Khusus untuk kalian generasi millenial, tentu saja pada saat masih kecil pernah memainkan permainan tradisional yang satu ini, bukan? Aspel. Meskipun terdengar asing, aspel ini merupakan permainan tradisional yang sempat ramai dimainkan di berbagai daerah di Indonesia. Secara umum, permainan ini adalah permainan menggunakan bola bekel. Di daerah Madura, permainan bola bekel ini dinamakan Aspel . Penasaran bukan bagaimana cara memainkannya? Alat-alat yang harus dimiliki untuk dapat memainkan permainan aspel ini hanya 2 komponen utama; bola bekel, dan kuwuk. Hanya dengan 2 komponen inilah kita sudah bisa menikmati permainan aspel yang ternyata membuat ketagihan loh! Cara memainkannya sangatlah mudah. Simpan 4-7 kuwuk di tangan dan digenggam, dengan jari jempol dan ibu jari memegang bola bekel. Setelah itu lempar bola bekel keatas dengan ketinggian sekitar 15cm, sambil menaburkan kuwuk di lantai. Bola bekel di lempar keatas agar memantul berulang-ulang kali sambil membal...
Kripik Tempe berasal dari Malang, Jawa Timur bahkan sebelum zaman kolonial Belanda. Sebelumnya menurut Serat Centhini, syair tentang perjalanan anak-anak Sunan Kalijaga, tempe berasal dari Jawa Tengah sejak abad 18 sebelum Serat Centhini dipublikasikan. Seiring waktu, olahan tempe meluas dan berkembang semakin kreatif seperti ; bacem, penyet, dan salah satunya adalah kripik tempe. Ide pembuatan kripik tempe sendiri berawal dari efisiensi pasar tempe diluar daerah tanpa harus membawa pulang sisa hasil dagangan yang hanya bertahan satu hari. Kripik tempe yang umumnya hanya digoreng, lambat laun semakin variatif misalnya rasa keju, coklat, balado, dan lain-lain. Tempe di Kota Malang sendiri telah menempati daftar urut cindera mata wisatawan nomor dua setelah keramik Dinoyo Malang. Kripik tempe memang layak untuk dijadikan buah tangan karena praktis dan rasa khasnya tidak terdapat di tempat lain di Indonesia. Meskipun karena keterlambatan atau kesederhanaan memproduksi sehingga tida...
Sate Lode Birojak adalah salah satu makanan tradisional di Pulau Madura, tepatnya Kota Bangkalan. Birojak sendiri merupakan istilah yang biasa dipakai oleh masyarakat Bangkalan untuk menyebut bumbu dari sate itu. Sate yang dihidangkan dengan sayur lodeh ini biasa dimakan saat pagi hari ketika sarapan ataupun saat siang hari. Kita dapat menjumpai penjual sate lode birojak berkeliling melewati rumah-rumah. Sete lode birojak biasa dimakan menggunakan piring agak cembung untuk memudahkan saat memakan sayur lodeh yang memiliki banyak kuah. Sayur lodeh juga sering disajikan dengan cabai kecil agar rasanya lebih pedas dan sedap serta warna kuahnya lebih menarik. Harga yang dipatok untuk satu porsi sate lode birojak dengan 10 tusuk sate berkisar antara 20-30 ribu rupiah. Bahan Sate Daging paha/ daging rusuk Bumbu Cabai merah besar Kemiri Bawang putih Garam Minyak goreng Gula Tusuk sate Cara Membuat...
Blitar adalah salah satu daerah yang memiliki banyak seni pertunjukan yang unik dan menarik. Kalian pasti sudah sering mendengar istilah Grebeg Pancasila. Ya, Grebeg Pancasila merupakan salah satu pertunjukan tahunan di Blitar. Namun, kali ini saya tidak akan membahas tentang Grebeg Pancasila, melainkan Layang Ambiya. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk mewawancara Bapak Nasrudin Abdul Haris, seorang perangkat desa Kemloko, Blitar sekaligus pemain Layang Ambiya, dan Bapak Sutrisno, seorang pemain Layang Ambiya senior. Layang Ambiya berasal dari gabungan dua kata, Layang dan Ambiya. Layang diambil dari bahasa jawa yang berarti surat atau tulisan, sedangkan Ambiya berasal dari bahasa arab Ãâ¢Ã¢â¬Â Ãâ¢Ã...½ÃËèÃâ¢Ã...½ÃËÃÂ&...
