Gangan Humbut merupakan sayur tradisional Kalimantan yang memiliki citarasa yang manis. Makanan ini sering disajikan sebagai menu wajib jika ada acara hajatan atau acara perkawinan. Selain itu, gangan humbut ini biasa dijual dibulan Ramadhan untuk hidangan berbuka puasa. gangan humbut berbahan utama dari potongan iga sapi dan rebung yang kemudian diolah bersama bumbu lainnya. Berikut merupakan resep cara pembuatan Gangan Humbut ini, antara lain: Bahan -Bahan : 3 ons rebung, potong sesuai selera ½ kg iga sapi, potong sesuai selera 3 ½ sdt garam 1 sdt gula pasir 1 cm lengkuas, memarkan 2 lembar daun salam 1 ons parutan kelapa, sangrai dan haluskan ¾ liter santan dari 1 butir kelapa 1 liter air Bumbu yang dihaluskan: 6 siung bawang merah 3 siung bawang putih ½ sdt jintan 1 sdm ketumbar 2 cm kunyit, bakar 2 buah cabai merah keriting...
Ada banyak minuman khas Sumatera Barat yang bisa kamu ditemui. Kebanyakan unik dan juga memiliki rasa yang sangat segar, salah satunya adalah Es Aia Aka. Aia Aka merupakan salah satu menu minuman khas Padang yang berbahan dasar dari cincau. Bentuk dari minuman ini mirip dengan agar-agar atau cendol. Teksturnya kenyal dan lembut ketika disantap, jelas saja karena memang ini terbuat dari cincau hijau. Cincau hijau yang digunakan untuk membuat aia aka berwarna hijau mengkilat karena ini berasal dari racikan daun cincau yang diolah dengan cara tradisional. Sekilas jelas ini akan nampak berbeda, jika olahan cincau biasanya berwarna hitam, maka ini mempunyai warna hijau tua yang menggoda. Dalam penyajiannya, biasanya minuman ini disajikan dengan air jeruk nipis dan juga santan kental manis. Selain rasanya yang nikmat, minuman satu ini mempunyai banyak manfaat khususnya bagi kamu yang sedang menderita panas dalam. Minuman ini kerap dijadikan sebagai menu buka puasa...
Pangkat disini bukan berarti penyebutan tingkat/jabatan seseorang dalam suatu kedudukan di masyarakat. Melainkan makanan tradisional khas Kota Subulussalam sejak dahulu hingga kini, bahkan menjadi menu favort berbuka puasa setiap Ramadhan. Masyarakat Subulussalam menyebut pucuk atau umbut batang rotan adalah pangkat, yang bisa diolah menjadi makanan. Pucuk rotan yang masih lembut dan segar ini selanjutnya dimasak. Untuk mendapatkan rasa yang lebih enak, bisa dicampur dengan lele asap atau ikan asin, lalu disantap. Rasanya sangat nikmat menggugah selera. Gulai pangkat tidak hanya disukai para orang tua saja, namun semua kalangan termasuk anak-anak sudah terbiasa dengan menu makanan yang satu ini. Apalagi saat bulan Ramadan, masakan ini sering menghiasi hidangan berbuka puasa. Masyarakat mungkin terasa jenuh jika selama bulan puasa terus-terusan memasak ikan basah atau ikan laut, yang mengakibatkan hilangnya selera makan. Sementara tubuh manusia membutuhkan banyak asupan gizi, p...
Kepulauan Riau, kaya akan hidangan makanan melayu, salah satunya laksa (diucapkan lakse). Laksa terbuat dari bahan utama sagu yang sekilas nampak sama dengan mie yang biasa kita temui, perbedaannya terletak pada teksturnya yang lebih tebal dari mie biasa, agak kenyal dan bening. walau sama-sama berbahan sagu, dari segi kekerasan dan bentuk berbeda dengan lendot karimun. Laksa biasa dijadikan makanan pokok untuk sarapan pagi atau menjadi menu berbuka puasa batam, tanjung pinang, tambelan, tarempa, anambas, natuna dan daerah lain di kepulauan riau. Laksa biasa ditemui dalam bungkusan daun pisang, selain sebagai wadah penyimpanan juga didapatkan aroma alami dari daun bisa yang dapat menambah selera makan. Mie laksa dimakan dengan kuah yang telah diberi bumbu khusus. rasanya kuahnya yang enak dengan aroma berbagai macam bumbu yang mengundang selera makan. berikut ini adalah resep laksa melayu Kepualauan Riau. Cara membuat laksa melayu Kepulauan Riau : BAHAN...
Makanan Sultra ini memiliki cita rasa yang gurih, akan lengkap jika lapa-lapa disantap bersama dengan ikan kaholeonarore (ikan asin). Dalam proses pembuatannya, lapa-lapa ini berbahan dasar beras yang dimasak bersama dengan santan. Saat setengah matang lalu diangkat dan didinginkan, kemudian direbus. Tapi, sebelum direbus, dibungkus dulu dengan menggunakan janur kelapa yang masih muda. Dalam kehidupan masyarakat suku Muna, lapa-lapa ini biasanya dibuat menjelang hari raya umat Islam, misalnya pada lebaran idul fitri dan idul adha atau pada pembukaan puasa. Waktu pembuatannya pun lumayan lama, sebab untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan cita rasa yang luar biasa enak. Termasuk mudah didapatkan, sebab banyak yang menjualnya di pasar tradisional. Di kota Kendari misalnya biasa dijajakan di Pasar Korem, terutama pagi hari. Dapat dibeli di: Pasar Korem Belakang Markas Korem 143/ Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara Sumber: https:/...
