Kraton Kasunanan adalah salah satu peninggalan budaya jawa yang terletak di Surakarta, Jawa tengah. Didirikan oleh Pakubuwono 2 pada tahun 1744. Meskipun kraton ini sudah resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia, tetapi kraton ini tetap menjalani beberapa tradisinya seperti upacara adat, tari-tari an sakral, musik, dan pusaka. Upacara adat yang terkenal adalah upacara Grebeg , upacara Sekaten, dan upacara malam Satu Sura. Upacara seperti ini terus dilaksanakan dan merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilindungi. “Sebagai penduduk yang tinggal di daerah kraton, menurut saya masih berlangsungnya budaya seperti itu dapat mengenalkan kepada generasi baru tentang keberagaman budaya di Indonesia, selain itu disisi ekonomi juga dapat meningkatkan income daerah karena dapat menarik para wisatawan.” Menurut Ulva, salah satu penduduk kampung Baluwarti. Keraton Kasunanan Surakarta juga menawarkan wisata warisan budaya seperti upacara adat, tarian sakral...
Tradisi Ngemblok merupakan upacara adat sebelum pernikahan dimana pihak calon pengantin perempuan memberikan makanan kepada pihak laki - laki dalam jumlah yang banyak sekali dengan maksud untuk membalas lamaran pihak calon pengantin laki - laki. Tradisi Ngemblok ini masih dilakukan di Daerah Rembang tepatnya Di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem. Tradisi ini masih dilakukan masyarakat setempat sampai saat ini. Tradisi Ngemblok di Desa Tegaldowo ini sangat unik karena prosesinya berbeda dengan daerah lain. Mereka akan menikahkan putra-putrinya dengan cara berpesta- pora yang sangat meriah dengan urutan sebagai berikut: Pertama pihak calon pengantin putra akan melakukan proses ketuk pintu atau pra lamaran kepada pihak calon pengantin putri untuk meyakinkan apakah pihak putri menerima pinangan tersebut. Pada saat ini biasanya yang datang hanya kedua orang tua dan calon pengantin putra sendiri. Kedua pihak calon pengantin putri akan membalas lamaran dari pihak calon pengantin pu...
Istilah Sedulur Papat Limo Pancer sampai sekarang diketahui bersumber dari suluk Kidung Kawedar atau disebut pula Kidung Sarira Ayu, bait ke 41-42. Suluk ini diyakini masyarakat sebagai karya Sunan Kalijaga. Sedulur Papat Limo Pancer dipercaya menyimbolkan empat macam nafsu yang berada di dalam diri manusia; nafsu keindahan, nafsu amarah, nafsu serakah, dan nafsu keutamaan, serta dari keempatnya, terdapat diri sendiri atau hati nurani manusia di tengah-tengah semua itu. Kepercayaan Sedulur Papat Limo Pancer berwujud kepercayaan bahwa saat dikandung, setiap manusia dibungkus kulit ari dan bisa tersambung dan mendapat nutrisi dari ibu melalui tali pusar. Sedulur Papat Limo Pancer menyatakan bahwa kulit ari dan tali pusar itu bukan sekadar organ melainkan memiliki kekuatan intrinsik, menjadi roh penjaga y...
Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai ribuan budaya baik itu upacara adat, rumah, bahasa, bahkan hingga makanan dan minuman. Salah satu makanan yang sekarang sudah sangat sulit ditemukan dan dibeli. Makanan ini bernama Cengkaruk. Cengkaruk adalah sebuah makanan yg terbuat dari nasi yang cocok dimakan sebagai cemilan. Cengkaruk ini adalah sebuah makanan khas dari daerah Solo dan sekitarnya. Makanan ini mempunyai rasa yang enak, gurih, dan renyah. Mungkin alasan orang dulu menamakan dengan cengkaruk karena makanan ini diambil dengan cara ' mencaruk ' (mengambil dalam jumlah banyak dan digenggam) dengan tekstur yang renyah. Cara pembuatan cengkaruk ini tergolong mudah dan membutuhkan biaya yang kecil. Bahan utama yang digunakan adalah nasi sisa yang belum dihidangkan dan belum basi. Pertama, jemur nasi sisa pada nampan, usahakan nasi tidak dalam keadaan menggumpal terlalu banyak...
