Topeng Panji, Lambang Kesucian Manusia dari Cirebon
Cirebon merupakan daerah yang banyak menyimpan serta memiliki budaya yang sangat menarik. Salah satu budaya yang khas dan menonjol dari Cirebon adalah pertunjukan rakyat tradisional, Tari Topeng. Terdapat sembilan jenis topeng yang dipakai dalam tarian tersebut, salah satunya adalah Topeng Panji. Topeng panji merupakan topeng runtutan pertama dalam proses babak Tari Topeng. Panji memiliki simbol insan yang baru saja terlahir ke dunia. Arti simbolik dari Topeng Panji adalah lambang kehalusan, tabiat, dan kesabaran, atau disebut pula dengan Mutmainah. Topeng panji memiliki wajah yang ekspresif, dengan guratan wajah yang sabar, halus, ditambah sedikit guratan senyum yang tertahan. (Pringgodigdo, 1982a)
Spesifikasi Topeng Panji
• Terbuat dari kayu waru, kayu kuini, kayu kemiri, kayu mentaos, atau kayu yang memiliki bobot yang ringan;
• Topeng Panji tidak memiliki diameter ukuran yang tetap, tetapi biasanya memiliki diameter sekitar 15 x 20 cm;
• Topeng Panji memiliki warna putih bersih yang melambangkan kesucian bayi atau insan yang baru lahir ke dunia;
• Memiliki ornamen kembang kliyang berwarna merah pada bagian dahi;
• Tidak memiliki banyak ornamen penghias seperti topeng-topeng runtutan selajutnya.
Cara Pembuatan Topeng Panji
• Kayu gelondong jenis waru, kuini, kemiri, mentaos, atau kayu ringan, dipotong dan dibentuk menjadi segitiga;
• Kayu yang sudah berbentuk segitiga, dihaluskan dan dipahat dengan perlahan;
• Pemahatan dilakukan sedikit demi sedikit. Pemahatan topeng dibuat merunduk. Sangat memperhatikatn secara rinci bagian mata, pipi, bibir, serta bagian hidung dibuat lebih timpul dari bagian lainnya;
• Setelah kerangka bagian depan wajah selesai, dilanjutkan dengan mengeruk bagian belakang topeng, agar dapat sesuai dengan bentuk wajah dan membentuk lubang pada bagian mata dan bibir, sehingga nantinya pemakai topeng dapat tetap melihat dan bernafas;
• Pada bagian belakang topeng, diberikan sedikit kulit atau kayu pada bagian dagu atau bibir topeng, agar dapat digigit oleh pemakai topeng; • Setelah pahatan rapi, topet dapat diolesi dengan cat dasar dan diamplas;
• Setelah cat dasar kering, Topeng Panji dicat dengan warna putih, dengan ornamen kembang kliyang berwarna merah di bagian dahi;
• Dengan pelukisan mata liyepan, dan tambahan titik seperti tahi lalat di bagian pipi kanan dan kiri;
• Proses dari mulai kayu gelondongan hingga menjadi Topeng Panji utuh kurang lebih memakan waktu 4-5 hari. (Topeng Cirebon, 2020)
Cara Pemakaian
Sama hal nya seperti topeng-topeng lain, Topeng Panji dipasang pada wajah penari, dengan menggigit kulit atau kayu yang berada pada bagian topeng di daerah dagu atau bibir topeng . Namun, Topeng Panji dimainkan secara lembut dan halus, karena Panji sendiri melambangkan sosok ketenangan, kesucian, dan memiliki karakter yang baik (Wulandhary, 2008:84) dalam (Martono, 2018). Topeng Panji ditarikan dengan gerakan kecil, statis, dan monoton. Namun, dengan iringan musik yang hingar bingar. Gerakan halus tersebut merupakan perumpaan seorang manusia yang memiliki kepribadian berhati-hati, berbudi luhur, dan berserah kepada Tuhan, selayaknya manusia yang baru saja terlahir ke dunia.
Cara Merawat Topeng Panji
Biasanya Topeng Panji yang sudah berusia dibiarkan dengan warna aslinya sama dengan saat pertama kali dibuat, agar keaslian dan makna kehidupan pada topeng tetap terjaga. Namun, Topeng Panji dapat pula dicat ulang agar tetap terlihat cemerlang. Satu hal yang harus digarisbawahi, bila Topeng Panji dilakukan pengecatan ulang, Topeng Panji tidak memiliki pancaran yang hidup, sebagaimana seperti cat lama saat pertama kali dibuat. Bila Topeng Panji sudah tidak dipergunakan, topeng disimpan dan dibakari setanggi atau sejenis kemenyan wangi dan diberi sajen dari waktu ke waktu. (Pringgodigdo, 1982b)
Daftar Pustaka
Kesenian Daerah Topeng Cirebon. (n.d.). CirebonKota.Go.Id. Retrieved March 30, 2021, from https://www.cirebonkota.go.id/pariwisata/kesenian-daerah/topeng-cirebon/
Martono. (2018). EKSPRESI BENTUK TOPENG PANJI DALAM PERKEMBANGAN ZAMAN MENGAPA TOPENG PANJI BERBEDA Martono. Seminar Antar Bangsa : Seni Budaya Dan Desain – STANSA.
Pringgodigdo, S. (1982a). Pertunjukan Rakyat Tradisional Cirebon. In Parmanita R Abdurachman (Ed.), CERBON (Pertama, pp. 118–124). Yayasan Mitra Budaya Indonesia, Penerbit Sinar Harapan.
Pringgodigdo, S. (1982b). Pertunjukan Rakyat Tradisional Cirebon. In Paramita R Abdurachman (Ed.), CERBON (Pertama, p. 125). Yayasan Mitra Budaya Indonesia, Penerbit Sinar Harapan.
Topeng Cirebon. (2020). Wikipedia. Retrieved March 29, 2021 from https://id.wikipedia.org/wiki/Topeng_Cirebon#Cara_Pembuatan
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...