Tiwul merupakan salah satu kudapan khas masyarakat Pacitan di Gunung Kidul yang terbuat dari gaplek atau singkong kering yang diolah kemudian diberi taburan berupa kelapa parut. Tiwul ini merupakan makanan sehari-hari dari penduduk Gunung Kidul. Sebagai salah satu makanan pokok penduduk gunung Kidul, kandungan kalori yang ada didalam tiwul lebih rendah dari pada nasi, jadi tiwul sudah memenuhi kriteria sebagai bahan panganan pengganti nasi. Di zaman penjajahan belanda, tiwul merupakan makanan pokok pengganti beras karena masyarakat Indonesia saat itu tidak sempat untuk bercocok tanam apalagi harus bertani. Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Tiwul khas Wonogiri untuk anda : Bahan : 350 gram singkong (yang sudah dikupas kulitnya lalu jemur kurang lebih 3-4 hari). 1 gelas air matang. 150 gram gula merah (sisir halus). 200...
"Kakang kakang pada plesir maring ngendi ya yi Tuku dawet dawete Banjarnegara Seger anyes legi, apa iya? Dawet ayu dawete Banjarnegara" Lagu tersebut adalah lagu yang di populerkan oleh grup lawak Banyumasan legendaris bernama Peang Penjol. Lirik lagu tersebut menggambarkan kesegaran dan kenikmatan ketika meminum es dawet ayu asal Banjarnegara. Namun ternyata ada banyak cerita di balik es dawet ayu itu sendiri. Penggunaan kata "ayu" (artinya cantik) sendiri merupakan penggambaran dari kecantikan Dewi Srikandi, salah satu tokoh pewayangan yang terkenal akan kecantikannya. Hal ini ditunjukan dari bentuk kepala centong dawet yang mirip dengan kepala Dewi Srikandi. Keberadaan tokoh Semar dan Gareng yang ada di kedua ujung pikulan dawetnya pun mengandung makna. Semar dan Gareng ketika di singkat menjadi kata "mareng" yang jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia kata tersebut berarti musim panas atau kemarau. Menandakan bahwa ketika musim panas datang di anjurkan untuk mengkonsumsi es daw...
Carabikang adalah salah satu jajanan pasar Indonesia yang cukup familier di masyarakat, Bagi masyarakat Jawa tengah, carabikang itu jajanan pasar yang sangat mudah ditemui. Kue ini memunyai sebutan macam-macam, ada yang menyebutnya kue coro bikang dan ada juga yang menyebutnya coro bikan. Kue cara bikang pada umumnya berwarna merah muda, namun kemudian banyak kreasi-kreasi baru dari coro bikang sehingga ada yang berwarna-warni, seperti contohnya ada yang berwarna putig, hijau dan coklat. Kue ini berukuran kecil berbentuk bulat. Selain kue cara bikang ada lagi kue yang mempunyai kemiripan, seperti bikang ambon atau apem. Yang membedakan kue ini adalah rasa manis yang dominan. untuk masalah bahan, kue ini berasal dari tepung beras, tepung terigu dan gula pasir yang kemudian diolah. Berikut ini adalah cara membuat kue Carabikang. Bahan-bahan: 250gr tepung beras 100gr gula pasir garam 200cc santan hangat dari 1/2 butir kelapa 1/2 butir telur, dikocok sumba merah dan hijau Ca...
Begitu banyak jenis makanan yang bisa dimasukkan ke dalam agenda wisata kuliner saat mengunjungi kota Semarang. Salah satunya adalah nasi ayam Semarang. Memang, makan nasi dengan lauk ayam adalah sesuatu yang biasa, tetapi menjadi berbeda ketika menikmati hidangan ini. Sekilas, hidangan ini sedikit mirip dengan nasi liwet khas Kota Solo. Hidangan ini berupa nasi liwet yang diberi suwiran ayam, telur rebus, disiram sambal goreng jipan dan kuah opor. Biasanya disajikan dengan sate usus, sate telur puyuh, dan teh hangat. Nasi ayam awalnya diciptakan perempuan bernama Satinem, penjual nasi ayam keliling pada 1960-an. Hidangan ini juga dikenal dengan nama ‘nasi ayam Karang Koja’, berasal dari tempat lahirnya, yakni Kampung Karang Koja. Nasi ayam ciptaan Satinem ini mulai naik daun pada tahun 1992, saat ia mendapat tempat berdagang di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Semarang. sumber: Kuliner Panduan Wisata (http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/pulau...
Sebagai makanan khas, lontong tahu mudah ditemukan di seluruh sudut Kota Blora, Jawa Tengah. Lontong ini merupakan campuran antara lontong yang dibungkus dengan daun pisang dan tahu goreng. Di sini, sebagian besar penjual memang tidak membungkus lontong dengan plastik, sebagaimana kebanyakan pedagang lontong masa kini. Para penjual lontong tahu Blora umumnya memiliki takaran khusus untuk para pembelinya. Untuk para pembeli pria, penjual akan memberikan satu porsi lontong tahu yang terdiri dari satu lontong utuh. Sementara untuk para pembeli wanita, satu porsi yang diberikan berisi kurang dari satu lontong utuh. Asumsinya, porsi untuk wanita lebih sedikit daripada porsi untu pria. Agar kesan tradisional tidak hilang, warung-warung penjual lontong tahu masa kini masih menyertakan pikulan sebagai penanda tradisi. Pada masa lalu, pikulan digunakan untuk menjajakan lontong tahu secara keliling. Saat ini, pikulan tersebut hanya sebagai penanda identitas sejarah dan kultural dari lonto...
