Nasi Gandul adalah makanan khas Pati, Jawa Tengah. Ia merupakan nasi putih yang diberi kuah dan disajikan di atas piring yang dilambari selembar daun pisang. Kuah nasi ini berwarna merah kecoklatan dan agak berminyak. Warna merah dihasilkan dari cabai merah dan warna kecoklatan berasal dari kecap. Sedangkan kuahnya yang kelihatan berminyak disebabkan oleh lemak daging sapi. Rasa yang dihasilkan adalah perpaduan antaran gurih, manis, dan pedas. Dan biasanya, satu porsi nasi gandul dihidangkan bersanding dengan daging sapi, jeroan, telur bacem, perkedel, atau tempe goreng khas nasi gandul yang renyah. Bahan Membuat Nasi Gandul : 400 gram daging sapi, dipotong-potong 2 cm lengkuas, dimemarkan 2 lembar daun salamn 2 batang serai, (cukup ambil bagian putihnya saja, lalu anda memarkan) 1 sendok teh garam 5 sendok makan kecap manis 1/2 sendok teh gula merah 2 sendok makan minyak untuk menumis 1.700 ml santan dari 1 bu...
Meskipun bukan ibu kota provinsi, Solo memiliki status sebagai kota besar dan menjadi salah satu kota penting di Indonesia. Masyarakatnya juga dikenal mempunyai karakter yang kuat, yakni lemah lembut dalam berbahasa, tingkah laku, serta tutur kata. Pada saat yang sama, kebudayaan dan makanan khas juga tumbuh dengan baik. Bicara soal makanan Solo, tak lengkap rasanya jika tidak menjajal Nasi Liwet. Nasi liwet telah dikenal masyarakat luas, terutama masyarakat Jawa. Makanan berbahan dasar nasi tersebut dimasak melalui cara-cara khusus dan dibungkus dalam daun pisang. Hal ini menciptakan sensasi rasa yang tidak dapat dihadirkan oleh nasi-nasi lain. Seperti kebanyakkan makanan khas, nasi liwet juga berasal dari lingkungan yang elit, yakni kalangan kerajaan. Karena itu, makanan ini kerap menjadi makanan resmi dalam hajatan-hajatan besar seperti pesta pernikahan. Namun, perubahan waktu telah membuat status nasi liwet mencair menjadi makanan semua kalangan yang dapat dikonsumsi kapanpu...
Umumnya orang mengenal Gudeg berasal dari kota Jogja. Namun di Semarang juga memiliki gudeg. Gudeg Koyor namanya. Koyor adalah urat alias otot sapi yang berada di sekitar tulang punggung sapi. Kendati disebut urat, lantaran dimasak dengan teknik tertentu, maka koyor tersebut terasa sangat lembut. Koyor biasanya di masak pedas atau di ungkep bumbu manis, kemudian di goreng. Gudeg ciri khas Semarangan dan sekitarnya ini memiliki ciri tidak terlalu kering seperti gudeg Yogya. Gudeg Koyor disajikan dengan sambel goreng, opor ayam, tahu dan sebagai ciri khasnya adalah penambahan koyor sapi. Gudeg Koyor dengan versi koyor goreng yang terkenal adalah di gudeg Merak Mati. Bahan-bahan: Minyak untuk menggoreng 1 sendok teh air asam 1 sendok makan gula merah 1 sendok teh garam 2 lembar daun salam 2 cm jahe 4 cm lengkuas, dimemarkan 500 gram koyor sapi 750 ml air kelapa Bumbu yang Dihaluskan: 1 sendok teh ketumbar 2 cm kunyit 3 siung bawang putih 4 butir kemiri 6 butir bawang merah...
Kue Cetot , kue dari Jepara,biasa dikenal oleh masyarakat sebagai Cenil. Makanan ini merupakan jajanan pasar yang terkenal dengan rasannya yang manis serta teksturnya kenyal dan berwarna-warni. Apalagi jika dimakan bersama parutan kelapa, pasti lebih nikmat. Bahan-bahan: 2 liter air untuk merebus ± 300 ml air matang 400 gram tepung kanji 20 buah takir dari daun pisang 8 lembar daun pandan, potong 6 sendok makan gula pasir 1 sendok teh garam dicampur dengan parutan kelapa ½ butir dag diparut memanjang Pewarna makanan secukupnya Cara Membuat: 1. Larutkan 50 gram tepung kanji bersama 60 ml air matang (secukupnya) dan aduk sampai merata. Sisihkan 2. Campurkan sisa air yang sudah disiapkan dengan garam. Rebus di atas bara api yang sedang sampai mendidih. 3. Kemudian masukkan larutan tepung kanji sembari diaduk sampai adonan cetot mengental. Angkat. 4. Terus aduk adonan sampai kental merata dan suhunya mendingin. 5. Masukkan sisa tepung kanji yang sudah...
Jepara bagi masyarakat Indonesia dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan pejuang emansipasi perempuan, R.A Kartini. Namun bukan itu saja yang patut diingat dari kota ini. Jepara ternyata mempunyai sajian lapis dengan nama unik, yaitu Lapis Pati Bodin. Hidangan ini juga berbahan sama dengan lapis pada umumnya. Dalam resep Lapis Pati Bodin khas Jepara, air daun suji digunakan sebagai pewarna alami hijau, gula pasir selain menjadi pemanis juga sebagai pewarna putih pada sajian tersebut dan warna merah bisa didapatkan dari pewarna makanan yang dijual di toko-toko. Jadi bisa dikatakan kue lapis ini tanpa bahan pengawet. Bahan-bahan: 1 ¾ ons tepung kanji ½sdm tepung beras 1 ¼ ons gula pasir 25 ml air daun suji kelapa ½sdt garam 1 tetes pewarna makanan merah Cara Membuat: 1. Siapkan semua bahan dan perlengkapan yang diperlukan untuk mengolah Lapis Pati Bodin khas Jepara. 2. Rebus santan sembari diaduk-aduk hingga mendidih. Angkat...
