HARI PAHLAWAN
404 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Danau Toba
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

                                                                                                                LEGENDA DANAU TOBA       Danau Toba adalah sebuah danau yang terletak provinsi Sumatera Utara. Danau ini adalah sebuah danau vulkanik dimana terdapat sebuah pulau besar tepat berada ditengah-tengahnya yakni Pulau Samosir.       Taat kala ceritanya bermula dari dahulu kala di sebuah desa di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, hiduplah seorang laki-laki bernama Toba yang hidup seorang diri di sebuah gubuk yang kecil. Toba adalah seorang laki-laki yang rajin berkerja setiap hari, kegiatannya adalah menanam sayur di kebunnya sendiri. Hari demi hari dan tahun...

avatar
Oskm18_16818288_crystaline Claudia
Gambar Entri
Asal Usul Pomparan Sipitu Ama : Sejarah Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Catatan : Maaf kalau link urlnya misleading, judulnya sempat salah soalnya. Ompu Tuan Situmorang  adalah anak dan  Ompunta Siraja Lontung  dan Ibunya  Siboru Pareme .  Siraja Lontung  anak dan  Tuan Saribu Raja  dan Ibunya  Siboru Pareme.   Ompu Tuan Situmorang adalah Cucu dan Tuan Saribu Raja . Ompu Tuan Situmorang  salah seorang dan sembilan bersaudara (Tujuh laki-laki dua perempuan) anak dan Siraja Lontung dan Ibunya Siboru Pareme. Adapun anak dan Siraja Lontung / Siboru Pareme adalah sebagai berikut:   Ompu Tuan Situmorang , Toga Sinaga, Toga Pandiangan, Toga Nainggolan, Toga Simatupang, Toga Aritonang, Toga Siregar dan Boruna, Siboru amak Pandan Kawin dengan Toga Simamora, Siboru Panggabean kawin dengan Toga Sihombing Ompu Tuan Situmorang lahir di Sabulan Kabupaten Samosir. Ompu Tuan Situmorang yang populer menurunkan marga Situmorang...

avatar
OSKM18_16718022_Desylionie Onggani Winata
Gambar Entri
Mencicipi Legenda Minuman Siantar, Badak Sarsaparila!
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Jika kalian pernah mengunjungi gerai makanan Medan seperti Lapo ni Tondongta atau Lapo Marpadotbe pasti kalian tidak asing dengan minuman ini, Badak Sarsaparila! Jangan khawatir, meski namanya cukup mengintimidasi namun, minuman ini ternyata sangat digemari oleh para pecinta lapo untuk menemani ketika menyantap hidangan. Badak Sarsaparila merupakan minuman legenda yang kerap kali pada masa kejayaannya sekitar tahun 1960-1990 kerap kali disandingkan dengan minuman soda khas barat lainnya, seperti Coca-Cola. Minuman ini sudah berumur lebih dari 100 tahun, loh! dimulai ketika tahun 1916, saat seorang berkebangsaan Swiss bernama Heinrich Subreck, mendirikan sebuah pabrik minuman bersoda bernama NV Ijs Fabriek di Pematang Siantar, Medan. Badak sendiri merupakan brand hasil produksi dari pabrik tersebut, nama 'Badak' didapat dari kecintaan Subreck terhadap alam Indonesia. Kemudian pada akhir 1960, isu nasionalisasi aset negara semakin marak, akibatnya Subreck terpaksa menyerahkan...

avatar
OSKM18_16518294_michael Kresna Putra
Gambar Entri
MANDOK HATA
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam adat Batak Toba, ada satu mata acara yang sering luput dari perhatian kita, yakni  M andok Hata . Walaupun, dalam praktek hidup sehari-hari kita sering melihat bahkan mempraktekkan  mandok hata . Yang menjadi persoalan ialah bahwa  mandok hata  dilihat sebagai peristiwa biasa yang disamakan dengan acara pemberian kata sambutan. Sebaliknya ada sebagian orang beranggapan bahwa  mandok hata  itu sulit.             Secara harafiah,  mandok hata  dapat diartikan mengucapkan kata atau sabda. Acara ini merupakan bagian dari  upacara  adat. Misalnya saja, dalam acara perkawinan, upacara orang meninggal, pesta tugu dan  upacara-upacara lain selalu dibarengi dengan  mandok hata.             Perlu disadari bahwa  mandok hata   bukanlah sekedar mengatakan atau berk...

avatar
OSKM18_16418084_Gilbert Armando
Gambar Entri
MANDOK HATA
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam adat Batak Toba, ada satu mata acara yang sering luput dari perhatian kita, yakni  M andok Hata . Walaupun, dalam praktek hidup sehari-hari kita sering melihat bahkan mempraktekkan  mandok hata . Yang menjadi persoalan ialah bahwa  mandok hata  dilihat sebagai peristiwa biasa yang disamakan dengan acara pemberian kata sambutan. Sebaliknya ada sebagian orang beranggapan bahwa  mandok hata  itu sulit.             Secara harafiah,  mandok hata  dapat diartikan mengucapkan kata atau sabda. Acara ini merupakan bagian dari  upacara  adat. Misalnya saja, dalam acara perkawinan, upacara orang meninggal, pesta tugu dan  upacara-upacara lain selalu dibarengi dengan  mandok hata.             Perlu disadari bahwa  mandok hata   bukanlah sekedar mengatakan atau berk...

