Asal Mula Ki Buyut Anjing Jangkung Kalimat Ki Buyut Anjing Jangkung berasal dari kata “Anjing” dan “Jangkung” jika diartikan dalam bahasa Indramayu artinya adalah anjing yang tinggi. Menurut legenda Daerah Indramayu, cerita anjing jangkung ini adalah hal yang keramat dan dipercaya sebagai hewan peliharaan yang sakti mandraguna milik Raja Sumedang, kenapa cerita anjing jangkung ini bisa terkenal di Daerah Indramayu? Mari kita simak Menurut cerita legenda Indramayu, pada zaman dahulu diceritakan di Daerah Indramayu terdapat sebuah kerajaan yang sangat besar, mempunyai seorang raja yang masih muda dan mempunyai ambisi yang sangat kuat, salah satunya yaitu ambisi untuk memperluas wilayah kerajaannya serta kekuasaannya. Raja Kerajaan Indramayu seorang bujangan, ia belum beristri, begitu juga dengan Raja Kerajaan Sumedang, ia juga seorang bujangan. Dari situlah timbul suatu ide licik dari Raja...
Alat musik Moko Dari bidang seni musik, kebudayaan suku alor dikenal memiliki satu alat musik traditional yang sangat terkenal yakni moko. Moko merupakan sebuah alat musik yang mirip dengan gendang dan merupakan hasil dari kebudayaan jaman perunggu yang sudah sangat lama. Moko memiliki bentuk seperti bejana yang terbuat dari perunggu. Secara umum moko akan dimainkan sebagai pengiring dari tarian lego lego dan berbagai macam acara adat lainnya. Dalam adat istiadat suku alor, moko juga dipersembahkan sebagai mahar atau mas kawin. Mahar adalah merupakan harta atau benda berharga yang diberikan oleh mempelai pria untuk mempelai wanita sebagai sebuah kompensasi atau syarat pernikahan. Dalam masyarakat suku alor pasti ditemukan minimal 1 moko dalam setiap keluarga suku alor. #OSKMITB2018
Ider ideran Ki Buyut Trusmi adalah tradisi rutin tahunan di Desa Trusmi Kabupaten Cirebon yang dilakukan untuk menyambut musim penghujan. Tradisi ini juga dilaksanakan untuk merayakan ritual penggantian atap rumbai Makam Keramat Ki Buyut Trusmi. Sesuai namanya ider yang berarti keliling, peserta tradisi ini akan berkeliling melewati jalur Pantura-Plered dengan start dan finish di Makam Ki Buyut Trusmi. Ider ideran ini dimulai dengan para remaja yang menunggang kuda disusul para petugas dari Makam Ki Buyut Trusmi kemudian diikuti rombongan penari Baksa (Babak Yasa) yakni tarian khas daerah Trusmi. Setelah itu akan ada parade kostum seperti tuyul, dedemit, orang hitam, badut, tentara dengan meriam bambu, putri, orang gila bahkan banci. Selain itu banyak pula atraksi yang disajikan dalam acara ini seperti ular naga, barongsai, jangkungan atau egrang setinggi 2 m, musik tarling, buroq hingga marching band. Dalam acara ini sejumlah pusaka warisan Ki Buyut Trusmi serta hasil bum...
Randai adalah salah satu permainan tradisional yang berasal dari Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok membentuk lingkaran kemudian berjalan perlahan-lahan. Randai menggabungkan berbagai unsur seni seperti seni lagu, musik, tari, drama dan silat menjadi satu. Randai ini dimainkan oleh pemeran utama yang akan bertugas menyampaikan cerita, pemeran utama ini bisa berjumlah satu orang, dua orang, tiga orang atau lebih tergantung dari cerita yang dibawakan, dan dalam membawakan atau memerankannya pemeran utama dilingkari oleh anggota-anggota lain yang bertujuan untuk menyemarakkan berlansungnya acara tersebut. Dalam sejarah adat Minangkabau memiliki sejarah lumayan panjang. Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Tanah Datar ketika masyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari laut. Di cerita lain ada yang mengganggap bahwa permainan randai berawal dari permainan sekelompok pemuda dari perguruan silat. Cerita-cerita yang sering dibawakan saat...
Kentrung : Seni Penebar Dakwah Islam di Blitar Kota Blitar, terkenal akan Kota Bungkarno, namun pernahkah kita mencari tahu kebudayaan apa saja didalamnya selain jejak sang proklamator kita? Siapa sangka kota yang jumlah penduduknya hanya 132 ribu menurut BPS Kota Blitar pada tahun 2010, namun menyimpan budaya yang kaya akan nilai luhur dan religius yaitu Kentrung. Pasti masih awam ditelinga kita, oleh sebab itu perlu bagi kita untuk mengenal agar dapat melestarikannya, apalagi pertunjukan kebudayaan yang kental akan nilai sejarah islam. Apasih sebenarnya Kentrung itu? Kentrung di Kota Blitar merupakan pertunjukan kesenian dengan menggunakan lagu yang di dalamnya memuat pesan agama serta ajaran kehidupan yang ditujukan kepada masyarakat. Lagu ini terinspirasi oleh cerita-cerita Wali Songo, kehidupan sehari-hari, dan pahlawan-pahlawan di tanah jawa. Kisah yang seri...
