Suku bangsa Nias mempunyai adat dan upacara perkawinan yang khas. Pada suku bangsa ini peran seorang tetua adat yang dinamakan 'MADO' penting, karena ia menentukan apakah seorang pemuda dan seorang gaids menurut aturan adat boleh dikawinkan. namun syarat terberat bagi seorang pemuda Nias yang hendak kawin adalah soal mas kawinnya. Mas kawin amat besar dan sulit dipenuhi oleh kebanyakan pemuda. Umumnya mas kawin tersebut berupa 100 ekor babi dewasa. Pria yang belum sanggup membaar mas kawin, tetapi sudah hendak menikah boleh saja, namum sebagai gantinya ia harus bekerja mengabdi pada mertuanya, sampai mas kawinnya lunas. Adat perkawinan Nias dimulai dengan masa pertunangan. Masa ini ditandai dengan pengiriman sejumlah emas pada upacara mamebola dari pihak keluarga pria pada kelarga wanita. Sebagai imbalan, pihak wanita memerikan sekantong daging bai rebus yang mereka sebut simbi. Daging yang dikirim dipilihkan bagian rahang bawah, jantung, dan hati. Semuanya dibungkus dal...
Bahan-bahan Bahan A: 50 Grm Kentang Kupas n Cuci Bersih,Potong Kecil-kecil Lalu Kukus Bahan B: 3 Kuning Telur Bahan C: Rebus Dg Api Kecil Sambil DiAduk 250 Ml Santan Dari 2 Butir Kelapa Besar 1 Batang Serai Cuci Bersih n Geprek 7 Lembar Daun Jeruk Cuci Bersih Bahan D: 50 Ml Air Kelapa Muda 1/2 Sdt Pasta Pandan Bahan E: 150 Grm Gula Pasir Bahan F: 100 Grm Tapioka/Rose Brand 50 Grm Tepung Beras / Rose Brand Bahan G: 1 Sdm Ragi Instan SAF Or Fermipan 3 Sdm Susu Bubuk Toping: Wijen Langkah Haluskan Bahan A, Setelah Itu Taruh Di Wadah n Tambahkan Bahan B Aduk Rata, Tambahkan Bahan C Aduk Rata Tambahkan Bahan D Aduk Rata, Tambahkan Bahan E Aduk Rata Lagi n Tambahkan Bahan F Aduk Hingga Rata n Terakhir Tambahkan Bahan G Aduk Hingga Benar2 TerCampur Rata Setelah TerCampur Rata,Saring,,, Ini Hasilnya Setelah DiSaring,,, Adonan Lic...
Pagi telah pergi. Matahari semakin meninggi. Siangpun datang menjelang. Tare Iluh, anak laki-laki dari Tanah Karo, Sumatera Utara, bersiap-siap hendak pergi merantau. Adik perempuannya, Beru Sibou, menahan tangis, melepas kepergian si Abang. “Haruskah Abang pergi?” suara Beru Sibou terdengar serak, menahan air mata. “Adikku Beru Sibou, sejak ayah dan ibu meninggal dunia, kita sudah terlalu lama merepotkan Bibi. Abang rasa, sudah waktunya Abang merantau mencari uang. Abang harus membantu biaya hidup Bibi dan engkau,” jawab Tare Iluh dengan tegas. Meski tidak tahu akan bekerja sebagai apa, Tare Iluh telah bertekad akan mencari uang dengan segenap cara, apa pun itu. Akhirnya, dengan berat hati Beru Sibou melepas saudara kandungnya pergi merantau. Bulan berganti bulan. Hitungan tahun pun berlalu. Abang satu-satunya itu tak kunjung mengirim berita. Suatu hari, Beru Sibou bermimpi buruk. Dalam mimpi itu ia melihat a...
Makanan Khas Batak (Halal) Ikan arsik medan merupakan makanan khas batak halal yang layak untuk dicoba. Masakan yang terbuat dari bahan utama berupa ikan biasanya akan terasa sangat lezat, apalagi jika diracik dengan bumbu yang pas. Selain itu, ikan juga kaya akan vitamin yang sangat baik bagi tubuh. Jadi tidak heran jika ikan selalu menjadi menu favorit keluarga di Indonesia dan dunia. Ikan Arsik Medan Salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan makanan khasnya yang berbahan dasar ikan adalah Tapanuli, Sumatera Utara. Namanya Arsik ikan Mas. Diberi nama demikian karena kuliner khas Batak ini harus menggunakan ikan mas sebagai bahan utamanya. Tidak sedikit juga orang yang menyebutnya Ikan Mas santan kuning. Bumbu yang digunakan pada Ikan Arsik Medan menggunakan bumbu-bumbu khas dari wilayah dataran tinggi Sumatera Utara seperti Andaliman dan Buah Kecombrang (atau biasa disebut asam cikala). Citarasa yang dimili...
