wayang
190 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sereh Taun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Indonesia sejak dulu terkenal sebagai negara agraris, sehingga sejak dahulu kala bangsa-bangsa eropa datang ke negeri Indonesia, karena negeri ini sangat subur apabila digunakan sebagai kegiatan bercocok tanam. Jaman dulu pemerintah hindia Belanda awalnya akan mencari rempah-rempah ke negeri Indonesia ini, tetapi setelah mereka merasa nikmat tinggal di Indonesia yang akhir melakukan penindasan untuk menguasa segala kekayaan di negeri Indonesia. Bercocok tanam di Inonesia, hampir semua jenis tanaman dapat tumbuh subur, oleh karena itu masyarakat Indonesia lebih berperilaku bercocok tanam secara turun temurun terus dilakukan. Di kawasan Jawa Barat atau Sunda, terdapat Upacara Adat yang dinamakan Sereh Taun yang dilakukan ketika panen. Seren Taun adalah upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan setiap tahun. Upacara ini berlangsung sangat ramai dan dihadiri ribuan masyarakat sekitar di berbagai desa di daerah Sunda. Upacara ini konon sudah ada sejak jaman pajajara...

avatar
OSKM18_16618078_Muhammad Aqshal Utama
Gambar Entri
Upacara Seren Taun Khas Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Hai , nama saya Alya. Saya akan membahas tentang adat ritual Sunda yang biasa disebut Seren Taun. Seren Taun adalah kebudayaan yang berasal dari suku Sunda yang memiliki makna “Seren” yang berarti serah dan “Taun” yang berarti tahun. Sehingga bermakna serah terima dari tahun yang lalu ke tahun yang akan datang , menunjukkan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas semua hasil pertanian yang mereka dapatkan. Upacara ini masih sangat dihormati dan dilakukan sampai saat ini. Saya sempat belajar tentang banyak kebudayaan Sunda di sekolah saya saat berada di kelas 12. Guruku, Bu Dini menjelaskan bahwa upacara ini dilakukan dengan mengharapkan hasil panen yang lebih baik lagi ke depannya, bukan hanya suatu perayaan saja. Ritual dilakukan dengan cara mengambil air suci dari tujuh mata air yang telah dikeramatkan, lalu disatukan ke dalam satu wadah dan didoakan , lalu dicipratkan ke seluruh orang yang hadir agar membawa berkah. Kemudian , mereka melakukan...

avatar
OSKM18_19718073_Alya
Gambar Entri
Kesenian Tarling #DaftarSB19
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Sejarah Lahirnya Tarling DaftarSB19 Tarling berasal dari kata gitar dan suling. Kalau mendengar kata gitar tentu bukan alat musik asli dari Indonesia. Karena gitar berasal dari Eropa dan masuk ke Indramayu melalui jalan perdagangan di Bandar Cimanuk atau Pelabuhan Cimanuk. Belanda berkuasa di Muara Cimanuk dengan membangun Stasiun kereta terakhir di Paoman berasal dari kata Pa Omahan yang artinya Pemukiman, Gudang Beras Bramasta di Bawah Randu Gede Sebelah Timur Sungai Cimanuk dan Sebelah barat pusat pemerintahan Belanda pada abad 16. Saat itu Belanda memperkenalkan irama stambul setelah sebelumnya membawa tanjidor (jidur) selama beberapa ratus tahun. Dikisahkan pada masa penjajahan Belanda mendekati akhir kekuasaannya, ada seorang bangsa Belanda yang memiliki gitar yang terjatuh dan rusak. Kemudian gitar tersebut dibetulkan oleh kalangan masyarakat pribumi ahli kayu di desa Kepandean Indramayu yang merupakan nenek buyutnya Pak Sugra, warga Desa Kepandean, yang hingga akhir...

avatar
OSKM18_16318055_Mohammad Ibnun Naja
Gambar Entri
Keraton Kanoman
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Keraton Kanoman didirikan pada tahun 1510 Saka oleh Sultan Kanoman I yang merupakan keturunan ke-7 dari Sunan Gunung Jati atau Syarief Hidayatullah. Tahun berdirinya tertulis dalam bentuk prasasti yang terdapat pada pintu Pandopa Jinem. Di sana terpahat gambar Surya Sangkala dan Chandra Sangkala yang jika diartikan menjadi matahari (angka 1), wayang darma kusumah (angka 5), bumi (angka 1), dan bintang kemangmang (angkal 0). Kesultanan Kanoman lahir dari keinginan Sultan Banten Ki Ageung Tirtayasa yang menobatkan dua orang pangeran dari Putra Panembahan Adining Kusuma (Kerajaan Mataram) untuk memerintah di dua kesultanan. Pangeran Badriddin Kartawijaya memerintah di Kesultanan Kanoman dan diberi gelar Sultan Anom. Sementara itu, Pangeran Syamsuddin Martawijaya memerintah di Kesultanan Kasepuhan dengan gelar Sultan Sepuh. Di antara keraton-keraton yang lain, Keraton Kanoman bisa dikatakan sebagai pusat peradaban Kesultanan Cirebon. Di keraton ini, tersimpan penin...

