Mrocoti Mrocoti merupakan upacara yang biasa dilakukan pada saat terdapat ibu hamil yang memiliki usia kehamilan 9 bulan. Pada usia kehamilan tersebut, sang keluarga akan membagikan bubur merah yang diberi pisang raja yang sudah direbus kepada orang – orang disekitarnya (tetangga). Dengan melakukan ini, sang ibu diharapkan akan segera melahirkan dan diberi kelancaran, kesehatan, dan kekuatan dalam proses kelahirannya. Selain itu mrocoti ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dari sang keluarga karena akan mendapatkan anggota keluarga baru. Mrocoti masih banyak dilakukan di Solo. Mrocoti sendiri berasal dari kata mrocot dalam bahasa jawa yang memiliki arti “mudah lepas”. Oleh karena itu, pada saat proses kelahiran tersebut sang ibu diharapkan diberi kemudahan pada proses kelahirann...
Solo merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang sarat akan nilai-nilai budaya. Salah satu kebudayaan yang berasal dari solo adalah Kirab Apem Sewu. kebudayaan Jawa Tengah yang merupakan acara ritual syukuran oleh masyarakat kampong Sewu yang biasanya digelar pada acara bulan Haji. Ritual ini diadakan guna mengenalkan kampong sewu sebagai sentra produksi apem pada seluruh masyarakat yang sekaligus dijadikan untuk menghargai para pembuat apem. Tak hanya itu saja, ritual ini juga sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan karena desa dan tempat tinggal mereka jau dari bencana. Kirab Apem Sewu adalah tradisi sedekah desa di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah. Tujuan diadakannya kirab ini semacam bersih desa, yakni membersihkan kampung dan seluruh warganya dari segala mala petaka dan mara bahaya agar dapat hidup rukun berdampingan. Dalam...
Upacara pernikahan dalam kebudayaan Jawa bukan sekedar melamar lalu mengucap janji pernikahan, lebih dari itu banyak ritual-ritual yang mengikuti perayaan pernikahan tersebut. Salah satu ritualnya adalah dodol dhawet . Dodol dhawet atau dalam penerjemahannya jualan dawet/cendol diadakan oleh keluarga calon mempelai wanita. Dodol dhawet akan dilaksanakan setelah prosesi siraman, biasanya dilaksanakan di rumah dan didatangi oleh sanak saudara serta tetangga. Ritual ini dilaksanakan oleh sang ibu dari calon mempelai wanita didampingi oleh suaminya dengan naungan payung. Transaksi dalam dodol dhawet ini bukan dengan uang biasa, melainkan dengan uang-uangan dari pecahan genting, kini pecahan genting tersebut ada yang dibentuk dengan kemasan lebih modern, contohnya seperti koin dengan tulisan namun ukurannya lebih besar, sebutannya adalah kreweng . Sistem penjualan adalah sebagai berikut; sang suami yang menerima uang kreweng dan istrinya akan melayani para pembeli dawet. Layakn...
EMPING MELINJO PEDAS Emping adalah sejenis makanan ringan sebangsa keripik atau kerupuk yang terbuat dengan cara menghancurkan bahan baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.Proses pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, kemudian dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oledih pengusaha kecil, biasanya emping melinjo diproduksi oleh industri daerah misalnya di Kabupaten Klaten, Kabupaten Batang,Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Magetan dan di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat. Emping juga disertakan dalam penyajian bubur ayam atau bubur nasi, gado-gado, ketoprak, soto betawi, dan lain sebagainya. Sebagai makanan ringan yang berdiri sendiri emping juga dijual dalam bentuk emping balado pedas, manis pedas, gurih pedas, dll. Pembuat...
MASJID AGUNG SEMARANG atau yang akrab disebut Masjid Kauman Semarang, sebagai masjid tertua di kota Semarang- ibukota Jawa Tengah, memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan sejarah berdirinya kota Semarang. Masjid yang kini telah menjadi cagar budaya dan harus dilindungi menjadi kebanggaan warga Semarang karena bangunannya yang khas, mencaerminkan jatidiri masyarakat pesisir yang lugas tetapi bersahaja. Seperti halnya pada masjid-masjid kuno di pulau Jawa, Masjid Agung Semarang berada di pusat kota (alun-alun) dan berdekatan dengan pusat pemerintahan (kanjengan) dan penjara, serta tak berjarak jauh dari pusat perdagangan (pasar Johar), merupakan ciri khas dari tata ruang kota pada jaman dahulu. Dalam sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia, Masjid Agung Semarang juga menyimpan cerita yang menarik. Masjid ini nenjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terbuka hanya beberapa saaat setelah diproklami...
