Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sejarah Kuda Kuningan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Apakah kamu pernah ke Kabupaten Kuningan/Desa yang berada di sekitar Kuningan, Jawa Barat? Pernah melihat tugu yang berbentuk kuda disana? Dan Apakah kamu sadar bahwa lambang dari Kabupaten Kuningan itu sendiri menggambarkan hewan kuda disana? Teringat pula ketika saya masih usia anak anak, saya bersama saudara sepupu saya menaiki delman yang ditarik oleh kuda ke beberapa tempat. Ini yang membuat saya tertarik ingin mengetahui mengapa hewan kuda sangat identik/kental sekali dengan Kabupaten Kuningan. Ternyata, Keidentikan hewan kuda di Kabupaten Kuningan punya cerita tersendiri lho... Konon, kuda-kuda yang berasal dari Kuningan pada zaman dahulu kala (pada abad 15) memiliki perawakan atau bentuk tubuh yang berukuran tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar, dan bisa dibilang lebih kecil dari pada kuda-kuda pada umumnya, namun tenaganya sangat luar biasa besar. Baik dalam memikul suatu benda yang berat, atau melaju dengan kecepatan yang sangat cepat. Kuda Kuningan ini juga san...

avatar
OSKM18_16518123_Andhika Rahadian
Gambar Entri
Mata Air Ciburial
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Bagi orang Bogor, mungkin sudah banyak yang tau tentang PDAM tirta pakuan. Secara lokasinya yang strategis di tengah pusat kota. Tapi, siapa sangka Bogor masih punya PDAM lagi selain tirta pakuan loh. Yaitu PDAM tirta kahuripan. Ya, mungkin ini terdengar sedikit kurang familiar ditelinga masyarakat Bogor umumnya. Tapi nyatanya, PDAM yang satu ini memang ada, dan bertempatan di daerah ciomas, Jl pintu ledeng. Dari nama tempatnya aja sudah terdengar kata ledeng, yaa memang tepat dibawah jalan itu terdapat pipa pipa besar yang berisi air untuk masyarakat. PDAM ini mengambil air dari sekitaran kaki Gunung Salak. Dan lebih tepatnya lagi, dari mata air yang terkenal di sekitar sini, yaitu mata air ciburial. Mata air ciburial ini terkenal dengan keankeran di daerahnya. Pada awalnya, mata air ini digunakan sebagai konsumsi penjajah yang berada di kota Bogor umumnya sewaktu jaman penjajahan. Ketika Indonesia merdeka, mata air ini diambil alih oleh masyarakat sekitar sebagai sumber mata...

avatar
Oskm2018_19818168_fahri
Gambar Entri
Pepeletokan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Pepeletokan adalah mainan tradisional yang dapat ditemukan di tanah sunda pada tahun 90an. walau begitu mainan ini masih bisa ditemukan pada kelompok bermain anak-anak di pedesaan di zaman sekarang, contohnya di Sumedang Jawa Barat. Pepeletokan adalah mainan yang menyasar semua gender, bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan. Pepeletokan terbuat dari bambu dengan panjang 30 cm dan diameter 1/2 cm. Bambu haruslah kuat dan tua supaya tidak cepat pecah. Pepeletokan ini juga membutuhkan dua bambu, yang mana bambu pertama dibuat menjadi tolak atau batangan bambu yang dihaluskan. Dan merupakan alat yang digunakan untuk mendorong peluru kertas di pangkal untuk meluncur dari mulut bambu disisi yang lain. tolak dibuat dengan cara bambu diraut sesuai dengan lingkaran dalam bambu dan bagian pangkal dibuat dengan pegangan sekitar 10cm. Lalu bambu yang kedua dibuat sebagai laras bedil (bentuk pipa) atau peluncur untuk peluru--dibuat dari kertas yang dibasahkan. Cara memainkan pepe...

avatar
OSKM18_19718095_ADZKA
Gambar Entri
Ucing kub
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

      Ucing Kub adalah sebuah permainan tradisional anak-anak di kawasan Jawa Barat,Di Era ini mungkin sudah jarang sekali yang memainkan permainan ini,realitanya anak-anak sekarang lebih memilih untuk bermain gadget dibandingkan bermain bersama teman-teman disore hari seperti dahulu kala.         Ucing dalam bahasa sunda artinya adalah kucing sedangkan kub bisa diartikan dengan meletakan tangan di dada dengan posisi menyilang,permainan sunda biasanya banyak menggunakan kata ucing,misalnya ucing-ucingan,biasanya penggunaan kata ucing ini didefinisikan dengan permainan yang berlari-lari.Permainan ucing kub dimainkan oleh paling sedikit 3 orang,semakin banyak orangnya akan semakin seru.Teknis permainan ini adalah diawali dengan hom pim pa,yaitu menentukan siapa yang menjadi ucing nya(yang mengejarnya) lalu pemain langsung berlarian tetapi  ucing tidak bisa menangkap pemain yang meneriakan "kub" sembari memnyilangka...

avatar
OSKM18_SBM_Sistha Drasthya
Gambar Entri
Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong Indonesia memiliki banyak kebudayaan, beraneka ragam kebudayaan tersebar luas di pelosok pelosok nusantara. Mulai dari kebudayaan agama, kebudayaan adat, kebudayaan pakaian, kebudayaan alat-alat/senjata, sampai kebudayaan makanan. Setiap kebudayaan memiliki sejarah masing-masing dalam terbentuknya kebudayaan tersebut sehingga kebudayaan yang ada sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda saat ini, agar kekayaan budaya yang dimiliki indonesia selalu terlihat dan dipandang oleh negara lain. Sebagai contoh saya akan memperkenalkan warisan kebudayaan bedog Galonggong (ataupun dalam bahasa indonesia biasa di sebut golok) yang berasal dari daerah Manonjaya, Kab. Tasikmalaya, Jawa barat. Bedog galonggong merupakan senjata jaman dulu ataupun menyerupai sebuah pisau dengan ukuran lebih besar yang digunakan untuk memotong sesuatu. Bedog galonggong masih digunakan oleh masyarakat Manonjaya terutama daerah Galonggong biasanya hanya digunakan...

