Ketan Biru adalah makanan tradisional yang berasal dari provinsi Jawa Tengah, tepatnya berasal dari Wonosobo. Makanan ini merupakan jajanan pasar sederhana yang tidak hanya dijumpai di Wonosobo, melainkan juga di berbagai daerah di Pulau Jawa. Salah satu bahan dasar Ketan Biru yang utama adalah bunga Telang. Bunga Telang ( Clitoria Ternatea ) atau lebih akrab disebut Kembang Teleng adalah tumbuhan merambat yang dapat dijumpai di daerah tropis di berbagai wilayah Asia Tenggara. Tumbuhan ini memiliki hal yang khas, yaitu bunga yang berwarna biru. Dari Kembang Telang inilah asal warna Ketan Biru. Ketan Biru memiliki rasa yang manis dan gurih. Bagi yang belum pernah mencoba, tenang saja! Berikut adalah resep Ketan Biru yang mudah dan dapat dicoba di rumah. Resep Ketan Biru Wonosobo Bahan : 1 kg beras ketan 1 gelas santan kental yang dicampur sedikit garam. Bunga Telang ( Kembang Teleng ) atau pewarna kue biru....
Siapa sangka minum secangkir wedang jahe ternyata memberi berbagai manfaat bagi tubuh kita. Dari menghangatkan tubuh, melancarkan pencernaan, bahkan dapat meredakan migraine. Wedang jahe ini merupakan minuman khas tradisional Jawa. Kata “wedang” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai arti hangat. Sesuai dengan artinya, wedang jahe mempunyai manfaat untuk menghangatkan tubuh kita. Cocok sekali saat kita meminumnya pada cuaca dingin. Minuman tersebut dapat kita jumpai di kedai atau pun restoran yang menjualnya. Namun jika kita malas untuk keluar rumah, alangkah baiknya jika kita mencoba membuatnya sendiri di rumah. Langkah membuatnya pun mudah. Alat dan Bahan : Jahe Daun Pandan Gula merah Gula putih Air Berikut adalah langkah-langkah membuat wedang jahe: Tuangkan air secukupnya pada panci, lalu didihkan sekitar 3-5 menit. Siapkan 1-2 jahe yang sudah dibilas bersih, lalu dikupa...
pelaku cowongan yang harus terdiri dari wanita yang tengah dalam keadaan suci (tidak sedang haid,nifas ataupun habis bersetubuh). Pelaku upacara akan menyanyikan tembang-tembang tertentu yang sesungguhnya itu adalah do’a-do’a/mantra. Cowongan hanya dilakukan pada musim kemarau yang sangat panjang . biasanya ritual ini dilaksanakan mulai pada akhir massa kapat (hitungan dalam kalender jawa) atau sekitar bulan september. Pelaksanaanya setiap pada malam jum’at dimulai pada malam jum’at kliwon. Dalam tradisi masyarakat banyumas, cowongan dilakukan pada itungan ganjil misalnya, 1 kali,3 kali,5 kali, atau 7 kali. Apabila ketika dilaksanakan cowongan satu kali belum turun hujan maka dilaksanakan kali. Begitu pula jika pada ke 3 kali tak lagi turu hujan maka dilaksanakan 5 kali demikian seterusnya hingga turun hujan. Ritual cowongan dimulai dengan mempersiapkan siwur/irus, kemudian irus yang disiapkan ditancapka...
Sop empal merupakan makanan dari daerah Muntilan, Jawa Tengah. Sop empal bukan berarti sop yang berisi empal. Sop disini diartikan sebagai kuah untuk empal yang dihidangkan terpisah. Warung sop empal dapat ditemukan di jalan veteran, Muntilan. Makanan ini dapat dikatakan minimalis, namun rasanya legendaris dan khas. Saat menyantap, kita pasti sangat heran dengan kesederhanaan sop ini yang hanya berisi bihun, wortel dan kol. Namun, saat sop dan empal dipadukan dan dimakan dengan nasi, tidak usah diragukan lagi kelezatannya. Sop empal yang hangat dapat dimakan kapan saja, terutama di saat pagi hari dan malam hari. Setiap saya berkunjung ke Muntilan, saya pasti akan mampir ke warung yang tidak pernah sepi ini. Berikut adalah cara membuat sop empal Bahan : Daging sapi 1 kilo Bihun 100 gram Kol 200 gram Daun bawang Wortel 200 gram...
Punden Perigi, sebuah tempat yang dianggap masyarakat sebagai salah satu tempat keramat yang terdapat di Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, situs ini berada pada koordinat 07 0 45’46,9” LS dan 109 0 00’22 BT. Punden Perigi merupakan bangunan joglo kecil yang berukuran 3,2 m x 3,2 m yang digunakan sebagai tempat pertapaan seorang pangeran yang berasal dari Majapahit. Di dalam bangunan tersebut terdapat batu bekas tempat duduk Pangeran Joyokusumo, batu lutut, batu dakon, batu lumpang dan sebuah yoni sebagai tempat menampung air untuk membasuh muka, air ini dipercaya membawa berkah bagi masyarakat. Pada sebelah barat Punden Perigi terdapat bangunan berukuran 8 m x 16 m yang sering digunakan untuk pertunjukan wayang kulit oleh penduduk setempat sehabis panen musim kemarau. Pertunjukan tersebut merupakan ungkapan syukur masyarakat setempat atas keselamatan dan hasil panen yang diperoleh. Kisah punden Perigi bermula dari terusirnya seorang pangeran dari k...
