Tari Jaipong, atau juga dikenal Jaipongan, adalah tari kreasi baru yang diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang gerakan-gerakannya diambil dari gerakan pencak silat. Latar belakang penciptaan tari jaipong ini berawal saat presiden Soekarno melarang masyarakat Indonesia melaksanakan budaya asing. Sehingga, Bapak Gugum Gumbira keliling se-Jawa Barat, mensurvei etnik-etnik disana, dan kemudian balik ke Bandung. Bapak Gugum Gumbira menemukan 3 etnik yang tersebar disana, yaitu pencak silat, sayuk, dan ketuk tilu. 3 etnik tersebut dijadikan bahan kasar tari jaipong. Sekarang ini, Jaipongan telah dipentaskan di berbagai acara, seperti pesta pernikahan, 17 agustusan, khitanan, dan lain-lain. Walaupun latar belakang tari jaipong terlihat diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang berasal dari Bandung, masih ada perdebatan mengenai penciptaan jaipongan. Perdebatan itu adalah apakah jaipongan berasal dari Karawang atau Bandung, seperti yang ditulis di wikipedia. Selain itu, tari jaipong tela...
Sebagai orang cirebon asli pastinya tidak asing dengan Bahasa Cirebon. Bahasa Cirebon atau biasa disebut dengan Basa Cerbon digunakan sebagai bahasa sehari-hari (bahasa padanan) untuk berkomunikasi, terutama di daerah-daerah yang memang masih Cirebon pedalaman. Basa Cerbon merupakan budaya bahasa yang masih sering dianggap sebagai dialek. Basa Cerbon masih diperdebatkan apakah bahasa tersebut merupakan dialek dari bahasa Jawa atau bahasa Sunda. Memang basa Cerbon terlihat mirip dengan bahasa Jawa, tetapi sangat terlihat jauh dengan bahasa Sunda. Basa Cerbon sendiri memiliki berbagai dialek di setiap daerahnya, di antaranya yaitu dialek Plered, Dermayu (Dermayon), dan juga Jawareh (Sawareh). Menurut penelitian Guiter, suatu bahasa dinyatakan sebagai bahasa sendiri jika memiliki 80% perbedaan dengan bahasa terdekatnya. Basa Cerbon memiliki perbedaan dengan bahasa Jawa Tengah sebesar 75%, sedangkan dengan bahasa Jawa Timur sebesar 76%. Walaupun menurut penelitian tersebut Basa Cerb...
Mantra biasanya berkaitan dengan hal mistis yang berada di luar penglihatan kita atau berasal dari alam lain. Dalam Budaya Sunda, mantra adalah suatu karya sastra yang mempunyai kekuatan gaib yang tidak bisa dipakai sembarangan. Mantra Sunda terbagi dalam 6 jenis yang berbeda kegunaannya. Pertama ada Asihan yang digunakan untuk memikat wanita, lalu ada Ajian yang dipergunakan untuk meminta kekuatan, selanjutnya ada Singlar yang digunakan untuk menghindarkan dari musibah, keempat ada Jampe yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit, lalu kelima ada Jangjawokan yang biasa diucapkan sebelum melakukan suatu hal, dan terakhir ada rajah yang diucapkan saat akan menempati tempat yang baru. Mantra ini sendiri menjadi budaya Sunda karena pada jaman dahulu masyarakat Sunda belum memiliki kepercayaan atau agama sehingga mereka percaya pada kekuatan budaya ini. budaya ini pun diturunkan oleh orang tua yang ada di masa lalu pada anaknya, contohnya ketika anaknya adalah anak yang sering menan...
Jika kita menelusuri lebih jauh mengenai ribuan kuliner khas sunda, kita dapat menemukan bahwa jajanan pasar sunda menjadi suatu bagian besar dari budaya tersebut. Diantara berbagai kue terkenal khas sunda seperti rengginang dan misro, ada kue opak. Zaman sekarang kue opak yang dulu menjadi bagian tiap anak anak muda jawa barat sudah kurang dikenal dan hanya menjadi bagian nostalgia generasi tua. Padahal kue opak ini sudah merupakan bagian yang khas selama bertahun tahun dalam budaya jawa barat. Kue opak ini memiliki berbagai jenis bergantung pada bahan utamanya. Ada opak ketan dan opak singkong. Opak ketan yang merupakan khas jambang kulon, sukabumi jawa barat memiliki rasa gurih dan renyah. Opak ketan juga terbagi antara yang asin dan yang manis atau disebut opak beureum dan terbuat dari beras ketan. Sedangkan, Opak singkong atau disebut juga opak sampeu yang terbuat dari parutan singkong dan bumbu bumbu seperti cabai merah dan garam. Sejarahnya, opak pertama kali dikenal...
