HARI PAHLAWAN
298 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Condet
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Sekitar abad 18 di daerah yang sekarang namanye Condet, Jakarte Timur, ade pangeran kaye raye namanye pangeran Geger. Die ntu penguasa di daerah Condet. Name Condet itu sendiri asalnye dari julukan yang dikasih masyarakat setempat yang biasa bilang Codet. Lama kelamaan kata Codet udah kagak kedengeran lagi, malah berubah jadi condet.             Pangeran Condet punye bini namanye Polong. Die juga punya anak lima, salah satunye Maemunah. Maemunah emang udah cantik, kepribadiannye juge santun. Ya udah gak heran banyak laki dari mane aje seneng sama die.             Sampe suwaktu-waktu ade seorang laki-laki cakep dan gagah niat banget ngelamar Maemunah. Laki-laki itu namanye Aswatana. Astawana terkenal banget karena kesaktian dan ketampananye. Die putra Makassar (Sulawesi  Selatan), tapi udah lama tinggal di Betawi, tepatnye sebelah timur dari daerah Condet. Wa...

avatar
Ayuna15
Gambar Entri
Silat Sabeni
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
DKI Jakarta

Silat Aliran Sabeni   Ciri khas silat aliran sabeni adalah jurus kelabang muter, jurus kelabang nyebrang.   SABENI TENABANG Seni Maen Pukulan Sabeni Tenabang adalah aliran silat tradisional asli Betawi yang berasal dari daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia.  Aliran silat tradisional ini pertama kali dikembangkan oleh Sabeni bin Canam (pendiri aliran Sabeni) dan diturunkan kepada keturunannya yang salah satunya bernama M. Ali Sabeni, mantan tentara Angkatan Darat Indonesia yang pada hari tuanya lebih dikenal sebagai seorang seniman kesenian Sambrah Betawi.  Penyebaran silat tradisional aliran Sabeni ini memang pada awalnya sangat terbatas karena merupakan ilmu beladiri silat keluarga. Namun seiring perkembangan jaman dan tuntutan pelestarian budaya, silat tradisional asli Betawi ini akhirnya mulai diajarkan keluar, yang fokusnya pada tahap awal adalah untuk anak-anak muda warga daerah Tanah Abang. ...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
SIBELATOK (Silat Betawi Langkah Troktok)
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
DKI Jakarta

Keberadaan maen pukul Troktok di Ulujami bermula dari belajarnya seorang anak muda yang bernama (Haji) Dilun mempelajari ilmu maen pukul dari seorang guru yang bernama Marzuk di Rawa Kidang Tangerang. Sosok Guru Marzuk selain dikenal sebagai ahli dalam ilmu beladiri,beliau juga dikenal sebagai ahli dalam ilmu agama. Karena pada zaman itu maen pukul dan ibadah merupakan sesuatu yang tak terpisahkan keberadaannya. Jadi berangkatlah (Haji) Dilun menemui Guru Marzuk. (Haji) Dilun adalah anak pertama dari tiga bersaudara pasangan seorang kepala desa/lurah Ulujami pertama yang bernama (Ki)Syairan atau Siran/Biran/Diran bin Madi dengan seorang istri yang berasal dari Kreo Ciledug. Diperkirakan beliau lahir pada tahun 1843 M(saat itu Ulujami termasuk dalam wilayah administrasi kecamatan Ciledug Daswati II (kabupaten/kotapraja) Tangerang. Data ini dapat dilihat pada tahun-tahun mendatang.seperti tertera pada Surat Ketetapan Iuran Pembangunan Daerah pada tahun 1967. Saat usianya tumbuh...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Lenong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Lenong adalah seni teater tradisional betawi yang masih bertahan hingga sekarang, dalam pertunjukan nya pemain lenong terkadang mengajak penonton nya untuk berdialog,ini yang membuat lenong berbeda dengan seni teater lain di Indonesia. Lenong sama seperti teater lain dalam setiap pertunjukan nya ,yang mana seni lenong ini mengkombinasikan lawakan, musik, silat , dan drama , Meski pernah mengalami masa sulit di tahun 1970 an namun kesenian lenong kini semakin di minati para penikmat seni, dimana lenong sendiri sering menjadi acara di televisi-televisi swasta di Indonesia yang pemain nya banyak memainkan para artis. Lenong ada dua macam, yang pertama lenong denes yang umumnya mengambil tema cerita tentang kaum bangsawan, dan lenong preman yang mengambil tema tentang kehidupan sehari hari, bahasa betawi yang di gunakan dalam lenong preman pun menggunakan bahasa betawi sehari- hari berbeda dengan lenong denes yang menggunakan bahasa Betawi halus.

avatar
Nanang_tris
Gambar Entri
Upacara Adat ‘Pindah Rumah’ Suku Betawi
Ritual Ritual
DKI Jakarta

