Kasih Sayang
37 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Api dan Angin Dalam Kertas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Api dan Angin Dalam Kertas ~ Alkisah, di suatu negeri terdapat seorang raja yang lalim dan gila hormat. Wataknya sangat keras. Pendapat dan perintahnya tidak boleh dibantah. Membantah dan mengingkari perintah raja berarti bersedia menerima hukuman dari sang raja, Pembantu dan pegawalnya pun bengis-bengis. Tidak ada seorang pun yang pernah melanggar perintahnya bisa lepas dan bebas. Tugas para pengawal bukan hanya menjaga dan mengawal raja, tetapi juga bertugas menjaga keamanan keluarga, harta dan ternak peliharaan raja. Oleh karena itu, sering terjadi penangkapan dan penahanan terhadap rakyat jelata yang menggangggu hewan peliharaan raja. Hampir setiap hari sang raja mengenakan pakaian kebesarannya. Berbagai tanda pangkat, tanda jabatan, bintang jasa, dan lambang identitas lain bergantungan di bajunya. Selain itu, senjata dan tongkat wasiat tidak pernah lepas dari dirinya. Pada suatu ketika, sang raja dan beberapa orang pengawal, pengiring, dan tentaranya m...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Batu Amparan Gading
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Batu Amparan Gading ~ Pada suatu masa, hiduplah seorang raja bernama Raja Muda. Permaisurinya bernama Putri Gani. Mereka dikaruniai oleh Yang Maha Kuasa dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Kehidupan rumah tangga mereka sangat bahagia. Halaman istana mereka sangat luas dan dihiasi taman bunga yang tertata rapi. Di halaman depan terdapat sebuah batu besar yang datar permukaannya, berwarna kuning gading, bernama Batu Amparan Gading.   Dikala sore hari, sangat sering Raja Muda beserta Putri Gani dan anak-anaknya duduk bersantai. Mereka bercengkerama di atas Batu Amparan Gading itu. Nasib malang yang menimpa keluarga Raja Muda tidak dapat ditolak. Istrinya yang tercinta, Putri Gani, sakit, kemudian meninggal dunia. Rasa sedih dan pilu hati Raja Muda semakin mendalam melihat kedua anaknya yang masih kecil. Tiada lagi belaian kasih sayang ibu tercinta. Hari demi hari berlalu. Raja Muda beristri lagi. Ia menikah dengan...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Kisah Sang Piatu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Kisah Sang Piatu ~ Pada zaman dahulu kala, ada seorang anak laki-laki yang sangat malang hidupnya. Ayah ibunya telah meninggal ketika ia masih kecil. Untunglah masih ada neneknya yang sudah sangat tua yang memeliharanya. Anak malang ini bernama Sang Piatu, Sang Piatu tinggal bersama  neneknya di sebuah gubuk tua yang sangat sederhana. Gubuk mereka terletak di tengah hutan, tidak jauh dari sebuah sungai. Di seberang sungai itu terdapat sebuah desa yang dipimpin oleh seorang raja. Kata nenek Sang Piatu desa itu bernama Dusun Raja. Penduduknya sudah agak ramai. Desa itu aman dan makmur. Setiap hari, pagi dan sore, Sang Piatu dan neneknya selalu pergi mandi ke sungai. Tempat permandian mereka berseberangan dengan Dusun Raja. Setiap pergi mandi, Sang Piatu selalu memperhatikan suasana desa. Terlihat olehnya, banyak anak disana. Ingin rasanya ia bermain bersama mereka. Setiap sore nampak anak-anak sebayanya pergi berkumpul di rumah raja. Hari demi hari dijal...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Si Kancil Jahil
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Si Kancil Jahil ~ Pada zaman dahulu kala, hidup seekor kancil yang cerdik. Akan tetapi, perangainya sangat licik. Setiap bertemu dengan binatang-binatang lain, timbul keinginannya untuk mengganggu. Baik binatang besar seperti gajah, harimau, babi, ataupun binatang kecil seperti kura-kura, monyet, musang, tidak luput dari usikannya. Dia sangat senang jika binatang yang diganggu mendapat kesusahan ataupun teraniaya akibat ulahnya yang licik. Karena kelakuannya yang sangat jahat dia disebut si Kancil Jahil. Pada suatu hari, si Kancil Jahil pergi mencari makan. Walaupun hari masih pagi, dia sudah merasa sangat lapar. Dia segera berjalan meninggalkan tempat persembunyiannya untuk mencari makanan. Rumput-rumput muda dan pucak-pucak pohon yang dapat dijangkau, dilahapnya dengan rakus. Setelah beberapa saat berjalan melewati beberapa padang rumput dan semak belukar, sampailah dia disebidang kebun sayur-sayuran. Berbagai tanaman sayuran di dalam kebun itu tumbuh dengan subur....