avatar
OSKM18_16618405_Christlay Sunardi
Gambar Entri
Wayang Cepak Cimindi
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Wayang Khas Cimahi yang Tidak Diketahui Khalayak Luas, Wayang Cepak Cimindi.   Sebagaimana wayang Golek, wayang Cepak diyakini menjadi media penyebaran agama Islam. Seiring perkembangan jaman wayang cepak kini sudah jarang sekali ditemui dalam sebuah pertunjukkan, baik itu pada acara ruatan, sunatan, apalagi kawinan, padahal dahulu pada masa dekade 70-an masih sering dijumpai pergelaran wayang Cepak di sekitar Cimahi. Keadaan ini mengkhawatirkan sekali bagi perkembangan seni budaya Sunda yang seharusnya kita gali, kembangkan, dan kita lestarikan, sehingga bagi generasi muda masih bisa mengenalinya, jangan sampai generasi muda tidak tahu wayang cepak, atau mungkin asing dengan kesenian khas Jawa Barat sejenis wayang golek ini. Pada masa lalu, ketika wayang cepak ini berkembang di Cirebon dan sekitarnya, masyarakat pada masa itu menggelar pertunjukan wayang Cepak untuk menyambut para mualaf,  sebagai sarana  Cepak selaindakwah agama Islam. Pada masa mo...

avatar
OSKM18_19818031_Aliza
Gambar Entri
DEGUNG ALAT MUSIK TRADISIONAL BANDUNG
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Degung merupakan alat musik khas daerah Sunda yang sebenarnya hampir sama dengan Gangsa (Jawa Tengah), Gong (Bali) atau Goong (Banten) yaitu alat musik semacam Gamelan, Gamelan yang merupakan sekelompok waditra dengan cara membunyikan alatnya kebanyakan dipukul. dikatakan Degung berasal dari Ratu Agung atau Temenggun sedangkan kata gung dalam bahasa Sunda diartikan dengan kedudukan tempat yang tinggi atau terhormat, sehingga degung memiliki arti dalam adat Sunda sebagai sesuatu yang agung dan terhormat. Degung sendiri biasanya dimainkan pada acara hajatan. Kesenian degung ini digunakan sebagai musik pengiring/pengantar. Degung ini merupakan gabungan dari peralatan musik khas Jawa Barat yaitu, gendang, goong, kempul, saron, bonang, kacapi, suling, rebab, dan sebagainya. Degung merupakan salah-satu kesenian yang paling populer di Jawa Barat, karena iringan musik degung ini selalu digunakan dalam setiap acara hajatan yang masih menganut adat tradisional, selain itu musik degung jug...

avatar
OSKM_16518378_Raihan Faturrahman
Gambar Entri
Wanita Sunda
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Diraksukan kabaya Nambihan cahayana Dangdosan sederhana Mojang priangan   Wanita Sunda dilukis dengan pastel (1907) Koleksi Tropenmuseum, Belanda Koninklijk Instituut voor de Taal-, Land-, en Volkenkunde (KITLV), lembaga pengkaji bahasa dan budaya dari Belanda, memiliki sejumlah dokumentasi berupa foto yang menggambarkan wanita Sunda. Dari foto tersebut tampak wanita Sunda berkulit agak kekuningan, hidungnya agak mancung, dan perawakannya cukup lenjang. Yang cukup membuat kita terkejut, adalah pakaian yang dikenakannya. Wanita tersebut dibalut kain samping batik, tetapi, balutan kain itu tidak menutup bagian dadanya ( no bra ).   Patut dicatat bahwa potret itu merupakan hasil jepretan juru potret kolonial, dan terjadi pada awal abad ke-20 atau masa kolonial juga. Bagaimana dengan potret wanita Sunda lalu berdasarkan kesak...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Arak arakan & Mamanukan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Arak-arakan , adalah kesenian khas masyarakat Subang tak terkecuali juga dengan warga Desa Muara Kecamatan Blanakan. Saat menyambut prosesi sunatan atau khitanan, masyarakat biasa menggelar kesenian tradisional arak-arakan atau Mamanukan. Mamanukan adalah kesenian yang berkembang pesat di pesisir utara Jawa Barat dari Cirebon hingga Karawang. Seni arak-arakan atau Mamanukan ini mengadopsi kesenian Sisingaan yang merupakan seni tradisi khas Subang. Budaya. Desa Muara , adalah sebuah desa di daerah pesisir utara Subang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Blanakan. Sebagai sebuah desa yang mayoritas masyarakatnya berbahasa Jawa, desa ini juga memiliki banyak persamaan budaya dengan daerah lain di pesisir utara Jawa Barat seperti Cirebon dan Indramayu. Kesamaan tersebut terlihat saat warga menyambut prosesi sunatan dengan menggelar arak-arakan atau Mamanukan.   Arak-arakan Mamanukan adalah sebuah kesenian yang dikembangkan dari seni tradisi Sisingaan khas Subang. Jik...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Ngunjung
Ritual Ritual
Jawa Barat

Informasi Budaya Jawa - budayajawa.id Tradisi Ngunjung di Kabupaten Indramayu Tradisi Ngunjung di Kabupaten Indramayu By Bambang S on Februari 12, 2018 Adat istiadat, tradisi atau kebiasaan masyarakat sejak dulu hingga sekarang ada yang masih lestari ada juga yang sudah punah. Begitu juga dengan tradisi-tradisi yang ada di Indramayu. Sebagian sudah punah tetapi ada juga yang masih tetap bertahan hingga kini. Dari sekian banyak tradisi-tradisi yang sering dilakukan oleh leluhur kita dulu, sampai sekarang masih ada yang tetap terjaga dan dilestarikan. Ada yang masih sejalan dengan maksud dan tujuan leluhur kita dulu. Tradisi ini merupakan syukuran sekaligus prosesi berdoa, dengan mengunjungi makam keramat, leluhur, serta tokoh agama. Tujuannya dengan maksud memohon keselamatan. Biasanya tradisi Ngunjung ini dilaksanakan pada bulan Syuro atau Maulud. Ngunjung atau ziarah kubur ini sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang terdahulu, dengan segala jasa yang telah diberikan...

avatar
Hamzahmutaqinf