Bagi warga Surabaya pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Jembatan Merah. Jembatan yang berada di atas sungai kalimas ini dibuat pada zaman penjajahan Belanda, atas persetujuan Pakubuwono II dengan VOC tahun 1743. Bentuk jembatan ini pada awalnya adalah kayu mengingat teknologi yang berkembang saat itu belum sebagus sekarang. Dahulu, banyak sekali kapal-kapal bersandar di Jembatan Merah karena belum ada Tanjung Perak, sehingga menjadi pusat perdagangan. Jembatan merah sangat lah bersejarah karena telah melalui banyak peristiwa. Salah satunya adalah terbunuhya A.W.S. Mallaby (pemimpin tentara Inggris yang ingin menguasai wilayah surabaya) oleh Arek-arek Suroboyo pada peristiwa 10 November 1945 dan diikuti perobekan bendera di hotel oranje. Sampai sekarang, meskipun sudah berubah bentuk dari kayu jadi aspal, Jembatan Merah sangat berguna bagi mobilitas orang Surabaya dan menjadi salah satu jalan terpadat setiap harinya. #OSKMITB2018
Banyak sekali jenis makanan di Nusantara ini. Dari yang rasanya pedas hingga asam, semua tersedia di setiap pelosok negri ini. Tiap makanan dan minuman di tiap daerah juga memiliki ke-khasan masing-masing. Dengan bumbu yang sangat kaya di setiap hidangannya pula. Salah satu yang ingin saya bahas kini ialah makana khas daerah Pasuruan, Jawa Timur yang bernama Ayam Komo. Sejenis ayam berbumbu dengan rasa yang agak pedas. Bumbu komo sebenarnya bukan hanya untuk bumbu ayam saja, tapi dalam aplikasinya dapat di masak juga dengan daging. Kali ini saya ingin membagi bagaimana cara membuat masakan ini, selamat membaca! Alat dan Bahan : cobek pisau minyak wajan bawang putih bawang merah lombok merah besar dan kecil jahe kencur kunci ketumbar merica laos/lengkuas daun salam kemiri daun jeruk ayam potong segar air secukupnya Cara Pembuatan : Haluskan bumbu seper...
Batik merupakan kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu (KBBI). Batik berasal dari Indonesia dan merupakan pakaian atau kain tradisional. Setiap daerah di Indonesia memiliki batik khasnya masing-masing. Probolinggo merupakan daerah di Provinsi Jawa Timur yang berada di sepanjang pantai utara Pulau Jawa (Pantura). Daerah ini terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi. Penduduk di dataran rendah biasanya bekerja sebagai nelayan, sedangkan penduduk di dataran tinggi bisanya bekerja sebagai petani atau berkebun. Diantara produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat, mangga manalagi dan anggur merupakan produk unggulan dan khas di daerah ini. Berawal dari situlah masyarakat berinisiatif untuk membuat batik khas mereka sendiri. Batik khas Probolinggo ini didominasi oleh gambar mangga dan anggur. Di zaman sekarang ini, memang sudah jarang ditemukan batik Probolingg...
Situbondo adalah salah satu kota di Jawa Timur yang terletak di ujung sebelum Banyuwangi. Situbondo, walaupun terletak di Jawa Timur, bukan berarti masyarakatnya berbahasa jawa seperti kota Jawa Timur lainnya. Hampir 80% masyarakatnya berasal dari Suku Madura yang menyebabkan mayoritas masyarakatnya berbahasa madura. Banyaknya masyarakat madura di Kabupaten Situbondo, membuat Situbondo kaya akan kultur, budaya, dan makanan khas dari Madura yang sekarang telah menjadi makanan khas Kabupaten Situbondo yang salah satunya adalah Tajin Palappa. Secara harafih, Tajin artinya bubur dan palappa artinya bumbu. Dari pecahan kata tadi, dapat didefinisikan bahwa tajin palappa adalah bubur yang diberi bumbu. Walaupun secara definisi terlihat sederhana, tetapi pada realitasnya tidak seperti itu. Bumbu yang digunakan dalam pembuatan tajin palappa adalah bumbu kacang. Tidak hanya itu, tajin palappa juga diberi sayuran, seperti kangkung, bayam, kecambah, dan ju...
Jembatan Peninggalan Penjajah Disebuah desa di daerah Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang terdapat sebuah jembatan yang cukup menantang adrenalin. Jembatan tersebut terletak di desa Kasembon. Menurut cerita orang-orang terdahulu, jembatan ini dibangun sejak zaman pemerintahan Belanda, yang mana pada saat itu jembatan ini digunakan untuk mengangkut Lori yaitu semacam kereta yang digunakan untuk mengangkut tebu dari sawah-sawah di desa ke pabrik-pabrik gula, seperti Pabrik Gula Kebonagung. Jembatan ini dibangun dikarenakan untuk mempercepat pengantaran tebu ke Pabrik Gula, karena jika tidak menggunakan jembatan ini untuk menghubungkan desa Bululawang dan Desa Kasembon, maka jarak yang ditempuh akan menjadi sangat jauh dan akan menghabiskan lebih banyak waktu, uang, dan tenaga. Dulu pada zaman pemerintahan Belanda, jembatan ini hanya seperti rel kereta biasa dan setelah pengantaran-pengantaran tebu tersebut selesai, banyak warga yang memanfaatkan jembatan tersebut untuk me...