Manusia sebagai makhluk sosial pasti tidak bisa melepaskan kebutuhan untuk dapat memiliki relasi dengan lingkungan sekitarnya, baik dalam lingkup besar maupun kecil, dan dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan manusia untuk dapat termasuk dalam suatu lingkungan masyarakat pun membuatnya secara tidak langsung membentuk perkumpulan dan kelompok-kelompok. Dengan perkumpulan tersebut, diharapkan manusia dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan nyaman. Salah satunya budaya di Gresik, Jawa Timur, yang kadang dilakukan pada saat-saat tertentu di musala atau rumah penduduk yang menyanggupi. Pertemuan sekumpulan warga tersebut dinamakan sinoman , biasanya dibentuk untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan seperti kematian atau warga yang memiliki acara hajatan pernikahan dan sejenisnya. Keanggotaan dalam sinoman tidak dibatasi oleh RT atau kampong. Setiap orang dari wilayah manapun berhak untuk memilih sinoman mana yang ingin ia ikuti. Yang pasti, anggota...
Provinsi Lampung adalah provinsi yang kaya akan budaya. Terdiri dari dua suku adat yang berbeda dengan dialek bahasa yang berbeda pula, tidak lantas memecah belah masyarakat Lampung. Hal menjadikan setiap budaya tradisional Lampung memiliki keunikan tersendiri. Selain adat, ada banyak sekali keunikan ragam budaya tradisional Provinsi Lampung, salah satunya alat musik tradisional yaitu cetik. Cetik (dikenal juga dengan nama Gamolan Pekhing) adalah alat musik tradisional Provinsi Lampung yang dimainkan dengan cara dipukul. Sekilas, cetik terdengar dan terlihat sama seperti gamelan Jawa. Perbedaannya terletak pada corak khas yang menghiasi alat musik tersebut. Cetik terlihat jauh lebih sederhana dibandingkan dengan gamelan Jawa yang penuh dengan motif ukiran khas daerah Jawa. Kesederhanaan itulah yang menjadi salah satu keunikan cetik dibanding gamelan lainnya. Bahan baku pembuatan cetik adalah bambu. Setiap bambu dibentuk dan dirangkai sedemikian rupa dengan beragam ukuran seb...
Tedhak siten berasal dari bahasa Jawa tedhak, yang berarti turun, serta siten atau "siti" yang berarti tanah. Oleh karena itu, upacara ini sering juga disebut dengan upacara turun tanah. Tedhak siten merupakan sebuah upacara sekaligus budaya yang dihadiri oleh kerabat dan keluarga yang awal mulanya diwariskan turun temurun di Kota Solo untuk memeringati hari pertama bayi melangkah. Pada jaman sekarang, tedhak siten telah menjadi adat atau tradisi umum bagi masyarakat di seluruh tanah Jawa. Tedhak siten diadakan ketika bayi berumur enem lapan yang berarti 6 x 35 hari ( satu lapan sama dengan 35 hari) atau setara dengan bayi berumur 7 bulan. Upacara tedhak siten ini secara keseluruhan merupakan acara selametan atau syukuran yang sekaligus memiliki tujuan agar anak kelak tumbuh menjadi orang yang mandiri di kemudian hari. Upacara tedhak siten terdiri dari beberapa tahap pelaksanaan yang masing-masingnya memiliki pengertian yang berbeda beda. Tahap acara paling pertama...
Gondong Buhun merupakan seni musik tetabuhan ( tutunggulan ) yang biasa disertai oleh nyanyian, dan satu set alat musik yang dikenal sebagai lisung dan alu. Asal mula seni musik tersebut berasal dari kebiasaan masyarakat Ciamis dalam mengolah hasil panen padi mereka. Gabah padi diproses menjadi beras pada wadah kayu yang berbentuk persegi panjang dinamakan lisung. Alat ini memproduksi suara dari hasil pemukulan ( nutu ) alat tersebut dengan penumbuk padi yang terbuat dari sebatang kayu, dikenal sebagai alu . Menurut adat Cirebon, seni musik ini dipentaskan oleh wanita yang berjumlah lima orang untuk memukul lisung- nya, dan seluruh masyarakat yang berminat menyanyikan lagunya untuk melepas rasa lelah. Namun terkadang pria pun berikut serta dalam proses permainan Gondong Buhun ini. Kesenian musik ini populer di kalangan pedesaan Cirebon, salah satu contohnya ada di Kampung Cikukang, Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis...