Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Tradisional Sulawesi Selatan Makassar
Sanggara Balanda
- 13 September 2018

Sanggara Balanda merupakan salah satu kue tradisional lhas satu-satunya yang hanya ada di Sulawesi Selatam khusus nya di kota Makassar. Sanggara Balanda merupakan kue yang terbuat dari buah pisang khusus nya jenis Pisang Raja yang dibalur dengam kocokan telur lalu digoreng. kemudian diisi dengan isian yang terbuat dari kacang tanah sangrai yang ditumbuk semi kasar dicampur dengan gula pasir dan mentega. pisang yang sudah digoreng kemudian dibelah tengahnya kemudian diisi dengan isian. biasanya sanggara balanda disiram dengan cairan gula agar rasanya lebih manis lagi. sanggara balanda tidak ada di kota lain selain kota Makassar, dan sering dijumpai pada saat acara hajatan perkawinan suku bugis Makassar.

pada perayaan adat Sulawesi Sleatan khusus nya suku bugis Makassar, biasanya disajikan kue yang mengembang. salah satu nya Sanggara Balanda. filosofinya agar perkawinan tersebut makmur dan sejahtera perjalanan nya. disebut sanggara balanda karena terbuat dai mentega.

menurut ibu Natalie, sanggara balanda tidak pernah dijumpai di luar kota Makassar. Ibu Natalie mengikuti salah satu komunitas kuliner di pulau Jawa yang diidirikan oleh (Alm) bapak Bondan Prakoso, dan menurut beliau dia sama sekali tidak mengetahui Sanggara Balanda itu sendiri apa dan berasal darimana. beliau juga mengatakan bahwa dia pertama kali melihat kue tersebut saat diposting oleh salah satu teman komunitas ibu Natalie. akhirnya bapak Bondan sendiri, meminta ke Ibu Natalie untuk dikirimkan kue Sanggara Balanda langsung kepada beliau, dan Pak Bondan sendiri bilang kue Sanggara Balanda tersebut enak. 

 

---------------------------

 

Ini salah satu kuliner khas atau masakan Sulawesi.
Sanggara Balanda (bahasa Bugis) artinya Pisang Goreng Belanda.
 
Konon, pisang goreng ini kan menggunakan mentega dan keju. Di masa lalu, kedua jenis makanan ini identik dengan makanan orang Belanda. Zaman dulu, banyak orang Belanda di berbagai wilayah Indonesia. Katanya sih  mereka yang memperkenalkan keju, mentega dkk ini ke orang pribumi di Indonesia.
 
Jadi, resep ini sudah resep turun temurun untuk orang Bugis. Bukan resep bikinan orang Belanda! 
 
Sanggara Balanda sendiri tidak diperjualbelikan secara umum seperti umumnya penganan khas Bugis yang lain. Kue basah model begini mungkin tidak tahan lama, ya. Begitu dibikin harus langsung disantap.
 
Masakan Sulawesi : Resep Kue Sanggara Balanda
 
Bahan-bahan :
Pisang raja atau pisang tanduk yang sudah  masak betul (saya menggunakan pisang tanduk sekitar 4 buah). Jangan yang mengkal.
Satu butir telur kocok lepas.
Dua genggam kacang tanah kulit, digoreng, lalu dikuliti sampai bersih. Lalu dicincang kecil-kecil. Kalau ajaran dari mama saya nih, digiling saja pakai rolling pin, yang biasanya dipakai menggilas adonan itu. Atau bisa pakai botol (kaca) bekas yang model panjang.
3 sendok makan mentega
Keju diserut, jumlahnya terserah saja. Saya pakainya tidak banyak karena tidak terlalu suka keju.
Gula pasir sekitar 6-8 sendok makan
 
Cara Membuat :
Ini untuk isiannya dulu. Campurkan kacang goreng cincang + mentega + keju + gula pasir dalam satu wadah / mangkok. Aduk sampai merata. Sisihkan.
Pisang yang sudah dipotong digosok-gosok permukaannya dengan kulit pisang bagian dalam biar permukaannya licin dan halus. Setelah itu pisang dipotong 2. Dipotong ya bukan dibelah hehehe. Pisang yang saya gunakan ukurannya besar-besar, jadi saya bagi 4, total dapat 16 potong.
Pisang digoreng sampai kecoklatan.  Angkat dan tiriskan.
Satu persatu pisang dicelupkan ke dalam kocokan telur dan digoreng kembali. Asal kena minyak. Jangan lama-lama.
Tiap potongan pisang dibelah tengahnya (memanjang). Jangan sampai pisangnya terbelah. Belah setengah saja asal bisa diisi. Dalam kondisi panas-panas, masukkan bahan isian ke tengahnya.
Kue Sanggara’ Balanda umumnya dijadikan salah satu sajian dalam acara-acara adat Bugis-Makassar. Acara pernikahan termasuk diantaranya.  Biasanya kan ada jajaran bosara’ ditaruh bersusun-susun untuk hidangan para tamu. Bosara’ ini isinya 12 jenis kue. Sanggara’ Balanda termasuk diantaranya.
 
Waktu akad nikah saya dulu juga menggunakan adat Bugis.
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker