8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Belenggu Kokolot
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat etnik sunda masih mempercayai dan menghormati kokolot, sebagai tetua yang dianggap berperan penting dalam pengambilan keputusan. paraji adalah kokolot yang terampil dan mampu serta paham dalam memeriksa ibu mulai saat kehamilan sampai menolong persalinan serta merawat bayi hingga 40 hari. ibu hamil, melahirkan , dan nifas, serta bayi dianggap sebagai kaum yang rentan terhadap penyakit dan gangguan yang disebkan oleh makhluk gaib, sehingga mereka harus mematuhi anjuran dan pantangan yang dikatakan oleh para kokolot. kepercayaan masyarakat etnik sunnda di desa Tugu terhadap kemampuan paraji tentu tidak tumbuh dengan sendirinya. kepercayaan dan keyakinan tersebut tumbuh karena mereka sendiri mempertahankan nilai-nilai dan tradisi yang ada di masyarakat. Mayoritas ibu hamil di desa Tugu memutuskan untuk bersalin di rumah dan dibantu oleh paraji. Alasan utama selain menjalankan tradisi, juga karena rasa aman dan nyaman, akses mudah, serta faktor biaya yang murah dibandingan b...

avatar
Oskm18_16318246_dini Maharani
Gambar Entri
Ngarak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Menjelang akhir tahun ajaran dan peringatan hari keagamaan Islam, masyarakat Sukabumi secara bergantian menyelenggarakan prosesi ngarak. Ngarak merupakan kegiatan yang dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi dusun atau kecamatan. Beberapa menggunakan iringan musik tradisional adapula yang menggunakan grup musik drumband. Prosesi dimulai pada pagi atau siang hari. Partisipan yang merupakan pelajar dan masyarakat berbondong-bondong memenuhi area lapang atau jalan dan membentuk sebuah barisan. Masyarakat yang terlibat biasanya akan membuat ogoh-ogoh raksasa, replika tempat ikonik yang ditandu, produk hasil panen, serta memakai kostum unik. Ngarak yang berlangsung selama beberapa jam ini menjadi daya tarik yang ditunggu oleh masyarakat setiap tahunnya karena tak jarang penyelenggara kegiatan mengadakan perlombaan bagi masyarakat yang dapat membuat ogoh-ogoh paling unik. Setelah prosesi ngarak berakhir, kegiatan masih berlanjut hingga menjelang pagi keesokan harinya. para santri yang...

avatar
OSKM18_16818191_Miptah
Gambar Entri
Paribasa : Peribahasa dalam Bahasa Sunda
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang tersohor di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan. Alasan pertama adalah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa tertua di Nusantara. Alasan lainnya ialah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki pengguna terbanyak di Indonesia, yaitu penduduk Jawa Barat yang populasinya sangat besar. Sebagaimana bahasa lain pada umumnya, bahasa Sunda memiliki beragam kekayaan, baik dari segi kata maupun makna. Salah satu penerapan kekayaan tersebut bisa kita lihat dalam sastranya, yaitu sastra Sunda. Sastra Sunda terdiri dari berbagai macam bentuk. Beberapa di antaranya yaitu puisi, pantun, cerita rakyat, peribahasa, sajak, syair, dan lagu. Namun, yang akan dibahas pada artikel ini adalah peribahasa Sunda, yang dikenal dengan sebutan Paribasa. Paribasa sebenarnya tidak berbeda jauh dengan peribahasa yang kita kenal dalam bahasa Indonesia. Bedanya, tentu Paribasa menggunakan bahasa Sunda. Paribasa memiliki...

avatar
Oskm18_16418149_zidan
Gambar Entri
Kesenian Tarling #DaftarSB19
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Sejarah Lahirnya Tarling DaftarSB19 Tarling berasal dari kata gitar dan suling. Kalau mendengar kata gitar tentu bukan alat musik asli dari Indonesia. Karena gitar berasal dari Eropa dan masuk ke Indramayu melalui jalan perdagangan di Bandar Cimanuk atau Pelabuhan Cimanuk. Belanda berkuasa di Muara Cimanuk dengan membangun Stasiun kereta terakhir di Paoman berasal dari kata Pa Omahan yang artinya Pemukiman, Gudang Beras Bramasta di Bawah Randu Gede Sebelah Timur Sungai Cimanuk dan Sebelah barat pusat pemerintahan Belanda pada abad 16. Saat itu Belanda memperkenalkan irama stambul setelah sebelumnya membawa tanjidor (jidur) selama beberapa ratus tahun. Dikisahkan pada masa penjajahan Belanda mendekati akhir kekuasaannya, ada seorang bangsa Belanda yang memiliki gitar yang terjatuh dan rusak. Kemudian gitar tersebut dibetulkan oleh kalangan masyarakat pribumi ahli kayu di desa Kepandean Indramayu yang merupakan nenek buyutnya Pak Sugra, warga Desa Kepandean, yang hingga akhir...

avatar
OSKM18_16318055_Mohammad Ibnun Naja
Gambar Entri
Terasi Khas Cirebon
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Makanan desa lebih enak dan sehat dari makanan siap saji.