ES timun adalah minuman khas Aceh. ‘Ie boh timon’ begitulah yang familiar kita dengar di masyarakat untuk menyebutkan minuman segar ini.Timun serut memang banyak dinikmati masyarakat di saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan menyegarkan memang betul-betul pas untuk menghilangkan dahaga selama menjalankan puasa.Sesuai dengan namanya, es timun serut ini berbahan dasar timun. Timun yang digunakan adalah timun sayur, setelah dikupas kulit tipisnya lalu diserut secara manual. Setelah itu, serutan timun pun kadang sering dicampur dengan sirup manis, dan es batu. Disajikan saat berbuka puasa atau saat terik merupakan pilihan yang sangat pas.Pemilihan timun sebagai bahan dasarnya didasarkan karena tidak memerlukan biaya banyak untuk menghidangkan minuman yang segar.Resep sederhana untuk es timun serut hanya butuh 3 buah timun, cuci dan kemudian serut memanjang. Campurkan dengan gula pasir sesuai selera atau pun dengan sirup pilihan.Jangan lupa tambahkan air matang dan t...
Salah satu makanan unik yang mendapat pengaruh dari budaya kuliner India dan semakin sedikit penjualnya di Sumatera adalah ragit. Ragit adalah dadar yang bahan utamanya dari terigu dan telur. Tak banyak yang tahu bahwa ragit sebenarnya terdiri dari dua jenis, berbentuk rajut atau jala dan ragit gulung. Harga ragit jala lebih mahal dua kali lipat. Bila ragit dadar gulung dijual seharga Rp2.500 per potong, maka untuk ragit jala harganya sekitar Rp5.000 per potong. Ragit disantap bersama kuah kari yang ditaburi irisan cabai rawit hijau dan bawang goreng di atasnya. Kuah kari untuk ragit mengingatkan kepada kuah kari yang biasa disiramkan ke martabak Tambi. Tambi adalah sebutan bagi orang India yang berkulit gelap, yang kebanyakan berjualan martabak India. Kuah kari yang disiramkan ke martabak dan ragit biasanya lebih kental karena berisi irisan kentang dan daging. Penduduk lokal biasanya menyantap ragit ketika sarapan. Selama bulan puasa, lebih mudah menemukan ragit,...
SEKILAS ======= Wadai Bingka, kerap masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya, wadai dalam bahasa Indonesia berarti kue. Wadai Bingka sendiri mempunyai banyak varian bentuk dan jenis, diantaranya: 1. Wadai Bingka Besar 2. Wadai Bingka Barandam 3. Wadai Bingka kecil pada tulisan kali ini kita akan mengupas tentan Wadai Bingka yang sering menjadi buah tangan bagi para pelancong, yakni Wadai Bingka Besar, sebenarnya Wadai Binka Besar ini nama aslinya adalah Wadai Bingka, penulis tambahkan kata "Besar" ini agar membedakan ciri dari macam-macam jenis wadai bingka. Biasanya wadai Bingka ini mempunya dua varian rasa, yaitu kentang dan tapai (tape), bentuknya pun lumayan besar. untuk membuat wadai bingka perlu ketelitian yang lebih, karena kalau tidak hati-hati kue ini akan menyusut hampir separo adonan. saat ini di Kalimantan Selatan khusunya Banjarmasin, wadai bingka sedikit sulit ditemukan pada hari-hari biasa, hanya sebagai kecil pedang kue saja...
Asal Usul Gabus Pucung: Namanya mungkin terdengar agak unik dan asing, hanya saja sebenarnya jika ditelaah lebih lanjut, nama gabus pucung diambil dari dua bahan utama pembuatnya, ikan gabus dan pucung. Gabus yang berasal dari ikan gabus dan pucung yang merupakan buah kluwak banyak digemari oleh masyarakat Betawi. Pada zaman dahulu, Jakarta memang didominasi oleh rawa-rawa, empang dan sungai yang menjadi tempat hidup dari ikan gabus. Di era penjajahan Belanda, jenis ikan seperti ikan mas dan mujaer terbilang mahal. Untuk menyiasatinya, warga Betawi memilih untuk menggunakan ikan gabus yang bebas mereka dapatkan karena berkembang secara liar di tempat-tempat tersebut. Gabus pucung sendiri masuk dalam salah satu tradisi budaya Betawi yang berkembang di zamannya. Tradisi itu biasa disebut nyorog atau mengantarkan makanan yang dimasak oleh anak untuk diberikan kepada orangtua atau oleh menantu kepada mertua. Tradisi ini biasa dilakukan menjelang puasa atau Lebaran sebagai pengi...