Adat Nusantara
501 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sejarah Cap Go Meh
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Perayaan Cap Go Meh sudah tidak asing lagi di kalangan orang Tionghoa di Indonesia. Selain perayaan tersebut melambangkan kekentalan budaya Tionghoa di Indonesia, Cap Go Meh juga menandakan bahwa budaya Tionghoa juga diterima di Indonesia sebagai budayanya sendiri. Maka dari itu, kita perlu mengetahui asal-muasal perayaan ini dan bagaimana sejarahnya. Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas migran Tionghoa yang tinggal di luar China. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”. Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam.  Perayaan Cap Go Meh atau Perayaan Lampion ini tidak hanya dirayakan di Indonesia saja. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ikut merayakan har...

avatar
Aryadipta Setiadi
Gambar Entri
Hajat Lembur Kampung Cikareumbi
Ritual Ritual
Jawa Barat

Hajat Lembur diselenggarakan di Kampung Cikareumbi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Budaya ini sudah ada sejak pemerintahan Tatar Ukur (1628), diselengarakan 1 tahun sekali tepat pada tanggal 10 Muharram. Hajat Lembur sendiri dapat diartikan sebagai tradisi rasa syukur atas kesuburan tanah yang menghasilkan sayur mayur yang berlimpah, bersyukur atas kesehatan yang baik, dan rezeki yang berlimpah. Mata pencaharian sebagian besar warga Kampung Cikareumbi adalah sebagai petani, maka dari itu mereka bersyukur atas keberhasilan dalam bertani. Makna lain dari Hajat Lembur yaitu membuang sifat-sifat buruk yang ada dalam diri, seberti sombong, serakah, licik, picik, dan lainnya. Ritual-ritual yang dilakukan sebelum diselenggarakannya Hajat Lembur yaitu menyembelih kambing yang dilakukan oleh Kepala Adat Kampung Cikareumbi, lalu memasak bersama dengan warga kampung, berdoa sebagai rasa syukur, dan diakhiri dengan makan bersama. Acara inti dari Hajat Lembur yaitu berd...

avatar
OSKM18_16318219_Devitayuli Indarwati
Gambar Entri
Rumah-Rumah Tradisional yang Unik di Kampung Naga #OSKMITB2018
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

                                                                 Apakah para pembaca pernah mendengar Kampung Naga? Kalau belum pernah, pasti bertanya-tanya, Kampung Naga? kampung yang isinya banyak naga? jawabannya bukan. Kampung Naga adalah suatu pemukiman penduduk yang sangat memegang kuat adat istiadat leluhurnya, yaitu adat Sunda. Lalu, pasti ada yang bertanya lagi, kenapa dinamakan Kampung Naga? Dinamakan Kampung Naga karena jalan yang terdapat disana itu berkelok-kelok seperti ular dan terletak di sisi-sisi gawir atau masyarakat menyebutnya dengan kata "Nagawir" maka dari itu dibuatlah nama "Kampung Naga". Kampung yang terletak di Tasikmalaya ini sangat menarik perhatian banyak wisatawan karena penataan rumahnya yang bertingkat-tingkat seperti terasering. Rumah-rumah di Kampung Naga berjumlah 105 buah...

avatar
OSKM18_16718487_Aimee Saffa Chairunnisa
Gambar Entri
Nasi Tumpeng Aset Budaya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Nasi tumpeng merupakan salah satu makanan tradisional aset budaya Indonesia yang hingga saat ini masih lestari di kalangan masyarakat Pulau Jawa, bahkan seluruh Nusantara kini mengenalnya. Nasi tumpeng diklaim sebagai makanan khas Suku Betawi dan masyarakat keturunan Jawa, sehingga tak heran jika makanan tradisional ini banyak dijumpai di penjuru Pulau Jawa dan sekitarnya. Pada awalnya pembuatan nasi tumpeng memiliki kaitan dengan faham yang berkembang di masyarakat di kala pengaruh Hindu belum masuk ke Indonesia, yakni untuk memuliakan gunung sebagai tempat arwah bersemayam. Setelah agama Hindu datang, pembuatan nasi tumpeng dimaksudkan untuk meniru bentuk Gunung Mahameru, tempat dewa-dewi bersemayam. Kemudian nasi tumpeng dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa, dan banyak ditemukan saat ada tradisi di masyarakat. Saat ini, nasi tumpeng banyak dijadikan menu utama di berbagai kegiatan masyarakat, seperti syukuran ulang tahun, peresmian rumah atau bangunan lainnya, bahkan ketik...

avatar
Oskm18_fmipa_ratih
Gambar Entri
Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong Indonesia memiliki banyak kebudayaan, beraneka ragam kebudayaan tersebar luas di pelosok pelosok nusantara. Mulai dari kebudayaan agama, kebudayaan adat, kebudayaan pakaian, kebudayaan alat-alat/senjata, sampai kebudayaan makanan. Setiap kebudayaan memiliki sejarah masing-masing dalam terbentuknya kebudayaan tersebut sehingga kebudayaan yang ada sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda saat ini, agar kekayaan budaya yang dimiliki indonesia selalu terlihat dan dipandang oleh negara lain. Sebagai contoh saya akan memperkenalkan warisan kebudayaan bedog Galonggong (ataupun dalam bahasa indonesia biasa di sebut golok) yang berasal dari daerah Manonjaya, Kab. Tasikmalaya, Jawa barat. Bedog galonggong merupakan senjata jaman dulu ataupun menyerupai sebuah pisau dengan ukuran lebih besar yang digunakan untuk memotong sesuatu. Bedog galonggong masih digunakan oleh masyarakat Manonjaya terutama daerah Galonggong biasanya hanya digunakan...

