Plleng adalah makanan tradisional dari daerah pakpak. Makanan ini memiliki ciri khas dengan warna nasinya yang kuning dan bertekstur lembut. Mungkin sekilas makanan ini terlihat seperti "tumpeng"di daerah JAwa. yang membedakannya adalah toping dari nasinya. Plleng biasanya di sajikan dengan ayam cincang pedas diatasnya yang biasa disebut dengan "TEKTEK". Selain itu, Plleng juga dihidangkan dengan Gulai Ayam yang kuyahnya sampai membentuk seperti danau disekitaran Nasi. Pada bagian berikut ini saya akan menjelaskan mengenai makna dibalik bahan yang digunakan pada makanan ini. Nasi kuning yang bertekstur lembut melambangkan keberhasilan dan kelancaran Tektek yang pedas melambangkan semangat yang berkobar-kobar Ayam gulai yang kuahnya banyak melambangkan penopang dan sebagai dukungan agar mencapai kesuksesan. Plleng biasanya dihidang ketika : Memberangkat anak ke perantauan, Setelah pembagian rapor, Memberangkat...
Partuturon dalam Suku Batak Partuturon berasal dari kata "tutur" yang artinya handai tolan, sanak keluarga, dan kerabat. Partuturon artinya adalah pertalian famili. Partuturon adalah satu panggilan orang Batak kepada orang lain. Setiap pribadi orang Batak ada pertalian famili kepada setiap orang Batak lainnya. Berikut adalah partuturon umum atau panggilan umum dalam partuturon Suku Batak. 1. Eda, sapaan kekerabatan antara perempuan yang beripar (lain marga/beda marga) 2. Lae, panggilan atau sapaan kekerabatan antara sesama laki-laki yang beripar (lain marga/beda marga) 3. Dahahang, panggilan kolektif kepada abang, haha doli yaitu abang dari anak laki-laki 4. Ampara, panggilan saudara dalam arti luas, kawan satu marga. Panggilan terhadap teman yang belum jelas partuturonnya dapat juga disebut Ampara. 5. Pariban, panggilan bersaudara dari marga ibu. Bila kedua orang yang bertemu tidak satu marga tetapi ibu mereka satu marga, mereka dapat disebut bersaudara dengan panggilan abang-adik...
Tulang dalam suku Batak Toba merupakan panggilan kepada saudara laki-laki dari ibu kita, panggilan kita kepada laki-laki yang semarga dengan ibu kita yang urutan keturunannya setingkat dengan ibu kita, panggilan kita kepada anak laki-laki dari saudara laki-laki nenek kita, panggilan kita kepada seorang laki-laki yang merupakan ipar dari saudara laki-laki ayah maupun ibu kita. Tulang dalam suku Batak Toba memiliki fungsi dan peranan yang penting dan tidak dapat diabaikan. Tulang juga merupakan salah satu unsur Dalihan Na Tolu, yakni Hula-hula, Dongan tubu, Boru/Bere/Ibebere. Salah satu peranan Tulang yang penting yaitu "Tulang do Sitopak Parsambubuan" Tradisi ketika anak pertama lahir, maka mertua datang membawa sipanganon aek ni unte sekaligus mamoholi yang dalam suku Batak Toba disebut juga manomu-nomu yang maksudnya adalah menyambut kelahiran bayi yang dinanti-nantikan. Ketika anak berusia beberapa bulan maka orangtua anak tersebut membawany...
Marhata Sinamot Sinamot atau tuhor adalah uang yang diberikan pihak anak (mempelai laki-laki) ketika ingin melamar seorang boru (mempelai perempuan). Sinamot atau tuhor yang diberikan pihak paranak biasanya untuk membeli perempuan karena akan mengambil anak perempuan dari orang tuanya. Juga untuk membiayai acara pernikahan. Banyaknya sinamot yang diberikan biasanya tergantung pada tingkat pendidikan si peremuan. Semakin tinggi pendidikannya, semakin besar pula tuhor atau sinamotnya. Tapi terlepas dari itu,harga sinamot tidak hanya ditentukan oleh pihak parboru, tapi juga paranak. Jadi sebelum resmi menikah, keluarga besar kedua pihak akan bertemu dan berdikusi tentang besarnya sinamot yang akan diberikan. Jika parboru dihargai dengan harga yang tinggi, maka pihak parboru biasanya merasa lebih terhormat dan bangga di masyarakat. Begitu juga dengan pihak paranak. Mereka juga akan merasa bangga ketika mereka dapat membayar dengan harga yang mahal dan aka merasa terhormat.
Paropo adalah suat desa yang berada tepat ditepi Danau Toba lebih tepatnya ditepi Tao Silalahi.Paropo berada di Kecamatan Silahisabungan,Kabupaten Dairi,Sumatera Utara.Mayoritas penduduknya adalah marga Silahisabungan karna Paropo termasuk tanah milik Oppung Silahisabungan.DiParopo ada gunung yang namanya Siponggol Dolok yang letaknya menghadap ke arah danau. Siponggol dolok berasal dari dua kata dalam bahasa batak yaitu ponggol dan dolok.Ponggol berarti Potong dan dolok berarti gunung.Jika diartikan Siponggol dolok adalah gunung yang terpotong. Gunung ini konon adalah gunung biasa yang yang belum ada pemiliknya.Tapi karna ada sesuatu hal seperti perebutan tanah,terjadilah perebutan pada gunung ini juga. Oppung Sidebang adalah orang yang mempunyai tanah yang luas di Paropo konon tapi karna kebaikan hatinya dia memberi tanahnya kepada teman teman nya dan kepada orang orang yang membutuhkan,awalnya dipinjamkan tapi kelama lama an dilupakan. Hingga suatu saat Oppung Sidebang...
