"Kakang kakang pada plesir maring ngendi ya yi Tuku dawet dawete Banjarnegara Seger anyes legi, apa iya? Dawet ayu dawete Banjarnegara" Lagu tersebut adalah lagu yang di populerkan oleh grup lawak Banyumasan legendaris bernama Peang Penjol. Lirik lagu tersebut menggambarkan kesegaran dan kenikmatan ketika meminum es dawet ayu asal Banjarnegara. Namun ternyata ada banyak cerita di balik es dawet ayu itu sendiri. Penggunaan kata "ayu" (artinya cantik) sendiri merupakan penggambaran dari kecantikan Dewi Srikandi, salah satu tokoh pewayangan yang terkenal akan kecantikannya. Hal ini ditunjukan dari bentuk kepala centong dawet yang mirip dengan kepala Dewi Srikandi. Keberadaan tokoh Semar dan Gareng yang ada di kedua ujung pikulan dawetnya pun mengandung makna. Semar dan Gareng ketika di singkat menjadi kata "mareng" yang jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia kata tersebut berarti musim panas atau kemarau. Menandakan bahwa ketika musim panas datang di anjurkan untuk mengkonsumsi es dawet ayu ini. Unsur magis tidak pernah lepas dari kebudayaan Jawa. Para penjual dawet ayu biasa menggunakan kayu dari pohon bunga Kanthil (Michelia alba) sebagai bahan untuk gerobak jualannya. Masyarakat suku Jawa mempercayai bahwa kayu pohon bunga Kanthil memiliki unsur magis untuk meningkatkan daya penglaris ketika berjualan. Setelah mengetahui apa saja makna es dawet ayu kalian boleh mencoba resep berikut ini : Bahan Dawet : 125 gr tepung sagu 25 tepung beras 400 ml air 100 ml air daun suji (30 lembar daun suji di blender dengan 150 ml air, saring) Bahan Kuah Santan : 750 ml santan ý sdt garam 2 lembar daun pandan Bahan Kuah Gula Merah : 250 gr gula merah, iris tipis 300 ml air 1 lembar daun pandan Buah nangka, potong dadu kecil Cara membuat : Campurkan bahan dawet dan masak hingga mendidih Seelah mendidih angkat adonan dan tuang ke dalam cetakan cendol Tamping cendol ke dalam wadah yang berisi air dingin, sisihkan Campurkan bahan kuah gula, masak hingga mendidih Campurkan bahan santan,masak hingga mendidih lalu dinginkan Siapkan gelas, masukan cendol ke dalam gelas siram dengan kuah santan dan tuang kuah gula sesuai selera Hingga saat ini es dawet ayu sudah terkenal di seluruh Indonesia. Salah satu tempat es dawet ayu yang harus kalian kunjungi ketika ke Banjarnegara adalah Dawet Ayu Munardjo yang terletak di Jalan Dipayuda atau kawasan terminal lama Banjarnegara. Selain itu mampirlah ke Alun-alun Kota Banjarnegara dimana terdapat patung Angdayu atau Angkring Dawet Ayu yang kini di jadikan sebagai lambang kota Banjarnegara. Referensi : http://www.iqbalkautsar.com/2013/09/dawet-ayu-segarnya-identitas-khas.html?m=1 http://zonamakan.blogspot.com/2014/04/resep-dawet-ayu-asli-banjarnegara.html?m=1 http://purwokertokita.com/wp-content/uploads/2016/04/alun-alun-banjarnegara.jpg
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun ide jualan. Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu...
Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...
Sumber daya air merupakan sebuah unsur esensial dalam mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi. Ketersediaan air dengan kualitas baik dan jumlah yang cukup menjadi faktor utama keseimbangan ekosistem serta kesejahteraan manusia. Namun, pada era modern saat ini, dunia menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan (Sari et al., 2024). Berkurangnya ketersediaan air disebabkan oleh berbagai faktor global seperti pemanasan, degradasi lingkungan, dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan air dengan memperhatikan berbagai faktor yang tidak hanya teknis, tetapi juga memperhatikan sosial dan budaya masyarakat. Salah satu langkah yang relevan adalah konservasi air berbasis kearifan lokal. Langkah strategis ini memprioritaskan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai dasar dalam menjaga sumber daya air. Salah satu wilayah yang mengimplementasikan konservasi berbasis kearifan lokal yaitu Goa Ngerong di kecamatan Rengel,...
Kelahiran seorang anak yang dinantikan tentu membuat seorang ibu serta keluarga menjadi bahagia karena dapat bertemu dengan buah hatinya, terutama bagi ibu (melahirkan anak pertama). Tetapi tidak sedikit pula ibu yang mengalami stress yang bersamaan dengan rasa bahagia itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang makna dari pra-kelahiran seseorang dalam adat Nias khusunya di Nias Barat, Kecamatan Lahomi Desa Tigaserangkai, dan menjelaskan tentang proses kelahiran anak mulai dari memberikan nama famanoro ono khora sibaya. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan pendekatan deskriptif. pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan fakta sosial dan memberikan keterangan yang jelas mengenai Pra-Kelahiran dalam adat Nias. Adapun hasil dalam pembahasan ini adalah pra-kelahiran, pada waktu melahirkan anak,Pemberian Nama (Famatorõ Tõi), acara famangõrõ ono khõ zibaya (Mengantar anak ke rumah paman),...