avatar
Fajar290
Gambar Entri
Uras Penunda Lapar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Indonesia dikenal dengan budayanya yang sangat beragam. Mulai dari adat istiadatnya, upacara adatnya, mainan tradisional, makanan minuman, dan masih banyak lagi. Keberagaman itulah yang menjadikan ciri khas dari Indonesia itu sendiri. Kebudayaannya yang sangat beragam begitu menggugah untuk digali lebih dalam dengan cara berbagai hal. Penggalian keberagaman Budaya Indonesia bisa dengan cara mencari budaya itu sendiri. Pencarian Budaya Indonesia ini sangat meluas dan ada dimana-mana khususnya di internet. Internet inilah yang menjadikan sumber bagi orang-orang yang tertarik untuk menggali Budaya Indonesia. Salah satunya dengan adanya situs budaya-indonesia.org kita dapat menshare salah satu Budaya Indonesia yang berasal dari daerah-daerah asal yang berguna bagi orang banyak agar lebih dapat mengetahui budaya yang belum mereka ketahuinya. Seperti contohnya yaitu Uras. Uras merupakan salah satu makanan tradisional asal Bandung. Uras identik dengan makanan penunda lapar bagi...

avatar
OSKM18_16218034_Fadila Zahra Alqonita
Gambar Entri
Budaya masyarakat jawa
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Petanan atau dalam bahasa Indonesia mencari kutu adalah salah satu kebiasaan orang Jawa yang mulai ditinggalkan. Pada zaman dahulu, petanan sering dilakukan pada waktu senggang atau saat beristirahat. Petanan lebih sering dilakukan oleh kaum wanita, sambil saling mengobrol atau bercerita. Petanan sebenarnya bukan sekedar aktivitas mencari kutu, akan tetapi juga merupakan interaksi sosial antara orang tua dengan anak, atau seseorang dengan tetangganya. Petanan sangat menjaga keakraban antara individu satu dengan individu lainnya, karena interaksi yang telah dilakukan itu. "Kemajuan zaman sedikit demi sedikit telah menggerus adat atau kebiasaan orang Jawa seperti petanan. Orang Jawa pada zaman dahulu menjaga kebersihan kepalanya dengan melakukan aktivitas seperti petanan. Akan tetapi orang Jawa zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon atau spa untuk menjaga kebersihan rambut mereka. Alasan orang zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon dan spa karena masalah waktu dan merasa me...

avatar
Dwinamaulia1
Gambar Entri
Budaya masyarakat jawa jarikan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Jarikan dalam bahasa Indonesia adalah memakai jarik. Jarik sendiri adalah sebuah kain bercorak batik yang biasanya dipakai dengan cara dililitkan dipinggang sampai menutupi kaki. Jarik biasanya dipakai oleh kaum wanita. Akan tetapi, pada acara-acara adat tertentu, kaum pria di Jawa juga memakai jarik. Jariakan sebenarnya mengajarkan kesopanan dalam berpakaian untuk wanita Jawa. Motif jarik pada zaman dahulu, sangat menentukan status sosial orang Jawa. Ada motif-motif jarik tertentu, yang pada zaman dahulu hanya boleh di pakai oleh raja dan ratu di keraton. Seiring perkembangan zaman, kini semua orang bebas memakai motif jarik yang diinginkan. Akan tetapi, jumlah orang pemakai jarik di zaman sekarang mulai sedikit. Pemakai jarik yang biasanya adalah orang lanjut usia, kini lebih memilih memakai baju daster atau rok, coba perhatikan gambar di atas. Terlihat gambar nenek yang memakai daster dan jarikan. Penyebab semakin sedikit orang jarikan karena memakai jarik yang terlalu rumit dan me...

avatar
Oskm18_16818016_dwinamaulianoorfatma
Gambar Entri
Galendo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Galendo Kabupaten Ciamis merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Tepatnya berada di daerah Priangan Timur bersama Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Sumedang. Rata-rata daerah Indonesia mempunyai banyak keberagaman budaya, termasuk di Kabupaten Ciamis sendiri. Mulai dari tarian, adat istiadat, kuliner dan sebagainya. Bagi anda yang hobi mencari kuliner-kuliner, coba sempatkanlah berkuliner ke Kabupaten Ciamis. Disana banyak kuliner-kuliner khas yang tradisional dan terkemuka, salah satunya yang paling terkenal dan unik adalah Galendo. Galendo merupakan makanan yang berasal dari kelapa, yaitu ampas dari pembuatan santan. Itulah yang menjadi keunikan dari makanan tardisional ini, walaupun dari ampas atau bahan sisa, tapi galendo dijual dipasaran dengan harga yang relatif berada pada harga pertengahan tidak mahal tapi tidak juga murah. Dan merupakan salah satu sumber penghidupan penjual oleh-oleh di tempat-tempat pariwi...

avatar
OSKMITB2018_19818175_Taofik Hidayat