avatar
Fajar290
Gambar Entri
Ucing Sandal, Permainan yang Hampir Habis Ditelan Waktu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Di Bandung, terdapat berbagai macam permainan yang sangat seru dan asyik dimainkan bersama teman- teman . Salah satu permainan yang sudah jarang dilakukan oleh anak-anak zaman sekarang adalah ucing sandal. Padahal, cara bermainnya cukup mudah dan dapat dilakukan hanya dengan tiga orang atau lebih. Barang yang diperlukan juga sedikit dan sangat mudah ditemukan, yaitu hanya empat buah (dua pasang) sandal yang memiliki ukuran cukup sama. Tiga buah sandal digunakan untuk membentuk objek permainan dan satu buah sisanya digunakan untuk dilemparkan "kucing" kepada para pemain. Cara bermain ucing sandal: 1. Ambil dua buah sandal kemudian pertemukan kedua ujungnya menghadap menjauhi alas bermain ( seperti ini kira-kira /\ ). Ambil satu buah sandal lagi kemudian letakkan di antara kedua sandal tadi, tetapi jangan sampai runtuh. Bentuk ketiga sandal tadi harus stabil (diam di tempat). 2. Lakukan hompimpa untuk menentukan satu orang yang akan menjadi "kucing". Posisi "kucing" berada kir...

avatar
OSKM18_16218039_Fairuz Aisya Alzura
Gambar Entri
Pengantin Tebu
Ritual Ritual
Jawa Barat

Penganten tebu merupakan suatu kebiasaan masyarakat desa babakan ketika pabrik gula akan beroperasi. Kebiasaan ini telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat desa babakan, penganten tebu ini bisa dikatakan sebagai permohonan keselamatan kerja bagi karyawannya dan diberi hasil panen tebu yang banyak kepada yang maha kuasa atau dalam bahasa jawa disebut selametan. Penganten tebu sendiri itu adalah sebuah dua pohon tebu yang dipilih dari kebun tebu yang siap panen dan diambil dari kebun tebu yang berbeda lokasinya, dan kemudian dua batang pohon tebu tersebut diarak seperti halnya seorang pengantin lengkap dengan orang-orang yang memakai baju tradisional seperti pengaman kerajaan disekitar area lingkungan pabrik gula. Pada prosesi pengarakan pengantin tebu biasanya acara ini ramai dengan masyarakat yang berantusias demi sekedar melihat dan berbelanja. Sebelum acara pengantin tebu ini mulai biasanya terdapat pasar tumpah seperti penjual makanan, pakaian, mainan anak-anak ataupun...

avatar
Oskm18_16818282_muhamad
Gambar Entri
Kakawihan Budak:Bang Kalima Gobang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

KAKAWIHAN BARUDAK: Gobang Kalima Gobang Gobang Kalima Gobang merupakan kakawihan (bhs sunda, lelaguan) yang sering di nyanyikan oleh anak – anak ketika bermain. Lagu ini terdiri dari 24 baris, dan poin utamanya adalah rima akhir dari setiap baris dapat disambung dengan baris selanjutnya. Berikut liriknya: (Lirik Asli/Basa Sunda) Bang kalima lima gobang, bang Bangkong ditengah sawah, wah Wahai tukang bajigur, gur Guru sakola desa, sa Saban poe diajar, jar Jarum paranti ngaput, put Putri nu gareulis, lis Lisung kadua halu, lu Luhur kapal udara, ra Ragrag di Jakarta, ta Taun tujuh hiji, ji Haji rek ka Mekah, kah Kahar tujuh rebu, bu Buah meunang ngala, la Lauk meunang nyobek, bek Beker meunang muter, ter Terus ka Ci Kampek, pek Pek na gagang kalam, lam Lampu eujeung damar, mar Mari kueh hoho, ho Hotel pamandangan, ngan Ngantos kanjeng dalem, lem Lempa lempi lempong Ngadu...

avatar
OSKM18_19818067_Nabilla
Gambar Entri
Bebegig Saat Ini
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Bebegig merupakan salah satu kesenian yang berasal dari daerah Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Bebegig ini bukanlah bebegig yang biasa digunakan oleh para petani untuk mengusir burung di sawah. Bebegig ini merupakan kesenian yang menggunakan topeng berukuran besar seperti reog ponorogo. Topeng ini terlihat menyeramkan dan gigi terlihat besar. Bebegig juga dilengkapi oleh rambut gimbal yang berasal dari bubuai atau bunga rotan. Sealin itu, orang yang menggunakan bebegig juga menutupi tubuhnya menggunakan ijuk. Dan orang tersebut menggunakan lonceng yang digantungkan di pinggang balakang yang disebut kolotok. Sehingga saat berjalan menimbulkan suara yang khas. Berat total bebegig ini bisa mencapai 25-60 kg. Pada zaman dahulu, bebegig yang sudah siap digunakan tidak langsung dipakai. Sebelum pentas dilakukan bebegig dibawa ke makam leluhur untuk melakukan doa dan dari situlah bebegig mulai digunakan. Tetapi hal itu sudah tidak dilakukan pada zaman sekarang. Sekarang bebegig biasa...

avatar
OSKM18_16618190_Shafa Syarifah