avatar
OSKM18_16418084_Gilbert Armando
Gambar Entri
Pelleng,Makanan Khas Pakpak yang Belum Terjamah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Pelleng, Makanan Khas Pakpak yang Belum Terjamah Banyak yang tidak mengetahui bahwa sebenarnya masih banyak sekali makanan dari berbagai daerah di Indonesia yang mempunyai cita rasa yang tidak kalah nikmatnya dari rendang,sate, dan gudeg. Salah satunya dari daerah Sumatera Utara, Kabupaten Dairi. Disana terdapat makanan khas bernama pelleng . Pelleng merupakan jenis makanan khas kuliner Suku Pakpak salah satu suku penduduk lokal di Dairi. Pelleng ini jenis kuliner khas Pakpak yang mirip bentuknya seperti nasi tumpeng makanan khas Jawa. Tentu saja bila didengar oleh orang awam nama ini terlihat aneh. Namun bagi masyarakat Dairi,makanan ini memiliki keistimewaan sendiri baik dari segi cita rasa dan maknanya dalam nilai-nilai kehidupan sehari-hari. Pada masa lampau, Pelleng merupakan makanan bagi mereka yang hendak berangkat berperang. Sebelum berangkat ke medan perang, mereka menyantap pelleng sebagai harapan untuk membangkitkan semangat dan keberanian.Saat ini, dalam kehid...

avatar
OSKM2018_19818027_yanuar
Gambar Entri
Dalihan Natolu
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam hukum adat Mandailing dikenal sistem kekerabatan yang disebut dengan Dalihan Na Tolu. Sistem ini secara etimologis berarti ‘tungku yang tiga’, tungku yang disebut Dalihan Na Tolu ini digunakan sebagai analogi kekerabatan dalam hukum adat Mandailing. Tungku tersebut memerlukan tiga kaki yang berukuran sama dan terbuat dari batu sehingga periuk yang digunakan tidak akan jatuh. Dalam hal ini, tungku tersebut menggambarkan bahwa masyarakat Mandailing mempunyai kedudukan yang sama dalam kekeluargaan. Tungku yang digunakan adalah tungku kaki tiga karena jika salah satu kaki tidak berfungsi maka tungku tidak akan dapat berdiri, berbeda dengan tungku kaki empat ataupun lima yang mana apabila satu kaki tidak berfungsi maka tungku masih dapat berdiri karena masih ada tiga atau empat kaki tungku lainnya. Tungku ini juga dapat difilosofikan sebagai konsep gotong royong yang mana ketiga komponen (kaki tungku) harus ikut berperan agar tungku bisa berdiri dengan kuat. Sehingga, D...

avatar
Rizanasalsa
Gambar Entri
O Tano Batak #oskmitb2018
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

O Tano Batak O Tano Batak,HaholonganHu (O Tanah Batak,KesayanganKu) Sai na Masihol do Au tu Ho (Selalu Rindu Aku padaMu) Dang olo modom dang nop MatakKu (Tidak mau Tidur tidak bisa terpejam MataKu)] Sai namalungun do Au (Aku selalu Rindu) Sai naeng tu Ho (Selalu ingin Pulang ke Tanah Batak) Molo dung Binsar mataniAri (Jika sudah Terbit Mata Hari) Lao manondangi Hauma I (Untuk Menerangi Ladang,Sawah itu) Godang do Ngolu siganup Ari (Banyak Kehidupan setiap Hari) Mambahen masihol do Au (Membuat Aku Rindu) Sai naeng tu Ho (Selalu ingin Pulang ke Tanah Batak) O Tano Batak,Andigan Sahat (O Tanahk Batak,Kapan ada Waktui) DapothonoHu Tano Hagodangan Hi (Akan pergi Aku ke Tanah yang Banyak itu) O Tano Batak sai Naeng Hutatap

avatar
Oskm18_16318125_immanoel
Gambar Entri
Ikan Mas Arsik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Ikan Arsik atau bahasa aslinya disebut Na Niarsik adalah makanan tradisional  khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Pada umumnya judul-judul masakan khas Batak didapat dari proses memasaknya;  Na Niarsik berarti dikeringkan, karena ikan mas dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. Masakan ini penting dalam upacara adat Batak,  serta jumlahnya mengandung arti tersendiri.  Satu ekor untuk pasangan yang baru menikah. Tiga ekor untuk pasangan yang baru mempunyai anak. Lima ekor untuk pasangan yng baru mempunyai cucu. Tujuh ekor untuk pemimpin bangsa Batak. Ikan Arsik biasanya hanya dibelah dan dibersihkan bagian perutnya saja, sedangkan pada bagian sisiknya tidak perlu dihilangkan. Bumbu yang digunakan antara lain kemiri, lengkuas, bawang merah, bawang putih, kunyit, bunga kecombrang, dan bumbu rempah khas Sumatera Utara yang bernama Andaliman, yang memberikan rasa pedas. Proses pengolahannya,...

avatar
Oskm18_16718221_Mutiara Nadhifa Nasution