Kroya, sebuah kecamatan di timur Kota Cilacap, Jawa Tengah, adalah wilayah yang tampak tak pernah mati dalam menyuguhkan hidangan-hidangan khas Cilacap. Di sekitar Jalan Simpangan, beragam rumah makan dengan berbagai layanan, termasuk hotspot , bertebarang. Ragam souvenir khas, seperti anyaman atau keset, juga bisa ditemukan di sini. Kluban adalah makanan khas rakyat Cilacap yang berfungsi sebagai pendamping nasi. Ia terbuat dari aneka macam sayuran, seperti kangkung, daun so, kacang panjang, daun ketela, bayam, tauge, dan kecombrang. Hampir semua rakyat biasa dan yang hidup di pedesaan Cilacap mengenal dan mampu membuat Kluban. Bahan untuk membuat Kluban : Daun pepaya secukupnya Daun singkong 1ikat Daun kencur 1 ikat Bahan bumbu untuk Kluban : Bawang merah 2 butir ( dihaluskan ) Bawang putih 1 butir ( dihaluskan ) Kencur 2 ruas jari ( dihaluskan ) Cabe rawit 4 buah ( dihaluskan ) Terasi ABC ½ bungk...
Nasi Gandul adalah makanan khas Pati, Jawa Tengah. Ia merupakan nasi putih yang diberi kuah dan disajikan di atas piring yang dilambari selembar daun pisang. Kuah nasi ini berwarna merah kecoklatan dan agak berminyak. Warna merah dihasilkan dari cabai merah dan warna kecoklatan berasal dari kecap. Sedangkan kuahnya yang kelihatan berminyak disebabkan oleh lemak daging sapi. Rasa yang dihasilkan adalah perpaduan antaran gurih, manis, dan pedas. Dan biasanya, satu porsi nasi gandul dihidangkan bersanding dengan daging sapi, jeroan, telur bacem, perkedel, atau tempe goreng khas nasi gandul yang renyah. Bahan Membuat Nasi Gandul : 400 gram daging sapi, dipotong-potong 2 cm lengkuas, dimemarkan 2 lembar daun salamn 2 batang serai, (cukup ambil bagian putihnya saja, lalu anda memarkan) 1 sendok teh garam 5 sendok makan kecap manis 1/2 sendok teh gula merah 2 sendok makan minyak untuk menumis 1.700 ml santan dari 1 bu...
Meskipun bukan ibu kota provinsi, Solo memiliki status sebagai kota besar dan menjadi salah satu kota penting di Indonesia. Masyarakatnya juga dikenal mempunyai karakter yang kuat, yakni lemah lembut dalam berbahasa, tingkah laku, serta tutur kata. Pada saat yang sama, kebudayaan dan makanan khas juga tumbuh dengan baik. Bicara soal makanan Solo, tak lengkap rasanya jika tidak menjajal Nasi Liwet. Nasi liwet telah dikenal masyarakat luas, terutama masyarakat Jawa. Makanan berbahan dasar nasi tersebut dimasak melalui cara-cara khusus dan dibungkus dalam daun pisang. Hal ini menciptakan sensasi rasa yang tidak dapat dihadirkan oleh nasi-nasi lain. Seperti kebanyakkan makanan khas, nasi liwet juga berasal dari lingkungan yang elit, yakni kalangan kerajaan. Karena itu, makanan ini kerap menjadi makanan resmi dalam hajatan-hajatan besar seperti pesta pernikahan. Namun, perubahan waktu telah membuat status nasi liwet mencair menjadi makanan semua kalangan yang dapat dikonsumsi kapanpu...
Jepara bagi masyarakat Indonesia dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan pejuang emansipasi perempuan, R.A Kartini. Namun bukan itu saja yang patut diingat dari kota ini. Jepara ternyata mempunyai sajian lapis dengan nama unik, yaitu Lapis Pati Bodin. Hidangan ini juga berbahan sama dengan lapis pada umumnya. Dalam resep Lapis Pati Bodin khas Jepara, air daun suji digunakan sebagai pewarna alami hijau, gula pasir selain menjadi pemanis juga sebagai pewarna putih pada sajian tersebut dan warna merah bisa didapatkan dari pewarna makanan yang dijual di toko-toko. Jadi bisa dikatakan kue lapis ini tanpa bahan pengawet. Bahan-bahan: 1 ¾ ons tepung kanji ½sdm tepung beras 1 ¼ ons gula pasir 25 ml air daun suji kelapa ½sdt garam 1 tetes pewarna makanan merah Cara Membuat: 1. Siapkan semua bahan dan perlengkapan yang diperlukan untuk mengolah Lapis Pati Bodin khas Jepara. 2. Rebus santan sembari diaduk-aduk hingga mendidih. Angkat...