Mungkin beberapa dari kita agak asing mendengar kata kalong, tetapi apabila menyebutnya kelelawar pasti semua sudah tahu. Untuk orang yang tinggal di Jawa Barat seperti saya, sangat jarang melihat hewan itu dengan mata telanjang, selain karena ia beraktivitas ketika kita terlelap, jumlahnya mungkin tidak sebanyak suara ayam berkokok yang kita dengar hampir setiap pagi.
Beberapa waktu lalu ibu saya mengajak saya mengunjungi tanah kelahirannya di Sulawesi Selatan, sekalian berlibur kami menuju Kota Sopeng. Waktu tempuh menuju Sopeng kurang lebih sekitar 4-6 jam melalui jalur darat. Menuju Sopeng memang agak panas, tetapi begitu tiba di sana hawa terasa dingin (mirip-mirip bandung lah hehe). Kota Sopeng terkenal sebagai Kota Kalong (jujur saya baru tahu ketika tiba disana). Mengapa begitu? karena di sana terdapat banyak sekali kalong, awalnya saya berpikir kalong bisa ditemukan di hampir setiap pohon rumah warga, ternyata tidak. Kalong yang sedang tidur pada siang hari hinggap di pohon-pohon besar yang ada di alun-alun. kalong tersebut akan terbang dan beraktivitas pada saat malam hari dan kembali lagi ketika shubuh, karena seperti yang kita tahu bahwa kalong termasuk hewan nokturnal atau hewan yang beraktivitas pada malam hari.
Konon katanya, apabila kalong-kalong tersebut tidak kembali ke pohonnya, warga sekitar percaya bahwa akan terjadi suatu bencana atau musibah pada Kota Sopeng. Oleh karena itu warga sekitar menjaga habitat kalong tersebut, bahkan alun-alun kota dipercantik agar bisa menjadi tempat rekreasi warga dan tujuan wisata.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...