×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi/Ritual

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Kecamatan Rawamerta

Tradisi Ngayun Bayi

Tanggal 05 Aug 2018 oleh OSKM18_16118042_Dinda .

Tradisi ngayun berhubungan dengan kehidupan awal manusia di dunia. Upacara kegiatan Ngayun rutin dilaksanakan setelah tujuh hari kelahiran bayi. Terkadang Tradisi Ngayun dilaksanakan berbarengan dengan putusnya tali ari-ari si jabang bayi. Yang dimaksud dengan ngayun yaitu proses pemberian nama kepada si jabang bayi. Tradisi Ngayun di tempat lain disebut juga Tradisi Turun Bumi.

Tradisi Ngayun dilaksanakan setelah 7 hari kelahiran bayi. Tradisi Ngayun bertujuan untuk memberikan nama kepada anak yang baru lahir. selain memberi nama, Tradisi Ngayun memiliki tujuan untuk menyampaikan rasa syukur terhadap Tuhan YME atasa kelahiran si jabang bayi dan keselamatan si jabang bayi beserta ibunya. Pelaksanaan Tradisi Ngayun sama sekali tidak ada hubungannya dengan putusnya tali ari-ari si jabang bayi. Berikutnya dikemukakan struktur Tradisi Ngayun di kecamatan Rawamerta. Struktur Tradisi Ngayun di Kecamatan Rawamerta terdiri atas:

 

  1. Menyiapkan untaian dan memasangkan samping ayun. kegiatan ini memiliki makna untuk menghindari berbagai macam mahluk halus, roh jahat, dan berbagai penyakit yang akan datang kepada diri si anak, sedangkan samping ayun digunakan untuk mengayunkan anak;
  2. Menginjakan anak ke uang, perhiasan, dan tanah. kegiatan ini bermaksud agar si anak nantinya memiliki banyak rizki, artinya sebelum menginjakan kaki ke bumi yaitu menginjak kekayaan terlebih dahulu;
  3. Mengayunkan anak, memiliki tujuan memberi nama anak. selain dari itu memiliki tujuan agar si anak nyenyak tidurnya;
  4. Menyentuhkan kaki anak ayam ke kaki atau anggota badan bayi, kegiatan ini memiliki tujuan agar penyakit-penyakit yang menghampiri si jabang bayi dibawa oleh ayam. selain dari itu agar si anak bisa segera berjalan, pandai mencari rizki, tidak boros serta banyak rizkinya;
  5. Mencuci tangan dengan air kembang, kegiatan ini memiliki tujuan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada dukun beranak (paraji) yang telah direpotkan mengurus persalinan hingga mengurus si jabang bayi; dan
  6. Selamatan atau sedekah, kegiatan ini menggambarkan ungkapan rasa syukur kepada Allah swt. atas rizki yang telah diperoleh oleh keluarga si jabang bayi.

 

#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Bakso Titoti Wo...

Oleh Deni Andrian | 10 Jan 2025.
Makanan

Bakso titoti wonogiri gitu gaes ya hahahahhahahahahah

Tempong khas Te...

Oleh Deni Andrian | 10 Jan 2025.
Makanan

Bahan-bahan 12 porsi 1 papan tempe besar 1 genggam daun kemangi Bumbu Halus: 3 siung bawang putih 5 buah bawang merah 5 buah cabai rawit merah (op...

Mpaa Sere (Tari...

Oleh Aji_permana | 07 Jan 2025.
Tradisi

Mpaa Sere adalah tarian tradisional yang bertujuan untuk menyambut tamu penting sebagai bentuk penghormatan, sambil sesekali memperlihat ketangkasan...

Mpa'a Oro Gata

Oleh Aji_permana | 29 Dec 2024.
Tradisi

Mpa'a Oro Gata adalah salah satu permainan tradisional dari Bima, Nusa Tenggara Barat, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Secara harfiah, ist...

Mpaa Kabanca (T...

Oleh Aji_permana | 28 Dec 2024.
Tradisi

Mpaa Kabanca adalah tradisi unik di Bima yang melibatkan atraksi di atas kuda. Dalam tradisi ini, peserta saling mengejek dan memperlihatkan kemampua...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...