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan tradisi, masing-masing daerah dan suku bangsa punya ciri khas dan keunikannya tersendiri mulai dari pakaian, rumah adat hingga kuliner. Salah satu tradisi yang masih lekat dengan orang-orang sunda adalah tradisi 'Ngaliwet'. 'Ngaliwet' sendiri berasal dari kata liwet yang merujuk kepada hidangan berupa beras yang dimasak dengan menggunakan air hingga matang seperti pada cara memasak nasi pada umumnya, hanya saja pada resep nasi liwet sunda ini kita akan menggunakan aneka bumbu atau bahan-bahan lainnya yang membuat nasi liwet memiliki rasa yang gurih, enak dan pulen seperti serai, daun salam, bawang putih, garam dan penyedap. Biasanya disajikan dengan berbagai jenis lauk seperti ikan asin, tahu, tempe, tumis kangkung, sambal dan lalapan. Sehingga 'Ngaliwet dapat diartikan sebagai kegiatan memasak liwet. Walaupun 'Ngaliwet' merupakan tradisi khas sunda, ad...
Angklung Sered adalah seni tradisional yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Desa Balandongan, Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Keberadaan seni tradisional ini sudah sangatlah mengkhawatirkan, banyak anak muda zaman sekarang yang lebih mengenal budaya orang lain dibandingkan budayanya sendiri. Karena itu lah Angklung Sered mengalami perubahan makna. Angklung Sered dikenal pada masa penjajahan Belanda tepatnya di tahun 1908. Awalnya Angklung Sered digunakan sebagai sarana adu kekuatan antar jawara yang akan memperebutkan daerah kekuasaan. Namun seiring waktu, Angklung Sered digunakan untuk sarana hiburan masyarakat seperti, menyambut tamu - tamu kehormatan atau hajat pernikahan. Untuk mempermainkan Angklung Sered diperlukan dua kelompok yang masing masing terdiri dari 10 orang atau lebih. Setiap kelompok membentuk formasi seperti ular memanjang dan setiap anggota kelompok saling berpegangan pinggang satu sama lain kecuali anggota yang berada di paling awa...
Mungkin sudah banyak diantara kita yang tidak asing lagi mendengar nama makanan 'Ubi Cilembu'. Saat kita bepergian ke berbagai daerah wisata di Jawa Barat dan sekitarnya, kerap kali ditemukan toko-toko atau usaha masyarakat sekitar yang menawarkan Ubi Cilembu. Tapi, tahukah kamu darimana asal Ubi Cilembu itu sebenarnya? Ubi Cilembu berasal dari Desa Cilembu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ubi Cilembu sebetulnya berasal dari hasil budidaya tanaman ubi jalar yang ditanam dengan pola tanam yang berbeda dengan ubi lainnya. Dan uniknya, apabila kita menanam ubi cilembu di daerah luar Desa Cilembu, maka ubi yang dihasilkan akan berbeda baik dari segi aroma, rasa, dan hal lainnya, sehingga ubi cilembu sesuatu keunikan dan ciri khas yang dapat dijadikan sebagai komoditas utama dari Desa Cilembu, Kabupaten Sumedang itu sendiri. Karena kadar gula cukup tinggi yang dimilikinya, Ubi Cilembu kerap kali disajikan dalam keadaan di oven. Saat di oven, ubi cilembu akan meng...
Wawacan Sunda adalah salah satu karya sastra Sunda yang menggunakan patokan pupuh. Berbeda dengan guguritan yang hanya terdiri dari satu pupuh, wawacan terdiri dari banyak pupuh dan manceritakan suatu kisah. Wawacan dinyanyikan (beluk) sebagai hiburan dan di dalam ritual-ritual, seperti selamatan dan menolak bala. Perkembangan wawacan sangat dipengaruhi oleh sastra Jawa. Sekitar abad ke-19, Kerajaan Mataram Islam menguasai daerah Sunda. Hal ini menyebabkan terjadinya pertukaran budaya antara budaya Sunda dan budaya Jawa. Bupati di daerah Sunda banyak berkunjung ke Kerajaan Mataram dan mereka pulang membawa budaya-budaya Jawa, termasuk di antaranya wawacan. Pada mulanya wawacan masih dalam Bahasa Jawa, kemudian perlahan-lahan diterjemahkan ke dalam Bahasa Sunda. Pada akhirnya masyarakat Sunda bisa membuat wawacan sendiri dari cerita-cerita dongeng, hikayat, dan babad. Wawacan juga dimanfaatkan oleh para ulama pada masa itu seba...
Leupeut adalah salah satu kudapan yang bisa dibilang cukup unik, karena asal daei makanan satu ini masih bisa dibilang rancu. Sebagian orang berkata bahwa leupeut berasal dari daerah sunda, dan sebagian yang lain berkata ini berasal dari daerah jawa. Sebenarnya pendapat kedua kubu tidak ada yang salah, karena memang benar makanan tersebut berasal dari dua daerah itu, hanya saja bila di sunda cara pengucapannya adalah Leupeut Dengan aksen daerah mereka teraendiri, di jawa makanan ini di sebut lepet Tentusaja dengan cara pelafalan lokal mereka. Secara umum, leupeut yang berasal dari sunda memilki bentuk yang menyerupai lontong, hanya saja tekstur dan bahan pembungkusnya berbeda. Lontong menggunakan daun pisang dan sedangkan leupeut di bungkus dengan daun janur. Selain itu leupeut juga memiliki cita rasa yang berbeda, yang mana leupeut memiliki rasa yang lebih gurih dikarenakan adanya unsur santan dan kacang. Biasanya orang sunda memakan leupeut dibarengi dengan bak...