3.677 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Makebo-Keboan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Suatu tradisi adat/agama yang sampai saat ini masih tetap dilakukan oleh masyarakat Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem adalah Upacara “Usaha Dalem” yang diadakan di Pura Dalem. Dalam upacara ini dipersembahkan berbagai macam binatang kurban sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebelum kurban-kurban ini disembelih, terlebih dahulu dibawa untuk mengelilingi pelinggih (tempat Ida Katu Dalem) sebanyak tiga kali. Diantara binatang calon kurban terdapat seekor sapi jantan hitam yang sudah dewasa. Leher sapi ini diikat dengan tati-tali bambu yang terdiri dari  30 utas untuk dipegang ujung-ujungnya oleh masyarakat Desa Ulakan. Upacara ini berlangsung amat meriah karena dihadiri oleh seluruh masyarakat desa. Sapi ini diarak sambil dipukul-pukul ujung-ujung tali ladi sambil bersorak-sorai. Jika dilihat secara sepintas permainan  makebo-keboan  seperti mendapat inspirasi dari upacara ini. Berdasarkan informasi dari orang tua yang perna...

avatar
Oase
Gambar Entri
Macepetan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Macepetan  berasal dari  kata dasar  cepet  (bahasa Bali) yang memiliki arti dasar tangkas atau sigap. Kata dasar tersebut kemudian mendapat awalan  ma  dan akhiran  an  sehingga menjadi  “Macep at an”. Di beberapa daerah kata itu sering mendapat perulangan sehingga menjadi  “mac e pe t  c e petan”. Permainan ini belum dapat dipastikan berasal dari daerah mana. Namun ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa permainan ini berasal dari daerah Badung dan Buleleng. Meski belum bisa dipastikan daerah asal dari permainan ini, yang jelas permainan ini sudah berkembang secara turun menurun di seluruh Bali sebagai permainan anak-anak. Jenis permainan ini memerlukan ketangkasan untuk menangkis, menghindar serta menyerang. Menangkis dan menghindar maksudnya ialah menolak atau menepis serta menghindarkan bagian-bagian tubuh yang diserang. Sedangkan menyerang memiliki arti mencari bagian tubuh tert...

avatar
Oase
Gambar Entri
Magebug Dan Makare
Tarian Tarian
Bali

Tari Magebug dan Mekare  merupakan dua tari tradisional yang hampir sama. Seperti halnya olahraga tinju, Magebug dan Mekare mencari sasaran bagian tubuh lawan untuk memenangkan pertandingan. Yang membedakan dengan pertandingan tinju mungkin alat pemukul dan musik yang selalu mengiringi, sehingga bentuknya pun inukul dan musik yang selalu mengiringi, sehingga bentuknya lebih dikenal dengan tarian. Megebug mempergunakan rotan sebagai alat pemukul sedangkan Mekare mempergunakan seikat pohon pandan berduri. Sebagai alat pelindung, setiap penari (pemain) dibekali dengan sebuah perisai. Sehingga tari ini dapat digolongkan sebagai tari perang. Magebug dikenal di Desa Seraya dan Mekare dikenal di Desa Tengan Pegringsingan. Desa Seraya terletak di ujung timur pulau Bali termasuk dalam Kecamatan Karangasem. Sedang Desa Tenganan, sebuah desa kuno yang sudah cukup dikenal terletak di Kabupaten yang sama dan juga tidak jauh dari kota Amlapura. Mungkin karena dikelilingi oleh bukit-bu...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Kebyar Terompong
Tarian Tarian
Bali

Tari kebyar terompong adalah sebuah tarian yang memadukan unsur gerak tari dan permainan gamelan. Tergolong tari kreasi baru, diciptakan oleh I Ketut Marya pada tahun 1925. Tercipta ketika I Ketut Marya spontan menari diiringi gamelan kebyar. Tari ini merupakan tarian tunggal oleh seorang penari laki-laki. Awalnya, seorang penari laki-laki akan menari sambil memainkan sebuah kipas, dan diiringi oleh suara gamelan. Setelah itu ia akan menari sambil memainkan gamelan yang disebut terompong. Selanjutnya si penari akan kembali memainkan kipas untuk mengakhiri tariannya. Tarian ini terkenal karena memukau peserta “Coast to Coast Tour” asal Eropa dan Amerika pada tahun 1957.     Sumber:  http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/tari-kebyar-terompong

avatar
Oase
Gambar Entri
Penjor
Ornamen Ornamen
Bali

Dalam setiap kemeriahan perayaan Galungan,  penjor  menjadi pernak-pernik wajib yang akan melengkapinya. Sejak beberapa hari menjelang Hari Raya Galungan,  penjor  akan sangat mudah ditemui menghiasi sisi depan bangunan rumah, kantor, maupun pusat-pusat pertokoan di Bali. Jalinan batang bambu yang melengkung dengan segala pernak-perniknya ini memang memiliki makna tersendiri dalam ritual menyambut hari raya yang jatuh kurang lebih dua pekan setelah Nyepi ini.  Penjor  menjadi wujud rasa syukur umat Hindu kepada Sang Hyang Widi Wasa atas kemakmuran yang dicurahkan kepada mereka. Penjor  berwujud sebatang bambu dengan ujung yang melengkung dengan beberapa aksesori pelengkap sesuai jenisnya. Secara umum,  penjor  terbagi menjadi  penjor  sakral dan  penjor hiasan. Masing-masing  penjor  tersebut memiliki kelengkapan aksesori dan penggunaan yang berbeda.  Penjor  sakral hanya d...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Barong Rangda
Tarian Tarian
Bali

