayuran kohu-kohu, seperti kacang panjang, taoge, dan daun kemangi lalu diaduk bersama irisan bawang merah mentah, kelapa parut, dan ikan cakalang. Campurannya banyak sayuran mentah, yang membuatnya khas adanya suwiran ikan cakalang asap serta perasan lemon cina (jeruk cina). Sebelum disantap, kohu-kohu diberi perasan air jeruk lemon cina agar ada rasa asam segar yang khas. Masyarakat Ambon menjadikan kohu-kohu sebagai makanan sehari-hari, baik untuk dikonsumsi keluarga maupun acara perayaan besar, seperti pesta pernikahan atau syukuran. Resep: Bahan 350 g daging ikan tongkol kukus 250 g ketimun dipotong kotak 1 cm 200 g taoge 20 tangkai daun kemangi 5 lonjor kacang panjang dipotong 1/2 cm 1 1/4 sd...
Sagu gula adalah camilan khas Maluku berbentuk balok berisi gula aren di sisi samping hingga tengah kue. Camilan ini terdapat di Pantai Liang, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Di Desa Liang bentuknya terpisah antara balok satu dengan balok lainnya. Ada yang tidak memakai gula, ada yang keras bakaran sagunya, ada yang empuk karena banyak kelapanya. Bentuk cetakannya tiap daerah berbeda. Di daerah pesisir Maluku seperti Liang dan Natsepa, sagu gula diberi banyak kelapa sehingga teksturnya lebih empuk. Selain itu, gula yang digunakan berasal dari pohon aren yang tumbuh di daerahnya masing-masing. Cara membuat sagu gula dengan mencampur sagu dengan kelapa lalu masukkan ke cetakan yang sudah panas lalu dikasih gula aren dan tutup lagi dengan sagu. Hal yang membedakan bentuk sagu gula daerah satu dengan daerah lain adalah dari bentuk porna. Porna sendiri terbuat dari tanah liat. Proses membuat porna yaitu dibakar terlebih dulu hingga panas, barulah diangkat da...
Ulang-ulang merupakan sajian sayuran khas yang berasal dari Maluku. Masakan ini sering dijadikan sebagai menu sehari-hari oleh masyarakat Maluku. Hidangan ini biasanya di jadikan sebagai menu makan siang yang cukup menyegarkan, bahan-bahannya juga segar, di tambah dengan bumbunya yang bercita rasa pedas, tentunya masakan seperti ini tidak boleh dilewatkan. Berikut resep cara pembuatan Ulang-ulang ini, antara lain: Bahan Ulang Ulang : • 75 gr kacang panjang, iris tipis • 75 gr tauge, buang ekornya • 50 cc air jeruk nipis • 2 sendok makan gula pasir • 2 buah ketimun, iris tipis • 1 buah terung ungu, iris tipis • 1 buah parai muda, iris tipis, remas dengan garam • 1 genggam daun kemangi Bumbu Halus Ulang Ulang : • 50 gr kenari, sangrai • 7 buah cabai merah • 5 buah cabai rawit • 3 siung bawang merah • 2 sendok teh terasi goreng • 1 sendok teh garam Cara Membu...
Roti wakano, roti angos (hangus) atau roti bale-bale ini merupakan roti yg khas dari maluku untuk sarapan atau teman ngopi & teh. Asal usulnya saya kurang tahu pasti yg jelas roti ini sudah menjadi roti yg wajib disantap dipagi hari. Kebiasaan ini sudah berlangsung sejak dulu ditanah Maluku. Bahan-bahan 1 porsi 4/5 sdm tepung terigu 1/2 sdt garam halus 100 mL Air / diperkirakan sesuai berapa banyak terigu yg anda gunakan 2/3 sdm susu cair 1 sdm mentega / 1.5 sdm minyak goreng Gula (toping) Langkah 5 menit Campurkan semua bahan selain mentega/minyak goreng. Aduk hingga merata. Jaman dulu, roti bale-bale ini digoreng dgn menggunakan wajan bukan teflon inilah ciri khas dari penggorengannya. Namun tidak ada salahnya jika anda ingin menggunakan teflon. Panaskan wajan/teflon terlebih dahulu sebelum meletakkan mentega atau minyak goreng agar adonan tidak lengket. Ketika wajan telah panas letaka...
Tradisi makan bersama di Maluku disebut Patita. Makan bersama ala keluarga Maluku ini selain dihadiri oleh anggota keluarga juga bisa dihadiri oleh siapa saja yang datang. Semua anggota keluarga bisa mencicipi semua makanan yang dihidangkan. Makanan yang dihidangkan adalah masakan tradisional Maluku. Seperti nasi kelapa dan nasi kuning. Acara makan bersama seringkali digelar pada saat hari-hari tertentu yang dianggap penting. Salah satu desa yang masih menjaga tradisi makan Patita ini adalah Desa Oma yang terletak di Pulau Haruku Kabupaten Maluku. Ada dua tradisi makan Patita Adat yang diselenggarakan di desa OMa ini. Pertama adalah Patita Marei yaitu para orang tua yang memberi makan anak-anak. Yang kedua adalah anak-anak yang memberi makan pada orang tua. Sumber: http://ayukkitangopi.blogspot.co.id/2017/05/tradisi-makan-bersama-yang-ada-di_25.html
Bahan-bahan: 250 gr sagu 7 sdm gula pasir 1/2 sdt garam 1 lt air 1 lembar daun pandan 2 bks santan bubuk instan ukuran kecil (23gr x 2) 20 sdm air 1/2 sdt garam 1 lembar daun pandan Langkah-langkah: Rendam sagu dengan 1liter air. Biarkan hingga hancur kurleb 5jam. Jika sudah 5 jam sagu baru siap dieksekusi. Siapkan panci masukkan sagu bersama rendaman air tambahkan gula pasir, garam, pandan. Masak dengan api kecil sambil diaduk2 teruss jangan ditinggal yaa nanti takut gosong. Masak hingga sagu mengental & meletup2. Matikan api. Sekarang buat santannya. Siapkan panci masukkan semua bahan kuah santan lalu aduk hingga t...