HARI PAHLAWAN
404 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Marhusip Dohot Na Monding
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam kehidupan sekian banyak peristiwa yang dapat terjadi dalam hidup manusia, ada satu peristiwa yang pasti akan terjadi, yaitu kematian. Saya sebagai keturunan dari Suku Batak yang lahir dan dibesarkan di Bandung, memang memiliki pengetahuan yang cukup minim mengenai adat istiadat budaya asal saya sendiri. Jangankan tentang tata cara upacara, berbahasa batak pun saya tidak fasih dan masih harus bertanya tentang apa makna dari suatu ungkapan dalam Bahasa Batak. Sampai pada suatu ketika, tepatnya bulan Desember 2017, Opung Boru saya, (nenek dari Ayah), meninggal di usia yang sudah cukup lanjut. Sebagai seorang cucu, tidak mungkin jika saya tidak ikut mengantarkan Opung saya, sehingga saya harus mengikuti tata cara pemakaman dalam ada istiadat Suku Batak. Pada awalnya, semua terasa normal, orang yang datang melayat memakai baju bernuansa gelap dan memakai ulos saat datang kerumah duka. Akan tetapi, ketika menjelang pemakaman Opung saya, disitu mulai banyak adat istiadat yang kur...

avatar
OSKM_16618059_PrastitaDoharta
Gambar Entri
Marhusip Dohot Na Monding
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam kehidupan sekian banyak peristiwa yang dapat terjadi dalam hidup manusia, ada satu peristiwa yang pasti akan terjadi, yaitu kematian. Saya sebagai keturunan dari Suku Batak yang lahir dan dibesarkan di Bandung, memang memiliki pengetahuan yang cukup minim mengenai adat istiadat budaya asal saya sendiri. Jangankan tentang tata cara upacara, berbahasa batak pun saya tidak fasih dan masih harus bertanya tentang apa makna dari suatu ungkapan dalam Bahasa Batak. Sampai pada suatu ketika, tepatnya bulan Desember 2017, Opung Boru saya, (nenek dari Ayah), meninggal di usia yang sudah cukup lanjut. Sebagai seorang cucu, tidak mungkin jika saya tidak ikut mengantarkan Opung saya, sehingga saya harus mengikuti tata cara pemakaman dalam ada istiadat Suku Batak. Pada awalnya, semua terasa normal, orang yang datang melayat memakai baju bernuansa gelap dan memakai ulos saat datang kerumah duka. Akan tetapi, ketika menjelang pemakaman Opung saya, disitu mulai banyak adat istiadat yang kur...

avatar
OSKM_16618059_PrastitaDoharta
Gambar Entri
Sejarah bangunan Kesultanan Deli
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Kesultanan Deli adalah salah satu dari empat Kesultanan besar yg ada di Sumatera Utara. Nama Deli sendiri diambil dari Raja Deli I yaitu Tuanku Gotjah Pahlawan yg merupakan keturunan Raja Delhi Akbar. ( Hindustan, India ). Kerajaan Deli sdh ada sejak abad ke 17 hingga pertengahan abad ke 20M hingga ketika memutuskan bergabung dgn NKRI. Sampai saat ini Kesultanan Deli masih eksis sbg sebuah Kesultanan dimana Sultan bertindak sbg kepala adat dan adat istiadat msh tetap dilaksanakan sbg cermin budaya bangsa yg luhur. Sultan Deli sekarang yaitu Sultan Deli  ke XIV yaitu Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam. Peninggalan Kesultanan Deli yg msh eksis hingga saat ini dan menjadi cagar budaya yg dilindungi pemerintah yaitu : Istana Maimoon dan Mesjid Raya. Kedua bangunan ini terletak tdk jauh satu sama yg lain.      Istana Maimoon yang terletak di jalan Brigjend Katamso Medan dibangun pada tahun 1888 oleh Sultan Ma’ moen Al Rasyid Perkasa  Alamshah (Ra...

avatar
OSKM18_16918166_jack ITB 2018
Gambar Entri
Asal Mula Danau Sipinggan dan Danau Silosung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Konon dahulu ada dua orang bersaudara, namanya Datu Dalu dan adiknya Sangmaima. Orang tuanya mempunyai sebuah tombak pusaka. Sesuai dengan adat, jika orang tua meninggal maka tombak pusaka jatuh ke tangan anak yang tertua, yaitu Datu Dalu.   Suatu ketika Sangmaima ingin meminjam tombak pusaka itu untuk berburu babi hutan. Datu Dalu meminjamkan tombak itu kepada adiknya dengan syarat tombak itu harus dijaga baik-baik jangan sampai hilang. Begitulah ketika Sangmaima sampai di kebunnya dia melihat seekor babi hutan yang sedang merusak tanamannya.   "Babi hutan, sialan! Kerjanya merusak tanaman orang!" rutuknya. Tanpa berpikir panjang ia melemparkan tombak pusaka tepat mengenai lambung babi hutan itu. Babi hutan itu masih sempat melarikan diri. Sangmaima berusaha mengejar, tetapi yang dia temukan di semak-semak hanya tombaknya saja sedangkan mata tombaknya masih melekat di lambung babi hutan itu.   Sangmaima segera pulang, melapor pada abangnya. Di...

