Ketupat, seolah menjadi hidangan wajib di momen Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, bersama beduk, ketupat menjadi ikon lebaran. Kehadirannya ternyata tak hanya sekedar pendamping bagi opor ayam atau pun kuliner berkuah santan lainnya. Ketupat ternyata juga memiliki filosofi tersendiri. Tradisi kupatan saat lebaran, ternyata dipopulerkan dalam masyarakat Muslim oleh Sunan Kalijaga. Dengan tujuan untuk mempererat kebersamaan dan menjalin tali silaturrahmi, ketupat diperkenalkan sebagai simbol yang menyimpan filosofi yang dalam tentang ajaran Islam. Kala itu, Sunan Kalijaga memperkenalkan dua kali lebaran, yaitu lebaran Idul Fitri 1 Syawal dan Lebaran Ketupat. Lebaran ketupat ini yang biasa dikenal dengan tradisi kupatan. Tradisi ini digelar pada hari ketujuh bulan Syawal setelah menjalankan puasa sunah tujuh hari yang dimulai pada tanggal 2 Syawal. Tradisi kupatan ini berlaku hanya di beberapa daerah di Pulau Jawa yang merupakan daerah penyebaran agama Islam oleh Sunan...
Kain Batik Biota Laut Situbondo Kebudayaan adalah suatu hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Perwujudan kebudayaan itu sendiri adalah benda-benda yang dicipta oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya. Kain batik merupakan salah satu hasil kebudayaan yang berbentuk sandang yang dapat memperindah pemakainya. Kain batik biota laut merupakan kain batik yang berasal dari Kabupaten Situbondo. Kain ini mengangkat motif biota laut karena letak geografi Kabupaten Situbondo sendiri yang berada di sepanjang pesisir pantai utara pulau Jawa dengan hasil laut yang melimpah. Sehingga, masyarakat Situbondo terinspirasi untuk membuat kain batik dengan motif khas biota laut dengan warna kain yang cerah. Menurut salah satu seniman batik Situbondo, ibu Sri Setyo mengatakan,“Motif biota laut yang sering diangkat yaitu kerang-kerangan, kuda laut, bintang laut, ubur-ubur, dan hasil laut lainnya. Peng...
"PPO!" Cukup unik untuk didengar, bukan? Apalagi untuk dimainkan. Perlu diketahui bahwa PPO ini bukan merupakan suatu singkatan, melainkan sebuah nama dari minyak kayu putih. Untuk pencarian lebih lanjut, Permainan ini bisa ditemui di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Anak-anak di sana suka dengan permainan ini karena PPO tidak mengikat pada jenis kelamin tertentu untuk dapat dimainkan. Dengan demikian, PPO bisa dimainkan baik oleh anak laki-laki maupun anak perempuan sehingga dalam satu permainan bisa diikuti oleh banyak anak. Dalam sekali permainan, mungkin bisa diikuti oleh lima belas anak. Bakal ramai, tuh! Nah, permainan ini cocok sekali buat kamu yang lagi cari gim untuk dimainkan saat kerja kelompok. Makin penasaran, kan? okedeh aku bakal menunjukkan pada kalian tentang permainan PPO ini. Secara garis besar, PPO terdiri dari dua kubu, yaitu penangkap dan pelari. Penangkap hanya dimainkan oleh satu orang, sedangkan pelari dimainkan oleh&nb...
Monumen PETA adalah Monumen terkenal yang dibangun untuk mengenang perjuangan tentara PETA ( PEmbela Tanah Air, pasukan tentara yang terdiri dari para pemuda yang dilatih militer Jepang, dengan harapan dapat membantu Jepang melawan pasukan Sekutu) Blitar yang dipimpin oleh Sodancho Supriyadi pada tanggal 14 Februari 1945. Pemberontakan tersebut seperti menyerang gedung amunisi, menyergap gedung penyiaran radio, menyerang markas-markas tentara Jepang, kantor polisi, dan lain-lain. Pemberontakan tersebut terjadi karena ketidakadilan dan tindakan sewenang-wenang tentara Jepang yang menduduki Kota Blitar yang membuat rakyat Blitar kala itu sangat menderita. Pada akhirnya pasukan PETA yang berada di Blitar melawan para tentara Jepang untuk membebaskan Kota Blitar dari jajahan Jepang. Monumen PETA terletak di Jalan Sudanco Supriyadi, Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Monumen pertama PETA bukanlah seperti yang sekarang ini (gambar 1) namun berbentuk patung seorang tentara PE...