avatar
Mustika Puji
Gambar Entri
Momolo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Momolo atau biasa juga disebut mastaka merupakan struktur yang berfungsi untuk mengunci atap. momolo terkadang memiliki bentuk yang unik di daerahnya masing-masing, tergantung kepercayaan dan kebudayaan yang berada di daerah tempat momolo digunakan. Dalam bahasa sunda mastaka memiliki arti Kepala. kepala merupakan bagian tubuh yang paling tinggi. oleh karena itu momolo diletakan di bagian atas sebuah bangunan yang memiliki makna maha tinggi. momolo biasanya memiliki bentuk segi empat atau bulat yang strukturnya semakin runcing ke atas. secara umum bagian momolo dapat dibagi menjadi tiga bagian sesuai proses pembuatannya, yaitu bagian bawah yang biasa disebut induk yang berbentuk besar, bagian tengah yang biasa disebut bagian anak yang berbentuk agak besar tapi lebih kecil dari induknya, dan bagian teratas yang biasa disebut bagian cucu yang digunakan seagai tempat peletakan mahkota yang menandakan puncak momolo pada masa kerajaan hindu mendominasi pemerintahan di Indonesia,...

avatar
OSKM18_16618203_RIZAL MAULANA
Gambar Entri
Pesona Kerajinan Tanduk dari Sukabumi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Pesona Kerajinan Tanduk dari Sukabumi         Tanduk merupakan salah satu bagian dari tubuh hewan seperti sapi, kerbau,rusa, kambing dan lain-lain yang sangat keras dan tumbuh dari kepalanya. Tanduk ini dapat diukir menjadi bentuk yang menarik seperti ikan, burung, dan masih banyak lagi. Kerajinan tanduk ini juga dapat dibentuk menjadi aksesoris, hiasan, alat-alat dapur, dan lainnya.  Di salah satu tempat di Sukabumi bernama Kampung Inggris, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat merupakan pusat pengrajin kerajinan tanduk. Biasanya usaha kerajinan tanduk ini milik turun temurun dan pekerjanya merupakan orang-orang disekitar kampung tersebut yang memiliki keahlian mengukir yang tidak biasa dan belajar secara otodidak. Tanduk yang digunakan merupakan tanduk dari hewan seperti sapi, kerbau, dan kambing dan pastinya telah mendapatkan izin dari pemerintah. Para pengrajin dan pengusaha kerajinan ini tidak menggunakan barang ilegal seperti gading gajah...

avatar
OSKM18_16818223_AlnaKhaulaSyahida
Gambar Entri
Bubur Ayam Bandung (Lahar Galunggung)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Bubur ayam mudah ditemui sebagai pilihan sarapan yang lumrah bagi masyarakat daerah Bandung. Bukan jarang pula, kita temui gerobak 'Bubur Ayam Bandung' di kota-kota lain seperti Surabaya dan Jakarta. Sebenarnya, bagaimana sih awal mula masakan ini, tanpa kita sadari, menjadi khas Bandung? Aku mendatangi salah satu gerai bubur ayam, langgananku sejak kecil, Bubur Ayam Lahar Galunggung untuk mencari tahu lebih lanjut. Saya bertemu dengan Bapak Tion Nurdiono atau yang lebih dikenal dengan Mang Edun, pemilik, penjual, sekaligus narasumber kali ini. Semanguk datar bubur nasi disajikan dengan suwir ayam, cahkwe (cakue), seledri, kacang, dan sedikit siraman kaldu kuning gurih yang menyerupai minyak. Kemudian, segelas teh tawar dan semangkuk kecil kerupuk diberikan. Botol kecap asin, kecap manis, dan sambal sudah siap di kedua meja yang ada di warung ini. Rasa dan tekstur bubur ayam yang mudah diterima selera pagi hari yang tidak terlalu berat mampu membekali diriku dengan energ...

avatar
Oskm18_16718089_amalia
Gambar Entri
Lais
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Lais, pemainan Lais, atau kesenian Lais adalah salah satu kesenian yang berasal dari Garut. Lais ini dimainkan dengan menggunakan dua batang bambu sepanjang 12 meter sampai dengan 13 meter, seutas tali tambang, dan iringan musik dari para nayaga. Jumlah pengiring Lais ini biasanya terdiri dari pemegang dogdog yang berjumlah 4 orang, seorang pemain lawak, dan pemain terompet. Pemain Seni Lais melakukan atraksi akrobatik diatas tali yang dihubungkan di antara kedua batang bambu tadi, dari mulai berjalan, tiduran dan bersantai, hingga membelah buah kelapa dengan goloknya. Semua ini dilakukan tanpa alat pengaman apapun. Walapun begitu, pemain Lais tidak tampak takut, malah seringkali bertingkah lucu sekaligus mendebarkan. Lais ini mirip-mirip dengan akrobat dan pertunjukannya kental dengan unsur magis dan ghaib. Tidak jarang orang menyebut pementasan Lais ini sangat berbahaya. Karena tingkat bahayanya itulah, kesenian Lais ini selalu mengundang decak kagum penonton. Menurut sejarahnya, L...

avatar
OSKM18_16418032_[Ziyad] Fakhri Kunadi