Sayang hebung sayang hebung ade miang Nak ku pancong nak ku pancong pakai grahang Bak itulah aku nak ngambik dengan Anak jeme gerut oy lagi terpandang Luluk behuk kanjarinye saje aku Nundung karut juwara sia nak nerime Au tuape dami aku bujang sare Balek ngelimat mbatak ibatan bangai Miang hebung miang hebung nyikse nian Manceku uleh mentuwe Iluk luk penjadi dihi Damih abat ne… Karut penundung iluk lah dek jadi Nginak aku bujang sare Die melikus anakne Dik ngajung nian… Kalu kan jadi kami di tetak due Ijuk ijuk oy sapu lidi Kalu kan sare isuk Iluk lah dek njadi Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-sumatera-selatan.html
Ayay sape nian die gades alap begumbak panjang Empay inilah aku tekinak lalu di muke ghuma ku Pagi isok die ku tanti dijalan ke ayek pangkalan mandi Dudok di pance sambil betembang pagian ase didekah siang Siang malam aku tebayang oi Halimah gadis kule Ulasnye ilok tinggi semampai kembang duson sebrang sane Ijok-ijok betali ijok ijok betali benang bulan Isok-isok ku tanti isok isok ku tanti hai denga tulah Aaahay, Halimah Halimah gadis kule Aaahay, Halimah Halimah gadis kule sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-sumatera-selatan.html
Siape name bujang alap tunak itu Oi ilok nian alap nian Alangkan senang aman die behusek Ke humah adeng dimalam ini Marilah kakang behusek ke humah kami Adengkan senang dibuseki malam Tunggulah kudai adeng kan buat kupi Maen ke humah kite becerite Dimalam ini Kite bekance Ngerawai saje Tetawe-tawe Dikde disangke Dikde diduge Kite bedue Lah jadi kance sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-sumatera-selatan.html
Model adalah makanan khas dari Palembang, Sumatera Selatan. Model ada 2 macam, yakni model ikan dan model gandum. Model Ikan terbuat dari ikan, hampir mirip seperti tekwan, kalau model gandum, dia terbuat dari Gandum. Model disajikan dengan dipotong menjadi bagian kecil-kecil lalu disajikan dengan kuah. Dilengkapi dengan makanan tambahan seperti jamur, irisan bengkoang, dan bihun. Berikut ini bahan-bahan dan cara pembuatannya: Bahan-Bahan : 500 gram ikan segar (Ikan yang enak dibuat tekwan adalah ikan gabus kalau susah pakai ikan tenggiri, ikan parang-parang, ikan senut atau kakap saja, bisa juga dibuat dengan ikan teri, udang, bahkan bisa dibuat tanpa ikan) 400 gram tepung sagu 1 sendok teh munjung bawang putih halus (agar model tidak terasa amis) 1 butir telur Garam halus secukupnya Air es 3/4 gelas Minyak untuk menggoreng 2 buah tahu cina (potong kecil-kecil) MSG (optional tanpa msg) Bahan untuk kuah :...
1. Penyelidikan Terhadap Sang Gadis Calon mempelai perempuan masih harus “diselidiki” oleh utusan pihak keluarga calon laki-laki. Arti kata “selidik” bukan melambangkan kecurigaan, melainkan pendekatan yang dilakukan oleh keluarga calon mempelai laki-laki dan memastikan bahwa calon mempelai perempuan belum ada yang meminang. Prosesi ini dikenal dengan nama Madik, berasal dari bahasa Jawa Kawi yang berarti mendekat atau pendekatan. 2. Memagari Sang Gadis Setelah proses Madik berhasil, maka calon mempelai perempuan “dipagari”. Proses adat ini bernama Menyenggungatau Senggung yang berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya “pagar”. Prosesi ini bertujuan agar si gadis tidak diganggu lagi oleh senggung (sebangsa musang) sebagai kiasan tidak diganggu oleh laki-laki lain. Keluarga besar laki-laki mengirimkan utusan resmi kepada pihak keluarga si gadis dengan membawa tenong (keranjang antaran) atau sangkekterbuat dari...