Budaya Jakarta hari ini di mana arus urbanisasi ke Jakarta kemudian menghadirkan kemajemukan masyaraka dan budaya, serta proses perjalanan sejarah. Hal ini kemudian secara alami membentuk karakter pada budaya di Jakarta, Salahsatunya pada upacara-upacara adat. Upacara selalu melekat dalam segala siklus kehidupan orang betawi. Termasuk pada upacara pernikahan hingga pindah rumah. Selain upacara pernikahan, filosofi orang Betawi tergambar jelas pada upacara adat pindah rumah. Adat mengatur perabotan-perabotan yang harus dibawa. Misalnya, tempayan atau kendi berisi air, bumbu dapur, dan kaca. Air bagi orang betawi melambangkan kehidupan. Kendi berisi air juga melambangkan sikap peduli dan optimismenya dalam menjalani hidup yang mengalir seperti sifat air membasahi tempat-tempat yang lebih rendah yang dimiliki orang betawi. Konon dahulu orang Betawi sengaja menyimpan tempayan atau kendi berisi air di depan rumah. Hal tersebut dilakukan agar musafir yang bisa sekadar minum a...

avatar
Oase
Gambar Entri
Golok Betawi
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
DKI Jakarta

  Salah satu senjata tradisional masyarakat Betawi, yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan sudah menyatu dalam kehidupan mereka. Setiap keluarga Betawi pasti memilikinya, bahkan setiap lelaki pada zaman dahulu selalu membawanya kemanapun mereka pergi. Namun karena perkembangan zaman serta teknologi sehingga golok sudah dianggap tidak praktis lagi dan mulai jarang ditemukan masyarakat Betawi yang memilikinya, kecuali yang masih populer golok gablongan (golok kerja). Walaupun secara fisik golok tidak lagi menyertai ke mana seorang lak-laki pergi, namun berbagai kesenian yang tumbuh di kalangan orang Betawi, terutama lenong selalu menampilkan tokoh-tokoh yang menyelipkan golok sebagai senjata andalan, bahkan ada beberapa pantun yang diciptakan berkaitan dengan golok. Golok gue golok Ciomas, Sepotong perak sepotong emas, Kalau ngomong jangan bikin panas, Entar gue cincang seperti nanas. Golok dalam masyarakat Betawi dibedakan ke dalam dua ka...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
GAMBANG RANCAK JALI JALUT (RANCAK SI PITUNG)
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

·         SEJARAH RANCAK SECARA UMUM Rancak merupakan suatu nyanyian berupa pantun dan syair yang sudah ada sejak abad ke 19 dan perancak itu sendiri terdiri dari dua orang . Pada masa itu Rancak adalah suatu bentuk perlawanan di tanah Betawi pada musim paceklik. Dalam tuturan lisan yang terdapat di syair atau pantun masyarakat Betawi mengelabuhi penjajah melalui cara yang cemerlang. Pada masa ini Rancak diturunkan dari generasi ke generasi, Rancak kadang digunakan untuk ngamen  oleh masyarakat Betawi dan disampaikan secara spontanitas.   ·         MAKSUD DAN TUJUAN RANCAK 1.       Merlestarikan Budaya Betawi. 2.       Mengenalkan Si Pitung sebagai pahlawan Betawi. 3.       Mengenalkan cerita Si Pitung pada generasi muda.       ·...

avatar
Sobatbudayajakarta
Gambar Entri
Permainan Kalengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Permainan Kalengan bisa ditemui di daerah Condet, Kelurahan Batu Ampar, Jakarta Timur. Akan tetapi, tentu permainan ini juga tidak hanya terdapat di Condet, namun di beberapa daerah lain juga. Kalengan dimainkan  oleh anak-anak usia 9-12 tahun, baik laki-laki maupun perempuan sekurang-kurangnya dua orang. Dahulunya, permainan kalengan menggunakan potongan- potongan bambu bulat. Hal ini ditujukan agar bambu dapat diletakkan dalam posisi berdiri. Namun seiring berjalannya waktu, bambu bulat diganti dengan kaleng susu atau biskuit. Permainan kalengan memiliki taruhan dalam bentuk biji melinjo yang dimasukkan ke dalam kaleng. Penggunan biji melinjo sebagai taruhan dikarenakan pada saat itu hampir setiap rumah di Condet memiliki pohon melinjo. Adapun bentuk taruhan di daerah lain berbeda sesuai dengan keadaan lingkungannya. Permainan kalengan dimainkan di tempat yang cukup luas atau di halaman rumah. Anak-anak biasanya memainkannya pada saat siang hari. Setiap pemain ha...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Permainan Ujungan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Nama permainan ini diambil dari teknis bermainnya karena setiap pemain harus berusaha memukul lawan dengan ujung tongkat rotan sebatas lutut ke bawah. Peralatan yang digunakan dalam permainan ujungan adalah tongkat rotan dengan panjang sekitar 75 cm yang disediakan oleh  bebato . Permainan ujungan biasanya dilakukan pada malam hari dengan penerangan obor. Arena bermainnya berupa tempat terbuka atau lapangan. Permainan ujungan merupakan permainan sejenis pertandingan yang dipimpin oleh wasit yang disebut  bebato.  Dalam pelaksanaan permainannya diiringi oleh tetabuhan atau gamelan. Setelah semua siap, kedua pemain masuk ke dalam arena bermain dan memegang tongkatnya masing-masing. Kemudian  bebato   memeriksa ujung tongkat keduanya dan memberitahu aturan permainan yang dilanjutkan dengan saling bersalaman. Permainan dimulai setelah mendapatkan aba-aba dari  bebato.  Kedua pemain yang bertanding berusaha saling memukul  dan m...

avatar
Sriutanti