Keberadaan kampung tematik sebagai destinasi wisata merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keadaan ekonomi masyarakat secara langsung. Jumlah kampung tematik yang terus bertambah menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kunjungan ke kampung tematik terutama yang berada di kota setempat. Salah satu kampung tematik yang berada di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur ini ialah Kampung Warna-Warni Jodipan. Menjadi kampung tematik yang pertama dibangun di Kota Malang, Kampung Jodipan terkenal akan banyaknya spot unik dan apik untuk menyegarkan mata pengunjung. Dari tampak atas, Kampung Jodipan biasanya menarik perhatian penumpang kereta api maupun pengguna jalan raya melalui deretan atap warna-warni yang berdekatan dengan Sungai Brantas. Kampung yang mulanya kumuh ini berhasil disulap oleh kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang serta dibantu dengan kerja keras penduduk lokal. Semangat gotong royong para warga untuk memperbaiki keadaan lingkungan p...
Tembang Pangkur: Mingkar Mingkuring Angkara adalah salah satu tembang dari 11 tembang macapat yang berasal dari kebudayaan Jawa.
Kripik Tempe berasal dari Malang, Jawa Timur bahkan sebelum zaman kolonial Belanda. Sebelumnya menurut Serat Centhini, syair tentang perjalanan anak-anak Sunan Kalijaga, tempe berasal dari Jawa Tengah sejak abad 18 sebelum Serat Centhini dipublikasikan. Seiring waktu, olahan tempe meluas dan berkembang semakin kreatif seperti ; bacem, penyet, dan salah satunya adalah kripik tempe. Ide pembuatan kripik tempe sendiri berawal dari efisiensi pasar tempe diluar daerah tanpa harus membawa pulang sisa hasil dagangan yang hanya bertahan satu hari. Kripik tempe yang umumnya hanya digoreng, lambat laun semakin variatif misalnya rasa keju, coklat, balado, dan lain-lain. Tempe di Kota Malang sendiri telah menempati daftar urut cindera mata wisatawan nomor dua setelah keramik Dinoyo Malang. Kripik tempe memang layak untuk dijadikan buah tangan karena praktis dan rasa khasnya tidak terdapat di tempat lain di Indonesia. Meskipun karena keterlambatan atau kesederhanaan memproduksi sehingga tida...
Blitar adalah salah satu daerah yang memiliki banyak seni pertunjukan yang unik dan menarik. Kalian pasti sudah sering mendengar istilah Grebeg Pancasila. Ya, Grebeg Pancasila merupakan salah satu pertunjukan tahunan di Blitar. Namun, kali ini saya tidak akan membahas tentang Grebeg Pancasila, melainkan Layang Ambiya. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk mewawancara Bapak Nasrudin Abdul Haris, seorang perangkat desa Kemloko, Blitar sekaligus pemain Layang Ambiya, dan Bapak Sutrisno, seorang pemain Layang Ambiya senior. Layang Ambiya berasal dari gabungan dua kata, Layang dan Ambiya. Layang diambil dari bahasa jawa yang berarti surat atau tulisan, sedangkan Ambiya berasal dari bahasa arab Ãâ¢Ã¢â¬Â Ãâ¢Ã...½ÃËèÃâ¢Ã...½ÃËÃÂ&...
Banyak sekali jenis makanan di Nusantara ini. Dari yang rasanya pedas hingga asam, semua tersedia di setiap pelosok negri ini. Tiap makanan dan minuman di tiap daerah juga memiliki ke-khasan masing-masing. Dengan bumbu yang sangat kaya di setiap hidangannya pula. Salah satu yang ingin saya bahas kini ialah makana khas daerah Pasuruan, Jawa Timur yang bernama Ayam Komo. Sejenis ayam berbumbu dengan rasa yang agak pedas. Bumbu komo sebenarnya bukan hanya untuk bumbu ayam saja, tapi dalam aplikasinya dapat di masak juga dengan daging. Kali ini saya ingin membagi bagaimana cara membuat masakan ini, selamat membaca! Alat dan Bahan : cobek pisau minyak wajan bawang putih bawang merah lombok merah besar dan kecil jahe kencur kunci ketumbar merica laos/lengkuas daun salam kemiri daun jeruk ayam potong segar air secukupnya Cara Pembuatan : Haluskan bumbu seper...