Jambar adalah istilah yang sangat khas Batak. Kata jambar menunjuk kepada hak atau bagian yang ditentukan bagi seseorang (sekelompok orang). Kultur Batak menyebutkan ada 3(tiga) jenis jambar. Yaitu: hak untuk mendapat bagian atas hewan sembelihan (jambar juhut), hak untuk berbicara (jambar hata) dan hak untuk mendapat peran atau tugas dalam pekerjaan publik atau komunitas (jambar ulaon). Tiap-tiap orang Batak atau kelompok dalam masyarakat Batak (hula-hula, dongan sabutuha, boru, dongan sahuta dll) sangat menghayati dirinya sebagai parjambar. Yaitu: orang yang memiliki sedikit-dikitnya 3(tiga) hak: bicara, hak mendapat bagian atas hewan yang disembelih dalam acara komunitas, dan hak berperan dalam pekerjaan publik atau pesta komunitas. Begitu pentingnya penghayatan akan jambar itu, sehingga bila ada orang Batak yang tidak mendapatkan atau merasa disepelekan soal jambarnya maka dia bisa marah besar. JAMBAR HATA Pertama-tama tiap-tiap orang dalam komu...
Batak merupakan salah satu suku di Indonesia yang kaya budaya. Setiap budaya masyarakat yang berasal dari Sumatera Utara ini tidak terlepas dari filosofi leluhurnya. Seperti kita ketahui, suku Batak menjunjung tinggi kekerabatan, dan kekerabatan itu sendiri tidak terlepas dari kelahiran Anak merupakan suatu anugrah dan berkat bagi keluarga, oleh karena itu dikenal suatu upacara dalam ada Batak untuk menyukuri serta mendoakan kelancaran kehamilan pertama dari sepasang suami istri yang dikenal dengan upacara adat Mangirdak. Upacara Mangirdak dilaksanakan saat seorang wanita megandung anak pertamanya dan usia kehamilan memasuki tujuh bulan. Upacara ini dikenal juga sebagai acara Mambosuri atau Manonggot pun ada menyebut Pasahat Ulos Mula Gabe Inti atau pesan yang terkandung dalam upacara adat mangirdak adalah suatu doa dan pengharapan agar wanita yang akan melahirkan anak pertama (dalam adat Batak dikenal dengan sebutan buha baju) berjalan dengan lancar, sehat dan s...
Tradisi Upa-upa Paulak Ni Tondi Suku Mandailing Upacara adat mangupa-upa merupakan salah satu tradisi adat Mandailing yang masih berkembang hingga kini pada zaman modern ini. Upacara ini bertujuan mengembalikan semangat kepada seseorang, satu keluarga, atau satu kelompok yang baru saja mengalami suatu musibah atau kematian seseorang. Beberapa kelompok masyarakat menamainya dengan Paulak Tondi Tu Bagas . Paulak memiliki arti "membawa kembali/memulangkan" , Tondi memiliki arti "Jiwa/roh", dan Bagas memiliki arti "Rumah". Paulak Tondi Tu Bagas berarti membawa kembali jiwa/roh ke rumah, dimana orang Mandailing mempunyai anggapan bahwa pada saat terjadinya suatu peristiwa, jiwa/rohnya ( tondi ) tengah terpisah dari tubuh/raganya sehingga perlu ditarik kembali. Pada dasarnya, makna dari upacara ini adalah memberikan dorongan moral serta dukungan kepada seseorang, suatu keluarga, atau suatu kelompok m...
Di sebuah desa di wilayah Sumatera Utara di Tapanuli tinggallah seorang laki-laki bernama Toba hidup seorang diri di gubuk kecil. Toba adalah seorang seorang petani yang sangat rajin bekerja setiap hari menanam sayuran kebunnya sendiri. Sampailah dia dimana tempat biasa dia memancing, mata kail dilempar sembari menunggu, agannya tadi tetap mengganggu konsentrasinya. Tidak beberapa lama tiba-tiba kailnya tersentak, sontak dia menarik kailnya. Diapun terkejut melihat ikan tangkapannya kali ini. Hari demi hari, tahun demi tahun umur semakin bertambah, petani tersebutpun mulai merasa bosan hidup sendiri. Terkadang untuk melepaskan kepenatan diapun sering pergi memancing ke sungai besar dekat kebunnya. Menjelang siang setelah selesai memanen beberapa sayuran dikebunnya diapun berencana pergi kesungai untuk memancing. Peralatan untuk memancing sudah dipersiapkannya, ditengah perjalanan dia sempat bergumam dalam hati berkata, "seandainya aku memiliki istri dan anak tentu aku tidak sendiri...