Disaat aku kecil sering sekali aku mendengarkan cerita tentang asal mula kota baturaja dari orang tua , Bahkan aku pernah mendengar cerita tentang asal mula sungai ogan .. dulu di zaman dimana manusia belum ada yang menetap di baturaja ada raja naga emas yang sering datang ke bukit pelawi tepatnya di desa pusar untuk bertapa, raja naga emas melalui jalur yang sama pulang pergi dari palembang ke baturaja sehingga selesai pertapaannya jalur yang dilalui menjadi sungai dan pada zaman dulu sungai itu dikenal dengan nama Sungai Nago , setelah disekitar sungai nago dihuni orang, banyak orang yang merasa takut tentang sungai nago, akhirnya ada seseorang yang menyarankan agar masyarakat sungai nago yang ditakuti ini supaya dibalik saja namanya dari Nago menjadi Ogan, supaya tidak menakutkan lagi dan sampai saat ini sungai nago berubah nama menjadi Sungai Ogan . untuk membuktikan kebenaran cerita orang tua ini, aku mencari kebenaranny...
Sebelum lebih jauh membicarakan tentang adat Nampun Kule di daerah Muara Enim, Sumatra Selatan, terlebih dahulu harus diketahui tentang apa dan bagaimana prosesi Nampun Kule itu sendiri. Secara harafiah Nampun Kule berarti menyambung hubungan baik antara kedua belah pihak besan. Dan memang, Nampun Kule seperti juga arti harafiah dari dua kata tersebut, tujuannya adalah untuk membuat hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak besan dari sejak anak-anak mereka akan menikah hingga nantinya menjadi sepasang suami istri. Kemudian bagaimanakah prosesi resminya? Ini dia Arsip Budaya Nusantara coba gambarkan secara singkatnya saja.. 1. Kunjungan Pertama Kunjungan pertama dalam rangkaian nampun kule ini adalah semacam silaturahmi dari orang tua pihak pria ketika sang anak menyatakan bahwa dia berniat untuk memperistri seorang perempuan. Maka dari itu kunjungan orang tua dari pihak pria ke rumah orang tua dari pihak perempuan yang ingin diperistri oleh anak lelakinya i...
Si Pahit Lidah adalah julukan untuk Serunting, seorang pangeran yang berasal dari Sumatra Selatan. Ia terkenal punya kesaktian yang tinggi, namun ternyata kesaktiannya bisa dikalahkan oleh adik iparnya, Aria Tebing. Keduanya bertikai memperebutkan cendawan emas yang tumbuh di perbatasan ladang mereka. Inilah Kisah Si Pahit Lidah Pangeran Serunting. Dahulu, di daerah Sumidang, Sumatra Selatan, ada seorang pangeran bernama Pangeran Serunting . Ia adalah anak keturunan raksasa Putri Tenggang . Suatu hari, Pangeran Serunting mempersunting seorang gadis desa bernama Sitti . Setelah menikah, ia mengajak istrinya untuk tinggal di istana. Namun, Sitti bingung. Di satu sisi, ia tidak ingin berpisah dengan adik laki-lakinya yang bernama Aria Tebing , tapi di sisi lain ia harus patuh pada suaminya. “Dinda tidak tahu harus berbuat apa lagi, Kanda. Dinda tidak tega jika haru...
Beginde Lubuk Gong adalah seorang Kepala Desa di daerah Sumatra Selatan, Indonesia. Beginde dalam bahasa setempat berarti kepala desa. Beginde Lubuk Gong mempunyai seorang puteri yang cantik jelita bernama Puteri Lubuk Gong. Suatu ketika, puterinya dibunuh oleh seorang putra Beginde dari desa lain. Inilah kisah Puteri Lubuk Gong * * * Alkisah, pada zaman dahulu kala, di daerah Sumatra Utara, ada seorang beginde (kepala desa) yang kaya raya bernama Beginde Lubuk Gong. Ia sangat ketat menjalankan adat dan tidak segan-segan memberi hukuman kepada warganya yang melanggar adat tersebut. Meski demikian, rakyatnya merasa tidak terbebani dengan hal itu. Justru dengan aturan adat itu, rakyatnya dapat hidup aman dan makmur. Beginde Lubuk Gong mempunyai anak gadis yang cantik dan cerdas bernama Puteri Lubuk Gong. Kecantikan dan keelokan perangainya senantiasa mengundang decak kagum setiap pemuda yang melihatn...