Hantaran Pamanggia Marapulai Adat Minangkabau memiliki keunikan tersendiri dalam menyelenggarakan prosesi pernikahan. Salah satunya adalah Manjapuik Marapulai atau Mamanggia Marapulai (Memanggil / menjemput calon pengantin pria). Terdapat beberapa prosesi sebelum manjapuik marapulai dilaksanakan. Prosesi tersebut antara lain : 1. Rombongan penjemput Marapulai berangkat menuju rumah calon pengantin pria bersama-sama sambil membawa berbagai macam perlengkapan. Perlengkapan itu biasa disebut hantaran pamanggia marapulai. Hantaran pamanggia marapulai terdiri atas beberapa macam makanan seperti : a . Apik Ayam b. Bareh Rendang c. Pangek Padeh Dagiang d. Nasi Lamak Sagantang Sipuluik e. Paragede Hias f. Lauak goreng hias g. Kue pengantin tigo tingkek h. Raga-raga i. Kundua Ukia j. Siriah Carano Biasanya rombongan juga membawa pakaian untuk calon pengantin dan beberapa barang yang sudah menjad...
Indonesia terkenal dengan negara yang “kaya”baik dari segi alamnya, juga masyarakatnya yang heterogen dengan beragam kultur budaya dari berbagai daerah. Disini saya ingin menyajikan sebuah tradisi untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang di daerah kami disebut dengan tradisi “Balimau”. Kota kecil kami Lubuk Sikaping terletak di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Kota ini sekaligus merupakan ibu kota Kabupaten Pasaman. Lubuk Sikaping merupakan daerah yang masih kental adat dan kebudayaannya. Dimana sesuai pepatah minangkabau “Adat basandi syarak, Syarak basandi Kitabullah” artinya Adat berdasarkan kepada Agama dan Kitab Allah. Kota kecil ini ditempati oleh berbagai suku yang masing-masing dikepalai oleh pucuk adat yang dikenal dengan sebutan “Datuak”. Datuak/ Datuk merupakan kepala adat suatu kaum. Tradisi Balimau ini merupakan tradisi menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Disini ada dua nagari yaitu N...
Siapa yang tidak kenal Mr. Muhammad Yamin? Ya, beliau adalah salah satu tokoh pahlawan kemrdekaan. Ia memang tidak menggunakan tombak dan bambu runcing untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tapi beliau memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan diplomasi dan ide-idenya. Hal yang mungkin paling kita ingat adalah bagaimana aktifnya Mr. Muhammad Yamin dalam organisasi-organisasi persiapan kemerdekaan seperti BPUPKI,PPKI, dan Panitia Sembilan. Dalam buku-buku sejarah yang kita pelajari sejak Sekolah Dasar dulu pasti selalu mencantumkan nama beliau dalam 3 tokoh utama yang menyampaikan gagasannya dalam perumusan dasar negara Indonesia Merdeka. Sayangnya, satu hal yang sedikit ditutupi ialah fakta bahwa sehari setelah Mr. Muhammad Yamin menyampaikan idenya melalui lisan, beliau juga menyerahkan idenya melalui tulisan, yang mana isi gagasan beliau dalam tulisan tersebut sangat mirip dengan pancasila yang kita junjung sekarang. Beliau juga turut serta dalam merumuskan Piag...
Salah satu permainan anak nagari Tanjung Gadang, Sijunjung, Sumatra Barat yang sudah dimainan sejak 1980-an. Cipak tekong adalah bahasa Minang khususnya cipak diambil dari bahasa Sijunjung yang artinya sepal, dimana sepak berarti menendang atau menyipak dan tekong adalah kaleng. Cara bermainnya seperti main petak umpet. Sebelum permainan dimulai terlebih dahulu para pemain akan bersuit untuk menentukan siapa yang akan menjadi penjaga tekong, dan pemain lainnya akan bersembunyi disekitar atau tidak terlalu jauh dari tekong. Tekong ditempatkan dalam sebuah garis lingkaran. Si penjaga tekong sambil menginjak tekong dengan menutup mata dengan kedua telapak tangannya sambil meneriakkan "alaaaah" (bahasa Minang: sudah) dan "aluuuun" (bahasa Minang: belum). Apabila ada yang menyatakan sudah, maka penjaga tekong mulai mencari dimana arah suara pemain. Jika ada yang dapat maka ia akan menjadi penjaga tekong berikutnya. Namun apa bila yang dapat bisa menyipak tekong dengan jauh, maka ia akan me...
Budaya Pacu Jawi Pacu Jawi atau dikenala juga sebagai karapan sapi adalah budaya Minangkabau yang dilakukan oleh para petani Minang di musim panen untuk mengisi waktu luang dan juga menjadi hiburan masyarakat sekitar. Pacu Jawi adalah sebuah olahraga hiburan dimana seorang joki mengandarai dua ekor sapi, atau jawi dalam bahasa minangnya di lintasan lumpur sawah menggunakan sebuah alat pembajak sawah untuk menahan sepasang sapi tersebut agar tidak berpisah. Alat tersebut akan diikatkan tali yang dipegang oleh jokinya, dan jokinya akan berpijak disebuah alat bajak pacu yang bertindak seperti ski. Saat joki ingin memulai kedua sapi tersebut untuk berlari, ia menggigit kedua ekor sapi tersbut. Sapi yang kaget akan mencoba untuk berlari mejauhi si joki tersebut, tetapi hal inilah yang menarik si joki tersebut sepanjang lumpur sawah. Rumornya adalah lebih kuat gigitan sang joki, lebih cepat larinya p...
