Tradisi ngayun berhubungan dengan kehidupan awal manusia di dunia. Upacara kegiatan Ngayun rutin dilaksanakan setelah tujuh hari kelahiran bayi. Terkadang Tradisi Ngayun dilaksanakan berbarengan dengan putusnya tali ari-ari si jabang bayi. Yang dimaksud dengan ngayun yaitu proses pemberian nama kepada si jabang bayi. Tradisi Ngayun di tempat lain disebut juga Tradisi Turun Bumi. Tradisi Ngayun dilaksanakan setelah 7 hari kelahiran bayi. Tradisi Ngayun bertujuan untuk memberikan nama kepada anak yang baru lahir. selain memberi nama, Tradisi Ngayun memiliki tujuan untuk menyampaikan rasa syukur terhadap Tuhan YME atasa kelahiran si jabang bayi dan keselamatan si jabang bayi beserta ibunya. Pelaksanaan Tradisi Ngayun sama sekali tidak ada hubungannya dengan putusnya tali ari-ari si jabang bayi. Berikutnya dikemukakan struktur Tradisi Ngayun di kecamatan Rawamerta. Struktur Tradisi Ngayun di Kecamatan Rawamerta terdiri atas: Menyiapkan untaian dan memasangkan samp...
Boyo-boyoan merupakan permainan tradisional yang sekarang sulit ditemui diperkampungan ataupun diperkotaan. Permainan ini sulit ditemukan disebakan karena kurangnya anak-anak bermain di luar rumah , dan juga permainan ponsel ataupun PC yang mudah diakses dan dimainkan tanpa berkeringat. Permainan Boyo-boyoan ini sering dimainkan di lapangan yang luas. Untuk jumlah pemain boyo-boyoan biasanya terdiri dari 1 boyo 5-7 mangsa bahkan bisa lebih. Permainan ini boyo merupakan pemain yang mengejar pemain lainnya yaitu mangsanya. Permainan ini dimulai dengan hompimpa selanjutnya, jika salah satu pemain kalah hompimpa dia akan menjadi boyo, dan lainnya akan menjadi mangsa. Boyo akan mengejar mangsa hingga tertangkap. Boyo tidak bisa menangkap mangsa jika mangsa naik di pohon, batu atau tempatnya yang lebih tinggi karena disni boyo adalah bahasa jawa yang artinya buaya. Buaya tidak bisa naik di tempat yang tinggi. Mangsa hanya dapat naik di tempat tinggi dengan waktu 5 detik dan selanjutnya haru...
Zaman kini sudah menjadi zaman yang modern . Makanan yang ada di zaman dahulu kini sudah jarang sekali kita temukan. Kali ini saya akan membahas tentang makanan yang pernah 'ada' di zamannya, yaitu permen gulali gula pasir. Teman teman mungkin tahu tentang permen yang bisa dibentuk menjadi apapun, seperti permen berbentuk pesawat, bunga, dan sebagainya. Tapi jika dilihat sekarang, apakah kalian pernah melihat pedagang yang berjualan permen gulali gula pasir? Sudah jarang bukan? Ya, sulit sekali untuk menemukan pedagang yang berjualan permen ini. Tapi saya menemukannya di daerah Tamansari. Pedagang ini sudah tidak muda lagi, tetapi masih punya berkeinginan untuk menjual permen yang sudah tidak zamannya lagi. Saat saya mengobrol asik bersama sang pedagang ini, beliau pun berkata bahwa pedagang permen gulali ini hanya tersisa 3 orang saja termasuk beliau. Sungguh saya pun tidak bisa berkata apa apa. Yang dahulunya sangat populer sekali pada zaman 2000-an kini pun harus musnah...
Ritual sangjit adalah prosesi ritual acara seserahan dari adat Tionghoa. Dalam rangkaian upacara pernikahan adat Tionghoa, Sangjit ini dilakukan sebelum hari pernikahan. Hari dan waktu yang baik untuk melakukan Sangjit ini didiskusikan bersama kedua belah pihak keluarga. Dalam prakteknya, Sangjit sering terkadang digabungkan dengan lamaran. Menurut Anthony S. dari Anthony S. Musical Connections, secara harfiah, Sangjit dalam bahasa Indonesia berarti proses seserahan, atau proses kelanjutan lamaran dari pihak mempelai pria dengan membawa persembahan ke pihak mempelai wanita. Prosesi ini biasanya dihadiri rombongan pria yang terdiri dari keluarga inti dan keluarga besar (saudara dari orang tua, sepupu) atau teman-teman dekat jika dibutuhkan. Untuk mengetahui sangjit lebih lanjut, penulis mewawancarai ayah dari teman penulis yang telah sering mengikuti ritual sangjit ini. Berikut dibawah ini merupakan hasil rangkuman dari wawancara tersebut. 1. Tata cara sang...