Ada yang tau darimana sate Jagal berasal? Sate Jagal merupakan makanan khas Blora, Jawa Tengah. Sate Jagal merupakan olahan sapi dibakar sampai matang dipadukan dengan bumbu kacang, kecap serta kuah santan, dan brambang. Nah apa sih perbedaan Sate Jagal dengan sate sapi yang biasa? Perbedaan antara hidangan sate sapi dan jagal terletak pada kuahnya. Untuk Sate Jagal biasanya ditambah dengan kecambah mentah. Bahan-bahan yang digunakan : 1. 250 gram daging sapi has dalam yang telah di potong potong 2 x 2 cm 2. 125 gram kacang tanah goreng ,haluskan 3. 200 ml santan instan 4. 1 sendok makan minyak goreng 5. bumbu halus 6. 5 butir bawang merah 7. 2 siung bawang putih 8. 1/2 sendok teh ketumbar yang telah di sangrai 9. 1/4 dendok teh merica 10. 2 cm kencur 11. 15 buah cabai rawit 12. 1 sendok teh garam 13. 50 gram gula merah Bumbu kuah sate : 1. 3 butir bawang merah yang telah dihaluskan 2. 1 siung bawang putih haluskan 3. 2 butir kemiri yang telah dihaluskan 4....
Indonesia merupakan Negara yang memiliki keragaman budaya yang sangat berlimpah, tak terkecuali di bidang kuliner. Salah satunya adalah arem-arem, sejenis lontong yang memiliki isian dan dibungkus dengan daun pisang. Arem-arem berasal dari daerah Kebumen, Jawa Tengah dan daerah sekitarnya. Karena cukup mengenyangkan dan praktis, banyak orang yang mengonsumsi arem-arem bukan sebagai kudapan melainkan makanan untuk sarapan. Seringkali masyarakat menganggap bahwa arem-arem sama dengan lemper, padahal keduanya berbeda. Arem-arem adalah jenis jajanan pasar yang bentuknya sekilas mirip dengan lemper. Bentuknya memanjang dan terbungkus daun pisang. Yang berbeda, arem-arem terbuat dari nasi aron yang dipadatkan dan diberi bahan isian, sedangkan lemper terbuat dari beras ketan. Bahan isian ini berfungsi seperti lauk pauk yang membuatnya dapat disantap tanpa makanan pendamping lain. Jenis bahan isian dalam arem-arem amat beragam. Bahan-bahan tersebut disesuaikan dengan selera dan ting...
Olor adalah makanan tradisional asal Provinsi Jawa Tengah, lebih spesifiknya lagi berasal dari Semarang. Olor merupakan makanan yang terbuat dari sumsum tulang belakang sapi yang dipadukan dengan sensasi telur yang telah dikocok menjadi adonan dadar nikmat. Makanan ini biasa disajikan bersama asam -asam daging dan nasi, dengan nasi saja, maupun sebagai kudapan. Cara membuat Olor adalah sebagai berikut : 1. Siapkan tulang belakang sapi, rebus selama beberapa jam hingga tulang tersebut lunak. 2. Sesudah tulang tersebut lunak, belah tulang tersebut pada bagian tengahnya dan ambil sumsum dari tulang belakang tersebut (sumsum tersebut berwarna putih seperti bertekstur seperti jelly). Jika tulang masih kurang lunak, masukkan tulang tersebut kedalam plastik dan hancurkan tulang tersebut dengan palu hingga sumsum mudah dikeluarkan dari tulang. 3. Bersihkan sumsum, lalu potonglah sumsum dengan ukuran 1cm perpotong. 4. Kocoklah telur hingga tercampur rata dan terdapat gelembun...
Rumah Panggang Pe berasal dari kata panggang dan epe (dijemur). Rumah ini dinamakan demikian karena pada zaman dahulu, rumah berdesain seperti ini sering dipakai untuk menjemur barang-barang (daun teh, ketela, dll). Ciri khas dari rumah adat ini sebelum mengalami modernisasi adalah memiliki atap bagian depan yang lebih landai dari bagian tengah/belakkang, memiliki 4-6 tiang penyangga atap di depan rumah (tiang penyangga sebagai penentu bentuk atap), dan biasanya hanya terdapat satu ruang di dalamnya. Atap landai memudahkan orang untuk menjemur, sedangkan ruangan yang hanya ada 1 membuat rumah adat ini jarang digunakan sebagai tempat tinggal tetap oleh pemiliknya. Rumah ini lebih sering digunakan untuk berjualan dan memproduksi barang. Rumah Adat Panggang Pe ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, sesuai dengan bentuk atapnya. Misalnya panggang pe gedhang salirang (atap tinggi di belakang), panggang pe empyak setangkep (kedua bagian atap landai), dan panggang pe gedhang setangkep (a...