Tarian Pakarena merupakan tarian tradisional dari Sulawesi Selatan yang sangat populer. Tarian ini dipentaskan oleh 4 orang penari wanita dengan kostum berupa baju khas Sulawesi, baju bodo, sarung khas Makassar, Mahkota , dan gelang di lengan. Tarian ini pun disertai dengan property utama berupa kipas, dan dipentaskan dalam jangka waktu yang cukup lama (sekitar 2 jam). Setiap tarian memiliki makna masing masing, begitu pula tarian Pakarena. Masyarakat daerah Sulawesi Selatan pun juga mengerti makna filosofis dibalik gerakan tersebut. Tarian Pakarena terdiri dari berbagai macam jenis (sekitar 12 macam dan tidak akan dipaparkan disini karena bukan focus dari artikel ini), dan setiap jenis memiliki makna tersendiri yang unik. Gerakan dari tarian pakarena sangat artistik dan sarat makna, halus bahkan sangat sulit dibedakan satu dengan yang lainnya. Posisi duduk, menjadi pertanda awal dan akhir...
Menurut etimology, Mappalili (Bugis) / Appalili (Makassar) berasal dari kata palili yang memiliki makna untuk menjaga tanaman padi dari sesuatu yang akan mengganggu atau menghancurkannya. Mappalili atau Appalili adalah ritual turun-temurun yang dipegang oleh masyarakat Sulawesi Selatan, masyarakat dari Kabupaten Pangkep terutama Mappalili adalah. bagian dari budaya yang sudah diselenggarakan sejak beberapa tahun lalu. Mappalili adalah tanda untuk mulai menanam padi. Tujuannya adalah untuk daerah kosong yang akan ditanam, disalipuri (Bugis) / dilebbu (Makassar) atau disimpan dari gangguan yang biasanya mengurangi produksi. Mappalili memiliki sesuatu yang menggambarkan karakteristik dari masyarakat Pangkep sepenuhnya. Pada pelaksanaan pembangunan upacara Mappalili di setiap kecamatan masih menggunakan beberapa peralatan yang digunakan sejak beberapa tahun lalu. Penggunaan peralatan harus melalui ritual adat yang melibatkan leade kustom, sosialita, dan beberapa pemerintah. Oleh karen...
Mungkin beberapa dari kita agak asing mendengar kata kalong, tetapi apabila menyebutnya kelelawar pasti semua sudah tahu. Untuk orang yang tinggal di Jawa Barat seperti saya, sangat jarang melihat hewan itu dengan mata telanjang, selain karena ia beraktivitas ketika kita terlelap, jumlahnya mungkin tidak sebanyak suara ayam berkokok yang kita dengar hampir setiap pagi. Beberapa waktu lalu ibu saya mengajak saya mengunjungi tanah kelahirannya di Sulawesi Selatan, sekalian berlibur kami menuju Kota Sopeng. Waktu tempuh menuju Sopeng kurang lebih sekitar 4-6 jam melalui jalur darat. Menuju Sopeng memang agak panas, tetapi begitu tiba di sana hawa terasa dingin (mirip-mirip bandung lah hehe). Kota Sopeng terkenal sebagai Kota Kalong (jujur saya baru tahu ketika tiba disana). Mengapa begitu? karena di sana terdapat banyak sekali kalong, awalnya saya berpikir kalong bisa ditemukan di hampir setiap pohon rumah warga, ternyata tidak. Kalong yang sedang tidur pada siang hari hingga...
Suku Toraja adalah sebuah suku asli Indonesia yang berasal dari provinsi Sulawesi Selatan. Banyak budaya unik yang berasal dari suku Toraja yang terkenal diantaranya yaitu "tongkonan" dan makam-makam suku Toraja. Selain mewariskan budaya fisik, orang-orang Toraja mengenal suatu pemikiran atau filosofi yang telah ada sejak jaman leluhur suku Toraja. Pemikiran ini disebut dengan Filosofi Tau. Tau sendiri berarti manusia di dalam bahasa Toraja jadi filosofi tau ditujukan bagi para manusia untuk menjadi seorang pemikir yang baik. Filosofi Tau terdiri dari empat pilar utama yang harus diraih dalam kehidupan dengan tujuan menjadi kaum langit atau kaum pemikir. Apabila keempat pilar tersebut telah dipenuhi maka seorang manusia akan menjadi kaum langit atau pemikir yang baik. Empat pilar tersebut yaitu : 1. Manarang (Pintar) Pintar berarti berpengetahuan luas. Semakin pintar seseorang tentu akan semakin kaya akan ilmu. 2. Sugi (Kaya) Sugi berarti kaya, kaya disini bukan diartikan sebagai kay...
