sumber: galeri-iket.com Salah satu dari sekian banyak jenis budaya Tatar Sunda yang perlu dilestarikan adalah pakaian, khususnya pangsi dan iket Sunda. Pangsi dan iket Sunda merupakan ciri khas jajaka (pemuda) Sunda dalam berpakaian sehari-hari. Masyarakat pada umumnya mendengar kata "pangsi" identik dengan celana dan baju tanpa kerah berwarna hitam. Namun, sebenarnya yang disebut pangsi adalah bagian bawahnya (celana), sedangkan bagian atas (baju) disebut dengan Salontreng . [1] Akan tetapi, masyarakat lebih mengenal pakaian ini "sepaket" dengan istilah pangsi. Iket Sunda sendiri merupakan selembar kain yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dipakai dan digunakan sebagai penutup kepala. Iket di Tatar Sunda dikenal juga dengan istilah totopong . Dahulu, iket hanya terbatas berwarna hitam atau putih, tetapi seiring perkembangan zaman, warnanya semakin bervariasi dan mulai berkemb...
KACAPI MANUNGGAL: PERSIAPAN DAN PELAKSANAANNYA Narasumber: Bapak Holid H.R. – Seniman Karawitan Sunda Berpengalaman tampil di TVRI Jawa Barat bersama Mang Koko Kacapi Manunggal adalah salah satu bagian dari seni Karawitan Sunda. Permainan Kacapi Manunggal bisa dikelompokkan sebagai jenis karawitan musik ataupun karawitan instrumental. Sesuai namanya, pertunjukkan Kacapi Manunggal dimainkan secara tunggal atau hanya satu orang saja. Cara memainkan ini berbeda dengan permainan kecapi di daerah lain yang memerlukan lebih dari satu orang. Menurut narasumber, dasar dari memainkan kecapi secara tunggal ini adalah dengan mengerti dan memahami empat jenis tangga nada atau disebut sebagai laras dalam Bahasa Sunda. Setiap jenis tangga nada tersebut memiliki warna suara yang menciptakan suasana musik yang berbeda. Keempat jenis laras tersebut adalah pélog, saléndro, madénda, dan – yang khas dan hanya ada dalam...
Salah saru yang paling saya ingat dari memori masa kecil adalah pernah membeli rujak dengan pecahan genting, Saat itu saya kira itu halusinasi atau mimpi, tapi waktu saya tanya orangtua saya, memang benar ada rujak yang bisa dibeli dengan pecahan genting. Rujak versi gimana sih? Namanya rujak tingkeban, tingkeban adalah syukuran yang biasa dilakukan oleh orang sunda untuk merayakan 7 bulan kehamilannya. Nah, sebenarnya nggak ada resep khusus untuk si rujak tingkeban ini seperti rujak biasa dibuat dari buah- buahan dan bumbunya dari tumbukkan gula merah, asam, garam, dan sedikit terasi. Tapi, katanya sih rujak ini harus dibuat dengan bumbu yang sangat pas. Orang- orang zaman dulu percaya jika rujaknya trerlalu asam nanti anaknya pelit senyum, kalau rujaknya terlalu pedas nanti anaknya galak, dan kalau rujaknya manis anaknya akan murah senyum. Unik kan budaya yang satu ini? Bisa menentukan sifat anak dari sepiring rujak. Lalu, kok bisa sih rujak ini dibeli dengan genting? Dibeli...
Tarian Topeng merupakan kesenian Bekasi yang biasanya dimainkan untuk memeriahkan acara perkawinan, khitanan, dan kaulan. Dalam gelarannya, tari topeng dilengkapi juga drama komedi atau lawak tentang kehidupan masyarakat kecil di Bekasi. Tarian Topeng diiringi musik yang terdiri dari lima jenis alat musik yaitu kendang, rebab, gong, kenong tiga, dan kecrek. Namun, dewasa ini, iringan musik topeng bertambah dengan alat musik lain seperti salendro, saron, bende, dan terompet, sebagai akibat dari pengaruh budaya Betawi dan Sunda.
Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan budaya. Tidak akan habis jika mendengar kata budaya di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke terdapat berjuta-juta budaya namun belum tereksplor dengan baik itu dikategori lagu dan musik, makanan, seni beladiri, permainan, upacara adat, dan lain-lain. Dan yang menarik biasanya dalam kategori lagu dan musik contohnya Rajah. Apa dan seperti apa rajah itu? Mari kita kenal dan lestarikan bersama. Rajah merupakan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh juru kawih dan diiringi oleh musik kecapi dan suling yang tujuannya berdoa meminta perlindungan dan memanggil roh leluhur Sunda. Dalam memainkan rajah tidak bisa semabrangan melinkan terdapat aturan didalamnya. Tidak boleh merubah lirik lagu, irama lagu, dan musik lagu. Rajah ini juga merupakan sebuah ritual yang wajib dilaksanakan sebelum melaksanakan upacara adat di Tatar Sunda. Rajah terbagi menjadi dua yaitu Rajah Bubuka dan Rajah Pamunah. Rajah Bubuka adalah raja...
Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.Sebuah bukit yang kini telah menjadi nilai sejarah yang tinggi dan forklor yang erat di sana. Adapun forklor sendiri adalah istilah untuk cerita rakyat yang ditemukan di sana secara turun-temurun. Bukit ini didominasi oleh banyaknya pohon bambu dengan ketinggian bukit yang rendah, hanya 895 mdpl dengan curah hujan sekitar 300-1500 mm/tahun serta suhu rata-rata berkisar antara 22-30 derajat Celcius. Suasana yang cukup sejuk ini tentu bisa dinikmati oleh setiap orang yang menginginkan ketenangan jiwa dan raganya. Bukit Sadu awalnya hanyalah berupa hutan belantara yang terdapat 4 orang tokoh di dalamnya (empat sekawan),yang menjadi cikal bakal terciptanya sebuah desa. Mereka adalah perwakilan kerajaan Mataram yang melakukan pertapaan di puncak bukit Sadu dengan penguasaan energi yang tinggi dan handal serta mahir dalam ilmu bela diri. Selain itu, mereka memiliki tugas masing-masing yaitu sebagai juru damai, ahli pemerintahan...
Indonesia merupakan negara agraris, sebagian masyarakatnya bekerja sebagai petani. Begitu pula dengan masyarakat Pulau Jawa, tepatnya Sukabumi, Jawa Barat. Di Kabupaten Sukabumi, terdapat masyarakat Kasepuhan Pancer Pengawinan yang setiap tahunnya setelah panen mengadakan acara serah tahunan di pusat kampung adat. Masyarakat ini melakukan penghormatan padi karena mereka masih memegang teguh adat lama. Secara tradisi mereka mengaku sebagai keturunan para pejabat dan prajurit Keraton Pajajaran dalam barisan bertombak. Dalam ritual padi di daerah ini selalu diadakannya sebuah tarian yang dinamakan Tari Dogdog Lojor. Dogdog Lojor sendiri merupakan nama dari salah satu jenis angklung yang saat ini sudah jarang ditemukan. Dengan Instrumen utama Angklung Dogdog Lojor dan empat buah angklung yang masing - masing mempunyai nama Gonggong (angklung yang besar), Panembal, Kingking dan Inclok. Tiap instrumen ini dimainkan oleh seorang pemain sehingga semuanya berjumlah enam orang. ditambah d...
Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keberagaman yang tak terhitung dari ujung Sabang sampai Merauke. Baik itu dalam hal suku bangsa, bahasa, agama, kekayaan alam, bahkan kebudayaan. Kita dapat menemui ciri khas berbagai daerah. Sama halnya seperti kota Sukabumi, Jawa Barat, yang terkenal dengan minuman Es Pala-nya. http://kuliner.panduanwisata.id/files/2014/03/23-es-buah-pala.jpg Es Pala adalah salah satu minuman khas Sukabumi. Cara membuat minuman segar ini pun cukup mudah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengupas dan mengiris buah pala. Setelah diris, pala dimasukkan ke dalam panci berisi air, kemudian dididihkan di atas kompor selama kurang lebih 10 menit. Diusahakan pala jangan direbus terlalu lama, karena dapat mengurangi kelezatannya. Setelah 10 menit, angkatlah panci berisi pala dan letakkan di meja. Kemudian siapkan panci berisi air dan masukkan gula secukupnya. Lalu rebus campuran air dan gula tersebut di atas komp...
Nasi timbel adalah masakan sunda yang populer di Jawa Barat dan Banten.Makanan ini biasanya dibuat dari beras bagolo atau beras merah campuran yang dilipat dengan daun pisang.Isi lauk pauk dari Nasi Timbel adalah ayam goreng/ikan goreng,tahu,tempe,lalapan,sambal,ikan asin,dan terkadang disajikan dengan satu mangkok sayur asem.