Kampung Naga Kampung Naga merupakan kampung adat yang terletak di Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Salawu, merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya, yaitu adat Sunda. Kampung Naga merupakan sebuah kampung adat yang masih lestari. Mereka menolak campur tangan dari pihak luar jika hal itu mencampuri dan merusak kelestarian kampung tersebut. Untuk bisa ke Kampung Naga, orang harus melewati sekitar 439 anak tangga. Terbuat dari batu yang dilapis semen, ini setelah direnopasi pada tahun 2009 oleh bapak Anton yang sekarang menjadi kapolda jabar. Sebelum direnopasi, anak tangganya berjumalh 360 yang terbuat dari kayu atau bambu. tangga itu menuruni bukit yang terjal ,dari muara tangga terbentang jalan batu di antara sawa...
Semakin hari, wisata kuliner Indonesia semakin bervariasi dengan munculnya berbagai macam inovasi makanan, terutama makanan daerah. Salah satunya adalah pempek. Tahukah kalian bahwa pempek bukan hanya berasal dari Palembang saja? Banyak daerah di Sumatra yang menyajikan menu pempek dengan ciri khas masing-masing, contohnya Lampung. Apa sih keunikannya? Meskipun sama-sama pempek, pempek yang dijual di Lampung cukup bervariasi. Mulai dari yang standar seperti pempek lenjer (berbentuk lonjong panjang), pempek kapal selam (berukuran besar dan isinya telur), pempek bulat, pempek telur (isinya telur), pempek keriting (bentuknya seperti kerupuk keriting) sampai pada pempek unik seperti pempek yang berisi pepaya, pempek kulit (terbuat dari kulit ikan, biasanya dimakan dengan kecap / cuka dan ebi bubuk) dan martabak kentang. Tidak lupa sajian lainnya seperti tekwan (pempek, jamur, timun, bihun dengan kuah) dan lenggang (pempek dibalut telur goreng) siap memanjakan lidah. Berbagai m...
Asal Usul Pulau Kapal Dahulu kala, tinggalah sebuah keluarga yang sangat miskin di dekat Sungai Cecuruk yang terletak di Kepulauan Bangka Belitung.Keluarga ini memiliki seorang anak yang sangat rajin. Mereka sekeluarga hidup dari hasil menjual buah-buahan dan daun-daunan yang mereka petik dari hutan ke pasar. Setiap hari, sang anak ikut ayah dan ibunya mencari hasil hutan. Suatu hari, sang ayah pergi ke hutan untuk mencari bahan makanan. Ketika sedang menebang rebung, ia menemukan sebuah tongkat di antara rumpunan bambu. Ternyata, tongkat itu berhiaskan intan permata dan batu merah delima. Sang ayah bertanya-tanya dalam hati, siapa pemilik tongkat itu. Sang ayah segera membawa pulang tongkat itu dan menunjukkan kepada istri dan anaknya.“Sebaiknya kita simpan saja benda ini, siapa tahu nanti ada yang mencarinya," ujar sang ayah.“Namun, kita tidak mempunyai lemari untuk menyimpan benda ini, Pak. Aku khawatir nanti malah dicuri orang,"" jawab sang ibu."Kita jual s...
Kisah Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartajai merupakan cerita rakyat yang berasala dari Jawa Timur lebih tepatnya di Kota Kediri. Dewi Sekartajai sendiri merupakan putri dari Kerajaan Daha Kediri. Dikisahkan Panji Inu Kertapati pergi mencari Candrakirana, kekasihnya yang telah lama meninggalkan kerajaan. Inu Kertapati menyamar dengan nama Panji Angronakung, ditemani oleh beberapa orang saudaranya yang juga menyamar tokoh lain. Setelah sampai di kerajaan Ngurawan, Panji mengabdi pada raja dan menjadi abdi kesayangan raja Nguraman. Selama mengabdi, Panji jatuh cinta pada Nawangresmi, anak Demang Wengker. Nawangresmi akhirnya diperistri Panji. Selain menjalin cinta dengan Nawangresmi, Panji juga menjalin cinta dengan puteri raja yang kemudian ia jadikan pula sebagai istrinya. Nawangresmi sebagai istri Panji diajak tinggal bersama di istana. Tiap hari Nawangresmi tidak tahan menanggung sakit hati karena meyaksikan suaminya sedang bermesraan dengan putri raja, istri muda Panji. Kar...
Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah hutan belantara, berdiri Kerajaan Pamuncak Tiga Kaum. Kerajaan itu diperintah oleh tiga bersaudara, yaitu Pamuncak Rencong Talang, Pamuncak Tanjung Seri, dan Pamuncak Koto Tapus. Dikisahkan pada suatu waktu, hasil panen rakyat di wilayah kekuasaan Pamuncak Rencong Talang sangat melimpah. Pamuncak Rencong Talang pun ingin mengadakan pesta panen dengan mengundang kedua kerabatnya, Pamuncak Tanjung Seri dan Pamuncak Kota Tapus. Namun karena berhalangan hadir, maka Pamuncak Tanjung Seri mengutus istri dan kedua anaknya. Pesta panen berlangsung selama 3 hari 3 malam lamanya. Pesta yang diadakan pun dikisahkan sangat meriah. Alkisah, pada malam ketiga itu, hadirlah anak dara dari Pamuncak Tanjung Seri yang sangat cantik dan menjadi incara para pemuda di pesta itu. Tak terasa hari sudah larut dan ayam jantan telah berkokok berkali-kali. Akhirnya ibu gadis ini men...