PALLU CELLA Pallu Cella adalah makanan khas Makassar asli dari suku Bugis. Pallu Cella sendiri didefinisikan secara Bahasa yaitu “Pallu” yang berarti masak dan “Cella” yang berarti garam. Terdapat beberapa pilihan bahan utama untuk membuat Pallu Cella antara lain ikan cakalang, laying, bolu, sibula, atau tembang. Berdasarkan definisi secara Bahasa, dapat disimpulkan bahwa Pallu Cella memiliki rasa asin dengan aroma khas kunyit. Bahan yang digunakan: 2 ekor ikan bandeng 2 gelas air 1 sdm garam 1 sdt kunyit bubuk Penyedap rasa Cara membuat Pertama, Bersihkan ikan bolu, buang insang dan kotoran perut, biarkan sisiknya. Setiap ekor dipotong 4 bagian, kemudian dicuci bersih. Selanjutnya, masukkan ke dalam panci, tuang air, beri kunyit, dan garam. Setelah itu, didihkan ikan hingga berubah warna menjadi kuning dan mengental, beri pen...
Massuro Baca Massuro baca merupakan salah satu budaya yang berasal dari suku Bugis, Sulawesi Selatan. Budaya ini merupakan ritual turun temurun yang sampai sekarang masih dilestarikan masyarakat, baik itu masyarakat pedesaan maupun masyarakat perkotaan. Massuro baca lebih dikenal dengan berdoa bersama untuk para leluhur dan juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa. Ritual ini biasanya dilakukan pada saat menjelang bulan Ramadhan dan menjelang hari raya lebaran dengan cara menghidangkan aneka hidangan atau masakan seperti nasi, ayam goreng, sup, ikan bakar serta kemenyan dan dupa yang berasap. Semua ini dihidangkan dalam suatu wadah (baki) yang biasanya memuat 4-5 macam hidangan. Setelah semuanya dipersiapkan, para anggota keluarga dalam rumah tersebut akan duduk bersila mengelilingi hidangan sambil ikut membaca doa syukur dan mendoakan para leluhur. Selain itu, masyarakat percaya bahwa massuro baca ini juga bertujuan untuk mendoakan para anggota keluarga agar s...
Bagi saya, salah satu tempat wisata terunik di Indonesia adalah Tana Toraja . Hal ini dikarenakan suku Toraja masih memiliki kearifan lokal yang amat kuat. Tak bisa dipungkiri, daya tarik tersendiri Tana Toraja berada pada nuansa mistik nya. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah upacara pemakaman suku Toraja atau yang kerap disebut Rambu Solo' ini. Menurut saya, Rambu Solo ini menunjukkan bagaimana suku Toraja sangat menghormati leluhurnya. Prosesi yang dijalani-pun tersusun dengan amat rapi dan detail. Secara garis besar upacara pemakaman terbagi kedalam 2 prosesi, yaitu Prosesi Pemakaman (Rante) dan Pertunjukan Kesenian. Prosesi-prosesi tersebut tidak dilangsungkan secara terpisah, namun saling melengkapi dalam keseluruhan upacara pemakaman. Prosesi Pemakaman atau Rante tersusun dari acara-acara yang berurutan. Prosesi Pemakaman (Rante) ini diadakan di lapangan yang terletak di tengah kompleks Rumah Adat Tongkonan. Acara-acara tersebut antara lain :...
Sanggara Balanda merupakan salah satu kue tradisional lhas satu-satunya yang hanya ada di Sulawesi Selatam khusus nya di kota Makassar. Sanggara Balanda merupakan kue yang terbuat dari buah pisang khusus nya jenis Pisang Raja yang dibalur dengam kocokan telur lalu digoreng. kemudian diisi dengan isian yang terbuat dari kacang tanah sangrai yang ditumbuk semi kasar dicampur dengan gula pasir dan mentega. pisang yang sudah digoreng kemudian dibelah tengahnya kemudian diisi dengan isian. biasanya sanggara balanda disiram dengan cairan gula agar rasanya lebih manis lagi. sanggara balanda tidak ada di kota lain selain kota Makassar, dan sering dijumpai pada saat acara hajatan perkawinan suku bugis Makassar. pada perayaan adat Sulawesi Sleatan khusus nya suku bugis Makassar, biasanya disajikan kue yang mengembang. salah satu nya Sanggara Balanda. filosofinya agar perkawinan tersebut makmur dan sejahtera perjalanan nya. disebut sanggara balanda karena terbuat dai mentega. menurut i...
Sop saudara merupakan makanan khas dari Kabupaten Pangkep. Nama sop saudara terinspirasi dari warung Coto Paraikatte , warung coto legendaris di Kota Makassar. Sop saudara merupakan singkatan dari kalimat “Saya Orang Pangkep Saudara”, dengan maksud memperkenalkan dirinya bahwa pembuat sop saudara merupakan orang dari Pangkep, sedangkan kata “saudara” mengandung makna bahwa setiap insan saling bersaudara yang selalu hidup berdampingan dan saling membutuhkan. Warung sop saudara pertama di Makassar yaitu Warung Sop Saudara 65 di Jalan Andalas yang berdiri sejak 60-an tahun yang lalu. Pendiri Warung Sop Saudara 65 yaitu H. Dollahi yang merupakan penemu dari sop saudara. H. Dollahi sebelum mendirikan warung, beliau pernah menjadi pelayan dari Haji Subair, seorang pemilik tempat makan sop daging yang cukup dikenal di masyarakat Makassar saat itu. Sop saudara hampir mirip dengan coto Makassar, karena menggunakan bahan kacang, daging sapi dan bih...