Siapa yang tidak kenal dengan pertunjukan kuda lumping? Pertunjukan seni yang berasal dari Jawa Tengah ini merupakan tarian yang sangat populer di seluruh penjuru Indonesia, terutama masyarakat Jawa. Kuda Lumping juga merupakan pertunjukan untuk penyambutan tamu-tamu terhormat dan di acara-acara festival budaya di seluruh Indonesia. Seperti apa kesenian Kuda Lumping itu? Kesenian yang dapat disebut juga Jaran Kepang ini terdiri dari beberapa penari yang menunggangi kuda yang terbuat dari anyaman bambu, layaknya seperti prajurit yang sedang menunggangi kudanya. Walaupun pertunjukan ini merupakan bentuk tarian, Kuda Lumping mengandung hal-hal bebau magis dan sakral sehingga tidak jarang ada penari yang kesurupan. Tidak hanya unsur magis saja, tapi terdapat atraksi atau adegan yang berbahaya yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang sudah ahli, seperti memakan beling atau kaca, menyayati diri dengan golok, membakar diri, berjalan di atas kaca, dan lain sebagainya. Karen...
Watu Layar Bonang Dahulu kala, pelabuhan yang terkenal di pantai utara pulau Jawa adalah Pelabuhan Kota Lasem, Lasem adalah kota tua pusat pemerintahan sebelum adanya Rembang. Alkisah ada seorang kapten kapal berasal dari Negara China dengan nama Laksamana Cheng Ho, tetapi dijuluki Dampo Awang. Julukan itu diberikan karena ia memiliki kemampuan sebagai juru mudi kapal, perdagangan, strategi perang, dan bela diri yang tinggi. Dampo Awang saat itu sedang berlabuh di Lasem untuk berdagang. Lalu dia ingin mengetahui siapa penduduk pribumi yang mempunyai kemampuan ilmu bela diri yang tinggi, dia sesumbar jika dia menang maka seluruh wilayah Pelabuhan Lasem harus menjadi miliknya, sedangkan jika ia kalah maka ia akan berguru pada orang tersebut. Di Lasem ada sebuah desa yang bernama Bonang, di desa tersebut ada seorang guru yang alim bernama Sunan Bonang, beliau merupakan 1 dari 9 wali yang ternama di pulau Jawa. Dampo Awang pun mendengar tentang Sunan Bonang, orang...
Tembang Dolanan Cublek-Cublek Suweng Tanggal 15 Agustus 2018 Kategori: Alat Musik dan lagu Elemen Budaya: Lagu Daerah Provinsi: Jawa Tengah Asal Daerah: Sragen Cublek-Cublek Suweng merupakan tembang dolanan Jawa atau dalam bahasa Indonesia merupakan lagu permainan yang brasal dari Provinsi Jawa Tengah. jawa.Tembang dolanan ini sangat sederhana namunmemiliki makna yang baik.Lagu ini biasanya dinyanyikan oleh anak-anakterutama anak-anak yang berada di daerah pedesaan,yang dipermainkan bersama-sama dengan teman-teman mereka.Dengan lagu ini,anak-anak menjadi lebih tahu tentang Binatang,tumbuhan,lingkungan alam,dan sebagainya.Terkadang Tembang dolanan ini juga dinyanyikan saat acara-acara terntentu seperti pagelaran wayang kulit.Tembang ini memiliki not angka sebagai berikut : C=do ...
Tradisi Barit Desa (Desa Prembun, Tambak, Banyumas) Untuk Menyambut Masa Tanam Baru Prembun adalah desa di kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini terletak di ujung wilayah Banyumas, berbatasan dengan Desa Rowokelele, Kebumen, di sebelah timurnya. Di sisi barat, Prembun berbatasan dengan Desa Gebangsari; dan di sebelah utara dengan Desa Pesantren. Sisi sebelah selatan dibatasi oleh Kali Ijo, yang sekaligus merupakan batas antara Kabupaten Banyumas dengan Kebumen. Desa Prembun terdiri atas 4 dusun, yaitu Prembun Lor, Prembun Kidul, Prembun Rawakele, Prembun Rawagembol-Rawadawa, masing-masing dipimpin oleh seorang kepala dusun yang disebut bahu (baca: bau ). Prembun didirikan oleh Mbah Abdul Hamid (Dulkamid), salah seorang pengikut Pangeran Diponegoro, sekarang makamnya terletak di Pemakaman Unthuk Batur, masuk wilayah Dusun Rawagembol. Desa Prembun merupakan salah satu produsen beras di Banyumas, selain itu menghasilkan pula sayur mayu...