Gambus merupakan salah satu alat musik tradisional yang dipetik yang mirip dengan mandolin dan berasal dari daerah Riau. Kesenian gambus ini pada mulanya banyak berkembang di Pulau Bengkalis, Pulau Penyengat dan Siak Sri Indrapura. Senar pada gambus ini memiliki jumlah antara tiga sampai duabelas senar dan panjang dari alat ini mencapai 1meter dengan tebal sekitar 10 cm. Fungsi dari alat ini adalh digunakan pada saat pertunjukkan tari zapin dibarengi dengna permainan rebana, marwas dan gendang. Cara memainkan gambus, yakni dengan meletakkan gambus diatas kaki yang sedang bersila. Gambus dimainkan oleh laki-laki dewasa dan orang tua pada malam hari. Bahkan ada juga yang menggunakan lirik dengan bahasa Arab ketika nyanyi dengan diiringi dengan alat musik tradisional gambus. "Gambus sudah berakar di Siak karena keberadaan Kerajaan Siak saat menerima masuknya Islam. Sampai sekarang gambus selalu digunakan untuk upacara, event kebudayaan, dan acara nikahan"-ujar salah satu wa...
Rujak cuka biasanya dijadikan menu pelengkap buka puasa. Di kota Bandung rujak ini sudah sangat dikenal. Resep: Bahan jambu air mangga nanas bengkuang kol diiris taoge timun gula merah ebi udang kering cabai merah kacang tanah goreng cuka dan garam secukupnya Cara Membuat Ulek cabai merah, garam, dan ebi udang kering. Goreng kacang tanah. Masak gula merah dengan air lalu tiriskan dan tambah cuka secukupnya. Masukkan ulekan cabai dan ebi lalu aduk rata. Masukkan irisan kol, timun, taoge, serta buah yang sudah dipotong dadu ke dalam air gula merah. Sumber: http://menuasliindonesia.blogspot.co.id/2010/...
Kota Banyuwangi memiliki berbagai macam kuliner khas yaitu jenang. Jenang memiliki rasa yang legit dan memiliki topping bermacam-macam yang tampilannya berwarna-warni yang akan menggugah selera. Salah satu jenang yang banyak ditemukan di daerah Banyuwangi adalah Jenang Mutioro atau Mutiara. Dinamakan demikian karena bentuknya yang bulat kecil-kecil seperti mutiara. Jenang mutioro biasanya menjadi santapan yang paling banyak dicari untuk berbuka puasa. Selain itu harganya pun murah meriah. Cara membuat jenang ini sangat mudah. Untuk kalian yang ingin mencobanya di rumah berikut ini bahan dan cara membuatnya. Bahan-bahan : - 1/2 Bungkus Mutiara Sagu - 1 daun pandan - 1/2 sendok teh garam - 3 sendok gula pasir (sesuai selera) - 2 liter air matang - 1 bungkus Santan Instan (bisa juga menggunakan santap murni) Cara Membuatnya : 1. Rendam Sagu mutiara 1/2 jam (tergantung seberapa lembut mutiara yang diinginkan). Terus masak dengan 2 liter air serta...
Sambai Oen Peugaga merupakan sambal khas dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Sambai dalam bahasa aceh berarti sambal dan peugaga adalah daun pegagan atau cilantro. Masakan ini biasanya disajikan pada saat bulan puasa sebagai pelengkap menu berbuka puasa. Meskipun menu ini dimakan dengan sambal, tetapi cita rasa yang dihasilkan tidak terlalu pedas. Sambal ini pada umumnya dijadikan sebagai pelengkap menu makanan bernama Ayam Sunti. Penasaran bagaimana cara membuat sambal ini? Berikut bahan-bahan yang kalian butuhkan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 50 gr daun peugagan, potong halus 100 gr udang ukuran kecil, goreng hingga matang ½ butir kelapa muda, parut 100 gr kacang tanah, goreng dan haluskan Garam secukupnya 10 buah cabe hijau, iris 10 butir bawang merah, iris tipis 4-5 lembar daun jeruk 4 buah asam sunti, rendam hingga lunak, iris tipis 1 buah jeruk nipis, pera...
Makanan tradisional yang satu ini sudah sangat jarang ditemukan. Puli ketan adalah jajanan yang dulu biasa ditemukan pada saat Bulan Ramadhan. Terbuat dari ketan dan dimakan dengan taburan kelapa juga gula merah cair. Ketika saat Bulan Ramadhan tiba banyak sekali penjual puli dadakan di daerah Bumiayu, rasanya yang manis sangat cocok untuk berbuka puasa. Jika kalian kangen atau penasaran dengan rasa puli ketan, bisa kita lakukan dengan membuatnya sendiri rumah. Cara membuatnya terbilang cukup mudah, berikut ini resep dan cara pembuatannya. Bahan – Bahan : Beras ketan 500 gr(rendam semalam) Kelapa ½ butir (tua sedang kupas dan parut) Daun pandan 1 lembar Air 250 ml (panas) Garam 1 sdt Gula merah 200 gr (rebus dengan air,saring ) Cara Membuat : 1. Saus gula: rebus gula dengan air secukupnya kemudian disaring dan biarkan air berkurang sehingga gula sedikit mengental. 2. Kelapa :diparut kemudian kukus dan tam...