Sumatera Barat atau lebih populer dengan istilah ranah minang, merupakan daerah yang kaya akan budaya. Hingga saat ini masyarakat minang masih hidup dengan budaya yang kental. Berbagai kegiatan senin juga masih tetap lestari hingga saat ini. Generasi mudah pun masih sangat menyenangi kegiatan budaya minang, mulai dari seni tari, musik, pertunjukan, dll. Sumatera barat terdiri beberapa kabupaten. Setiap kabupaten memiliki cirikhas budaya masing masing. Salag satu daerah yang pernah saya kunjungi adalah kabupaten 50 kota. Di pedalaman kabupaten tersebut terdapat suatu wilayah migrasi. Kebanyakan masyarakat disana merupakan migrasi dari daerah jawa. Sehingga kita bisa menemukan beberapa budaya unik, yang merupakan adaptasi budaya jawa dan di sesuaikan derta di lebur dengan budaya minang. Salah satu yang menarik buat saya adalah kudo kepang. Jika di wilayah jawa kita menemukan budaya yang serupa yaitu kuda lumping. Kudo kepang biasanya di tampilkan pada hari hari besar. Salah satunya...
Sidat merupakan ikan yang bergenus sama dengn ikan unagi di Jepang. Tubuhnya memanjang seperti belut tetapi lebih besar dalam diameternya. Sidat banyak ditemukan di sungai-sungai yang bermuara di danau Maninjau. Sidat pun merupakan ikan yang mirip dengan salmon dalam cara perkembangbiakannya. Ikan sidat dewasa akan berenang ke hilir dan bertelur di laut dan mati karena kelelahan. Telur-telur banyak menjadi makann ikan-ikan di laut dan sebagian kecil telur tersebut menetas dan berhasil menuju hilir dan tumbuh besar disana. Siklus ini merupkan kebalikan siklus hidup salmon dimana ikan tersebut bertelur di hulu, bukan hilir, sebagaimana yang dijelaskan oleh Bapak Yodfitfinda pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 lalu. Daging ikan sidat dipandang mewah dan lezat oleh masyarakat pada dewasa ini. Tetapi ikan sidat sudah tidak banyak ditemukan di habitat asalnya. Dikarenakan nilai permintaan meningkat sedangkan jumlah populasi ikan sidat di alam berkuang seiring waktu, maka para pete...
Samba lado tanak merupakan makanan khas masyarakat Sumatera Barat, dan sayangnya masakan ini jarang dijumpai di rumah-rumah makan, baik di Sumbar maupun di daerah-daerah perantauan. Samba lado tanak banyak dimasak para kaum ibu di rumah mereka masing-masing di daerah sekitar Kabupaten Tanah Datar. Samba lado tanak merupakan masakan yang diolah dari bahan-bahan cabe yang sudah digiling, santan kelapa yang sudah dimasak, ikan teri, petai/jengkol, telur yang di rebus kemudian dicampur rempah-rempah lain, dan dimasak di kuali dengan api dari bara kayu bakar. Samba lado merupakan olahan masakan yang wajib untuk menjadi teman makan masyarakat minang. Samba lado artinya sambel yang dibuat dari cabai, baik itu cabai merah atau hijau keriting. Semakin merah sambal yang dibuat biasanya selera makan akan semakin dahsyat merangsek naik dari perut ke kerongkongan. Berikut kami akan nukilkan resep samba lado tanak. Mudah-mudahan dengan resep samba lado tanak ini bisa mengobati kerindu...
Banyak cara yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, salah satu yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau yakni balimau. Masyarakat Pangkalan Limopuluah Kota menyebutnya dengan potang balimau. Kegiatan ini sudah merupakan tradisi turun temurun dalam “menyucikan diri” yang dilakukan oleh anak nagari disepanjang aliran sungai Batang Maek Kecamatan Pangkalan Koto Baru di Kabupaten Limapuluh Kota. Tradisi menyambut bulan suci Ramadhan ini dilaksanakan sesuadah shalat Zhuhur. Selain untuk mensucikan diri, sekaligus sebagai tempat bersilaturahmi antar anak nagari di kampung halaman maupun dari perantauan. Setelah selesai, pada sore harinya para pengunjung pulang ke rumah masing-masing untuk mandi balimau dengan ramuan khusus yang dipersiapkan oleh kaum perempuan di Pangkalan. Tradisi ini walau masih banyak yang pro dan kontra dalam pelaksanaanya, akan tetapi sampai sekarang tetap dilestarikan oleh anak nagari. Kegiatan ini dianggap...