Upacara Padha Weton adalah upacara yang dilakukan ketika hari kelahiran dan pasaran dari bayi yang lahir tersebut sama dengan hari kelahiran dan pasaran orang tuanya, bisa Bapak atau Ibu. Sebagai contoh si bayi lahir di hari Kamis dengan pasaran Legi, begitu pula dengan bapaknya. Upacara ini berasal dari Pulau Jawa, terutama daerah Jawa Tengah dan disebut demikian karena padha berarti ‘sama’ dalam Bahasa Jawa sedangkan weton ialah kombinasi dari hari dan pasaran Jawa ( Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing .) Akan tetapi, upacara ini kini sudah jarang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Menurut kepercayaan orang Jawa apabila terjadi padha weton, hal ini akan membawa nasib buruk karena diyakini bayi tersebut bila sudah tumbuh dewasa akan menjadi orang yang kasar, galak, dan durhaka kepada orang tuanya. Upacara ini dilaksanakan ketika si anak masih bayi dan diawali dengan melakukan Upacara Mbucal Bayi (membuang bayi) kemudian dil...
TATA CARA PELAKSANAAN UPACARA PERNIKAHAN ADAT LAMPUNG Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki banyak pulau dan termasuk kedalam negara kepulauan terbesar di dunia. Selain itu pula, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke-4 dengan jumlah 261,1 juta jiwa. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya, baik itu berupa bahasa, adat istiadat, alat musik tradisional dan yang lainnya. Karena banyaknya budaya yang ada, ditambah dengan publikasi yang kurang mengenai budaya yang ada di Indonesia membuat kita sebagai generasi penerus bangsa khawatir akan kepunahan serta klaim budaya Indonesia oleh negara lain. Sebagai contoh adalah upacara pernikahan adat di setiap daerah. Sebagian dari kita pasti mengetahui bahwa pelaksanaan upacara pernikahan di masing-masing daerah dan suku pasti memiki perbedaan serta keunikan masing-masing. Sebagai ornag Lampung, saya tertarik untuk mengangkat topik mengenai tat acara pernikahan a...
Bawang merah dan asam jawa merupakan bagian dari bumbu dapur yang mudah dan sering dijumpai. Bawang merah memang memiliki banyak manfaat dan sering juga digunakan dalam pengobatan tradisional. Begitupun dengan asam jawa. Dan salah satu nya bawang merah dan asam jawa digunakan untuk mengobati demam anak. Pengobatan seperti ini biasa dilakukan oleh orang tua zaman dulu untuk mengobati anak-anaknya yang demam. Sedangkan zaman sekarang sudah jarang yang menggunakan pengobatan tradisional seperti ini, namun tidak ada salahnya mencoba pengobatan seperti ini karena pengobatan seperti ini cukup terbilang ampuh dalam menurunkan panas. Cara menggunakan bawang merah dan asam jawa dalam mengobati demam yaitu dengan memarut bawang merah, lalu masukkan asam jawa dan diaduk dengan sedikit minyak kelapa. Lalu balurkan ramuan tadi ke seluruh tubuh anak yang demam sambil diurut pelan. Lalu didiamkan semalaman dan bersihkan. #OSKMITB2018
Bahasa Jawa Serang adalah Bahasa Jawa yang telah mengalami akulturasi dengan kebudayaan Sunda Banten. Bahasa Jawa Serang sendiri tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh dari Bahasa Jawa. Bahasa Jawa serang memiliki perbedaan pada pelafalan huruf o pada Bahasa Jawa menjadi e seperti pada kata ‘peti’. Selain itu perbedaan Bahasa Jawa Serang dengan Bahasa Jawa terdapat pada logat, pada bahasa Jawa Serang terdapat logat yang lebih tegas dan sedikit lebih cepat dalam mengungkapkan kata katanya. Bahasa Jawa Serang atau sering di sebut jaseng juga memiliki tingkatan bahasa seperti pada Bahasa Jawa pada umumnya yaitu, tingkat tinggi atau halus ( bebasan ) dan tingkat biasa. Pada tingkat biasa atau rendah Bahasa ini digunakan sebagai bahasa sehari-hari seperti percakapan antar teman atau antar keluarga. Pada tingkat bebasan bahasa ini digunakan untuk percakapan dengan orang yang dihormati atau lebih tua dari penuturnya. Berikut merupakan beberapa kata yang terdapat pada...
Rumah Adat Batak Mandailing disebut sebagai Bagas Godang sebagai kediaman para raja, terletak disebuah kompleks yang sangat luas dan selalu didampingi dengan Sopo Godang sebagai balai sidang adat. Bangunannya mempergunakan tiang-tiang besar yang berjumlah ganjil sebagaimana juga jumlah anak tangganya. Bagas Godang merupakan rumah berarsitektur Mandailing dengan konstruksi yang khas. Berbentuk empat persegi panjang yang disangga kayu-kayu besar berjumlah ganjil. Ruang terdiri dari ruang depan, ruang tengah, ruang tidur, dan dapur. Terbuat dari kayu, berkolong dengan tujuh atau sembilan anak tangga, berpintu lebar dan berbunyi keras jika dibuka. Kontruksi atap berbentuk tarup silengkung dolok , seperti atap pedati. Satu komplek dengan Bagas Godang terdapat Sopo Godang, Sopo Gondang, Sopo Jago, dan Sopo Eme. Keseluruhan menghadap ke Alaman Bolak . Alaman Bolak adalah sebuah bidang halaman yang sangat...