Tuak adalah salah satu minuman yang masuk dalam golongan alkohol, hasil fermentasi dari bahan minuman/buah yang mengandung gula. Umumnya tuak di daerah Sumatera Utara terbuat dari tanaman/pohon aren atau kelapa. Sampai sekarang, minuman tuak masih sangat merakyat di daerah Sumatera Utara apalagi untuk orang Batak Toba yang tinggal di bona pasogit atau tempat-tempat lain. Hampir di setiap kampung ada kedai yang sering dinamakan kedai tuak atau lapo tuak. Di kota Siantar dan kota-kota kecil lainnya pastilah juga terdapat beberapa kedai tuak. Walaupun tidak hanya tuak dihidangkan di kedai tersebut, namun nama kedai itu justru diambil dari minuman tuak ini. Bila meminum sedikit, tuak akan menciptakan keramahan. Semakin banyak tuak dikonsumsi maka akan mengganggu kemampuan orang yang meminum untuk mengerti kejadian-kejadian penting yang berlangsung di sekitarnya. Semakin banyak tuak diminum maka orang tersebut akan secara serius mengalami gangguan koordinasi gerak tubuh, kemamp...
Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII yang berperang melawan penjajah Belanda di Tapanuli, dikenal pantang menyerah dan tangguh. Konon, salah satu penyebabnya karena ia rajin memakan tumbuhan yang disebut "si jukkot". Tanaman yang mulai langka tersebut, kini mulai dibudidayakan. Tanaman khas itu dapat ditemukan di sekitar tepian hutan Desa Sionom Hudon, Tele. Kawasan yang di dalamnya kini terdapat garis perbatasan kabupaten - kabupaten hasil pemekaran meliputi Dairi, Pakpak Bharat, Samosir dan Humbang Hasundutan. "Beberapa batang Si Jukkot ini juga didapati tumbuh dalam areal Hutan Tanaman Industri PT Toba Pulp Lestari di kawasan ini. Karena mulai langka, tanaman itu mulai kita budidayakan," kata Monang Simatupang, staf PT Toba Pulp Lestari kepada wartawan di Medan, Senin (9\/4\/2007). Si Jukkot merupakan tumbuhan yang menyenangi banyak sinar matahari. Tingginya bisa mencapai satu meter. Daun memanjang dengan tepi yang tidak teratur serta ujung yang meruncing. Warna daunnya hijau...
Raja Sirao duduk gelisah di atas singgasananya, berkali-kali dia menarik napas panjang. “Yang Mulia harus segera mengambil keputusan,” kata Penasihat tak sabar. “Aku menyayangi kesembilan putraku, tidak mungkin aku memilih hanya seorang di antara mereka untuk menggantikanku sebagai raja,” ucap Raja Sirao “Tapi, Yang Mulia, sudah beredar kabar kalau mereka akan saling berperang untuk memperebutkan takhta. Yang Mulia tidak boleh berdiam diri!” desak Penasihat. “Baiklah, besok ketika matahari tepat di atas kepala, kumpulkan semua penduduk negeri ini di halaman istana, aku akan mengumumkan keputusanku!” perintah Raja Sirao. Keesokan harinya, semua rakyat berkumpul di halaman istana. Kesembilan putra Raja Sirao juga berbaris di belakang Raja Sirao. Di tengah-tengah lapangan tampak sebuah tombak besar yang ditancapkan dengan ujung runcing menghadap ke atas. “Rakyatku, penduduk Kerajaan Teteholo Hamo,...
Gordang Sambilan adalah salah satu kesenian Tradisonal suku Mandaling. Gordang artinya gendang atau bedud sedangkan sambilan artinya sembilan. Gordang Sambilan terdiri dari sembilan Gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang berbeda sehingga menghasilkan nada yang berbeda pula. Gordang Sambilan biasa dimainkan oleh enam orang dengan nada gendang yang paling kecil 1,2 sebagai taba-taba,gendang 3 tepe-tepe,gendang 4 kudong-kudong,gendang 5 kudong-kudong nabalik,gendang 6 pasilion,gendang 7,8,9 sebagai jangat. Dahulu gordang sambilan hanya dimainkan pada acara-acara yang sakral,seiring dengan berkembangya kultur sosial masyarakat saat ini gordang sambilan sudah sering diperdengarkan baik dalam acara pernikahan,penyambutan tamu,hari besar. Narasumber Coki Nasution https://youtu.be/6VzR5VXtw3c
Alkisah, ada sebuah kerajaan di daerah Simalungun. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana. Rakyatnya hidup makmur. Raja itu memiliki seorang putri yang luar biasa cantiknya. Kecantikannya bahkan terkenal sampai ke negeri seberang. Sayangnya, sang Putri memiliki sifat yang jelek. Ia suka mengucapkan kata-kata buruk. Orang menyebutnya putri yang latah.Jika ada kejadian yang tidak mengenangkan hatinya, ia dengan mudahnya berkata buruk. "Aih... air sungai Iebih enak rasanya dari teh buatanmu ini," katanya suatu hari pada salah seorang dayang istana. "Lebih baik jadi orang buta daripada harus memandangi wajahmu yang cemberut terus," katanya lagi di lain hari. Raja dan Ratu selalu mengingatkannya agar berhenti mengucapkan kata-kata buruk. Mereka takut, jika suatu saat ucapan Putri itu menjadi kenyataan. "Bagaimana jika kau benar-benar buta nanti?" tanya Ratu cemas. Putri tak peduli. Dari hari ke hari, perkataan buruknya bertambah banyak. Suatu hari, datanglah raja m...