Dalam mitologi Hindu Bali, Rangda merupakan sosok pemimpin bagi kaum leak dalam melawan sosok Barong. Rangda digambarkan sebagai sosok wanita dengan rambut panjang yang kusut masai, mata membelalak, bertaring besar, berkuku panjang, lidah yang menjulur, dan payudara yang panjang.  Secara harfiah, kata “rangda” bermakna janda. Makna ini sesuai asal muasal ceritanya yang mengisahkan Ratu Mahendradatta yang membalas dendam karena diasingkan Raja Dharmodayana. Mantan ratu ini lalu membalaskan sakit hatinya dengan membunuh setengah dari rakyat di kerajaan itu. Barong dianggap sebagai raja dari roh-roh kebaikan yang ditampilkan sebagai sosok singa bertaring panjang dengan rambut pirang yang lebat. Dalam salah satu mitologinya, Barong digambarkan mendampingi Raja Airlangga, pewaris tahta Raja Dharmodayana, untuk mengalahkan Rangda. Dalam mitologi yang lain, Barong dan Rangda digambarkan memiliki kekuatan yang berimbang. Keduanya juga dianugerahi keaba...

avatar
Oase
Gambar Entri
Dongeng Asal Mula Selat Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Menurut cerita rakyat, dahulu kala di kerajaan Daha (sekarang di Provinsi Bali) hidup seorang Brahmana bernama Sidi Mantra. Ia adalah seseorang yang terkenal sakti mandraguna. Batara Guru memberinya harta benda dan seorang istri cantik jelita. Setelah bertahun-tahun hidup berumah tangga, akhirnya mereka mendapat seorang anak laki-laki. Mereka memberinya nama Manik Angkeran. Manik Angkeran kemudian tumbuh menjadi seorang pemuda gagah berani. Tapi sayang, dia memiliki sebuah sifat buruk senang menghabiskan uang di meja judi. Di meja perjudian, dia sering mengalami kekalahan sehingga terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, bahkan berhutang pada orang lain. Hingga pada suatu titik, ia berhutang banyak hingga tak dapat membayar hutang-hutangnya. Manik Angkeran kemudian meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sang Ayah, Sidi Mantra lalu berpuasa dan berdoa memohon pertolongan Sang Dewa. Setelah sekian lama berdoa, tiba-tiba dia mendengar suara gaib, &ldquo...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Jepa Mandar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Makanan khas Majene, Sulawesi Barat ini adalah salah satu dari banyaknya cemilan yang ada di sulawesi barat. Jepa terbuat dari singkong (lame kayu dalam bahasa makassar) makanan ini terlihat sangat mudah di buat tetapi ternyata butuh proses yang panjang sebelum menikmati Jepa, makanan ini hampir serupa dengan "bread cane". untuk membuat makanan ini singkong yang di parut adalah salah satu langkahnya lalu Parutan kemudian dibungkus dalam karung dan diperas sehingga air singkong keluar. Air yang terkandung dalam singkong itu digunakan dan diayak  menggunakan saringan bambu. Setelah itu, singkong mulai dimasak dan di bentuk pipih.

avatar
Veeradasilva
Gambar Entri
Colek Nadi
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Permainan colek-nadi merupakan  permainan tradisional anak-anak di daerah Bali Utara. Permainan ini merupakan permainan yang sangat popular pada zamannya. Meskipun tidak sepopular  permainan megoak-goakan yang mana merupakan tarian rakyat yang sering kali dipentaskan menjelang Hari Raya Nyepi. Permainan ini menjadi sebuah pegelaran khusus. Akan tetapi permainan colek-nadi merupakan permainan umum dikalangan anak-anak hingga remaja yang sangat mengasikkan. Permainan colek-nadi banyak digemari oleh kalangan anak-anak maupun remaja. Didalam permainannya biasanya dimainkan oleh lebih dari 3 orang dan tidak di batasi jumlahnya. Sehingga di kalangan remaja permainan ini cukup popular selain di dukung juga kelebihan permainan ini yang tidak memerlukan alat, waktu, dan tempat yang khusus. Permainannya yang cukup simple  atau mudah untuk di lakukan merupakan salah satu juga kelebihan permainan ini, yang mana didalam permainan colek-nadi akan ada salah satu anak sebagai &...

avatar
Bud9hartanto