Pengertian dan Sejarah Kuda Sembrani Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul termasuk desa yang paling selatan di D.I. Yogyakarta. Jarak dari pusat Kota Yogyakarta yaitu 20 km. Sebagai kecamatan yang cukup maju di daerah Kabupaten Bantul, akses transportasi mudah dijangkau. Kemudahan transportasi mendorong meningkatnya mobilitas sosial. Komposisi penduduk mayoritas orang Jawa asli. Sehingga, mereka masih menjaga warisan-warisan dari leluhur atau nenek moyang. Warisan tersebut berupa pusaka peninggalan yang diwariskan turun temurun. Semua yang diwariskan dijaga dengan baik sesuai tuntunan nenek moyang terdahulu. Kuda Sembrani adalah salah satu warisan nenek moyang yang diturunkan dari nenek moyang sejak berabad-abad lalu. Kuda Sembrani ini dijaga dan dirawat oleh Simbah Sayat. Ada dua macam Kuda Sembrani yang dirawat yaitu kuda betina yang berwarna merah dan kuda jantan yang berwarna hitam. Kuda Sembrani terbuat dari lulang atau kulit kuda asli dengan kara...
Cingciripit merupakan permainan tradisonal daerah Jawa Barat khas sunda yang biasa dimainkan oleh para anak-anak. Cingciripit adalah sebuah judul lagu yang biasa dinyanyikan sebelum kita memulai permainan atau ucing-ucingan. Lagu ini bisa dipakai untuk menentukan orang yang nantinya akan jadi “kucing”. Tapi kadang permainan ini dimainkan hanya untuk seru-seruan saja tanpa adanya "kucing". Untuk memainkan permainan tradisional ini sangat gampang, pertama anak-anak berkumpul membentuk posisi melingkar. Kemudian, salah satu orang membuka telapak tangannya ke tengah lingkaran sambil berdiri, biasanya orang yang membuka telapak tangan umurnya lebih tua. Sedangkan anak yang lainnya harus meletakkan curuk atau jari telunjuk mereka di atas telapak tangan anak yang paling tua tadi. Lalu, mereka akan menyanyikan lagu cingciripit seperti dibawah ini. Cing ciripit Tulang bajing kacapit Kacapit ku bulu paré Bulu paré seuseukeutna...
Ucing Jidar adalah sebuah permainan berasal dari dua suku kata yaitu ucing (artinya kucing) dalam hal ini artinya orang yang jaga dan jidar (artinya penggaris) tapi bukan berarti bermain menggunakan penggaris, melainkan menggunakan kayu, dahan atau benda-benda yang tipis dan panjang. Permainan ini dimainkan 3 orang atau lebih, menuntut anak-anak untuk melompati jarak dan langkah yang telah ditentukan oleh pemain pertama. Cara menentukan siapa yang jaga berbeda beda setiap daerahnya ada yang hompimpa dengan lirik: "Hompimpa alaikum gambreng Nya Ijah pakai baju rombeng " Selagi menyanyikan lagu hompimpa anak anak membolak-balikkan tangannya sampai lagunya selesai, dan ketika lagu berakhir setiap anak menentukan posisi telapak tangannya diatas atau dibawah. Jika beda sendiri dia yang jaga atau diambil yang posisi telapak tangannya sama dan jumlahnya sedikit, akan ditentukan lagi dengan cara hompimpa atau suit. Ada juga sebagian daerah yang menentukan ucing de...
Dalam menyambut kelahiran, tiap daerah memiliki cara masing-masing. Terlebih lagi di Indonesia ini yang memiliki beragam suku dan budaya tentu memiliki banyak cara yang unik dan khas. Salah satunya adalah Mudun Lemah yang berasal dari suku Jawa. Mudun lemah merupakan upacara yang berisi harapan dan arahan dalam menjalani kehidupan dan ditujukan untuk bayi yang baru berumur tujuh bulan. Dalam pelaksanaannya, orangtua akan mendampingi anaknya dari awal hingga upacara selesai. Tahapan pertama yang memiliki nama lain turun tanah ini adalah bayi tersebut dipanjatkan tangga yang terbuat dari tebu. Mengapa tebu? alasannya adalah karena tebu dianggap berakronim anteping kalbu yang berarti ketetapan atau kemantapan hati dalam menjalani kehidupan. Sementara itu, tangga disimbolkan sebagai jalan kehidupan yang akan dijalani. Apabila menyimpang dari alur, yaitu berjalan lurus ke atas, maka akan roboh. Kemudian, sang anak akan melewati proses napaki jadah, yaitu berjalan di atas jena...