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Cerita Asal Mula Pohon Enau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Cerita Asal Mula Pohon Enau ~ Menurut cerita suku Rejang, pada zaman dahulu di sebuah desa terpencil tinggallah tujuh orang bersaudara. Mereka menjadi yatim piatu sejak si bungsu lahir. Ketujuh bersaudara itu terdiri atas nama enam orang laki-laki dan seorang perempuan. Kebetulan yang perempuan itu adalah si bungsu. Mereka hidup sebagai petani yang menggarap sebidang tanah di tepi hutan.   Si bungsu bernama Putri Sedaro Putih. Ia sangat dicintai keenam saudaranya. Mereka selalu berusaha melindunginya dari segala sesuatu yang akan membahayakan dirinya. Apa pun yang terjadi mereka siap berkorban demi adik yang sangat mereka cintai itu. Pada suatu malam ketika Putri Sedaro Putih sedang tidur nyenyak, ia bermimpi serasa didatangi oleh seorang laki-laki tua yang mengatakan bahwa ia adalah kakek tujuh bersaudara itu. Kadatangannya memberitahukan kepada Putri Sedaro Putih bahwa ajal Putri telah dekat. Oleh karena itu, ia dinasihati supaya bersiap diri menghadapinya...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Cerita Tan Unggal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Alkisah Rakyat ~ Lama sebelum adanya Kesultanan di daerah Kabupaten Sambas, rupa-rupanya telah ada suatu kerajanaan yang diperintah oleh seorang raja yang tidak diketahui siapa nama raja tersebut. Bagaimana besarnya kekuasaan baginda, juga tidak dapat diketahui dengan pasti, hanya disebutkan bahwa baginda mempunyai dua orang isteri yang resmi (isteri muda dan isteri tua) disamping itu masih ada gundik-gundiknya yang lain.   Dari isterinya yang tua, baginda memperoleh seorang putera. Begitu pula dari isteri yang muda, baginda juga memperoleh seorang putra. Nama isteri dan nama putra baginda juga tidak diketahui dengan pasti. Karena perasaan cemburu dan iri hati, isteri muda dapat mempengaruhi baginda dan baginda dengan kejam mengusir isteri tuanya bersama-sama dengan putranya yang masih kecil. Penderitaan batin ini lama sekali dialami oleh isteri tua, sampai anaknya menjadi dewasa. Setelah putranya dewasa, maka ibunya menurunkan ilmu-ilm...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
KISAH ULAR RAKSASA N’DAUNG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Dahulu, di kaki sebuah gunung di daerah Bengkulu, hiduplah seorang janda tua dengan tiga anak gadisnya. Dari ketiga anak gadis tersebut, si Bungsulah yang paling rajin membantu ibu mereka bekerja di ladang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Ia juga yang harus memasak sepulang dari ladang.  Sementara itu, kedua kakaknya hanya bermalas-malasan di rumah. Mereka tidak pernah membantu ibu mereka bekerja di ladang. Suatu hari, sang Ibu sakit keras, tidak mau makan dan minum. Melihat kondisi ibunya yang parah itu, cepat-cepatlah si Bungsu memanggil tabib desa. Sang Tabib pun segera memeriksa keadaan perempuan tua itu.   “Maaf, anak-anakku! Sakit yang diderita ibu kalian sudah sangat parah,” ungkap tabib itu.  “Apakah Ibu kami masih dapat disembuhkan, Tuan Tabib?” tanya si Bungsu dengan cemas.  “Iya, Bungsu. Ibu kalian masih bisa sembuh bila diberi obat khusus,” jawab tabib itu. ...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Lagu-lagu khas Rejang Lebong
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Rejang Lebong merupakan suatu kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sangat kaya akan budaya, terutama dalam hal lagu daerah. Berbagai lagu daerah yang diciptakan para leluhur ini hampir tidak terdengar lagi di daerah Rejang Lebong. Berikut adalah beberapa lagu khas Rejang Lebong yang cukup menarik dan enak untuk dinyanyikan maupun didengar. ANAK KUNANG ako laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x tebo leceak be pagar pinang tebo dawen be deret bae api madeak gicolak senang cuma babagei tenimo bae ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang karang tinggei nak lubuk tabah dalen belek kak tabeak penanjung amen cigei indok ngen bapak awei ba kacang gi pateak junjung ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 4x keleak doo si burung ponoi mesoa umpan nak padang lalang lueng kelmen uku menginoe semesoa bagei gituun malang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x asen tuein cao menoo...

avatar
OSKM18_16318067_Aditya Tirta Kusuma
Gambar Entri
Bukit Kaba Curup
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bengkulu

Di sebuah dusun di Renah Sekelawi ada seorang pemuda yang bernama Sutan Indah, ayahnya bernama Ratu Panjang, seorang kepala dusun yang di segani dan dihormati oleh rakyatnya. Sutan Indah dikenal sebagai sosok yang sangat pemalas, ia tidak pernah membantu ayahnya berkerja di sawah dan di ladang, oleh karena itu ia tidak diacuhkan oleh ayahnya, meskipun ia adalah anak tunggal. Hanya kepada ibunya Sutan Indah berani mengadu, ayahnya sibuk dengan sawah dan ladang serta sibuk memikirkan kesejahteraan kampungnya. Setiap hari Sutan indah menelusuri tebing sungai memperhatikan ikan-ikan yang berenang dalam air, ia duduk di atas batu, memperhatikan burung-burung meloncat dari dahan ke dahan di atas ranting dan di dalam semak belukar di sekelilingnya. Ia mengamati bajing (tupai) jantan dan betina bergelut di buluh (bambu), yang ujung daunnya menjuntai menyapu air yang deras dan mengalir di sela batu-batu. Jika hari terasa panas Sutan Indah terjun ke dalam air berenang ke sana ke...

avatar
Hamzahmutaqinf