Kopi Kopyok khas Gresik ini memiliki cara unik dalam peracikannya. Disebut kopyok karena bubuk kopi yang digunakan dari biji kopi pilihan jenis Java Coffee yang ditumbuk kasar. Mula-mula serbuk kopi yang kasar ditempatkan pada gelas atau cangkir keramik kecil lalu dituang air mendidih. Konon air ini diambil dari air sumur bor yang sebelumnya telah melalui rebusan 3 kali dalam wadah panci yang berbeda. Air mendidih yang tercampur dalam serbuk kopi kasar tadi otomatis akan mumbul (naik ke atas) dalam bahasa Jawa. Untuk menikmati kopi ini harus diaduk dahulu supaya larut bersama air dan gulanya. Meskipun rasa kopi kopyok ini sedikit masam namun rasa kental tercipta karena serbuk kopi yang dicampurkan jumlahnya hampir separuh cangkir. Ada kedai kopi legendaris yang menjual kopi ini, milik Cak Wito yang telah berdiri sejak era 60-an. Secangkir kopi kopyok dihargai Rp 2.500. Pada hari Jum’at warung ini libur. Khusus di Bulan Ramadan, warung bu...
Gulai Kemba’ang merupakan masakan tradisional khas yang berasal dari bengkulu, masakan ini berbahan iga sapi yang dimasak denga bumbu khas bengkulu. Masakan ini biasanya di jumpai saat idul fitri dan saat bulan puasa. untuk memasak masakan ini anda perlu merebus iga sapi terlebih dahulu. Berikut bahan dan cara membuat gulai kemba'ang. Bahan-Bahan : 500 gram iga sapi, dipotong-potong 2 lembar daun salam 400 ml santan dari 1/2 butir kelapa 1 ikat (200 gram) daun pakis, disiangi 5 lembar (100 gram) daun talas, direbus, diiris kasar 2 sendok teh garam 3 buah asam kandis 3/4 sendok teh gula pasir 100 gram kelapa parut, disangrai, dihaluskan 2 sendok makan minyak untuk menumis Bumbu Halus : 8 butir bawang merah 4 siung bawang putih 4 buah cabai merah 2 cm lengkuas 2 cm kunyit 2 cm jahe 3/4 sendok teh ketumbar Cara Membuat : 1. Rebus iga sapi dengan 800 ml...
Sambal oen peugga atau sambal daun pegagan atau daun antanan adalah salah satu sambal khas Aceh yang banyak ditemui ketika bulan Ramadan. Khasiat daun pegagan yang baik bagi pencernaan akan sangat membantu tubuh agar lebih sehat di bulan Ramadan. Secara tampilan sambal ini seperti sayur urap, karena ada campuran kelapa parut sangrai, kacang tanah goreng, bawang merah, cabai rawit, asam sunti, dan udang-udang kecil rebus. Dengan mencampurkan semua bahan tersebut lalu ulek kasar dan siram dengan perasan air jeruk nipis serta bubuhi garam. Cita rasa sambal ini paduan pedas, asam, dan gurih. Alamat dan Kontak Penjual: Atjeh Rayeuk Jln. Ciranjang No. 38 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan Tlp. 0878 8484 8892 Sumber: Jajanan Indonesia - Citilink Inflight Magazine - Juni 2017
ang Lezat. Dunia Kuliner khas Lombok semakin diperkaya dengan adanya sebuah makanan khas dan unik karena terdiri dari sayuran-sayuran yang masih mentah ataupun setengah matang, makanan ini disebut Ebatan. Ebatan memiliki rasa yang bervariasi antara lain pedas, manis, asam dan asin namun tetap khas dan lezat. Ebatan hampir sama seperti Ares, hanya didapat pada saat acara tertentu dan pada bulan puasa Ramadhan. Biasanya orang-orang kampung lebih memilih Ebatan dan Pelecing Kangkung sebagai menu untuk berbuka puasa. Selain murah, meriah penyajian dan proses pembuatan makanan ini bisa dibilang mudah. Jika Anda penasaran sekali dengan rasa masakan ebatan ini, Anda bisa mencoba membuat ebatan ini di rumah tanpa perlu menunggu bulan Ramadhan. Yuk, simak resep ebatan khas Lombok di bawah ini…!! bahan ebetan 250 gram nangka 200 ml santan dari ½ butir kelapa 5 tangkai kemangi, dipetiki 5 pasang hati ampela, direbus, dipotong-potong...