Musik
506 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Goong Renteng
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Goong Renteng merupakan salah satu jenis gamelan khas masyarakat Sunda yang sudah cukup tua. Paling tidak, goong renteng sudah dikenal sejak abad ke-16, dan tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Istilah " goong renteng ” merupakan perpaduan dari kata “ goong ” dan “ renteng ”. Kata ‘goong’ merupakan istilah kuno Sunda yang berarti gamelan, sedangkan kata ‘renteng’ berkaitan dengan penempatan pencon-pencon kolenang (bonang) yang diletakkan secara berderet/berjejer, atau ngarenteng dalam bahasa Sunda. Jadi, secara harfiah goong renteng adalah goong (pencon) yang diletakkan/disusun secara berderet (ngarenteng). Goong renteng memiliki dua macam laras; ada yang berlaras salendro dan ada yang berlaras pelog. Peralatannya terdiri dari kongkoang, cempres, paneteg, dan goong. Kongkoang (alat musik berpencon), cempres (alat musik bilah), dan goong diklasifikasikan sebagai idiofon; sementara paneteg (semacam kendang) diklasifikasikan sebagai membranofon. Ditinjau dari cara memainkannya...

avatar
Mawar widya
Gambar Entri
Seni Benjang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian Seni Benjang Kesenian Benjang merupakan kesenian asli Tatar Sunda yang diketahui, kesenian ini sudah ada sejak abad ke-17. Kesenian ini terkenal dari daerah Ujungberung, Bandung Provinsi Jawabarat. Kesenian ini sangat identik dengan olahraga tradisional yang diiringi dengan alat musik. Akan tetapi, kesenian ini terdapat dua jenis benjang yang berbeda yaitu benjang gulat dan halerang. Perbedaan diantara keduanya terletak pada cara penyajiannya. Benjang gulat sedikit mirip dengan olahraga tradisional jepang, yakni Sumo. Namun keunikan benjang gulat terletak pada ibingan atau tarian yang dilakukan sebelum memulai bergulat. Sedangkan benjang helaran ini menampilkan arak- arakan bangbarongan , kuda lumping, jampana. Tidak hanya itu, benjang helaran juga tak jarang dipadupadakan dengan kesenian kuda renggong untuk memeriahkan arak- arakan. Alat musik yang digunakan tidak berbeda jauh dengan alat musik benjang gulat. Hal yang lebih menarik dari benjang helaran yaitu ketika beber...

avatar
Putri Siti Nur Ihsani
Gambar Entri
'Angklung' Jawa Barat
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Angklung sendiri terbuat dari bambu yang dimodifikasi sedemekian rupa agar bisa menjadi alat musik. Angklung sudaj diakui UNESCO sebagai alat musik tradisional indonesia. Tapi, belakangan ini tidak banyak orang - orang yang masih memainkan angklung dan lebih memilih memainkan alat musik modern. Walau begitu, di kota Bandung memiliki museum angklung yang. ernama ' saung ujo '. Disinilah diadakannya acara angklung's day setiap tahun yang dihadiri orang dari berbagai wilayah yang masih aktif memainkan angklung dan ingin melestarikannya. Acara ini dihadiri oleh berbagai usia, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

avatar
Dhini kautsara
Gambar Entri
"Karinding" Alat musik tradisional Sunda
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding merupakan salah satu alat musik tradisional Sunda, Jawa Barat yang terbuat dari pelepah enau, aren atau kawung yang merupakan tanaman yang termasuk dalam suku pinang-pinangan. Pohon berbatang tunggal dan tergolong kedalam palem-paleman ini, dikenal akrab oleh warga pedusunan didaerah pegunungan atau perbukitan dengan ketinggian 0-1.400 mdpl. Pada awalnya kemunculan karinding dikenal bukan sebagai alat musik bahkan sebuah alat perlengkapan kesenian, melainkan masyarakat sunda mengenal karinding sebagai alat pembasmi hama di persawahan. Karinding ini diperkirakan keberadaannya sudah lebih tua dari 600 tahun, karena konon katanya karuhun/leluhur sudah menggunakan karinding sejak sebelum kecapi ditemukan. Dimana usia kecapi sendiri sudah ada sejak lebih dari 500 tahun yang lalu Sejarah; Menurut Oyon Emo Raharjo, warga Citamiang, Desa Pasirmukti, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya (dalam Herlinawati, 2009), karinding disebut memiliki sejarah yang cukup Panjang. Alat keseni...

avatar
Gitarahmapuspita
Gambar Entri
Tari Topeng Bekasi
Tarian Tarian
Jawa Barat

Kebudayaan wilayah Bekasi ternyata tidak kalah menarik denganwilayah lainnya. Berbagai macam kesenian tradisional yang ada di wilayah Bekasi diantaranya adalah tanjidor, lenong, gambang kromong, ujungan, musik gambus, wayang kulit, wayang golek, dan tari topeng. Kali ini, saya akan mencoba untuk membahas sedikit tentang Tari Topeng Bekasi. Tari Topeng Bekasi adalah pertunjukan teater rakyat yang telah berkembang di pinggiran wilayah Betawi selama lebih dari setengah abad atau 500 tahun. Di wilayah Pasundan, khususnya daerah Karawang, kesenian ini bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk kesenian Banjet. (Adeng, 2014) Berdasarkan asal-usul tarian Topeng Bekasi, saat itu Mataram masuk dalam penaklukan Belanda saat bangsa Belanda menduduki Batavia. Pada saat yang sama, Mataram dengan sangat ambisius menguasai pulau Jawa. Untuk mencapai ambisi tersebut, Mataram yang diduduki oleh Belanda kemudian menyerang Batavia. Namun di dalam penyerangan ini, Mataram tidak mampu menguasai Batavia da...