Di Jepara ada makanan yang bernama unik, yaitu Horok-horok. Camilan ini berbentuk butiran-butiran kecil yang memiliki rasa kenyal dan gurih. Horok-horok terbuat dari olahan pohon aren. Masyarakat sekitar biasa menyantapnya sebagai lauk tambahan untuk makan nasi dan makanan lainnya. Bahkan, Horok-horok juga bisa dibuat minuman, yaitu Wedang Horok-horok. Bahan-bahan: Garam secukupnya Tepung aren secukupnya Daun pisang secukupnya Cara Membuat: 1. Langkah pertama adalah mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Lalu baru melakukan prosesnya yang lumayan lama, kurang lebih dua hari. 2. Cuci tepung aren secukupnya, kemudian baru dikeringkan. 3. Setelah sudah kering, sangrai selama beberapa menit. 4. Kemudian kukus tepung aren tersebut sampai matang. 5. Tuang ke dalam tempayan dan aduk dengan sisir. 6. Proses selanjutnya adalah pengerukan sagu dari batang aren. Lalu cuci kembali. 7. Selanjutnya adalah mengeringkan tepung tersebut dengan bantuan abu di atas adonan 8. Kukus kembali samp...
Kacang Oven adalah makanan khas Jepara. Proses pembuatan makanan ini tidak menggunakan minyak, jadi akan terasa gurih serta tidak berminyak. Dalam pemilihan kacang, pilih kacang yang baik, yaitu yang memiliki kenampakan bersih, tidak berjamur dan cacat. Kacang yang berwarna hitam, cacat dan berjamur sebaiknya tidak digunakan. Di Jepara, camilan ini biasa dikonsumsi oleh masyarakatnya. Bahan-bahan: 1 kg kacang tanah, dikupas 250 gram bawang putih 3 sendok makan garam Cara Membuat: 1. Jemur kacang tanah yang sudah dikupas selama sehari atau sekitar 24 jam. Hal tersebut dilakukan supaya kacang oven yang dibuat lebih tahan lama dan tidak berbau apek. 2. Cuci kacang sampai bersih. Sisihkan 3. Haluskan garam dan bawang putih dengan blender, atau bisa juga menumbuknya jika memang lebih suka ditumbuk. 4. Campur bawang putih dan garam yang telah halus dengan kacang. Aduk sampai merata bumbunya. Bumbu yang digunakan tidak harus bawang putih dan garam saja, bisa menggunakan bumbu yang...
Tahu Aci adalah salah satu camilan yang hanya bisa ditemui di daerah Slawi, Tegal. Tahu Aci biasanya dijadikan camilan pendamping saat minum teh poci. Bahan Utama: 10-15 buah tahu kuning atau boleh diganti tahu kulit Bumbu Halus : 1/2 sdt garam 1 sdt ketumbar 2 siung bawang putih Air secukupnya Bahan Membuat Aci: 2 siung bawang putih 1 sdt garam 1/2 sdt penyedap 1/2 sdt gula pasir 1/2 sdt lada bubuk 150gr tepung sagu tani/kanji 5 batang kucai (iris halus) 1 batang daun bawang (iris bagian hijaunya aja) Air secukupnya Minyak untuk menggoreng secukupnya Cara Membuat Tahu Aci: 1. Potong tahu bentuk diagonal/segitiga lalu campur dengan bumbu halus dan air, lalu diamkan sampai bumbu meresap. 2. Haluskan bawang putih lalu larutkan degan air kira-kira 1/4 gelas belimbing, lalu tambahkan garam,penyedap,gula pasir,lada. 3. Ambil wadah lalu campurkan tepung sagu dengan daun kucai, daun bawang dan bumbu yang sudah dilarutkan, uleni hingga adonan bisa dipulung/dibentuk dan tidak terla...
Kerupuk Kerapu adalah salah satu olahan dari Jepara. Makanan ini terbuat dari ikan kerapu yang kaya akan kandungan gizi seperti omega 3 dan zat besi. Kerupuk Kerapu cocok sebagai pelengkap saat menyantap nasi dan lauk pauk. Bahan-bahan: Daging ikan kerapu secukupnya Tepung beras secukupnya secukupnya Minyak goreng secu diganti dengan pasir) Cara Membuat: 1. Cuci bersih ikan kerapu, kemudian potong-potong dan haluskan. 2. Campur dengan tepung beras secukupnya. 3. Bentuk adonan tersebut menjadi gelondongan seperti kapsul. 4. Kemudian bungkus dengan plastik atau daun pisang 5. Kukus adonan selama beberapa saat, sampai teksturnya benar-benar sesuai dan matang. Angkat. 6. Iris tipis sesuai selera, kemudian tata di atas tampah. Jangan ditumpuk, biarkan memisah. 7. Setelah adonan habis dan sudah dipotongi, jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. 8. Ketika sudah kering, angkat dan panaskan minyak secukupnya untuk menggoreng 9. Goreng kerupuk kerapu sampai matang. Angka...