Prosesi Memingit Manten ‘Sengkeran’ Tradisi pingitan umum dilakukan masyarakat berlatar belakang Jawa, tepatnya di daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta. Tradisi ini seringkali juga disebut ‘ sengkeran’ di samping sebutan ‘pingitan’ yang lebih terkenal. Calon mempelai perempuanlah yang terlibat banyak dalam prosesi ini. Nah, bagaimana prosesi pingitan ini? Pingitan ini memiliki tujuan yang baik. Yaitu menjaga kedua mempelai dari marabahaya dengan cara ‘dipingit’. Dipingit berarti larangan bagi kedua calon mempelai untuk saling bertemu hingga hari pernikahan tiba, yang waktunya bisa sampai satu bulan lamanya. Dan bagi calon pengantin perempuan, dilarang untuk beraktivitas keluar rumah. Larangan berpergian ke luar rumah untuk calon pengantin wanita, lazimnya juga diawali dengan sederet ritual tertentu. Pada tradisi sengkeran misalnya, calon pengantin wanita lebih dahulu melakoni ritual dibalub-balubi &n...
Salah satu motif batik Yogyakarta yang masuk kategori motif batik klasik khas busana kraton adalah jenis Sidomukti , biasanya batik sidomukti ini terbuat dari zat pewarna soga alam . Warna soga atau coklat pada kain batik sidomukti merupakan warna batik klasik atau seperti aslinya. Batik Sidomukti berasal dari Solo, Jawa Tengah, dengan motifnya yang asli dan kuno. Motif batik Sidomukti adalah merupakan perkembangan motif batik Sidomulya dengan latar putih yang berasal dari zaman Mataram Kartasura, diganti dengan latar ukel oleh Paku Buwono IV. Pengertian batik Sidomukti dijabarkan dari kata asalnya. Sidomukti berasal dari kata ”sido” yang berarti jadi/ menjadi atau terus menerus, dan “mukti” yang berarti mulia dan sejahtera. Jadi pengertian batik Sidomukti adalah menjadi mulia dan sejahtera. Motif motif batik berawalan “sido” mengandung ha...
Tingkeban, Prosesi Memohon Keselamatan Ibu dan Bayi Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, meninggalkan berbagai adat pada setiap aktivitas yang dilakukan ataupun hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Tidak terlepas ketika seorang wanita sedang mengandung, berbagai ritual telah turun menurun dilakukan demi kebaikan dan keselamatan ibu dan calon bayinya. Berasal dari adat Jawa, tradisi ibu yang sedang mengandung salah satunya disebut Tingkeban atau Mitoni. Tingkeban atau mitoni adalah tradisi adat Jawa dimana ketika kandungan kehamilan sudah memasuki usia tujuh bulan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” atau tujuh dalam bahsa Jawa. Pitu sendiri dapat diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan untuk keselamatan dan memohon kelancaran persalinan nantinya. Untuk melaksanakan r...
R.A. Kartini merupakan salah satu tokoh nasional kebanggaan masyarakat Indonesia terlebih masyarakat kota Rembang. Hal tersebut karena di kota Rembang inilah dia memanfaatkan masa-masa akhir hayatnya untuk melanjutkan pemikiran-pemikiran segarnya mengenai kemajuan wanita Indonesia. Bangsa Indonesia, telah mengakuinya sebagai pahlawan emansipasi wanita. Untuk itulah Museum Kartini didirikan di Rembang khususnya bertempat di kompleks pendopo Kabupaten Rembang yang menyatu dengan rumah dinas Bupati Rembang di Jalan Gatot Subroto No. 8 Rembang. Museum Kartini menempati ruangan yang dulu pernah digunakan oleh Kartini dalam aktivtas menuliskan ide-ide dan buah pikirannya mengenai kemajuan bangsa Indonesia pada umumnya dan wanita pada khususnya. Tempat ini sekaligus juga merupakan tempat beliau melahirkan putra satu-satunya yaitu Raden Mas Susalit dan sebagai kamar pribadi hingga beliau wafat. Benda-benda yang menjadi koleksi museum beraneka macam khususnya benda-benda yang per...
Bagi masyarakat Solo dan sekitarnya, nama Tugu Lilin tentu tidak asing lagi. Tugu tersebut terletak di Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan. Persisnya berada di pertigaan Pajang pertemuan Jl. Joko Tingkir, Jl. Dr Radjiman dan Jl. Slamet Riyadi Makamhaji, perbatasan Solo dan Kartasura. Rumah, pertokoan, perkantoran dan warung di sekitar Tugu Lilin menjadikan nama atau menambahkan nama itu sebagai alamat. Misalnya, Apotek Tugu Lilin, Mie Ayam Tugu Lilin atau Toko Besi Tugu Lilin. Namun, Tugu Lilin Pajang itu tidak punya nilai historis. Tugu Lilin di Solo yang memiliki nilai sejarah, meskipun tidak terlalu populer adalah Tugu Lilin yang terletak di Kelurahan Penumping Kecamatan Laweyan. Tugu itu dibangun pada tahun 1933 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei sejak berdirinya Boedi Oetomo. Sebagaimana tertulis di prasasti Tugu Lilin Penumping, pembangunan tugu tersebut untuk Peringatan Pergerakan Kebangsaan Indonesia. Menurut cerita dari mul...