avatar
Azizahparamayu
Gambar Entri
Topeng Panji, Lambang Kesucian Manusia dari Cirebon
Tarian Tarian
Jawa Barat

Topeng Panji, Lambang Kesucian Manusia dari Cirebon Cirebon merupakan daerah yang banyak menyimpan serta memiliki budaya yang sangat menarik. Salah satu budaya yang khas dan menonjol dari Cirebon adalah pertunjukan rakyat tradisional, Tari Topeng. Terdapat sembilan jenis topeng yang dipakai dalam tarian tersebut, salah satunya adalah Topeng Panji. Topeng panji merupakan topeng runtutan pertama dalam proses babak Tari Topeng. Panji memiliki simbol insan yang baru saja terlahir ke dunia. Arti simbolik dari Topeng Panji adalah lambang kehalusan, tabiat, dan kesabaran, atau disebut pula dengan Mutmainah. Topeng panji memiliki wajah yang ekspresif, dengan guratan wajah yang sabar, halus, ditambah sedikit guratan senyum yang tertahan. (Pringgodigdo, 1982a) Spesifikasi Topeng Panji • Terbuat dari kayu waru, kayu kuini, kayu kemiri, kayu mentaos, atau kayu yang memiliki bobot yang ringan; • Topeng Panji tidak memiliki diameter ukuran yang tetap, tetapi biasanya memiliki diameter...

avatar
Nabilah Nurhilmy Ariedi
Gambar Entri
ANGKLUNG
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan. Angklung diketahui sudah dimainkan sejak abad ke-7 di Jawa Barat. Permainan musik angklung biasanya digunakan untuk upacara-upacara yang berhubungan dengan padi. Keberadaan angklung di masyarakat sunda dipercayai terkait dengan Nyai Sri Pohaci atau Dewi Sri sebagai lambang dewi padi. Pada masa itu, orang-orang desa memainkan angklung sebagai bentuk ritual kepada Dewi Sri agar dijauhkan dari malapetaka dalam mengolah pertanian. (Rosyadi, 2012) Cara membuat angklung Pembuatan angklung dibagi menjadi 3 bagian (Suharyanto, 2019), yaitu : Pilih bambu yang baik Bambu yang baik yaitu bambu yang berusia sekitar 4-6 tahun. Lalu bambu yang akan digunakan dipotong pada musim kemarau dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore. Bambu dipotong dengan ukuran sekitar 2-3 jengkal dari permukaan tanah, lalu bambu disimpan selama seminggu agar air dari bamb...

avatar
Raifaamalia
Gambar Entri
Karinding Ciramagirang
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding Ciramagirang merupakan salah satu yaitu alat musik khas Sunda (waditra) yang berkembang di Desa Ciramagirang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur. Dalam kepercayaan masyarakat daerah Ciramagirang, karinding mulai hadir sekitar awal abad ke-20 atau tepatnya tahun 1908. Penamaan Karinding sendiri diambil dari seseorang bernama Kari yang pekerjaannya mengembala kerbau atau “ngangon munding” dalam bahasa sunda. Kari merupakan orang pertama yang membuat dan memainkan karinding, ia membuat waditra ini ketika tengah me-ngangon munding untuk menghibur dirinya. Sehingga masyarakat menamakan waditra tersebut karinding berasal dari kalimat Kari-nganon munding. Karinding Ciramagirang ini terbuat dari pelepah kawung (pelepah pohon aren/enau) yang sudah tua. Karinding ini berbentuk persegi panjang dengan panjang 15-20 cm dan lebar 1-2 cm dan memiliki empat bagian. Paneunggeul (bagian yang dipukul), dua buntut lisa (bagian yang bergetar), pembatas lidah getar (bandul tengah), dan pan...

avatar
Titanursari
Gambar Entri
Perawatan Naskah Kuno “Paragi Nyuguh ka Dulur anu teu Nyaréat” Sebagai Upaya Pelestarian Kebudayaan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Pendahuluan Saat ini dunia semakin maju dan berkembang. Globalisasi mempercepat terjadinya perubahan pada dunia. Globalisasi memberikan banyak dampak pada dunia. Menurut Barker (2004) “globalisasi merupakan koneksi global ekonomi, sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita” (Barker dalam Suneki, 2012). Salah satu dampak globalisasi adalah munculnya banyak perangkat teknologi canggih yang membantu pekerjaan manusia. Dampak lainnya, banyak budaya luar yang masuk ke Indonesia dengan mudahnya, tentunya dengan bantuan teknologi. Sayangnya saat ini kebudayaan luar tersebut perlahan-lahan mulai menggantikan eksistensi budaya asli Indonesia. Di jaman yang serba modern saat ini anak-anak sangat sedikit yang masih tertarik dengan budaya asli Indonesia. Indonesia memiliki berbagai ragam kebudayaan, terlebih Indonesia terkenal dengan banyaknya daerah yang tentunya memiliki ciri khas dan karakteristik masing-m...

avatar
Sallyamanda