avatar
OSKM18_FITB_Harlen Munthe
Gambar Entri
Ritual Kematian Orang Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Kematian. Satu kata yang identik dengan kesedihan dan air mata, serta biasanya dihindari manusia untuk diperbincangkan.  Namun, sebenarnya itulah yang ditunggu-tunggu manusia yang sadar bahwa tanpa kematian tidak ada proses pada kehidupan yang kekal dan abadi. Kehidupan terdiri dari dua kutub pertentangan, antara “hidup” dan “mati”, yang menjadi paham dasar manusia sejak masa purba sebagai bentuk dualisme keberadaan hidup hingga masa kini (Sumardjo,2002:107). Kematian merupakan akhir dari perjalanan hidup manusia. Maka kematian pada dasarnya adalah hal yang biasa, yang semestinya tidak perlu ditakuti, karena cepat atau lambat akan menjemput kehidupan dari masing-masing manusia. Namun, wajar bila kematian bukan menjadi keinginan utama manusia. Berbagai usaha akan selalu ditempuh manusia untuk menghindari kematian, paling tidak memperlambat kematian itu datang. Idealnya kematian itu datang pada usia yang sudah sangat tua. Pada masyarakat Batak, k...

avatar
OSKM18_FITB_Fajar siboro
Gambar Entri
Legenda Lau Kawar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada zaman dahulu kala tersebutlah dalam sebuah kisah, ada sebuah desa yang sangat subur di daerah Kabupaten Karo. Desa Kawar namanya. Penduduk desa ini umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Hasil panen mereka selalu melimpah ruah. Suatu waktu, hasil panen mereka meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Lumbung-lumbung mereka penuh dengan padi. Bahkan banyak dari mereka yang lumbungnya tidak muat dengan hasil panen. Untuk mensyukuri nikmat Tuhan tersebut, mereka pun bergotong-royong untuk mengadakan selamatan dengan menyelenggarakan upacara adat. Pada hari pelaksanaan upacara adat tersebut, Desa Kawar tampak ramai dan semarak. Para penduduk mengenakan pakaian yang berwarna-warni serta perhiasan yang indah. Kaum perempuan pada sibuk memasak berbagai macam masakan untuk dimakan bersama dalam upacara tersebut. Pelaksanaan upacara juga dimeriahkan dengan pagelaran ‘Gendang Guro-Guro Aron’, musik khas masyarakat Karo. Pada pesta yang hanya dilaksanakan seta...

avatar
OSKM18_FTSL_Nito Sahputra Zebua
Gambar Entri
Gulai Daun Singkong Tumbuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Gulai Daun Singkong Tumbuk Gulai daun singkong tumbuk merupakan makanan khas orang Sumatera Utara yang biasa disantap pada makan siang ataupun malam sebagai makanan sehari-hari. Makanan ini biasanya ditemani dengan sambal teri kacang dan nasi putih hangat. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat masakan ini cukup sederhana. Masakan ini terbuat oleh daun singkong sebagai bahan inti, kincong (bunga kecombrang), rimbang, bawang merah, bawang putih, jahe, kemirih, lengkoas/laos, cabe rawit, daun jeruk, ebi, santen, serta garam dan gula putih. Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat masakan tradisional Sumatera Utara ini adalah menyiapkan daun singkong, bunga kecombrang, dan rimbang pada lesung lalu ditumbuk, tapi jangan sampai terlalu halus. Setelah itu, siapkan bumbu-bumbu lain seperti bawang merah dan putih, sedikit jahe, kemirih, sedikit lengkoas dan cabe rawit. Sediakan bumbu tersebut dalam sebuah cobek untuk diulek sampai halus. Tumis bumbu yang telah diulek da...

avatar
Oskm_16818237_bilqis -
Gambar Entri
Urutan Pernikahan Adat Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Setiap daerah pastinya memiliki ciri khasnya masing - masing, Indonesia tidak dapat menjauhi perbedaan namun  perbedaan itu tidaklah menjadi batas bagi kita untuk bersatu. Perbedaan berbagai budaya, kepercayaan, etnis, ataupun adat istiadat menjadi dasar bagi kita untuk menguatkan rasa toleransi terhadap satu sama lain. Masyarakat sudah sepantasnya menjalankan apa yang telah menjadi dasar dan pedoman bagi  daerah tempat ia tinggal. Seperti dalam hal pernikahan adat. Pernikahan adat adalah suatu kegiatan dimana 2 orang meresmikan ikatan perkawinan yang dilaksanakan berdasarkan adat atau tradisi yang mereka miliki. Adat tersebut memiliki aturan, tahapan, dan tata caranya masing - masing. Hal ini dapat terlihat dari Pernikahan Adat Suku Batak Toba. Pernikahan suku Batak memang memiliki proses yang panjang dan memakan waktu yang lama namun hal ini merupakan suatu keunikan dari suku ini....

avatar
Lorettakainary
Gambar Entri
Monumen Tugu Juang 45
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Tugu Juang 45 Merupakan sala satu tempat wisata terbaru di labuhanbatu yang bisa memikat banyak wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini, baik wisatawan Domestik maupun Mancanegara. Tidak heran jika Tempat Wisata ini menjadi tempat wisata yang paling ngetrend dan populer di sosmed. Daya Tarik dari Objek Wisata Tugu Juang 45 ini adalah Panorama alamnya yang sangat indah dan eksotis, Karena Tempat Wisata ini dikelilingi oleh Bukit Barisan dan dilengkapi dengan fasilitas bermain dan spot yang bagus untuk selfie. Tempat wisata ini sangat cocok buat Anda yang ingin menghilangkan kepenatan aktivitas sehari-hari. Tempat wisata ini juga dihiasi Payung-payung cantik yang melayang diatas menambah kesan yang sangat indah seperti di pantai Bali Lestari yang ada di Medan. Tugu Juang 45 memiliki banyak spot untuk berfoto seperti Rumah Hobbit, Pesva, tugu, kreatifitas tulisan kasih sayang, dan bermacam-macam menara kecil yang dihiasi dengan bunga yang berbentuk hati dan spot yang unik yaitu An...

avatar
Sapta